Biaya dan Tips Jalan Jalan Ke Jepang Di 2024!

Baca tips cara pergi liburan ke Jepang terbaru tahun 2024 hingga perkiraan biaya jalan jalan Ke Jepang sendiri atau solo traveling di sini deh!

Well, setelah bermimpi sejak kecil, keinginan saya untuk solo traveling ke jepang sendiri akhirnya bisa terlaksana juga.

Enggak tanggung – tanggung saya memaksimalkan perjalanan liburan ke Jepang kali ini sampai durasi visa habis.

Total ada 13 hari efektif waktu yang saya habiskan untuk jalan jalan ke Jepang Kali ini. Sebuah waktu yang cukup lama untuk liburan di Jepang.

O iya, kali ini saya liburan ala backpacker ke Jepang pada musim semi ya.

Jadi suhu udara di Jepang masih agak dingin. Sayang saya agak salah kostum, ditambah lagi jaket saya hilang ketinggalan di pesawat sesaat setelah mendarat.

Saya luma mengambil jaket yang saya taruh di kursi. Akibatnya, hari pertama di Tokyo saya harus menahan dingin sepanjang hari.

Baru ketika malam hari, saya menemukan sebuah toko diskon yang menjual jaket murah.

Ya daripada kedinginan, saya beli saja. Apalagi pada itinerary jalan jalan ke Jepang kali ini ada rencana bakal mengunjungi gunung es Tateyama Kurobe Alpine Route.

Jadilah, meski harus memakai dana tak terduga, saya tetap membeli jaket tadi.

Saya mendarat dengan selamat di Haneda, Tokyo International Airport untuk memulai perjalanan jalan jalan ke Jepang selama 13 hari sendiri di tahun 2013.
Saya mendarat dengan selamat di Haneda, Tokyo International Airport untuk memulai perjalanan jalan jalan ke Jepang selama 13 hari sendiri di tahun 2013.

Yang jelas, melakukan perjalanan jalan jalan ke Jepang sendirian dengan biaya yang hemat itu sangat mungkin.

Tentunya dengan beberapa persiapan yang matang ya.

Nggak bisa langsung berangkat begitu saja.

Terutama buat yang baru pertamakali liburan ke Jepang.

Karena dengan persiapan yang matang, perjalanan liburan ke Jepang nanti pasti berjalan dengan lancar.

Kamu bisa baca beberapa tips solo traveling ke Jepang di bawah ini deh, untuk perjalanan liburan ala backpacker ke Jepangmu selanjutnya!

Simak baik baik ya beberapa tips persiapan solo traveling di Jepang sendirian ini!

Daftar Isi

1. Enaknya Menggunakan Koper Atau Backpack?

Kalau solo jalan jalan ke Jepang saya biasanya pake backpack. Kalau ada pekerjaan, ya pake koper deh :D
Kalau solo jalan jalan ke Jepang saya biasanya pake backpack. Kalau ada pekerjaan, ya pake koper deh :D

Kalau memang niatnya mau liburan ala backpacker ke Jepang, ya memang backpack lebih saya rekomendasikan dibanding mengunakan koper sih.

Biasanya saya pake koper kalau famtrip saja. Misalnya ketika famtrip ke Kobe, Okayama dan Shoryudo area, saya lebih memilih menggunakan koper.

Karena kemanapun perginya selalu mengunakan bus. Jadi nggak repot.

Nah, kalau solo jalan jalan ke Jepang, biasanya kemana aja jalan sendiri, naik kereta api dan transportasi umum lainnya.

Jadilah menggunakan backpack itu sangat fleksibel. Untuk pemilihan backpack juga tergantung kebutuhan sih.

Biasanya saya bawa backpack 55 liter atau bahkan kadang daypack saja sudah cukup.

Gak perlu bawa banyak baju, karena di Jepang ada banyak laundry.

Jadi bisa cuci kering pakai! Lagian solo traveling ke jepang itu nggak usah bawa banyak barang juga kan?

[ Baca Juga: Apa Sih Mata Uang Negara Jepang? Kamu Perlu Tahu Dulu! ]

2. Susun Itinerary Solo jalan jalan ke Jepang Dengan Terstruktur!

Menyusun itinerary ketika solo jalan jalan ke Jepang itu lebih berfungsi untuk menjaga agar selalu on budget saja.
Menyusun itinerary ketika solo jalan jalan ke Jepang itu lebih berfungsi untuk menjaga agar selalu on budget saja.

Sebenarnya nggak perlu menyusun itinerary juga nggak apa sih.

Cuma, kalau ingin gak overbudget selama solo jalan jalan ke Jepang, persiapan menyusun itinerary untuk berwisata ke Jepang itu hukumnya wajib.

Soalnya dengan menyusun itineray, kita jadi tahu kota mana saja yang bakal dikunjungi, dan berapa perkiraan biaya yang bakal dihabiskan.

Lebih bagus lagi kalau bisa menyusun itinerary sampai ke detail biaya tiap item yang akan dihabiskan ketika jalan jalan di Jepang.

Misal, untuk naik shinkansen habisnya berapa, dan bakalan naik kereta api shinkansen berapa kali.

Atau mungkin untuk lebih hemat, kamu bisa naik bus di Jepang daripada naik Shinkansen?

Dengan adanya itinerary bisa dicatat juga kira-kira kota mana yang biaya makan dan penginapannya mahal.

Jadi sebisa mungkin menghindari tinggal di kota tersebut lebih lama.

Catat juga tempat wisata di Jepang yang gratis, apalagi jika kamu solo traveling ke jepang.

Jadi selama disana nanti tetap bisa menikmati perjalanan tanpa harus keluar uang banyak dengan mengunjungi tempat wisata gratis di Jepang.

[ Baca Juga: Tentang Perbedaan Waktu Di Indonesia Dan Jepang ]

3. Kota Pertama Yang Akan Dikunjungi Enaknya Mana?

Kalau tujuan solo jalan jalan ke Jepang adalah menjelajah bagian utara Jepang, paling benar ya landing pertama kali di Tokyo!
Kalau tujuan solo jalan jalan ke Jepang adalah menjelajah bagian utara Jepang, paling benar ya landing pertama kali di Tokyo!

Biasanya traveler dari Indonesia pasti akan mengunjungi Tokyo dengan mendarat di Bandara Narita atau Bandara Haneda, dan Osaka dengan mendarat di Kansai International Airport.

Nah, menentukan kota pertama untuk mendarat ini penting banget lho.

Terutama untuk mengatur budget dan memaksimalkan durasi perjalanan solo traveling ke jepang.

Kan nggak mungkin misalnya kamu mendarat di Tokyo, tapi ternyata ingin mengunjungi Hiroshima.

Bakalan buang waktu banget melakukan perjalanan dari Tokyo ke Hiroshima.

Jadi misalnya kamu ingin menjelajah area utara seperti ke Kanazawa, Kitakami, Hakodate dan daerah lainnya di utara Tokyo, sebaiknya memilih untuk membeli tiket pesawat yang mendaratnya di Bandara Narita atau Bandara Haneda saja.

Sementara itu jika kamu ingin menjelajah bagian selatan Jepang seperti Kyoto, Osaka, Kobe dan Okayama, lebih baik ya mendarat di Osaka atau Kansai International Airport.

4. Riset Transportasi Apa Saja Yang Bakal Dipake Selama Backpacking di Jepang Nanti

Shinkansen atau kereta super cepat Jepang ini adalah salah satu moda transportasi yang bisa diandalkan selama solo jalan jalan ke Jepang.
Shinkansen atau kereta super cepat Jepang ini adalah salah satu moda transportasi yang bisa diandalkan selama solo jalan jalan ke Jepang.

Pilihan transportasi selama jalan jalan ke Jepang sendirian itu ada banyak banget, jadi harus persiapkan itu dengan matang.

Mulai dari Kereta Api, Shinkansen, bus hingga kapal ferry ada disana. Tergantung kamu mau ke kota apa, atau berangkatnya dari mana.

Yang jelas, salah satu moda transportasi di Jepang adalah kereta dan bus. Ada banyak banget kereta api di Jepang yang bisa kamu gunakan untuk bepergian selama di Jepang.

Enaknya lagi, kalau menggunakan kereta api, kamu bisa menggunakan Japan Raill Pass, sebuah kartu yang bisa digunakan untuk naik kereta api di Jepang secara gratis dan tak terbatas. Tentunya dengan syarat dan ketentuan tertentu ya.

5. Perhatikan Musim Apa Kamu Berkunjungnya

Solo jalan jalan ke Jepang ketika musim dingin, pastikan kamu menggunakan baju yang tebal!
Solo jalan jalan ke Jepang ketika musim dingin, pastikan kamu menggunakan baju yang tebal!

Mengetahui sekarang di Jepang sedang musim apa itu sangat berguna.

Terutama untuk meminimalkan kamu salah kostum ketika solo traveling ke jepang.

Jepang sendiri memiliki empat musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.

Dari semua musim yang ada, hanya pada musim panas saja kamu bisa menggunakan pakaian tipis.

Memang sih, pada musim panas ini suhu di Jepang hampir mirip atau bahkan melebihi jakarta.

Sementara pada musim lainnya suhu bisa berada diangka belasan derajat.

Pada musim dingin bahkan suhu bisa minus beberapa derajat.

Jadi kamu harus selalu menggunakan baju tebal penahan dingin pada musim itu ya.

6. Hitung Perikiraan Biaya Liburan Yang Bakal Dihabiskan Selama Solo Traveling Jalan Jalan Ke Jepang

Biaya solo jalan jalan ke Jepang yang direkomendasikan adalah 1 juta sehari.
Biaya solo jalan jalan ke Jepang yang direkomendasikan adalah 1 juta sehari.

Berapa sih biaya yang harus dipersiapkan untuk solo traveling ke Jepang itu?

Meskipun sekarang bisa lebih murah dan hemat liburan ke Jepang, namun kamu harus tahu berapa kira-kira biaya yang diperlukan untuk liburan ke Jepang ala Backpacker.

Angka paling aman adalah menyiapkan sekitar 1 juta rupiah per hari, sesuai dengan yang direkomendasikan kedutaan besar Jepang.

Perinciannya dari 1 juta sehari itu adalah:

  • 300 ribu untuk makan 3 kali.
  • 400 ribu untuk penginapan.
  • 300 ribu untuk transportasi.

Nggak perlu banyak bawa cash, karena sekarang kartu ATM Bank dari Indonesia bisa digunakan di mesin atm yang ada di Jepang.

7. Untuk Mendapatkan Harga Murah, Booking Penginapan Jauh Jauh Hari

Dengan memesan jauh-jauh hari, kadang bisa mendapatkan penginapan murah di Jepang.
Dengan memesan jauh-jauh hari, kadang bisa mendapatkan penginapan murah di Jepang.

Kalau sudah pasti selama jalan jalan ke Jepang sendirian mau kemana saja, ada baiknya memesan penginapan di Jepang jauh-jauh hari.

Soalnya kadang ada promo tarif lebih murah kalau memesan penginapan sejak lama.

Selain itu, kalau memesan penginapan dari jauh-jauh hari bisa juga dibayar dengan cara dicicil.

Jadi nggak begitu kerasa habisnya kan? Apalagi kalau kamu ingin mencoba menginap di penginapan khas Jepang yang bernama Ryokan!

Sewaktu di Jepang nanti tinggal menyiapkan uang saku untuk makan dan jajan oleh-oleh saja deh.

Atau kalau mau super murah, menginap saja di warnet di Jepang seperti yang pernah saya coba.

8. Siapkan Dana Cadangan Jika Misalnya Terjadi Kekuranggan Dana

Kartu kredit bisa digunakan sebagai dana cadangan darurat selama solo jalan jalan ke Jepang.
Kartu kredit bisa digunakan sebagai dana cadangan darurat selama solo jalan jalan ke Jepang.

Setiap traveling, baik solo traveling ke jepang atau ke negara lainnya, persiapan dana cadangan itu adalah hal yang wajib.

Biar kalau ada kekurangan dana, nggak perlu menjadi gembel dan merepotkan orang di negara lain.

Saya soalnya paling anti merepotkan orang sih, orangnya nggak enakan.

Biasanya saya menyiapkan dana cadangan dalam bentuk kartu kredit yang bisa dipakai dalam keadaan darurat.

Atau, sejumlah uang di rekening yang bisa saya ambil mata uang Jepang YEN kapan saja dengan kartu ATM.

9. Menukarkan Rupiah Di Indonesia Atau Mengambilnya Dengan Kartu ATM Indonesia Selama Di Jepang?

Jaman sekarang traveling itu enak, solo jalan jalan ke Jepang juga bisa ambil uang di ATM pake debit seperti ini.
Jaman sekarang traveling itu enak, solo jalan jalan ke Jepang juga bisa ambil uang di ATM pake debit seperti ini.

Kalau jaman dulu, mungkin menukarkan uang cash di Indonesia sebelum pergi ke Jepang (2013).

Soalnya memang belum semua bank dari Indonesia kartu ATM-nya bisa dipakai untuk mengambil uang di luar negeri, salah satunya di Jepang.

Kalau sekarang sih udah beda, mau mengambil uang di Jepang dengan kartu ATM dari Indonesia sudah bisa.

Jadi nggak perlu bawa uang cash banyak-banyak, sesuaikan saja dengan kebutuhan biaya jalan jalan ke Jepang selama beberapa hari.

Karena nanti bisa mengambil uang lagi kalau kehabisan di mesin ATM yang ada di Jepang.

Solo traveling jalan jalan ke Jepang sekarang itu makin mudah kan?

Untuk cara mengambil uang di mesin ATM jepang dengan kartu ATM bank dari Indonesia ada dibawah ini:

Ini pake ATM CIMB Niaga Ambil uang di Jepang.

Tutorial Cara Ambil Seribuan YEN Di ATM Seven Eleven Jepang Pake Kartu ATM Indonesia CIMB NIAGA!

Kalau dibawah ini pake ATM BCA ambil uang di Jepang.

Tutorial Cara Ambil Uang Di ATM Jepang Dengan ATM BCA [ Travel Vlog Jalan Jalan Di Jepang ]

10. Pilih Cara Agar Tetap Bisa Online Selama Liburan Di Jepang!

Ada banyak cara agar tetap bisa online di Jepang.
Ada banyak cara agar tetap bisa online di Jepang.

Selama di Jepang, bisa online itu adalah wajib hukumnya.

Terutama untuk solo backpacker yang nggak bisa bahasa Jepang, dan selalu mengandalkan Google Maps juga Google Translate seperti saya.

Iya, selama solo jalan jalan ke Jepang, saya sering mengandalkan dua aplikasi itu.

Memang ada banyak wifi gratis di Jepang, tapi ya cuma ada di beberapa tempat tertentu saja.

Salah satu cara agar tetap online di Jepang adalah dengan menggunakan pocket wifi yang sekarang ini sudah banyak disewakan.

Ada yang disewakan di Jepang hingga ada juga yang disewakan dari Indonesia.

Sekarang, ada banyak banget jasa rental wifi untuk traveling di luar negeri, jadi tinggal pilih saja.

11. Cara Mencari Makanan Halal Selama Liburan Di Jepang?

Onigiri, salah satu makanan murah tapi lezat di Jepang dan banyak yang halal untuk yang berbahan dasar ikan.
Onigiri, salah satu makanan murah tapi lezat di Jepang dan banyak yang halal untuk yang berbahan dasar ikan.

Meski mencari makanan yang tidak mengandung Babi dan alkohol di Jepang itu sebenarnya cukup mudah.

Namun buat orang yang ketat dengan makanan halal ya lumayan ribet kalau tidak ada label halalnya.

Namun tenang saja, sekarang ini Jepang makin membuat dirinya menjadi salah satu destinasi yang ramah buat turis muslim.

Terutama yang ketat dengan makanan halal.

Jadi, ketika solo jalan jalan ke Jepang, dan pengen mencari makanan yang benar-benar halal, saya biasanya memanfaatkan beberapa aplikasi seperti “Halal Food In Japan”, “Halal Gourmet” dan “Halal Media Japan”.

12. Solo jalan jalan ke Jepang, Enaknya Bawa Barang Apa Saja?

Nah, karena itu saya bakal berbagi apa saja tips solo traveling ke Jepang, termasuk apa saja yang saya bawa untuk bertahan hidup selama 13 hari jalan jalan ke Jepang.

Kali aja ada teman-teman lainnya yang lagi cari informasi juga.

Kira-kira kalau liburan ke Jepang ketika musim semi itu enaknya bawa barang apa saja.

Seberapa banyak yang harus dibawa, dan barang apa saja yang harus dibawa!

Life support selama jalan jalan ke Jepang 13 Hari
Life support selama jalan jalan ke Jepang 13 Hari

13. Menghitung Berapa Biaya, Bagaimana Bertahan Hidup Selama Liburan 13 Hari jalan jalan ke Jepang Di Tahun 2024? Bawa Barang Apa Saja Kesana?

Pada perjalanan ini, saya hanya membawa satu buah backpack saja.

Awalnya saya kira cukup, tapi ternyata saya harus beli tas samping juga selama disana.

Soalnya saya beli kamera baru, dan kalau cuma pake tas kamera yang sudah ada nggak akan cukup.

Nah, untuk barang-barang yang saya bawa selama jalan jalan ke Jepang 13 hari ini bisa ditemukan di list yang ada di bawah ini ya:

  1. Jaket 1 Buah untuk bertahan dengan dinginnya udara negara sub tropis seperti Jepang. Meskipun pada akhirnya jaket saya langsung hilang karena ketinggalan di pesawat setelah mendarat di Bandara Haneda (Saya pun harus beli lagi di Tokyo). Saya juga sempat beli tas samping di Akihabara karena ternyata tas saya kurang besar.
  2. Sleeping bag untuk selimut tidur darurat ketika jalan jalan ke Jepang, seperti ketika harus tidur di Bandara Haneda.
  3. Jam tangan! Tentunya untuk melihat waktu biar tidak ketinggalan kereta jepang yang terkenal super on time itu.
  4. Satu set alat mandi, plus handuk kecil yang tentunya buat mandi dong :D. Karena saya nggak menginap di hotel, jadi harus bawa perlengkapan mandi sendiri
  5. Baju 5 buah, satu sudah di pakai dari Indonesia. Udara di Jepang ketika musim semi masih agak dingin, jadi gak perlu sering ganti baju juga gak apa.
  6. Uang tunai 116.000 Yen saya gunakan sebagai biaya untuk bertahan hidup selama 13 hari jalan jalan ke Jepang ( sesuaikan saja dengan inflasi tahun 2024 ini). Ini uang buat bayar penginapan, beli kamera baru di Akihabara, dan tentunya untuk makan!
  7. Kamera kesayangan, Sony Alpha 200 juga tripod-nya.
  8. Celana 3 Biji, satu sudah dipake dari Indonesia.
  9. Bantal angin portable yang bisa di tiup untuk kenyamanan selama perjalanan jauh. (Sayangnya ilang juga ketika saya transit di Akita, ketinggalan *hiks*)
  10. Kartu Kredit, ATM, dan kartu asuransi kesehatan untuk backup jika terjadi apa apa selama jalan jalan ke Jepang 13 Hari. Untungya selama perjalanan tidak tejadi masalah. Jadi amaan~
  11. Obat obatan seperti obat sakit perut, obat flu, tolak angin dan vitamin.
  12. Roti dan biskuit untuk jaga – jaga ketika baru saja sampai di Jepang dan biar bisa sedikit ngirit juga sih :p
  13. Buku catatan dan bacaan untuk kill time ketika di kendaraan, karena enggak beli paket internet atau aktifin fasilitas roaming selama di Jepang *hiks*. Jadinya cuma mengandalkan free wifi saja, yang sulit sekali nemunya selama di Jepang.
  14. Japan Rail Pass yang nantinya dituker menjadi kartu sakti biar bisa naik kereta api secara tidak terbatas selama 13 hari liburan ke Jepang! Dengan menggunakan Japan Raill Pass ini, traveling di Jepang jadi bisa lebih hemat.
  15. Notebook dan hard disk eksternal satu buah untuk mencari informasi atau untuk sekedar transfer data dari kamera jika memori sudah terlalu penuh :D (selama 13 hari liburan di Jepang, ada sekitar 4000 foto yang saya ambil :D)
  16. Yang terakhir dan paling penting! Passport yang sudah ada visa jepang didalamya! jangan sampai ketinggalan, soalnya kalu ketinggalan pasti akan langsung di deportasi.

Nah, kira-kira itu barang yang saya bawa ketika jalan jalan ke Jepang selama 13 hari.

Banyak nggak sih? Tapi yang jelas, dengan barang-barang ini saya bisa bertahan hidup selama sekitar 2 minggu di Jepang.

Selama disana saya juga berkunjung ke berbagai kota, hingga sampai ke Pulau Hokkaido lho!

14. Tips Memilih Barang Bawaan Untuk Jalan Jalan liburan ke Jepang!

Agar berjalan lancar, sebaiknya diperhatikan mengenai barang bawaan apa saja yang dibawa kesana.

Tipsnya kira-kira sebagai berikut ya!

Karena sedikit kurang persiapan, jaket beli lagi di Shibuya, tas samping beli lagi di Akihabara, dan pake sendal jepit saja!
Karena sedikit kurang persiapan, jaket beli lagi di Shibuya, tas samping beli lagi di Akihabara, dan pake sendal jepit saja!
  1. Selalu cek kondisi suhu udara dan prakiraan cuaca selama di Jepang. Jangan sampai salah kostum ketika sampai di Jepang nanti. Misalnya jalan jalan ke Jepang selama musim dingin, ya pastikan membawa baju tebal dan baju penahan angin. Kalau berangkat di musim semi atau musim gugur, pastikan membawa jaket tebal yang cukup menahan dingin. Meski tidak sedingin ketika musim dingin di Jepang, namun pada beberapa area masih sangat dingin. Berbeda kalau musim panas, pake celana pendek pun nggak masalah.
  2. Gak perlu bawa cash banyak-banyak, mengingat sekarang ATM dari bank di Indonesia bisa digunakan untuk mengambil uang di mesin ATM Jepang. Jadi kalaupun kehabisan uang, masih bisa mengambil lagi.
  3. Nggak usah membawa terlalu banyak baju, sesuakan saja sama kebutuhan. Di Jepang ada banyak mesin laundry dan dryer, jadi bisa cuci kering pake. Minimal punya baju yang bisa dipake 2-3 hari cukup.
  4. Bawa tempat khusus untuk menyimpan dokumen selama jalan jalan ke Jepang, biar tidak tercecer dimana-mana.
  5. Bawa botol air minum untuk diisi air di penginapan. Lebih berhemat dibanding harus beli air minum lagi di mini market.
  6. Smartphone dan kamera jangan sampai ketinggalan, karena bakal banyak hal menarik untuk diabadikan ketika jalan jalan ke Jepang
Jangan lupa bawa tripod ketika jalan jalan ke Jepang, kalau nggak mau angle fotonya cuma selfie saja.
Jangan lupa bawa tripod ketika jalan jalan ke Jepang, kalau nggak mau angle fotonya cuma selfie saja.

Nah, kira-kira itu dulu, tips dari saya, tentang barang apa saja yang sebaiknya dibawa ketika jalan jalan ke Jepang.

Kalau misalnya ada saran atau tambahan, boleh banget ya berbagi di kolom komentar!

Boleh juga dibagikan ke teman lainnya lewat media sosial!

15. Perhatikan Masa Berlaku Paspor dan Visa Sebelum Pergi Jalan Jalan Liburan Ke Jepang

Sebelum berlibur ke Jepang, pastikan kamu telah menyiapkan paspor dan visa sebagai persyaratan wajib untuk masuk ke negara tersebut.

Paspor

Periksa kembali paspormu untuk memastikan bahwa masa berlakunya masih minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan dari Indonesia.

Jika masa berlakunya kurang dari 6 bulan, segera perbarui paspormu agar memenuhi persyaratan masuk ke Jepang.

Visa

Jika rencanamu berlibur di Jepang dalam waktu kurang dari 1 bulan, kamu dapat mengajukan visa sebelum keberangkatan.

Pastikan untuk melengkapi semua dokumen yang diperlukan untuk proses pengajuan visa.

Pastikan untuk memenuhi persyaratan paspor dan visa dengan tepat sebelum berlibur ke Jepang.

Dengan persiapan yang matang, kamu akan dapat menikmati liburanmu tanpa hambatan. Selamat berlibur di Jepang!

16. Ketahui Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) – Pergi Liburan ke Jepang

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan sebelum kamu pergi liburan ke Negeri Sakura.

Berapa uang dan biaya yang dibutuhkan untuk pergi jalan jalan ke Jepang?

Jangan lupa bawa uang tunai minimal 10 ribu Yen, karena ini aturan untuk turis di Jepang.

Tapi, kamu bisa memecah uang tunai itu ke beberapa tempat penyimpanan, tujuannya agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti kehilangan, maka tidak semua uang tunai kamu raib.

Kapan Waktu Terbaik pergi jalan jalan ke Jepang?

Jika ingin melihat salju, waktu terbaik adalah ketika musim dingin berlangsung di Jepang sekitar bulan Desember hingga Januari.

Sedangkan untuk menikmati suasana musim gugur di Jepang, waktu terbaik adalah sekitar bulan Oktober hingga November.

Apakah sudah bisa liburan dan jalan jalan ke Jepang?

Sejak tahun 2022, liburan ke Jepang telah menjadi lebih mudah karena Pemerintah Jepang sudah melonggarkan perizinan dan persyaratan masuk negaranya.

Berapa jam penerbangan dari Jepang ke Indonesia dan sebaliknya?

Rata-rata waktu penerbangan dari Soekarno-Hatta Jakarta ke Tokyo Narita adalah 7 jam 30 menit.

Berapa jam perbedaan waktu Jepang dengan Indonesia?

Waktu di Jepang berselisih 2 jam dengan waktu di Indonesia.

Waktu di Tokyo, Jepang, lebih cepat 2 jam daripada waktu di Jakarta, namun hampir sama dengan waktu di Maluku.

Bisakah ke Jepang tanpa visa?

WNI pemegang paspor selain e-paspor tetap memerlukan VISA untuk masuk ke Jepang.

Bebas VISA hanya berlaku untuk kunjungan maksimal 15 hari, dan bila berencana untuk tinggal lebih dari 15 hari, atau bertujuan bekerja di Jepang, wajib mengajukan permohonan VISA dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

Apakah Indonesia bebas visa ke Jepang?

Bagi pemegang paspor Diplomatik/Dinas dapat menggunakan fasilitas PBVDD (berlaku untuk 30 hari).

Bagi pemegang paspor elektronik reguler, mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan selama 15 hari dengan melakukan Registrasi Bebas Visa/Visa Waiver secara online atau offline melalui Kedubes Jepang.

Berapa tabungan yang harus dimiliki untuk biaya jalan jalan dan pengajuan visa Jepang?

Dibutuhkan bukti keuangan/buku tabungan 3 bulan terakhir dengan saldo minimal 20 Juta Rupiah.

Apa saja yang tidak boleh dibawa ke Jepang?

Barang-barang seperti narkotika, senjata api, bahan peledak, dll. dilarang masuk ke Jepang.

Juga, produk daging, sayuran, buah-buahan, hewan dan tumbuhan dibatasi untuk dibawa masuk ke Jepang.

Apakah Jepang bebas visa di tahun 2024?

Kebijakan bebas visa dengan sistem registrasi pra-keberangkatan bagi pemegang e-paspor Indonesia telah berlaku sejak 27 Maret 2023.

Terdapat persyaratan tertentu yang wajib dipenuhi pemohon untuk mendapatkan visa tersebut.

Apakah ke Jepang wajib vaksin?

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Jepang harus sudah mendapatkan tiga dosis vaksin.

Dari Jakarta ke Jepang naik pesawat apa?

Maskapai terpopuler yang terbang dari Jakarta (JKT) ke Tokyo (TYO) adalah American Airlines, Hawaiian Airlines, Garuda Indonesia, United Airlines, Aeroflot, ANA, dan Japan Airlines.

Dari Indonesia ke Jepang transit dimana?

Penerbangan dari Indonesia ke Jepang biasanya memiliki tujuan transit di Singapura, Kuala Lumpur, Vietnam, Bangkok, Manila, tergantung dari maskapai penerbangan yang dipilih.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.


Rijal Fahmi Mohamadi

Rijal Fahmi Mohamadi

Fahmi adalah seorang Digital Marketer, Travel Enthusiast, Geek Travel Blogger dari Indonesia penulis catperku.com, Penulis Buku perjalanan Traveling The Traveler Notes Bali The Island Of Beauty dan The Traveler Notes Bersenang-Senang di Bali, Bertualang di Lombok. Pernah disebutkan, mentioned in Lonely Planet Indonesia 2019 as Best in Blogs. Mau menyapa saya? Kunjungi media sosial pribadi saya, atau hubungi lewat email [email protected] jika Anda ingin mengajak saya bekerja sama dan berkolaborasi.
https://catperku.com


Comments

  1. Cumi MzToro says:

    Kalo gw ngak perna bawa handuk, tapi selalu bawa KANEBO khusus badan. Lebih praktis dan tidak menimbulkan bau kalo dimasukin tas dalam keadaan basah hahaha

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      hoo, kanebo yang kayak apa sih mas? pernah denger, tapi ndak ngerti belinya dimana?

  2. mas mau tanya saya mau ke jepang akhir bulan ini selama 8 hari .. masih bingung memutuskan beli JR Pass atau willer bus? mana yg lbh nyaman dan flexible? karena saya cek JR pass tidak ada jam yang malam menginap berarti kan akan memakan daytime saya di jalan./

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      tergantung kebutuhan sih, karena saya kemarin gak punya rencana fix, dan jangkauan kereta api jepang lebih luas daripada bus, saya pake JR pass. selain itu, kereta api kan lebih cepet karena bisa naik shinkansen :) sekali lagi tergantung rencana perjalanan yah :D contohnya : karena saya mau sampe ke hokkaido paling enak pake JR Pass biar bisa lewat seikan tunnel, gak perlu naek kapal ferry :)

  3. WAHHHH,,,,, mudah2 impian sya yang seprti ini cpat terkabul,,,,,,,,
    haa,haaa,,haaaa..
    biar biasa keli2ng,,

  4. untuk waktu 2 minggu, dikit juga bawaannya yah.. hehehe..
    saya belum pernah backpack-an kek gini sih…
    but nice share…
    thx yah.. salam kenal…

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      dicoba deh, sekali kali ngirit bawaan, biar bisa lebih gampang kemana mana nya :D salam kenal juga :D

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      banyak banget sih tujuannya, utamanya sih ke kota Tokyo, Kyoto, Kitakami (buat lihat sakura), Hokkaido, Toyama :D kalau yang numpang lewat trus berenti bentar gak ke itung deh :D

  5. Jalan2Liburan says:

    kak, 116.000 Yen nya bersisa atau nombok lagi selama 13 hari itu? btw, itu udah termasuk budget penginapan ?

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      err, sisa 66 yen kalo ga salah inget ^^ udah termasuk penginapan sama beli kamera sony nex 3 ^^ cuma exclude tiket pesawat sama japan rail pass ya :D

  6. Mas.. mau nanya kira2 kena berapa yah biaya buat backpacker ke jepang?
    yah sekalian berikut dgn visa jepangnya :D
    thx

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      saya kemarin habis sekitar 15 jt untuk backpacking dua minggu. semua sudah all inn, tiket PP pesawat garuda + Japan Rail Pass + Penginapan + uang saku selama di jepang :D

  7. Salam kenal mas Rijal,

    Saya mau tanya itu beli kamera Sony Nex 3 disana bagaimana cara bawanya ke Indonesia? apakah sama boxnya atau hanya kameranya saja? saya rencana mau beli kamera di Jepang tapi takut kena di imigrasi. terus kameranya operating languagenya english atau jepang?

    Terima kasih.

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      langsung dipake aja, terus box dikempesin, taruh di dalam tas :) invoice ditaruh tas, kalau aja ditagih pajak. kalau ditagih ya dibayar aja sih :) tapi kalau di palak sama petugas pajak, berontak aja :D. siapin itung2an pajak sebelumnya biar ga ditipu sama petugas cukai. cuma kalau bawa kamera satu aja jarang ditanyain sih :)

      1. Ok deh. Thx ya.. oiya, itu kameranya operating languagenya dalam bahasa inggris atau jepang ya?

        1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

          cari yang garansinya internasional, pasti languagenya english. kalau ragu, coba tanya sama penjualnya, mereka pasti jawab dengan ramah :)

  8. Febry Fawzi says:

    Japan rail pass sih kayak pintu kemana saja!!! hehehe
    Uang tunai segitu abis semua apa nyisa mas?

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      tinggal 66 yen kalau gak salah ahahaha, boros ya? :D

  9. keren nih…

    bro, tuker uang yen nya di jakarta ya?
    bisa tahu dimana yang ratenya bagus ?
    makasih ya

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      bukan di jakarta :D ini keberangkatan dari denpasar. kebetulan waktu ke jepang masih tinggal di bali dulu hehee

  10. Defi Puspitasari says:

    tengss informasinyaaa kak :D
    kalo nanti ke jepang kan bisa nyontoh #eh

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      silahkan di contoh hehee, semoga bisa membantu :)

  11. Fikriah Azhari says:

    Ahhh impiannya terkabul bisa ke Jepang :’) , saya kapan dong? kalau saya mau ke Korea :’) bantu doanya ya :D

  12. fanny fristhika nila says:

    hihihihi, 13 hari cuma bawa 5 baju…. suamiku bisa sujud syukur kalo aku bisa kyk gitu tiap traveling :D

    1. Rijal Fahmi says:

      ituu, biar ransel gak berat xixixi terus disana kan lagi awal musim semi, jadi masih agak dingin, jarang mandi juga ndak masalah :p

  13. panji parama yuda (@panji_cgk) says:

    bagaimana meminimalkan budget selama di jepang
    klo saya lihat anda terlalu banyak membawa uang 116.000 yen

    1. Rijal Fahmi says:

      banyak atau enggak relatif, tergantung apa tujuan dan apa saja yang akan anda coba di jepang :) cara meminimalkannya adalah, jangan eksplore terlalu banyak kota di jepang, makan onigiri tiap hari,dan kalau memungkinkan lakukan urban camping. uang 116.000 yen itu penggunaannya bisa dibaca disini.

  14. Hi Mas Rijal, thank you infonya. Sangat bermanfaat. Btw next month (Pertengahan Mei) saya juga mo Ke Jepang tapi cm seminggu doang, boleh tau rata2 suhu berapa apa bawa satu jaket cukup? Ada yang bilang kalo siang masih adem sekitar 20 derajat tp kalo malem dingin. Thanks

    1. Rijal Fahmi says:

      Kemarin sih di kanto region sekitar 10-20 derajat, semakin ke utara semakin dingin. Kalau naik gunung juga :D

  15. Bang,, nanya dong,,
    Kemarin pas beli kamera di jepang merk apa? Harganya klo beli di indo lebih murah mana? & pas di imigrasi ditanyain atau diminta pajak ga?

  16. Sy galau nih mau pake jr pass atau tidak.rencana desember ini sy akan ksana,di jepang selama 9 hr.yg mau sy kunjunngi itu osaka,tokyo,hakone dan mount fuji.bagaimana ya apakah sy hrs beli jr pass.tlg dbantu ya.tq

  17. Ririn Wandes says:

    Aku pun berencana untuk berangkat ke Jepang dalam waktu dekat.
    Informasi ini sangat cocok sekali dibaca

  18. fajarrois says:

    wew…masih sempet bawa laptop mas Fahmi hehehe…
    btw apa nggak ribet tuh..kan rentan layarnya juga ..brp inch mas laptopnya?

  19. Thanks buat tips, saran dan rekomendasinya kang. Btw, mayan banyak juga uang yang dibawa yaa? Kalau boleh tahu, selain jadi travel blogger, kang fahmi juga kerja dimana? Bagian apa? Kok bisa ya seringan jalan2? Hehe *kepo*

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      Sekarang sih fokus jadi travel blogger aja. Udah 2 tahun belakangan full time jadi travel blogger :D

  20. vlaurentina says:

    Tips yang berguna banget, Fahmi, terutama tentang Japan Rail Pass. Saya sampai balik ke link sebelah demi tahu Japan Rail Pass itu beli di mana. Ternyata, di Traveloka pun ada yang jual ya.. :)

  21. Budi Setiadi says:

    Noted! Makasih mas udah share infonya. Kebetulan juga lagi mempelajari Jepang, Karena kepengen banget kesana.. semoga Saya bisa ke Jepang…

  22. Penggemar trinity says:

    Bang, bawa peralatan perlengkapan segitu banyak itu caril 55L cukup mank….

    Kalo pake agen atau ala Backpacker ,lebih murah mana sih, banyak yg bilang pake agen lebih murah dan hemat

  23. GoTravelly says:

    Satu hari hari habis sekitar 1 jutaan ya… termasuk makan, penginapan dan transport. 13 hari, sudah 13 juta hmmmm belum tiket.

    wihhh 13 hari cuman bawa 5 baju saja….kalau musim dingin, paling bawa 2 saja, hehehe banyak jaketnya tapinya.

    harus nabung mulai sekarang

  24. Endah Kurnia Wirawati says:

    Masih mimpi pengen backpacking ke Jepang.. mudah-mudahan tahun depan bisa segera terwujud nih. bawaannya udah gak sabar banget tiap kali lihat foto-foto jepang.
    Sabar.. sabar… *sambil ngelus2 dompet* wkwkwkwk

  25. Riza Firli says:

    hoii kk kece..jadi kamu di endorsenya ini sama cimb apa bca *salfok

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      gak semuanya diendorse kali, kalau memang perlu direview ya direview. jangan kayak travel blogger susah, gak endorse gak jalan jalan :D

  26. selama ini solo traveling paling banter ke thailand dan masih ragu untuk pergi ke jepang atau korea karena kendala bahasa, tapi setelah baca Blog ini mulai muncul keberanian untuk mencoba.. dan sepertinya tahun depan harus berangkat nih ke jepang .. :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *