Tips Wisata Ke Bangkok Untuk Pemula!

Akan menghabiskaan waktu liburan ke Bangkok untuk pertama kalinya? Tipsnya bagaimana ya? Saya tahu, untuk pertama kali, kunjungan wisata ke Bangkok itu membingungkan. Apalagi kotanya lumayan semrawut. Tapi meski semrawut, menghabiskan waktu liburan di Bangkok itu menyenangkan kok.

Kota yang agak mirip dengan Jakarta ini memang agak semrawut, dan macet dimana-mana. Pun, menghabiskan liburan di Bangkok itu menyenangkan. Mulai dari bisa mencoba banyak kuliner enak dan unik, melihat berbagai macam budaya dan sejarah menarik, hingga tak lupa habiskan uang dengan banyak berbelanja.

Yang jelas, jangan takut bosan selama liburan di Bangkok. Bahkan buat yang suka party sekalipun, ada yang namanya Khao San Road. Sumpah, tempat ini lebih rame dan lebih happening dibanding Legian. Sekarang sepertinya saya jadi tahu kenapa banyak bule yang lebih suka ber wisata ke Bangkok daripada liburan di Bali.

Tips Liburan Ke Bangkok Untuk Pemula, Pada Kunjungan Pertama!

Nah, biar liburan di Bangkok nanti lancar, berikut ini beberapa tips penting yang perlu diperhatikan buat pemula atau yang baru bertama kali berlibur ke Bangkok! Tapi sebelumnya boleh ya minta subscribe akun youtube saya di youtube.com/catperku bakal banyak travel vlog seru disitu nantinya :D

Nah, sekarang cekidot dulu, tips wisata ke Bangkok untuk kunjungan pertama!

1. Beli Sim Card Di Bandara

Beli sim card di bandara lebih enak.
Beli sim card di bandara lebih enak.

Sebenarnya bisa saja beli di luar bandara. Cuma apa bisa bertahan tanpa bantuan google translate karena bahasa thai yang tulisannya kayak ulet bulu itu. Bisa sih bertahan tanpa koneksi sama sekali, tapi bakalan buang waktu buat tanya sana-sini. Kecuali emang sengaja pengen adventure, jaman sekarang ada koneksi internet di luar negeri itu penting.

Atau, kalian memang sudah aktifkan roaming dari Indonesia, gak perlu deh beli sim card di Thailand. Cuma kalau belum ada koneksi internet, dan gak pake roaming, sebaiknya beli simcard lokal saja di Bandara. Gak perlu repot nyari simcard lagi nanti. Tinggal mikirin di Bangkok kalian mau berkunjung ke mana saja. Pastinya jangan lupa mempersiapkan itinerary wisata ke Bangkok dulu ya!

2. Ingin Party Ketika Wisata Ke Bangkok? Menginaplah Di Dekat Khaosan Road

Khao San Road ini lokasinya strategis kok.
Khao San Road ini lokasinya strategis kok.

Pasti ada kan yang ingin liburan ke Bangkok karena ingin party? Kalau iya, sebaiknya kalian menginap tak jauh dari yang namanya Khao San Road. Percaya deh, Khao San Road ini lebih gila jika dibandingkan dengang Jalan Legian yang ada di Bali. Atau, jika kalian memang sengaja mencari penginapan murah di Bangkok, Khao San Road inilah tempatnya. Kemarin saya dapat penginapan yang harganya dibawah 200 rebu per malam, sekamar bisa diisi berdua. Murah kan?

3. Mau Beli Durian? Beli Di Pasar Tradisional Saja!

Beli durian di pasar tradisional lebih murah.
Beli durian di pasar tradisional lebih murah.

Semenjak datang ke Bangkok, saya langsung ngiler pengen beli durian. Durian ini dengan mudah ditemukan di beberapa pusat keramaian kota Bangkok, Misalnya, Khao San Road. Tapi setelah melihat harganya, dan saya konversi ke rupiah, kok jatuhnya tetap lebih mahal ya kalau beli disitu. Apalagi saya makan sebiji pasti kurang. Nah, disini intuisi saya sebagai explorer mulai bekerja.

Saya yakin kalau harga di pasar tradisional yang jauh dari keramaian bakal lebih murah.  Makanya, saya langsung deh mencari pasar tradisional di Bangkok yang bisa saya datangi, dan lokasinya tak jauh dari Khao San Road. Kemudian, pilihan saya jatuh pada Thonburi Market yang berada tak jauh dari  Stasiun Thonburi. Bisa sekalian hunting foto kereta di Bangkok gitu!

Wisata ke Bangkok tanpa cobain durian itu kurang rasanya.
Wisata ke Bangkok tanpa cobain durian itu kurang rasanya.

Ternyata benar, harga di Pasar Thonburi itu jauh lebih murah. Kemarin saya dapat Durian Monthong Thailand yang ukurannya cukup besar dengan harga THB 250 dan THB 300. Kalau dirupiahin sekitar 230 ribuan lah untuk 2 durian itu. Tapi, 2 durian itu nggak saya habiskan sendiri.

Namun dimakan 5 orang, dan setelah makan dua biji, pada kekenyangan semua. Memang deh, durian Thailand itu mantep. Bijinya kecil, dagingnya tebel! Ya pantas saja dua biji udah nyerah! Padahal mau sok-sok-an makan sebiji durian sendiri. Gak jadi deh, udah gak sanggup! Jadi ber wisata ke Bangkok itu, siapin perut buat makan banyak durian!

4. Susur Sungai Dengan Hop On Hop Of Boat Pass!

Bebas naik turun kapal turis di Chao Phraya tak terbatas.
Bebas naik turun kapal turis di Chao Phraya tak terbatas.

Waktu liburan di Bangkok kemarin, yang paling bikin stress adalah jalanannya yang macet parah. Macetnya hampir sama kayak Jakarta, tapi orang Bangkok lebih behave. Minimal, meski di Bangkok itu macet, namun gak ada satupun orang yang pencet klakson yang bikin berisik itu. Pun, mengenai kemacetan, kedua kota ini sepertinya tak ada obatnya.

Namun Bangkok sedikit lebih beruntung karena punya sungai besar Chao Phraya, dengan bebrapa sungai kecil yang menyebar. Bisa dibilang kalau Chao Pharya ini adalah sungai bebas hambatan penyelamat Bangkok. Saya pun tentu juga senang dengan keberadaan sungai Chao Praya. Saya bisa menjelajah Bangkok tanpa kena macet. Pastikan juga susur sungai ini ada dalam itinerary wisata ke Bangkok kamu ya!

Atraksi wisata di Bangkok favorit saya, naik kapal di sungai Chao Phraya.
Atraksi wisata di Bangkok favorit saya, naik kapal di sungai Chao Phraya.

Menyenangkannya lagi, saya bisa beli One Day River Pass seharga THB 180 (sekitar IDR 75.000) yang memungkinkan saya untuk naik turun kapal turis Chao Phraya dengan tidak terbatas, alias unlimited. Cocok banget buat saya yang suka jalan random kalau lagi liburan ke kota seperti Bangkok ini. Malah menurut saya kalau lagi liburan ke Bangkok, harus cobain explore sepanjang rute Chao Phraya. Bakalan nemu banyak tempat menarik, terutama kulinernya!

5. Mau naik Tuk Tuk di Bangkok? Cari tahu dulu tarifnya, dan tawarlah harganya

Naik tuk tuk di Bangkok pastikan tau tarifnya dulu.
Naik tuk tuk di Bangkok pastikan tau tarifnya dulu.

Saya akui, selama liburan di Bangkok yang bakal bikin frustasi adalah masalah transportasi. Pertama, karena saya nggak bisa Bahasa Tailand. Pakai bahasa inggris pun juga percuma, karena gak semuanya bisa berbahasa Inggris. Kedua, rute transportasi umum seperti Bus agak membingungkan. Ini kurang menguntungkan buat yang waktu liburannya terbatas. Bisa-bisa waktu abis buat nyasar, bukan buat mengunjungi tempat wisata di Bangkok.

Nah, salah satu moda transportasi umum di Bangkok yang paling banyak dan mudah ditemukan itu ya Tuk Tuk. Masalahnya, reputasi mereka tidak terlalu baik. Bahkan, di hotel tempat saya menginap ada peringatan kalau sebaiknya tidak naik Tuk-Tuk karena mereka tidak selalu bisa dipercaya. Tapi bukan berarti semuanya jelek ya. Karena liburan di Bangkok itu salah satu aktifitas yang harus dicoba ya naik Tuk Tuk ini!

6. Waspada Dengan Scam Atau Penipuan Di Bangkok!

Selalu waspada dengan scam dan penipuan di Bangkok, termasuk ketika naik tuk tuk.
Selalu waspada dengan scam dan penipuan di Bangkok, termasuk ketika naik tuk tuk.

Selain macet dan transportasinya, yang bikin pusing selama liburan di Bangkok adalah scam yang suka datang tak terduga. Saya nggak sampai kena tipu sih, tetapi sempat disamperin sama scammer/orang yang mau nipu dua kali. Itu terjadi ketika sedang berjalan kaki menuju ke Royal Grand Palace. Paling tidak, dua kali saya disamperin oleh orang-orang seperti ini.

Sekilas, tampang scammer ini nggak kelihatan jahat kok. Mereka sangat baik malah. Biasanya ditanyain dulu dari negara mana, terus diajak ngobrol basa-basi gitu deh. Pokoknya keliatan kayak orang lokal yang penasaran aja sama kita, gak lebih. Mirip kayak orang indonesia yang suka salting kalau ngobrol sama bule gitu.

Nah, tapi diujungnya mereka akan berusaha mengalihkan kita ke destinasi lain dari tujuan kita. Mungkin mereka bakal dapat komisi kalau berhasil mengajak kita ke tempat tadi. Bahkan ada seorang yang langsung dengan sigap membantu untuk memanggil Tuk Tuk tanpa kita tahu harganya berapa. INI BERBAHAYA! Sebaiknya tetap fokus ke tujuan awal saja.

Nah, masalahnya mungkin mereka akan memberitahukan kita kalau tempat wisata tujuan kita sedang tutup atau lagi gak bisa dikunjungi. Seperti saya kemarin, dua orang terduga scammer yang menghampiri saya, semuanya bilang kalau Royal Grand Palace sedang tutup karena ada upacara atau semacamnya. Padahal ketika saya sampai ke Royal Grand Palace, lagi rame banget kayak pasar, dan isinya turis China Daratan semua. Sebel gak?

Itu memang taktik mereka sih. Anehnya, kedua orang yang menghampiri saya itu tadi juga menyarankan untuk pergi ke tempat yang sama. Saya disarankan untuk mengunjungi sebuah floating market yang letaknya agak berada di tengah Bangkok. Namun, karena kali ini saya sedang ingin walking tour selama liburan di Bangkok, jadi ya saya cuekin saja deh mereka!

7. Mau Transportasi Dengan Harga Pasti, Coba Naik Taksi Online Saja

Atau kalau mau tantangan, coba naik ini waktu wisata ke Bangkok!
Atau kalau mau tantangan, coba naik ini waktu wisata ke Bangkok!

Sebenarnya kalau mau harganya pasti, kalian bisa milih naik angkutan online atau taksi online. Yang saya tahu, di Bangkok ini ada Gra*tiit* Taksi. Harganya gak terlalu mahal sih, dan sudah pasti gak bakal kena getok kalau pake ini. Yang jadi masalah cuma satu, bahasa. Siapin saja bahasa tarzan untuk berkomunikasi dengan mereka. Karena, bahasa inggris gak akan banyak berguna. Namanya juga ber wisata ke Bangkok sendiri, jadi harus bisa improvisasi!

8. Liburan Di Bangkok Itu Harus Cobain Kulinernya!

Cobian kuliner di Bangkok itu gak bisa dilewatkan ya!
Cobian kuliner di Bangkok itu gak bisa dilewatkan ya!

Liburan di Bangkok tapi gak cobain kulinernya? Rugi banget saudara-saudara! Karena selain surganya wisata Belanja, Bangkok ini punya banyak sekali makanan unik dan enak. Mau cari kuliner yang beneran halal di Bangkok juga bisa kok, tapi ya lumayan perlu usaha untuk mencarinya ya. Yah paling gak cobain beberapa kuliner Bangkok yang ini deh: Mango Sticky Rice A.K.A Khao niew mamuang, Mango Sticky Rice A.K.A Khao niew mamuang, Som Tam, Green Curry A.K.A Kaeng khiao wan dan tentunya Durian Monthong ya!

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
5 Responses
  1. Alhamdulillah beberapa kali ke Bangkok gak ada yang berusaha membodohiku. Terakhir sempat solo jalan sendiri bahkan. Kak, kok gak coba naik MRT Atau BTS gitu sih, itu seru. Melihat warga Bangkok gimana tertib dan ketika di dalam kereta gak berebutan duduk. Beda banget sama orang Jakarta. Hihihi. Ke Bangkok jangan lupa belanja juga yah. Tempat paling murah so far Chatuchak, dan Khaosan Road mahal. Gak tauk, padahal kan jelas-jelas di situ banyakan backpacker yah? Tapi untuk makanan atau Thai Tea kemasan mending di Supermarket yang jelas ada harganya kadang lebih murah dibanding di toko oleh-oleh di Pasar Chatuchak sekalipun. Hehehe. Gitu ajah. Maaf kalau terlalu sotoy.:)

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: