Traveling Ke Brunei Darussalam Untuk Pertama Kali, Saya Menemukan Fakta Menarik Ini

Dalam pikiran saya, berkunjung ke Brunei Darussalam berada dalam urutan terakhir, setelah menjelajah negara asean yang lain. Bukan karena apa, tetapi karena lokasi negara ini berada di Borneo yang masih satu pulau dengan Kalimantan, saya ingin berkunjung ke Brunei Darussalam lewat jalur darat. Melewati Kalimantan, Sabah lalu Brunei.

Tetapi, takdir berkata lain. Gara – gara Royal Brunei Airlines, saya bahkan sudah menginjakkan kaki di Brunei Darussalam lebih dulu dari pada Thailand atau bahkan Vietnam, salah satu negara di Asean yang paling ingin saya kunjungi. Pun, saya senang sekali, karena saya juga penasaran dengan negara kecil tapi makmur seperti ini.

Kemarin, saya mendarat di Brunei Darussalam setelah dua hari menjelajah Kota Kinabalu dan bersantai di Pulau Sapi. Saya agak kaget, karena bandara Brunei Darussalam yang enggak terlalu besar, namun tertib dan rapi. Begitu keluar saya langsung dijemput pemandu saya selama di Brunei Darussalam, Pak Haji. Dia akan menemani saya berkeliling Bandar Seri Begawan selama dua hari.

(Baca Juga : Berkunjung Ke Brunei Darussalam, Kalian Bisa Lakukan Hal Ini)

Ada banyak hal menarik yang saya temui selama dipandu oleh Pak Haji di Brunei Darussalam. Saya juga menemukan fakta yang menarik dan unik mengenai negara ini, pun kunjungan saya cukup singkat.

1. Bandara Brunei Itu Nggak Terlalu Besar, Mungkin Hanya Seukuran Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta

Sebuah pesawat Royal Brunei Airlines sedang parkir di Bandara Internasional Brunei Darussalam
Sebuah pesawat Royal Brunei Airlines sedang parkir di Bandara Internasional Brunei Darussalam.

Bandara Internasional Soekarno Hatta adalah bandara yang besar di Indonesia, bahkan termasuk salah satu yang terbesar di Asean. Sayang, beberapa terminalnya agak berantakan. Bayangan saya, sebelum mendarat di Bandara Internasional Brunei Darussalam, bandara mereka pasti besar dan mewah.

Namun kenyataan yang saya temui berkata lain. Bandara di Brunei Darussalam ukurannya hampir sama dengan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Namun bandaranya sangat bersih, rapi dan tertib. Dari ketika turun dari pesawat, hingga keluar bandara, saya hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit saja kok. Bisa dibayangkan seberapa besar ukuran bandaranya?

2. Bekasi Jauh Lebih Ramai Daripada Bandar Seri Begawan

Nggak terlalu ramai, tertib dan rapi. Seperti itulah kira - kira Bandar Seri Begawan.
Nggak terlalu ramai, tertib dan rapi. Seperti itulah kira – kira Bandar Seri Begawan.

Entah kapan dan siapa yang memulainya, selama ini Bekasi selalu jadi bahan guyonan para netizen. Padahal orang – orang bekasi patut berbangga karena Bekasi beberapa kali jauh lebih ramai dari ibu kota Negara Brunei Darussalam. Iya Bandar Seri Begawan adalah kota yang enggak terlalu ramai, tetapi tertib dan rapi.

Sepanjang perjalanan dari bandara menuju saya tidak melihat adanya kemacetan, jalanan mulus, dan lancar. Menariknya, kata Pak Haji yang menjadi guide saya selama di Brunei Darussalam, sebagian besar toko sudah tutup jam 10 malam. Dan itu memang benar adanya. Ketika saya iseng keluar jalan kaki dari hotel setelah jam 10, suasananya begitu sepi dan tenang.

3. Imigrasi Brunei Terkesan Santai, Nggak Serem Dan… Hampir Nggak Ada Antrian

Karena Imigrasi Brunei Darussalam enggak ribet, keluar masuk ke boarding room lancar.
Karena Imigrasi Brunei Darussalam enggak ribet, keluar masuk ke boarding room lancar.

Entah karena sedang low season atau apa, saya tidak mengalami antrian yang berarti ketika akan keluar dan masuk negara Brunei Darussalam. Petugas imigrasinya pun selow abis, enggak pake muka jutek atau serem. Ketika masuk ke Brunei Darussalam, saya hanya ditanyain di brunei berapa lama dan tanpa menunggu lama passport saya sudah di-stempel. Waktu keluar juga begitu, saya hanya ditanyai “Mau ke Jakarta?” yang setelah saya jawab, saya bisa melenggang dengan santai untuk boarding ke dalam pesawat.

(Baca Juga : Berbagi Pengalaman Terbang Dengan Royal Brunei Airlines)

4. Macet Apa Itu? Nggak Ada Kata Macet Di Brunei Darussalam

Jalanan Brunei Darussalam luas dan lancar jaya.
Jalanan Brunei Darussalam luas dan lancar jaya.

Jalan rayanya begitu lebar, penduduknya sedikit, mana mungkin macet? Kata Pak Haji, sekalinya ada kemacetan, biasanya karena ada razia Polisi. Kalau pada hari biasa, jarang sekali ada yang namanya macet.

5. Orang Brunei Lebih Suka Menghabiskan Waktu Dengan Keluarga Seusai Bekerja, Karena Itu Jam 10 Malam Ibu Kotanya Bandar Seri Begawan Sudah Begitu Sepi

Tetapi sebelum pulang ke rumah, mereka biasa belanja makanan di Pasar Malam Gadong. Ada banyak makanan enak bisa dibeli disini deh :D
Tetapi sebelum pulang ke rumah, mereka biasa belanja makanan di Pasar Malam Gadong. Ada banyak makanan enak bisa dibeli disini deh :D

Iya, mereka memang lebih suka bercengkrama dengan keluarga daripada nongkrong di mall atau di mini market. Keren yah? Jadi mereka lebih memilih menikmati hari setelah seharian bekerja bersama keluarga tercinta.

6. Masjid Di Brunei Darussalam Keren Semua, Bahkan Kubahnya Ada Yang Berlapis Emas!

Masjid Jame'asr Hassanil Bolkiah dengan 29 kubah berlapis emas!
Masjid Jame’asr Hassanil Bolkiah dengan 29 kubah berlapis emas!

Masjid di Brunei Darussalam semua didesain begitu nyaman dan megah, hingga ada beberapa yang kubahnya berlapis emas asli. Bahkan ada satu masjid yang dibuat dari dana pribadi Sultan Brunei, tanpa menggunakan uang negara sepeserpun. Itu deh baru pemimpin yang keren :)

7. Bus Gratis Disediakan Untuk Siapa Saja Yang Sakit, Dan Ingin Pergi Ke Rumah Sakit

Transportasi gratis untuk masyarakat Brunei.
Transportasi gratis untuk masyarakat Brunei.

Sakit tapi nggak ada yang bisa nganterin ke rumah sakit? Tenang saja disana ada mini bus gratis yang bisa mengantarkan ke rumah sakit tanpa perlu bayar alias gratis.

(Baca Juga : Selain Naik Gunung Kinabalu, Beberapa Destinasi Di Kota Kinabalu Ini Bisa Dikunjungi Ketika Liburan Kesana!)

8. Sakit Apapun, Orang Brunei Darussalam Hanya Cukup Bayar Satu Dollar Brunei

Kesejahteraan penduduk Brunei begitu diperhatikan oleh negara.
Kesejahteraan penduduk Brunei begitu diperhatikan oleh negara.

Kesehatan penduduknya begitu diperhatikan negara disini. Berdasarkan informasi dari Pak Haji yang merupakan orang brunei asli, orang Brunei kalau sakit dan pergi ke rumah sakit hanya perlu membayar satu dollar brunei saja. Semua itu berlaku baik untuk pengobatan di dalam negeri atau di luar negeri. Sisa biaya yang menanggung adalah negara. *duh envy*

9. Nggak Ada Mobil Jelek Di Brunei Darussalam

Nggak pernah melihat mobil jelek di Brunei ini deh!
Nggak pernah melihat mobil jelek di Brunei ini deh!

Sepanjang pengamatan saya, enggak ada mobil jelek di Brunei Darussalam. Apalagi mobil LGCC, semua mobil mewah yang berkelas. Apalagi mobil kepunyaan pangeran Brunei Darussalam, sekelas type Lamborghini deh! Kebetulan saya berpapasan dengan pangeran Brunei yang sedang naik mobilnya dan dikawal ketika akan menuju bandara.

10. Nggak Ada Yang Namanya Pajak Di Brunei Darussalam

Pajak itu apa? Di Brunei Darussalam enggak kena pajak, bahkan untuk ekspat atau orang asing yang kerja di Brunei Darussalam! *brb cari kerja di Brunei dah*
Pajak itu apa? Di Brunei Darussalam enggak kena pajak, bahkan untuk ekspat atau orang asing yang kerja di Brunei Darussalam! *brb cari kerja di Brunei dah* (sumber)

Ini yang bikin super envy, gaji bulanan tetap aman karena enggak ditarik pajak sepeserpun! Hehee, bisa cepet banyak tabungan ini :D

11. Berkunjung Ke Brunei Darussalam Ketika Lebaran, Kalian Bisa Bertemu Sultan Brunei Secara Langsung Di Istananya.

Hari biasa saya cuma bisa foto di depan gerbang istana, lebaran di Brunei Darussalam beda lagi ceritanya :)
Hari biasa saya cuma bisa foto di depan gerbang istana, lebaran di Brunei Darussalam beda lagi ceritanya :)

Nah, sebenarnya berkunjung ke Brunei Darussalam itu paling pas adalah pada waktu lebaran. Karena siapapun, dari negeri manapun bisa bertemu Sultan Brunei di istana Nurul Iman. Asik kan? Sebentar lagi lebaran nih, siapa tahu ada yang mau bersilaturahmi ke kediaman Sultan Brunei Darussalam. Buruan deh pesen tiket dan terbang ke Brunei :D

***

Brunei Darussalam, meski negara yang kecil adalah negara yang menyenangkan untuk yang berlibur dan ingin mendapatkan ketenangan. Terimakasih kepada Royal Brunei Airlines untuk penerbangan yang nyaman sehingga saya bisa menginjakkan kaki di Brunei. Sampai ketemu di penerbangan selanjutnya! Karena saya masih ingin berkunjung ke beberapa destinasi di Brunei Darussalam yan kemarin sempat terlewat.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

  • wisata brunei darussalam
  • brunei darussalam
  • wisata brunei
  • https://catperku com/traveling-ke-brunei-darussalam-untuk-pertama-kali-saya-menemukan-fakta-menarik-ini/
  • liburan murah ke brunei
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

192 Responses
  1. Keren sekali Brunei. Gak perlu bayar pajak, sakit berobat bayar 1 dolar, gaji gak kena pajak, tiga hal itu saja sudah jauh mengungguli Indonesia.

  2. Brunei memang negara makmur walaupun negaranya kecil.
    Salut banget dengan negara satu ini, bahkan katanya para pengangguran pun diberikan insentif dari pemerintah. Katanya juga orang brunei, ketika mendengar adzan maka mereka semua menuju masjid tanpa menghiraukan barang-barang yang ditinggal tanpa harus takut kehilangan.

  3. Gara

    Tak ada pajak? Hm, tax haven. Kira-kira otoritas negara Brunei dapat penghasilan dari mana ya, kalau di sana tidak ada pajak?
    Saya pikir, Brunei adalah negara yang sangat tertata. Mungkin karena luasnya yang tidak seberapa sangat memudahkan semua pengaturan. Masyarakat yang sudah “dewasa” pun sangat mendukung semua kegiatan pemerintah. Apalagi bentuknya kerajaan, yang umumnya punya ikatan sejarah yang kuat dengan rakyatnya. Benar-benar sebuah negara kerajaan yang permai, ya!

  4. Jadi kesimpulannya kalau Indonesia pengin makmur spt Brunei, warganya harus cinta keluarga ya? Btw Bekasi itu bukan ramai broooh tapi crowded :)

  5. Saya dulu cuma menikmati Brunei di dalam bandara pas transit naik Royal Brunei dari Surabaya ke Bangkok. Asli, selain makanan di dalam pesawat yang enak, bandara yang sederhana tapi bersih, paling suka sama mushalanya yang bersih dan adem. Jadi penasaran sama kota-kota, masjid, dan istana sultannya. Ini negara kaya, semua pasti nyaman. Tapi nah itu dia kita yang sudah biasa kena repot dan masalah di Indonesia, tentu suatu saat akan merasa monoton atau terlalu nyaman dan kurang tantangan jika usia produktif tinggal di Brunei. Mungkin cocok lah kalau pensiunan pindah ke sana ga kepikiran ribet2 :D

  6. Diarysivika

    sayangnya disini transportasinya ngga ada kereta cepat seperti MRT atau BTS bakalan repot kalo harus traveling keliling kota :(

  7. Randi

    Ga ada pajak gan? :o brrti apbn negara ga ada clear dr pajak dong gan? :o wih keren, negara muslim yg jd target ane nnti inshaa allah, hehe.

  8. Loh?? saya ngebayangin klo brunei itu rame khas negara2 melayu.. warkop dimana-mana. yaa paling tidak saya ngebayangin klo suatu saat nanti ke brunei bisa ngopi2 di pinggir sungainya.. #mimpinya siiiihhh

  9. Pengen ke Bruneiii… Tahun ini kalau bisa :D
    Meski negara kaya gitu, sekolah gratis, ke RS gratis, temanku yang orang Brunei kok ga suka ama negaranya ya hahaha lupa tapi alasannya. Di sana bener ga ada gedung tinggi ya Mas?

  10. yang paling enak diantara yang lain adalah ngga bayar pajak, rumah sakit bagus dan hanya bayar 1 dollar, selebihnya ya sepinya itu yang bikin betah kalau liburan tapi kalau untuk menetap kayaknya bakalan boring hahaha

  11. dan g ada motor ya di brunei ini??? aku kok ga inget ngliat motor pas liburan ksana mas…

    eh tapi bandara mrk ketat loh… itu bagas kabin bnr2 ditimbang pas aku kesana kmrn.. kalo melebihi dr ukuran yg diizinkan ato beratnya exceed, alamat pjg deh urusan.. dan jgn coba2 merokok, dendanya BND 300 ;p

  12. saripaini

    Penget banget kesana,,,harga tiketnya berapa ya waktu kesana ??? aku suka brunei karena satu artikel yang muat ” Sultan brunei lebih milih bangun rumah untuk rakyatnya dari pada bangun gedung2 tinggi … Wow ngerakyat banget …

  13. Lagi ngerencanain ke Brunei jalur darat nih, Mas. Katanya ada bis dari Balikpapan. Ada juga yang nyaranin terbang ke Miri, baru deh jalan ke Brunei seharian. Coz katanya ngeliling brunei seharian juga cukup

  14. Anastasia safia

    Mas saya mau nanya, kalo ke brunei bagusan pake travel atau sendiri? Dan boleh minta contact pak haji. Terima kasih sebelumnya :)

  15. Pujiaman

    Negera melayu yang dijajah Inggris semua nya lebih cepat membangun. Terutama dari sektor pariwisatanya yang betul2 di manfaatkan oleh pemerintah setempat melalui inflastruktur sehingga kesan keindahan lokasi pariwisata menjadi mantap.. tidak sepeti kita Indonesia,

  16. Jgn lupa ke jeludong park kayak dufan semua serba gratis permainnya tapi 15thn yg lalu nga tau skr apa masi gratis, trus coba ke kuala belait sm tutong sepanjang jalan mesin pengebor minyak , utk kuala belait uda dekat malaysia kota miri tinggal nyebrang aja. Di brunai nga ada yg jual minuman keras .

    1. JP jerodong park skrg klu masuk saja byr 2BD klu main 8BD..klu ngk salah..klu yg berbatasan dg Malaysia-Limbang-Kuala Lurah-Sepitang-kota kinabali-miri(sabah-serawak)atau Labuan

    1. berapa orang ? kamu jalan aja di jalan beberapa orang, pasti disamperin sama taksi gelap, apalagi rame rame, kemaren aku ngobrol sama taksi gelap yg dari Filiphine kurang recommended. Mahal , tapi masih murah dari taksi resmi sih

      1. adra

        mba bisa dikasih contoh, dulu waktu ngetrip kesana berapa rate yang ditawarkan oleh pak Hasan, apakah paket tersebut termasuk guide atau transport saja..terima kasih..

  17. Hmmm pengen bnget trav to brunei…tahun lalu mau tnggal d sana untk beberapa bln tp sayang visa tinggalx ndak keluar…alias urus ijin tinggalx susah banget…but next time pengen bnget deh traveling ke sana bareng klrga…

  18. Utk penduduk brunai semua serba gratis dr sekolah ,rs dan disana 1 keluarga anaknya paling sedikit 3anak , dan fakta lainnya susah liat motor bebek semua moge , motor bebek paling buat delivery aja.

    1. aku kesana kok ngak pernah nemu motor satuuuuuu puuun. pa lagi spda ……sepi tenaaang …….he he yg pualiing aku suka satuuu detiiiik saja. ..bediri di tepi jalaan ha ha ha entuu mobiiil smuaaa berheeenti,……..silahkan lewat maksud nya …..gw demeen …mreka taat banget.

    2. Sekolah kerajaan-rumah sakit mmg gratis tp klu sekolah swasta atau internasional byr mahal lebih mahal dr jkrt..begitupun rumah sakit swasta sekelas Moon elishabeth di singapure..JPMC tetap byr mahal

  19. Sepi dan jauh dari hingar bingar, bahkan di ibukotanya. Angkutan umum sebenarnya ngga susah, karenan rute bus menjangkau hampir semua kawasan. Tinggal baca peta rute di terminal Bandar dan sabar menunggu krn penumpangnya memang jarang. Mungkin cuma para pekerja migran dan turis backpacker

    1. Brunei mmg negara yg memberlakukan hukun syariah..tp tetap menghormati agama lain..krn penduduk brunei jg ada dr etnis cina dan dusun yg beragama non muslim..buktinya perayaan imlek bersama jg ada yg dihadiri oleh keluarga diraja.

  20. Udah pernah waktu pulang dari hongkong transit 2hari 1malam…ikut Brunei Tour…seneng bgt bisa ke masjid kubah emas…waktu itu pas ramadhan…puasa keliling brunei …ga begitu ramai…mall besar aja sepi…trs ke kedai nasi katok…nikmattt

  21. nita

    Hai mas! mau tanya.
    selama perjalanan di brunei, memakai guide atau tidak?
    saya bingung transport disana.
    Kalo ada referensi tour/guide boleh minta ma?
    Thanks ya! :)

  22. Travedisi

    mantap ya mas disna penyakit apapun hanya perlu bayar 1 dollar aja, pastinya sangat membantu bagi masyarakat yg kondisi keuangannya susah, thanks mas infonya

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: