Beukenhof, Restoran Bergaya Eropa Di Yogyakarta

Seusai melakukan tur di dalam Museum Ullen Sentalu selama kurang lebih satu jam, akhirnya kami pun sampai di penghujung museum. Pemandu mengatakan kalau kami bisa langsung keluar lewat pintu yang ada, berbelanja souvenir atau mencoba mencicipi masakan bergaya Eropa di Restoran Beukenhof yang juga masih berada di kawasan museum.

Langsung keluar dan beranjak pulang bukanlah pilihan, berbelanja souvenir juga bukan gaya traveling saya, pilihan yang paling menyenangkan tentu mencoba menu Eropa yang ada di Beukenhof dong? Iya, Beukenhof ini memang salah satu restoran bergaya eropa di Yogyakarta. Bersantai sejenak, dan menyegarkan diri setelah melakukan tur di Museum Ullen Sentalu tentu akan mengasikkan bukan?

Bagian depan resto sekaligus pintu masuknya

Bagian depan resto sekaligus pintu masuknya

Suasana bagian dalam resto yang vintage dan romantis.

Suasana bagian dalam resto yang vintage dan romantis.

Dari luar, Beukenhof tampak terlihat ekslusif dengan desain interior era kolonialnya yang begitu khas. Beberapa perkakas dan hiasan yang dipakai didalam Restoran Beukenhof juga tampak begitu vintage. Masuk kedalam restoran ini, saya merasa seperti terhempas ke masa lalu, menjadi seorang Meneer Belanda yang ingin sekedar bersantai.

Meskipun diluar terang benderang, lampu tetap dinyalakan didalam ruangan. Sehingga suasanan menjadi kian romantis. Namun, karena saya masih belum bisa move on dari suasana Museum Ullen Sentalu yang menyenangkan, saya memilih duduk di meja yang ada di beranda. Selain ingin merasakan udara sejuk Kaliurang, alasan lain adalah biar saya tetap bisa memperhatikan museum dari ketinggian.

Bahkan desain buku menunya pun unik.

Bahkan desain buku menunya pun unik.

Menu makanan Beukenhof yang hampir semuanya berupa masakan eropa.

Menu makanan Beukenhof yang hampir semuanya berupa masakan eropa.

Akhirnya saya memesan ini.

Akhirnya saya memesan ini.

Tidak begitu lama setelah kami duduk, pelayan Restoran Beukenhof datang menghampiri kami. Dia menyodori buku menu Beukenhof, yang semuanya berisi daftar masakan yang disediakan oleh Restoran Beukenhof. “Cheese baked Tuna Bafuette, Escargot with Philladelphia touch, Shrimp Garden…” Setelah satu persatu melihat daftar menu, saya bingung mau memesan apa. Karena semua menu kurang familiar untuk saya yang lebih suka ikan teri dengan sambal, atau bakso dengan kuah yang pedas.

Namun, karena sekedar ingin mencoba Restoran Beukenhof ini, saya pun memesan Shrimp Garden Salad yang terlihat segar dan segelas Jamaica untuk minumannya. Sementara istri saya hanya memesan Beukenhof Summer Tart, roti kering panggang dengan tumpukan irisan buah apel diatasnya, dengan tambahan topping es krim yang rasanya ternyata manis dan lezat.

Shrimp Garden Salad yang saya pesan pun diantarkan tanpa menunggu waktu yang lama, dan dengan rasa yang sesuai saya bayangkan. Sayuran dan udangnya begitu segar, asam dan manis khas seafood bercampur menjadi kesatuan yang lezat ketika masuk ke mulut. Sesekali saya menyeruput Jamaica, minuman bersoda dengan isi buah Stroberi dan nanas plus dengan sirup untuk menyegarkan diri.

Shrimp Salad Garde Beukenhof sesuai imajinasi saya.

Shrimp Salad Garde Beukenhof sesuai imajinasi saya.

Beukenhof Summer Tart ini lezat!

Beukenhof Summer Tart ini lezat!

Slurp~ segarnyaa!

Slurp~ segarnyaa!

Segelas jamaica yang begitu menggoda

Segelas jamaica yang begitu menggoda.

Saya tidak ingin terlalu tergesa – gesa menghabiskan makanan yang saya pesan di Beukenhof. Karena menikmatinya pelan pelan, sambil menyatu dengan suasana tenang di sekitar Museum Ullen Sentalu, ditambah nyamannya udara dingin Kaliurang adalah momen yang jarang sekali bisa didapatkan. Sesekali saya menoleh ke arah museum, sambil mengingat semua penjelasan pemandu tentang cerita keraton Yogyakarta dan sejarah peradaban Jawa tadi.

Beukenhof mungkin bukan satu – satunya restoran bergaya eropa di Yogyakarta, namun tempat ini adalah satu – satunya restoran bergaya Eropa dengan suasana yang berbeda dari pada yang lain. Dengan rasa dan suasana nyaman yang bisa saya dapatkan, IDR 129.000 adalah harga yang tidak terlalu mahal untuk dibayar pada sebuah restoran eksklusif seperti ini. Bukannya kapok, malah sepertinya saya pasti kembali mencoba menu Beukenhof yang lain kalau berkunjung ke Ullen Sentalu lagi :)

Duduk di beranda luar Restoran Beukenhof jauh lebih menyenangkan

Duduk di beranda luar Restoran Beukenhof jauh lebih menyenangkan.

Bisa duduk berdua atau berempat

Bisa duduk berdua atau berempat.

Enggak tahu ini apa, tetapi unik sekali deh

Enggak tahu ini apa, tetapi unik sekali deh.

Hiasan di Restoran Beukenhof yang unik.

Hiasan di Restoran Beukenhof yang unik.

Mereka berdua ngapain sih?

Mereka berdua ngapain sih?

Bisa bayar cash, debit atau kredit disini

Bisa bayar cash, debit atau kredit disini.

 

Restoran Beukenhof, Museum Ullen Sentalu

Jalan Bojong Kaliurang
Yogyakarta.
Website Resmi Restoran Beukenhof
Pemesanan : Telp (62-274) 895131

Jam Buka :
Selasa – Minggu.
Tutup hari Senin.
Jam 8.30 – 16.00 WIB

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

25 Responses

  1. Alris says:

    Wow, restorannya cakep sekali. Membawa dan merasakan kenangan masa lalu, seolah jadi meneer. Kesejukan alam dengan Kaliurang-nya, paduan yang sempurna.

  2. Udah bisa jadi food blogger nih ciyee

  3. nth krn aku lg laper krn puasa, ato memang ini menggugah selera, yg pasti jd pgn kesana mas… resto oldies tp dgn menu eropa gini nih favoritku ^o^… mama mertua pasti seneng deh diajak makan di sana..

  4. Lusi says:

    Untung nggak mesen escargot alias bekicot hehehee…. Harganya reasonable ya. Waktu kesana nggak keatas sih, takut mahal, soalnya harga baju2 yg dibawahnya fantastis wkwkwkk…. Ya kapan2 tak kesitu, tempatnya enak banget buat ngobrol santai. Thanks infonya.

  5. Gara says:

    Berhubung saya traveler cekak jadi saya berusaha melihat dari sisi harga dulu. Rp129k standar Kak kalau menurutku, harganya pas untuk situasi dan kondisi serta bentuk dan rasa makanan yang didapatkan :hehe. Kadang kita kalau makan di kafe kan tidak cuma menyantap santapan, tapi juga seperti kata para penulis, “menyesap suasana”. Apalagi ternyata makanannya enak-enak, doh itu minumannya dua biji kok tampaknya seger banget, yak? :hihi.
    OK, bertambah lagi rekomendasi tempat makan yang bisa dikunjungi di Yogya!

  6. Suka am adesain ubin nya jaman jadul gitu

  7. Keke Naima says:

    heuuu… salah saya, nih. Jam segini lihat minuman yang kelihatan seger banget kayak gitu :D

  8. tesyasblog says:

    Cakep restonya, cuman aneh namanya hehe. Aku taunya Keukeunhof tulip festival doank selama ini.

  9. @nurulrahma says:

    Aduduuuuuh, kerennyaaaaa masssss
    ^^ngeces^^

  10. Pajangannya unik2 bikin pengunjung mikir dulu ya pas lewat :D . Kalau lihat foto2nya sptnya makanannya enak sekali :) .

  11. Sarah says:

    Di antara begitu banyaknya menu tradisional Jogja, bolehlah sesekali mencicip masakan londo. Apalagi dengan view nya yang indah dan furniturenya yang unik. Kapan-kapan pengen cicip juga ke sana.

  12. mila says:

    waktu ke ulen sentalu ga masuk ke resto nya, ternyata asik juga ya buat leyeh-leyeh.

  13. Ndaru says:

    wah keren juga ada beginian di jogja.. ane malah belum tahu..

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: