Tips Beli Kamera Di Akihabara Jepang: Info Harga, Rekomendasi

Kalian, kalau sampai di Tokyo pertama kali kira – kira apa yang akan kalian lakukan? Kalau saya sih, langsung berbelanja, beli kamera dengan harga murah di Jepang :D. Selain bisa memilih banyak merek, biasanya ada diskon untuk turis yang sedang traveling di Jepang di Akihabara.

Sebaiknya, mulai berburu kamera mirrorles saja kalau kebetulan berada disini. Pertimbangannya kamera mirrorless akan lebih gampang dibawa ketika traveling.

Namun sebelum membeli kamera di Jepang, sebaiknya kamu membaca dulu tulisan saya tentang “Tips Memilih Kamera Yang Tepat Untuk Traveling”.

Alasannya sederhana, biar nggak salah pilih kamera yang pas untuk dibawa traveling.

Kan bete, kalau sudah beli jauh-jah di Akihabara, eh ternyata pas dipakai nggak sesuai kebutuhan kamu!

Oke, sekarang lanjut ke tips belanja kamera di Akihabara, Jepang!

Ikuti Tips Ini, Sebelum Beli Kamera Di Jepang

Nah, senangnya di Jepang ada sebuah kota yang memang terkenal dengan toko yang menjual barang – barang elektronik, sebut saja akihabara namanya.

Sebelum saya menjelajah jepang lebih jauh lagi, saya akan berburu kamera baru di kota yang jaraknya hanya 5 menit naik kereta dari stasiun Tokyo.

Dari stasiun tokyo naik saja jalur Yamanote line yang ke arah Akihabara.

Untuk pergi ke Akihabara, naiklah kereta dan turun di JR Akihabara Station
Untuk pergi ke Akihabara, naiklah kereta dan turun di JR Akihabara Station

Sebelumnya saya sudah sedikit riset terlebih dahulu harga kamera yang di jual di Akihabara ini.

Dan rata – rata harga kamera yang dijual disini memang lebih murah jika dibandingkan dengan yang dijual di Indonesia.

Pun ada juga beberapa yang harganya malah lebih mahal ketika saya bandingkan.

Alasan lain kenapa saya lebih memilih membeli kamera di Akihabara adalah karena kualitasnya pasti lebih bagus.

Soalnya beberapa kali saya melihat barang yang dijual di Indonesia, meskipun aslinya produk Jepang, ada beberapa partnya made in china.

Nah, kalau yang di jual di Akihabara ini kebanyakan adalah asli made in japan.

Pun untuk produk – produk yang bukan elektronik, saya masih menemukan tag “made in china”.

Sebisa mungkin, saya menghindar untuk membeli produk dari negara yang satu ini. Karena kualitasnya kadang perlu banyak dipertanyakan.

(Baca Juga : Backpacker ke Jepang Itu Mahal, Tetapi Bukan Tidak Mungkin!)

Berburu dan Mendapatkan Harga Kamera Termurah Di Akihabara Jepang Itu Menyenangkan!

Toko berlabel duty free shop biasanya harganya lebih murah dan ada diskon untuk turis asing
Toko berlabel duty free shop biasanya harganya lebih murah dan ada diskon untuk turis asing

Berburu kamera di Akihabara itu menyenangkan lho, karena saya tinggal bebas keluar masuk tiap toko untuk mencari harga kamera mirrorless yang paling murah!

Lihat-lihat dulu tidak ada masalah, yang penting nanti nemu harga yang paling murah! Dasar orang indonesia ya :p

Setiap kamera disana sudah diberi price tag masing – masing, lengkap dengan besar diskon jika ada.

Jangan malu menanyakan apakah ada diskon lagi atau enggak, untuk wisatawan asing.

Karena kadang suatu produk memang tidak ada diskon, tetapi kalau coba – coba tanya nanti siapa tahu diberi bonus seperti saya yang diberi tambahan memory card 4 GB secara GRATIS!

Terus jangan terlalu senang juga jika ada kamera atau produk elektronik lainnya dengan diskon yang besar, hingga lebih dari 50 persen misalnya.

Tanyakan lagi apakah produk yang di diskon tadi memiliki menu dalam Bahasa Inggris atau tidak.

(Baca Juga : Backpacking Ke Jepang 13 Hari, Ini Yang Saya Bawa!)

Tips Belanja Kamera Di Akihabara!
Tips Belanja Kamera Di Akihabara!

(Baca Juga : Tateyama Kurobe Alpine Route, Pengunungan Alpen-nya Jepang)

Jangan seperti saya yang terlanjur senang melihat ada kamera yang harganya setengah dari yang di Indonesia. Sudah nafsu banget pengen bungkus dan bayar waktu itu.

Untungnya akal sehat saya masih sedikit bekerja, saya menanyakan apakah menu kamera yang sedang diskon tadi ada bahasa inggrisnya atau tidak.

Dan, ternyata enggak kamera tadi nggak ada menu bahasa inggrisnya! Sehingga, akhirnya saya pun dengan terpaksa harus menelan kepahitan.

Saya gagal mendapatkan produk dengan harga yang lebih murah. Namun, pada akhirnya saya menemukan kamera dengan harga yang sesuai keinginan saya.

Yaitu kamera Sony Nex F3 yang selalu setia menemani hingga sekarang.

Coba Dulu Kamera Ketika Masih Di Toko

Salah satu perbedaan antara membeli kamera di Indonesia dan di Jepang adalah kamu diperbolehkan membawa kartu memori sendiri ke toko.

Kamu dapat mengambil beberapa gambar dengan kamera yang kamu minati dan kemudian memeriksa hasilnya di komputer di hotel.

Ya, jadi sediakan waktu yang cukup kalau kamu ingin berburu kamera dengan harga murah namun berkualitas di Akihabara.

Jadi, cukup kunjungi toko dengan membawa kartu memori, ambil beberapa foto, eksplorasi berbagai kontrol dan fungsi.

Baru kemudian periksa hasil jepretanmu, lalu buat keputusan pembelian berdasarkan informasi yang kamu kumpulkan tentang kamera mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Sistem ini sangat berguna dan nyaman karena memberikan pelanggan kepercayaan sepenuhnya sebelum mereka memutuskan untuk membeli kamera tersebut.

Kamera mirrorless Sony Nex F3 yang selalu menemani saya sekarang
Kamera mirrorless Sony Nex F3 yang selalu menemani saya sekarang

Keuntungan Membeli Kamera di Jepang: Bebas Pajak dan Klaim Bea

Pembelian kamera merupakan investasi penting, terutama bagi para fotografer yang ingin mengabadikan momen berharga dalam kualitas terbaik.

Bagi mereka yang memiliki rencana untuk membeli kamera baru, Jepang bisa menjadi tempat yang menarik untuk dipertimbangkan.

Selain memiliki berbagai merek dan model kamera terkemuka, Jepang juga menawarkan keuntungan besar dalam hal pajak dan klaim bea.

Dalam tulisan ini, kita akan menjelajahi alasan mengapa membeli kamera di Jepang bisa menjadi pilihan yang bijaksana.

Bebas Pajak Pembelian di Jepang

Salah satu keuntungan besar ketika membeli kamera di Jepang adalah kemungkinan untuk mendapatkan bebas pajak atau lebih dikenal sebagai “Tax-Free Shopping.”

Sistem ini memungkinkan wisatawan asing yang berada di Jepang untuk mendapatkan pengembalian pajak konsumsi (PPN) atas pembelian mereka.

PPN di Jepang biasanya ditetapkan sekitar 8%, tetapi bisa ditingkatkan menjadi 10% dalam waktu dekat.

Dengan bebas pajak pembelian, wisatawan dapat menghemat jumlah uang yang signifikan saat membeli kamera atau barang elektronik lainnya.

Syarat-syarat untuk Mendapatkan Klaim Bea Bebas Pajak

Untuk mendapatkan klaim bebas pajak, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi.

Pertama-tama, kamu harus membawa paspor asli ke toko saat berbelanja.

Hal ini penting untuk mengidentifikasi diri sebagai wisatawan asing yang memiliki hak untuk mendapatkan bebas pajak.

Pastikan paspormu dalam keadaan baik dan tidak kedaluwarsa.

Kemudian, ketika kamu melakukan pembelian, toko akan meminta kamu untuk menandatangani formulir yang disebut “Bukti Pembelian” atau “Purchase Record.”

Pastikan kamu melakukannya dengan benar, karena formulir ini adalah bukti bahwa kamu adalah pembeli yang memenuhi syarat untuk klaim bebas pajak.

Selain berbelanja kamera di Akihabara, kalian juga bisa melihat AKB 48
Selain berbelanja kamera di Akihabara, kalian juga bisa melihat AKB 48

Jumlah Minimum dan Maksimum untuk Klaim Bea

Ada jumlah minimum uang yang harus kamu habiskan dalam satu transaksi untuk memenuhi syarat untuk klaim bebas pajak.

Jumlah minimum ini bervariasi, tetapi umumnya berkisar antara 5.000 yen hingga 10.000 yen.

Artinya, kamu harus menghabiskan setidaknya sekitar 45 hingga 90 Dolar AS dalam satu pembelian untuk memenuhi syarat.

Jumlah ini dapat mencakup pembelian satu produk atau gabungan dari beberapa barang elektronik.

Selanjutnya, ada juga jumlah maksimum untuk klaim bebas pajak. Maksimum klaim bebas pajak adalah 500.000 yen, yang setara dengan sekitar 4.500 Dolar AS.

Jadi, jika kamu melakukan pembelian besar-besaran, pastikan total belanjamu tidak melebihi batas ini.

Toko-toko yang Menyediakan Klaim Bea Bebas Pajak ( Harga Kamera Yang Kamu Beli Di Jepang Jadi Lebih Murah )

Banyak toko besar di Jepang yang menyediakan layanan klaim bebas pajak pembelian.

Toko-toko ini seringkali memiliki departemen khusus yang membantu pelanggan dalam proses klaim ini.

Beberapa toko elektronik terkenal yang menawarkan klaim bebas pajak termasuk BIC Camera dan Yodobashi Camera.

Kedua toko ini adalah pilihan yang baik jika kamu mencari berbagai merek dan model kamera terkemuka.

Selain toko-toko besar, ada juga toko-toko kamera yang lebih kecil seperti Map Camera yang mungkin juga menawarkan layanan klaim bebas pajak.

Jadi, jika kamu ingin menjelajahi toko-toko yang lebih khusus, pastikan untuk bertanya kepada staf apakah mereka mendukung klaim bebas pajak atau tidak.

Pentingnya Membawa Paspor Asli

Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, pastikan kamu membawa paspor asli ke toko saat berbelanja.

Fotokopi atau salinan paspor tidak akan diterima.

Paspor asli adalah bukti identifikasi utama yang menunjukkan bahwa kamu adalah wisatawan asing yang berhak mendapatkan klaim bebas pajak.

Jadi, pastikan kamu selalu menjaga paspormu dengan baik selama perjalananmu di Jepang.

Jangan Lupa Tanya Terkait Garansi Produk Yang Kamu Beli

O iya, satu lagi yang lebih penting ketika berburu kamera di Jepang, tanyakan apakah kamera yang di jual tadi bergaransi internasional.

Karena tanpa garansi internasional, saya akan rugi ketika kamera bermasalah saya tidak bisa klaim menggunakan garansi.

Lalu sebagai orang asing, untuk beberapa barang biasanya kita tidak akan kena pajak ketika membeli di Akihabara.

Istilahnya mungkin duty free shop ya?

Tanyakan apakah harga yang tertera di label sudah termasuk pajak atau belum.

Karena kalau harga tertera masih termasuk pajak, berarti masih bisa turun lagi setelah dikurangi pajak.

Nah, selamat berburu kamera atau barang elektronik lain di Akihabara ya ^^

Jangan lupa berpose di Akihabara juga untuk kenang-kenangan
Jangan lupa berpose di Akihabara juga untuk kenang-kenangan

Mencari Kamera Bekas Di Akihabara dan Sekitar Tokyo? Berikut Rekomendasi Toko Kamera Bekas di Tokyo!

Pada artikel ini, kami akan memberikan rekomendasi beberapa toko kamera bekas yang dapat Kamu temukan di wilayah Tokyo, yang terkenal dengan produk berkualitas dan pilihan yang beragam.

1. Fujiya Camera (Nakano)

Daerah Nakano di Tokyo memiliki reputasi sebagai surga bagi para pencinta fotografi.

Di sini, Kamu akan menemukan sejumlah toko kamera bekas yang tersebar di sepanjang jalannya.

Salah satu toko terkemuka yang sangat direkomendasikan untuk wisatawan adalah Fujiya Camera.

Toko kamera yang telah berdiri sejak tahun 1938 ini menawarkan baik barang-baru maupun bekas, serta berbagai lensa dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan dengan toko-toko sejenisnya.

Selain itu, Kamu juga dapat menemukan beragam aksesori fotografi seperti tripod, flash, dan tas kamera di sini. Fujiya Camera adalah tempat yang ideal untuk memulai pencarian kamera bekas yang berkualitas.

Toko ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 20.30, dan beroperasi sepanjang tahun. Alamatnya berada di 2F, Tatsumi Bldg., 5-61-1, Nakano, Nakano-ku, Tokyo.

Untuk memudahkan navigasi, Kamu dapat menggunakan peta Google Maps di bawah ini.

2. Kitamura Camera (Akihabara)

Kitamura Camera memiliki total 900 toko di seluruh Jepang, dan banyak di antaranya diberi label “pusat perdagangan barang bekas” (中古買取センタ), yang berarti mereka membeli dan menjual kamera bekas.

Beberapa cabang, seperti cabang Akihabara dan Shinjuku, memiliki staf yang dapat berbicara dalam bahasa Inggris.

Cabang Akihabara terkenal dengan skala yang lebih besar dan koleksi kamera yang beragam.

Toko ini buka setiap hari dari pukul 10.30 hingga 19.30. Alamatnya terletak di 301/401, Hasegawa Bldg., 10, Kanda Matsunaga-cho, Chiyoda-ku, Tokyo.

3. Lemon Inc (Ginza)

Lemon Inc memiliki beberapa cabang, termasuk di Ginza, Shinjuku, Akihabara, dan Nagoya.

Namun, pusatnya terletak di Ginza yang luas dan menawarkan berbagai produk.

Tidak hanya barang baru, tetapi barang bekas yang dijual di sini juga memiliki kualitas yang sangat baik, menjadikannya pilihan yang aman bagi wisatawan yang mungkin tidak terlalu akrab dengan pasar kamera bekas.

Selain itu, Lemon Inc juga menawarkan jasa pemotretan di studio fotografi di Jepang.

Toko ini buka dari Senin hingga Sabtu, mulai dari pukul 11.00 hingga 20.00, sedangkan pada Minggu dan hari libur nasional, buka dari pukul 11.00 hingga 19.00.

Alamat Lemon Inc di Ginza adalah 8F, Ginza Church Bldg., 4-2-1, Ginza, Chuo-ku, Tokyo.

Lokasinya bisa kamu temukan pada peta di bawah ini.

4. Sanpou Camera (Meguro)

Sanpou Camera adalah salah satu dari tiga toko kamera bekas yang terkenal di Jepang, bersama dengan Fujiya Camera dan Map Camera.

Toko ini sangat populer di kalangan fotografer profesional karena lokasinya yang dekat dengan banyak studio fotografi.

Di Sanpou Camera, Kamu dapat menemukan beragam produk, termasuk kamera digital terbaru, kamera film tradisional, serta peralatan fotografi lainnya.

Toko ini juga menawarkan berbagai aksesori kamera, serta berbagai jenis film hitam putih dari seluruh dunia.

Staf yang ramah siap membantu Kamu memahami cara menggunakan produk dan memberikan saran kepada pemula dalam dunia fotografi.

Toko Sanpou Camera buka setiap hari, Senin hingga Sabtu, mulai dari pukul 9.30 hingga 19.00, dan pada Minggu, mereka buka dari pukul 10.00 hingga 18.00.

Alamatnya berada di 1F, Wako Bldg., 2-5-5, Megurohon-cho, Meguro-ku, Tokyo.

Peta lokasi ada di bawah ini.

5. Camera No Sakuraya (Ogikubo)

Dikenal sebagai “Ogisaku” di kalangan fotografer, Ogikubo Camera no Sakuraya memiliki dua toko yang terletak di sekitar Stasiun Ogikubo.

Toko utama menjual baik kamera baru maupun peralatan fotografi lainnya, dan bahkan memiliki sebuah galeri.

Sementara itu, toko kedua merupakan tempat di mana Kamu dapat menemukan peralatan bekas dan menggunakan layanan cetak foto.

Kedua toko ini dikelilingi oleh banyak taman besar, sehingga penggemar fotografi alam dan burung sering datang ke sini untuk membeli lensa telefoto.

Selain itu, toko utama juga secara rutin mengadakan seminar tentang produk dan peralatan baru, yang bisa menjadi kesempatan bagus bagi mereka yang ingin memperluas pengetahuan mereka dalam fotografi.

Toko utama Ogikubo Camera no Sakuraya buka setiap hari, Senin hingga Sabtu, mulai dari pukul 9.30 hingga 21.00, dan pada Minggu dan hari libur nasional, buka dari pukul 9.30 hingga 20.30.

Alamat utama mereka adalah 1-10-7, Kamiogi, Suginami-ku, Tokyo, sedangkan toko kedua berlokasi di 1-16-3, Kamiogi, Suginami-ku, Tokyo.

Saran Berbelanja di Toko Kamera Bekas di Akihabara dan Sekitar Tokyo

Sebelum mengunjungi salah satu toko kamera bekas yang telah kami rekomendasikan di atas, ada baiknya jika Kamu memikirkan kamera apa yang Kamu inginkan dan pastikan untuk membuat daftar spesifikasinya.

Hal ini akan membantumu dalam mencari kamera yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, pastikan untuk membawa paspor asli saat berbelanja karena beberapa toko mengharuskan Kamu untuk menunjukkan paspor untuk mendapatkan klaim bebas pajak.

Dengan rekomendasi toko-toko kamera bekas di Tokyo ini, semoga Kamu dapat beli peralatan fotografi berkualitas tinggi dengan harga kamera yang lebih terjangkau selama perjalanan liburan kamu di Jepang. Selamat berburu kamera bekas yang berpotensi menjadi harta karun fotografi!


Fahmi Catperku

Fahmi Catperku

Fahmi adalah seorang Digital Marketer, Travel Enthusiast, Geek Travel Blogger dari Indonesia penulis catperku.com, Penulis Buku perjalanan Traveling The Traveler Notes Bali The Island Of Beauty dan The Traveler Notes Bersenang-Senang di Bali, Bertualang di Lombok. Pernah disebutkan, mentioned in Lonely Planet Indonesia 2019 as Best in Blogs. Mau menyapa saya? Kunjungi media sosial pribadi saya, atau hubungi lewat email [email protected] jika Anda ingin mengajak saya bekerja sama dan berkolaborasi.
https://catperku.com


Comments

  1. Rifqy Faiza Rahman says:

    Mas, foto terakhir udah mirip kayak orang Jepang mas :D

    Kamera yang dibeli itu berapa beda harganya dengan yang di Indonesia Mas?

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      kamera yang aku beli di jepang, harganya beda satu juta dengan di indonesia :D

  2. Kang Alee says:

    Kebetulan tgl 29 Nov- 5 Des 2015 mau ke Jepang. Coba ah. Thx infonya Mas

  3. Tau gitu nitip aku, mas hahahhahaha. Oya mas, coba lihat foto pertama cowok yang pake kacamata, itu kok mirip sama foto terakhir ya? Apa satu orang beda jaket saja? hahahhahah

  4. Mantep tipsnya mas..
    Complete dan mendetail banget…
    Semoga bisa suatu saat pergi ke Jepang, salah satu negara yg ingin di tuju jika ada kesempatan….

    Yg trakhirnya nyesek banget, ini udah artikel usang tahun 2013.. tp baru di publish 2015..
    2 tahun yak :v.. tp gpp lah masih bermanfaat kok :)

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      hahaa, soalnya males banget mau lanjutin nulis~~ XD

  5. Well-noteeed… Aku belum sampai ke Jepaaang niih :).. Tapi di NYC juga ada toko langganan untuk alat-alat fotografi yang memang lengkapnyaaa minta ampun .. B&H namanyaa.. Seruuu yaaa kalau hunting perlengkapan fotografi memang :)

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      Seruu bangett! ngebandingin harga, cari yang kualitas bagus tapi ndak mahal-mahal amat :D

  6. fanny fristhika nila says:

    pas ke jepang ntr itu bertepatan ama ultah suami.. aku pgn nyari jam tangan nih mas… murah jg harusnya kaan.. dia tergila2 ama jam tangan soalnya..

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      Semangat berburu jam tangan kece di jepang! xixixi!

  7. waah pasti sempet pake bahasa tubuh bolak balik tuh ya mas kalo ngomong sama mbak-mbaknya yang jagain toko haha

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      haha, iyaa! di jepang bahasa tubuh emang lebih sering kepake daripada bahasa inggris. Soalnya banyak yang nggak bisa bahasa inggris sih~~

  8. Matius Teguh Nugroho says:

    Wahahaha. Kalau aku sih, hal pertama yg bakal aku lakukan saat tiba di Tokyo adalah: foto di persimpangan Shibuya. Pejalan mainstream banget!!!

    Oh, jadi Akihabara itu udah town sendiri ya? Aku kira masih ada dalam wilayah kota Tokyo. Terus, itu cowok jaket biru di foto kedua mirip mas Fahmi :D

    Tipsnya bemanfaat banget! Terutama yg soal menu berbahasa Inggris dan garansi internasional.

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      Shibuya cross sih wajib kalau udah ada di tokyo! epic banget lah persimpangan itu!

  9. Bushet dah..
    Makasi tipsnya mas
    Fotografer kalau ke sini berasa di surga nih,
    Hahaha

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      lha iya~ akihabara mah surganya fotografer dan otaku :D

  10. Thommy Kusbin says:

    Halo mas Fahmi
    Thanks artikelnya yang menarik
    Saya rencana juga mau beli kamera, tetapi sayangnya saya tidak ke Tokyo, hanya seputaran Kansai saja. Kota pertama yang saya tuju adalah Kyoto. Apa ada rekomen tempat jual kamera di Kyoto, duty free, harga murah, banyak bonus/diskon mungkin?
    Mohon infonya. Mungkin boleh dibantu website2 yang dpt saya kunjungi buat bantu research beli kamera disana nanti

    Thanks mas

  11. Alif_Irawan18 says:

    banyak pertanyaan yg pngen di tanyain , tapi u/ singkatnya pngen tanya kalo beli kamera disana apa semua barang asli atau ada yg KW ?, dan nanti kalo misal dah beli jauh2 disana dan rusak garansinya bisa di pake di indo ngga ?

  12. Itu Sama kyk kamera saya mas bahasa jepang juga hahahaha… Oiya di akihabara jual barang second juga ngga mas??

  13. Helo mas,

    Tips yang ku cari nih. Ciamikk. Pernah ke Akihabara tapi waktu itu yang di cari console game, bukan camera ?. Kalo saya yang dicari pas baru sampe Tokyo itu Shinjuku. Banyak cemilan ?.

    Cheers,
    Ogie

  14. Halo mas, mau nanya kalau saya beli kamera di tokyo dengan harga diatas 10jt, aman masuk custom indo nya ga nih mas ?? Males kan mrk suka cari2 cara bongkar koper kalo liat ada dus2 an … tq

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      sekarang agak ketat, pasti kena bayar cukai masuk kalau ketahuan. Kecuali mungkin beli yang preloved ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *