Kyoto Imperial Palace Park, Saksi Bisu Era Kejayaan Kekaisaran Jepang

Sudah menjadi rahasia umum, kalau Kota Kyoto banyak memiliki tempat – tempat bersejarah. Selain benteng pertahanan para Samurai yaitu Nijo Castle, salah satu yang wajib banget didatangi bagi siapapun yang datang ke kota ini adalah Kyoto Imperial Palace. Mau naik kereta bawah tanah, atau jalan kaki dari Stasiun Kyoto seperti saya? Terserah, yang penting tempat yang satu ini jangan sampai terlewatkan ya!

Kyoto Imperial Palace ini hanya berjarak tempuh sekitar setengah jam berjalan kaki sambil menikmati jalanan Kota Kyoto yang super sepi di pagi hari. Atau, kira – kira sekitar 10 menit naik subway (kereta bawah tanah) dari Stasiun JR Kyoto, melalui Karasuma Subway Line. Kalau naik kereta bawah tanah, saya seharusnya bisa turun di stasiun Marutamachi atau Imadegawa yang pintu keluarnya dekat dengan gerbang pintu masuk ke Kyoto Imperial Palace. Tetapi, karena jalan pagi hari di negara orang itu sangat menyenangkan, saya lebih memilih cara itu.

Peta Kyoto Imperial Palace, kelihatan besar sekali kan tempat ini?
Peta Kyoto Imperial Palace, kelihatan besar sekali kan tempat ini?

Buat yang belum tahu tentang destinasi ini, saya bisa menceritakan sedikit tentang Kyoto Imperial Palace. Istana yang juga dikenal dengan sebutan Kyoto Gosho ini pernah digunakan tempat tinggal keluarga kekaisaran Jepang sampai pada tahun 1868. Namun kemudian, sekarang ini sudah tidak terpakai lagi ketika ibukota Jepang dipindahkan dari Kyoto ke Tokyo. Apalagi jepang sistemnya kan sudah enggak kekaisaran lagi kan?

Kyoto Imperial Palace ini lokasinya terletak di Kyoto-Gyoen (京都 御苑). Sebuah area berbentuk persegi dengan panjang 1.300 meter (4.300 kaki), memanjang dari utara ke selatan dan lebarnya 700 meter (2.300 kaki) dari timur ke barat yang juga terdapat kebun Sento Imperial Palace. Pada awal periode Edo di dekat istana ini ada juga kediaman bangsawan pengadilan tinggi. Namun ketika ibukota dipindahkan ke Tokyo, tempat tinggal para bangsawan tadi dihancurkan hingga menjadi taman yang terbuka untuk umum seperti sekarang.

Bangunan utama ada di ujung jalan ini.
Bangunan utama ada di ujung jalan ini.

Alasan saya mengunjungi Kyoto Imperial Palace ini bukan hanya karena tertarik dengan sejarahnya saja loh. Lokasi istana yang juga merupakan taman kota super besar ditengah kota juga menarik perhatian saya. Apalagi udara akhir musim semi yang sejuk adalah waktu yang pas untuk berjalan – jalan di taman kota. Dan, ini adalah salah satu taman kota yang asik untuk dijelajahi sambil berjalan kaki. *Jadi envy :( kapan ya Jakarta punya taman kota yang nyaman kayak kyoto*

Berapa kali mengamati dengan detail, saya sempat tidak percaya kalau istana yang saat ini berdiri pernah dibangun kembali pada tahun 1855 setelah terbakar. Tidak cuma itu, lokasi istana sendiri pernah dipindahkan selama beberapa kali. Kompleks istana sendiri tertutup oleh dinding panjang mengelilinginya dan terdapat beberapa gerbang untuk masuk. Dilengkapi dengan aula dan kebun yang luas. Dari informasi yang syaa dapatkan, upacara penobatan Kaisar Taisho dan Showa masih diadakan di aula utama istana, tetapi upacara Kaisar yang sekarang berlangsung di Istana Kekaisaran Tokyo.

Banyak pepohonan yang rindang, jadi pagi hari suasananya begitu segar
Banyak pepohonan yang rindang, jadi pagi hari suasananya begitu segar.

Bagian luar istana yang memang berupa taman kota bebas dimasuki oleh siapa saja. Namun untuk memasuki area  istana, hanya bisa dilakukan dengan tur bersama seorang pemandu. Tur bisa dipandu dalam Bahasa Jepang, atau Bahasa Inggris. Tur keliling Kyoto Imperial palace adalah gratis, tapi harus mendaftar terlebih dahulu. Baik secara online atau langsung di Imperial Agency Office yang juga terletak didalam taman Kyoto Imperial.

Tur didalam Kyoto Imperial Palace sendiri akan memerlukan waktu sekitar satu jam didalam area istana. Selama mengikuti tur akan dijelaskan tentang bangunan dan taman yang ada disana. Sayangnya, pengunjung tidak diperbolehkan untuk memasuki bagian dalam istana.

Seorang penduduk setempat sedang bersepeda di area Kyoto Imperial Palace Park.
Seorang penduduk setempat sedang bersepeda di area Kyoto Imperial Palace Park.

O iya, selain istana, ada beberapa tempat bersejarah lainnya yang terletak di taman Kyoto Imperial ini. Seperti Kaninnomiya Mansion yang merupakan bekas kediaman bangsawan yang terbuka untuk umum, terletak di sudut barat daya taman. Atau, ada juga sebuah kuil kecil dengan sebuah kolam.

Tidak lupa juga seperti yang saya sebutkan sebelumnya, taman besar ini juga merupakan ruang rekreasi, taman kota yang tidak mungkin saya temukan di Indonesia. Sebaiknya berkunjung di akhir maret sampai pertengahan april, jangan seperti saya yang datang di bulan mei. Alasannya, dengan datang di waktu yang tepat adalah untuk mendapatkan pemandangan terbaik dari taman ini.

Foto di Kyoto Imperial Palace park ini wajib banget dong :)
Foto di Kyoto Imperial Palace park ini wajib banget dong :)

Yang Perlu Diketahui Dari Kyoto Imperial Palace :

  • Tur gratis di Kyoto Imperial Palace diadakan beberapa kali sehari dalam bahasa Inggris dan Jepang. Tidak ada tur pada hari Minggu dan hari libur nasional, pada hari Sabtu juga tersedia.
  • Untuk memesan tur gratis, perlu mengajukan permohonan terlebih dahulu dengan paspor sebagai identitas di Imperial Household Agency Office yang ada di sudut barat laut Kyoto Imperial Park. Pemesanan bisa dilakukan pada hari yang sama dengan diadakannya tur. Kantornya sendiri buka dari hari Senin sampai Jumat 8:45-12:00 dan 13:00-17:00.
  • Kadang, selama beberapa hari di musim semi dan musim gugur (Musim semi dan gugur biasanya berlangsung dari 4-08 April dan dari 31 Oktober-4 November), Kyoto Imperial Palace dapat dimasuki tanpa pemesanan dan tanpa bergabung dengan tur terlebih dahulu.
  • Lokasi Kyoto Imperial Palace Park bisa ditemukan di Google Maps ini.

O iya, teman – teman yang suka dengan bunga berwarna – warni, ada beberapa bisa kalian lihat di sekeliling Kyoto Imperial Palace Park seperti di foto – foto ini :

Bunga yang belum mekar
Bunga yang belum mekar
Ini bunga apa ya namanya?
Ini bunga apa ya namanya?
Mirip bunga matahari
Mirip bunga matahari
Bunga seperti ini banyak ditemukan disini
Bunga seperti ini banyak ditemukan disini

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
17 Responses
  1. Wah enak banget ya dilihatnya Istana Kekaisaran di Kyoto ini, damai banget kayaknya. Thanks sudah share termasuk tips-tips singkatnya :-)

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: