Berbagi Pengalaman Terbang Dengan Royal Brunei Airlines

Kerja keras dan konsistensi pasti akan membuahkan sebuah hasil yang sepadan dan kadang membawa ke sebuah keberuntungan. Itu kira – kira yang selalu saya tanamkan untuk menghipnotis diri saya sendiri agar tidak patah semangat dalam bekerja. Seperti kali ini, keberuntungan menghampiri saya lagi. Saya diajak untuk mencoba terbang dengan maskapai  Royal Brunei Airlines untuk terbang ke Kota Kinabalu dan tentunya juga ke Brunei Darussalam yang masih berada di Borneo.

Dari Jakarta, saya langsung terbang menuju Kota Kinabalu dengan transit di Bandar Seri Begawanmenggunakan pesawat Airbus A320 yang dioperasikan oleh maskapai Royal Brunei Airlines. Kecuali kebodohan saya mengisi beberapa form imigrasi yang seharusnya tidak perlu diisi karena saya hanya transit, pengalaman terbang saya dengan Royal Brunei Airlines terbilang menyenangkan.

Sebuah pesawat Royal Brunei Airlines sedang parkir di Bandara Internasional Brunei Darussalam
Sebuah pesawat Royal Brunei Airlines sedang parkir di Bandara Internasional Brunei Darussalam

Saya bisa mendarat dengan selamat di Kota Kinabalu, menjelajah kota yang terkenal dengan Gunung Kinabalu ini, juga bersantai di salah satu pulaunya yang menyenangkan yaitu Pulau Sapi. Karena Royal Brunei Airlines juga saya bisa menjejakkan kaki pertama kali di negara Brunei Darussalam.

Nah, karena itu saya ingin mencoba berbagi pengalaman saya kepada pembaca catperku tentang pengalaman terbang bersamamaskapai Royal Brunei Airlines ini. Mungkin akan bermanfaat kalau ada yang ingin mencoba terbang juga dengan maskapai yang liverynya berwarna dominan kuning ini.

1. Kesan Pertama Sebelum Terbang Dengan Royal Brunei Airlines

Pengalaman terbang pertama dengan Royal Brunei Airlines yang menyenangkan.
Pengalaman terbang pertama dengan Royal Brunei Airlines yang menyenangkan.

Karena ini pertama kali saya terbang dengan Royal Brunei Airlines, tentunya saya merasa bersemangat sekali dong. Sebelumnya, yang saya tahu kalau Royal Brunei Airlines ini adalah maskapai full service nasional negara Brunei Darussalam. Apalagi mereka juga punya pesawat Boeing 787 Dreamliner. Meskipun sayangnya saya hanya sempat mencoba Airbus A320 dan A319 yang dioperasikan oleh mereka.

Royal Brunei Airlines ini melayani beberapa penerbangan dari Jakarta menuju beberapa kota negara Asean seperti Kota Kinabalu, Bangkok, Ho Chi Minh City, Manila, Kuala Lumpur. Selain itu dari Jakarta mereka juga melayani jalur penerbangan jarak jauh seperti Melbourne, Dubai, London dengan beberapa penerbangan harus transit terlebih dahulu di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Desain Interior Royal Brunei Airlines kelas ekonomi mengingatkan saya kepada salah satu maskapai di Indonesia.
Desain Interior Royal Brunei Airlines kelas ekonomi mengingatkan saya kepada salah satu maskapai di Indonesia (karena kelupaan ambil foto bagian dalam, jadi fotonya minjem dari sini).

2. Mudahnya Cek In Untuk Penerbangan Transit

Penerbangan transit dengan Royal Brunei Airlines engak pake ribet!
Penerbangan transit dengan Royal Brunei Airlines engak pake ribet!

Di Jakarta, tempat checkin Royal Brunei Airlines berada di Terminal 2 E tidak jauh dari gate immigrasi. Kebetulan kemarin saya datang lebih awal, jadi chekin tanpa perlu banyak antrian. Untuk penerbangan transit seperti saya dari Jakarta – Kota Kinabalu, sekali check in langsung mendapat dua boarding pass, dan bagasi juga langsung bisa diambil di kota tujuan terakhir. Staff chek in sangat ramah, pun saya banyak bertanya mengenai kepastian bagasi, prosedur transit Royal Brunei Airlines di Brunei nanti, hingga form keimigrasian Brunei dan beberapa hal lainnya. *kalau pertama kali, pasti saya cerewet tanya ini itu*

3. Tentang Inflight Entertaiment Royal Brunei Airlines

Majalah inflight Royal Brunei Airlines, Muhibah.
Majalah inflight Royal Brunei Airlines, Muhibah.

Saya agak kurang tidur ketika berangkat terbang menuju Brunei Darussalam dengan Royal Brunei Airlines, jadi kurang begitu memperhatikan masalah inflight entertaiment. Pulangnya pun juga begitu, cuaca di luar begitu cerah, jadi saya lebih sibuk mengambil foto lansekap Borneo dari dalam jendela pesawat.

Namun yang jelas mereka menyediakan majalah inflight yang bernama Muhibah, dan video yang memutar variety show. Sebelum terbang, setiap penumpang juga akan ditanyai apakah mereka memerlukan headphone atau tidak. Mintalah headphone kalau ingin menyaksikan hiburan video selama penerbangan.

4. Makanan Selama Terbang Dengan Royal Brunei Airlines

Saya mendapat menu nasi kuning dengan ikan ketika berangkat dari Jakarta
Saya mendapat menu nasi kuning dengan ikan ketika berangkat dari Jakarta
Yang paling saya suka sih ini, Kari Daging dengan sambal yang lezat!
Yang paling saya suka sih ini, Kari Daging dengan sambal yang lezat!

Di atas entertaiment, makanan di pesawat adalah segalanya bagi saya. Nggak ada hiburan, tidak masalah, asal jangan makanannya enggak enak saja! Beruntung, selama berangkat dan kepulangan, makanan yang disediakan di dalam pesawat Royal Brunei Airlines ini enak!

Ketika berangkat saya mendapati menu nasi kuning dengan ikan dan sayur segar yang direbus, dan ketika terbang pulang dari Brunei saya mendapat menu Kari Daging dengan nasi putih plus sambelnya yang lezat! Iya, saya lebih suka Kari Daging daripada Nasi Kuning dengan ikan :D

5. Service Cabin Crew Royal Brunei Airlines

Para pramugari dan kru kabin Royal Brunei Airlines yang ramah.Para pramugari dan kru kabin Royal Brunei Airlines yang ramah.
Para pramugari dan kru kabin Royal Brunei Airlines yang ramah (sumber).

Sebagai perusahaan penyedia jasa, masalah servis tentu menjadi yang utama untuk Royal Brunei Airlines. Pada pengalaman pertama, pramugari dan pramugara Royal Brunei Airlines begitu ramah senyum. Pramugarinya bebeda dengan kebanyakan maskapai lain yang pernah saya coba, semuanya menggunakan hijab. Pastinya senyum manis pramugari maskapai ini pasti bikin adem lelaki manapun.

6. Pengalaman Yang Berbeda Dengan Royal Brunei Airlines

Dimainkan video doa perjalanan sebelum take off, ini yang membuat Royal Brunei Airlines berbeda dengan maskapai lainnya.
Dimainkan video doa perjalanan sebelum take off, ini yang membuat Royal Brunei Airlines berbeda dengan maskapai lainnya.

Entah maskapai mana lagi yang memberikan pengalaman seperti Royal Brunei Airlines. Sebelum terbang, biasanya yang pertamakali dilihat ketika di dalam pesawat itu kan demonstrasi keselamatan, entah diperagakan langsung atau diputar dalam video interaktif. Nah, ketika saya naik Royal Brunei Airlines, yang pertama kali mereka lakukan adalah memutar video doa perjalanan. Oke, sebagai muslim saya jadi lebih tenang sebelum terbang karena diingatkan untuk berdoa terlebih dahulu.

7. Kenyamanan Terbang Dengan Pesawat Royal Brunei Airlines

Terbang dengan pesawat itu, kenyamanan juga perlu.
Terbang dengan pesawat itu, kenyamanan juga perlu.

Untuk kelas maskapai full service, saya sangat menikmati pengalaman terbang dengan Royal Brunei Airlines. Proses take off dan landing juga berjalan mulus, ditangani oleh pilot secara professional. Meskipun cuaca sedang dalam kondisi hujan sekalipun.

Kelas ekonomi Royal Brunei Airlines yang saya coba juga sukses membuat saya beristirahat dengan tenang selama perjalanan. Kalau kalian pengen traveling ke Brunei Darussalam, tetapi nggak mau ribet transit di Kuala Lumpur mending pake Royal Brunei Airlines deh :D Kalau mau booking bisa langsung menuju website resmi Royal Brunei Airlines disini.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

  • pesawat royal brunei
  • bandara brunei
  • pengalaman dipesawat royal brunei
  • pengalaman naik malaysia airlines ke london
  • tempat istimewa brunei darussalam sponsor brunei airlines
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
57 Responses
  1. Kenapa aku langsung fokus ke nasi kari daging itu ya? Jam buka puasa masih lama… :(
    Suka ih, ada video doa perjalanannya. Beneran ya, bisa bikin perasaan lebih adem… Moga next time ada kesempatan nyobain maskapai ini.

  2. Gara

    Sama banget Mas, saya juga kalau sedang mengikuti penerbangan suatu maskapai, yang pertama kali jadi unsur penilaian adalah: makanan :haha. Wah, kalau makanan enak, nilai sudah lumayan positiflah :hihi *anaknya subjektif banget*. Dan kayaknya ini sebuah pengalaman terbang yang sangat menyenangkan! Ayo Mas, ajak saya jalan ke Brunei naik pesawat ini :haha *maunya :hihi*.

  3. Ya Allah, aku pengen naik royal brunei ya Allah.. mau mencet tombol help yang untuk panggil pramugarinya.. soalnya.. soalnya.. yaa itu pramugrarinya.. ya Allah.. :D

  4. Menunya kayaknya masih enak Garuda deh, apalagi kalau milih kelas bisnis hehehe. Sorry nanya, blm dijelasin soalnya, konfigurasi tempat duduknya gmn? 3-2-3 atau 3-3-3 atau gmn? Trus space antar kursinya gmn, lega apa enggak? Satu lagi, bahasa Melayu atau bahasa Inggris, suka gak ngerti atau takut salah paham kalau ngomong pakai Melayu Malaysia atau Brunei, padahal menurut bahasa Indonesia sih biasa saja :)))

    1. Hahah, mungkin karena aku suka sama kari dagingnya kali >,< Kemaren minta kelas bisnis enggak dikasih, jadi baru ngerasain kelas ekonomi aja (moga nanti diajakin coba 787 yang ke London :p). Kalau kemaren aku cuma coba A320 sama A319 jadi konfigurasi seatnya 3-3, space kursi nyaman lah kan ini bukan maskapai LCC :D Kalau bahasa, bisa melayu tapi aku prefer bahasa inggris daripada miss understanding nanti :D

  5. Wkwkwk itu wira selalu terkesan jones di setiap komentar dan blog post. Kasian.

    Btw, kak, ini dia ada promo2 heboh kayak maskapai merah ngga ya?

  6. WjWkwkwitu wira knapa selalu keliatan jones setiap komen dan di blog post nya sendiri juga, sih. Kasian.

    Btw kak, ini maskapai ada promo2 heboh kayak maskapai merah ngga ya? Pingin coba euy,

  7. Meidi

    Ahh iyaa, jadi inget kata kak Olen, di Royal Brunei sampe ada video doanya gitu, seru banget yaa :3 makanannya juga udah pasti dijamin kehalalannya :)

  8. fajar siagian

    saya belum pernah naik pesawat jadi gak tahu deh rasanya
    kapan2 mungkin bisa buat postingan seperti ini juga

  9. kereeun euy… pramugarinya berjilbab… bahkan airline dr timteng aja ngga pake jilbab ya… jadi setidaknya memberikan kesempatan kepada muslimah berjilbab yang pengen jadi pramugari… Dua jempol iniihh…

  10. Fahmi Anhar

    Semoga next trip kita terbang pakai Dreamliner nya yak! ke Dubai lagi atau Melbourne aja deh, yang deket dulu. Tapi kalau diajak sampai London ya nggak nolak sih haha. Aamiin !

  11. Kalo yg cek in transit itu kayaknya hampir semua maskapai kayak gitu deh, langsung dapet 2 boarding pass.. hehehe…
    Btw, aku kok dua kali naik RBA ga dapet makanan ya.. apa karna ketiduran jd di-skip sama pramugarinya… T_T

  12. biasanya kalau berangkat dari Jakarta, maskapai full service ambil makanannya dari Garuda. Pernah naik Malaysia Airlines Jakarta KL siang hari, rasa masakannya sama dengan Garuda Banjarmasin Jakarta yang berangkat pagi hari. Baru dari base mereka, katering dari mereka sendiri.

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: