Backpacker ke Jepang Itu Mahal, Tetapi Bukan Tidak Mungkin!

Yup! Sesuai dengan judulnya, backpacker ke Jepang itu memang mahal! Jangan salahkan siapapun kecuali rupiah yang enggak pernah menguat, sehingga bisa dihitung 1 IDR = 1 YEN, semua itu hanya ada di dunia mimpi, paling enggak untuk saat ini.

Tetapi, backpacker ke jepang bukannya tidak mungkin sama sekali loh! Setelah sejak lama bermimpi untuk pergi ke Jepang dan menyaksikan langsung bunga sakura, mencoba sushi asli jepang, dan bertemu dengan doraemon, tahun 2013 ini adalah realisasinya. Backpacker ke Jepang yang saya lakukan selama 13 hari, totalnya menghabiskan dana sekitar IDR 22.100.000.  Nah mahal kan? Kira – kira rinciannya sebagai berikut.

Backpacker Ke Jepang - Akihabara yang penuh sesak dengan para otaku :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Backpacker Ke Jepang – Akihabara yang penuh sesak dengan para otaku :D

Perincian Dana Backpacker Ke Jepang Saya :

  • IDR 11.000.000 saya tukarkan ke dalam yen, mendapatkan 116.000 Yen untuk uang saku disana 76.000 Yen (makan, hostel, ryokan,tiket masuk tempat wisata, oleh2 sedikit). 40.000 Yen sisanya saya belikan kamera Sony Nex F3. (kurs waktu itu 1 IDR = 94,35 Yen).
  • IDR 4.800.000 saya gunakan untuk membeli Japan Rail Pass yang berlaku untuk 14 hari, jadi dengan ini saya enggak perlu repot – repot mikir alokasi dana untuk beli tiket kereta api Jepang yang terkenal mahal itu. Apa itu Japan Rail Pass? Bisa dibaca disini (Keliling Jepang Dengan Japan Rail Pass).
  • IDR 1.500.000 untuk booking hostel di Tokyo selama 5 hari. Ya, saya cuma memesan hostel untuk 5 hari saja di Tokyo. 8 hari sisanya? Nginep di Bandara, nginep di warnet, nginep di Ryokan ala Jepang.
  • IDR 4.300.000 saya belikan tiket promo Garuda Indonesia. Ya! Tiket promo Garuda Indonesia yang saya beli 8 bulan sebelumnya!
  • IDR 500.000 untuk pengurusan visa. Biaya visa memang sedikit lebih mahal, karena saya lewat agent waktu itu. Bukan karena mencari visa Jepang itu susah, tetapi karena domisili saya waktu itu ada di Bali, dan saya cuma bisa mencari visa di kedutaan besar Jepang Surabaya, maka menggunakan travel agent adalah pilihan yang paling ekonomis. Cuma lebih mahal sekitar 150.000. Harga yang murah demi merealisasikan rencana backpacker ke Jepang selama 13 hari.

Wah! Backpacker Ke jepang 13 hari saja habis IDR  22.100.000!! Mahal Yak!?

Narsis dulu di Akihabara street, ini adalah tempat impian setiap penggemar film anime Jepang!
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Narsis dulu di Akihabara street, ini adalah tempat impian setiap penggemar film anime Jepang!

Weits! Tunggu dulu, mari kita analisis secara sederhana, dana IDR 22.100.000 yang saya habiskan untuk backpacker ke jepang 13 hari itu. Jepang memang negara yang mahaaal! jadi perhitungan angka – angka besar memang tidak terelakkan lagi. yang penting adalah angka yang besar itu optimal, dan value for money.

  • Dengan dana 76.000 Yen saya bisa pergi ke kota – kota ini : Tokyo(Ueno,Akihabara,Kawasaki,Yokohama,Harajuku Takeshita Street, Shibuya, Enoshima),Kyoto, Sendai, Akita, Kakunodate, Kitakami, Aomori, dan Hakodate (Pulau Hokkaido).
  • 10.000 Yen sendiri saya habiskan untuk datang ke Tateyama Kurobe Alpine Route. Mahal emang, tetapi destinasi yang satu ini wajib saya kunjungi ketika backpacker ke jepang. Kapan lagi saya bisa melihat dan memegang salju secara langsung?
  • Saya menginap di penginapan ala jepang dengan harga per malamnya 3600 Yen, total dua malam,kamar luas, ada bathub, bisa make Yukata :D
  • 40.000 Yen saya belikan kamera baru made in japan Sony Nex F3. Sebelumnya saya memang berencana membeli kamera di Jepang, biar semua bagiannya made in japan, yang terkenal bagus kualitasnya itu :)
  • Untuk makan sendiri saya menghabiskan sekitar 30.000 Yen! Saya banyak makan? enggak karena enggak tau kapan saya bisa ke Jepang lagi, saya mencoba banyak makanan yang ada disana mulai dari Onigiri, Ramen Halal, Okonomiyaki, Takoyaki, Sushi asli jepang dan masih banyak lagi jajanan kecil lainnya.
  • Jadi sebenarnya dana backpacker ke jepang yang saya khususkan untuk mengunjungi beberapa destinasi di Jepang hanyalah sekitar 30.000 Yen untuk 13 hari. Itupun saya bisa puas keliling Jepang, bahkan saya bisa sampai Hokkaido :)
  • Cara saya berhemat adalah dengan mengkombinasikan tempat menginap. 1 Malam di Bandara Haneda, 5 malam di Hostel, 2 Malam di Ryokan dan sisanya nginap di warnet :D. tenang saja, warnet pun nyaman buat nginap kok :) bisa sambil internetan dengan kecepatan dewa, dan minuman yang bisa diambil gratis sepuasnya! Apalagi mayoritas warnet yang ditokyo bisa digunakan untuk mandi juga :D. Backpacker ke jepang jangan takut enggak bisa mandi deh.

Nah! Dengan sebegitu banyak pengalaman yang begitu banyak dan tidak terlupakan, masih bilang backpacker ke jepang dengan menghabiskan dana IDR 22.100.000 itu mahal? Relatif juga sih, karena tiap orang  pasti berbeda – beda. Cuma denger – denger kalau paket tur biayanya sekitar 15 juta untuk 7-8 hari, dengan destinasi yang itu – itu saja. Pilih yang mana? Backpacker ke jepang sendiri atau memakai paket tour? Silahkan mulai menabung saja untuk persiapan backpacker ke Jepang ^^

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

90 Responses

  1. Jual Partus Set says:

    wah bikin ngiri aja nih,,,,

  2. tomi says:

    wah ternyata sampean author e. ngiri aku mas sampean wes isok backpacking nang jepang. salam 63 elektro teknik

  3. Emang mahal. Biaya pesawatnya, biaya hidupnya, biaya hotelnya. Udah pengen banget ke Jepang sejak kecil, sejak ketagihan sama Sailor Moon dan Digimon #eh

  4. duhhhhh liat tujuan-tujuannya adi ngiler bro…duitnya pun ngiler juga…nabung nabung…salam backpacker blogger..

  5. Salam traveler….

    Bukannya biasanya pas mau apply visa ke Jepang butuh sertakan bukti booking-an hotel selama di sana?
    Tapi gimana caranya Anda bisa lolos jika nginepnya aja cuma 5 hari??

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      tinggal booking full, print, terus di cancel :) booking lagi cuma 5 hari yang dipake. Di agoda biasa kayak gitu :D Lagian rencana saya enggak fix, jadi rugi kalau booking langsung. mending go show :D

  6. Iqbal Rois says:

    22 juta…? :O *lirik kalung mas nenek*

  7. Hera says:

    mas aku rencananya mau kesana dengan suami,kalo berdua dan tidak ada budget untuk beli kamera
    kira kira perlu budget brapa ya?biar saya bisa menanbung dan punya estimasi,

  8. Dons says:

    Salam kenal
    Mas.. murodo itu bersalju trs? Brp jauh ke tmpt itu dr pusat kota?naik apa yg murah.
    Tks

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      salju ada tiap musim dingin sampe musim semi, cuma hanya dibuka untuk umum pas musim semi kalau pengen liat salju. pas musim dingin tumpukan salju bakal tinggi banget. paling murah beli JR pass (naik kereta jepang unlimited), sudah saya tulis juga, bisa di bongkar2. murodo bisa masuk dari kota toyama atau shinano-omachi :)

  9. Heri says:

    Wah.. Mas bisa yah buat visa jepang lewat agent, oh yah mas kemarin pake agent mana? syarat-syaratnya apa ajah yah ? tenkyu :)

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      bisa, tapi rada ribet dikit :D syaratnya sama kayak di kedutaan, karena agenpun fungsinya cuma kurir yang nganterin dokumen ke kedutaan. soalnya emang ga bisa datang langsung ke kedutaannya :)

  10. dita says:

    errr mahal juga yaaa 22 jutaaaa huhuhuhu
    mas, boleh bagi itinerary + budget via email gak?
    makasih

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      iya, mayan :D tapi jauuuuuuuuuuuuh lebih murah dari pengalaman yang didapat. nah, itu kemaren ga pake itinerary yang detail, cuma mau pergi lewatin kota mana aja gituu. kemarin sih rutenya Tokyo – Kitakami – Kakunodate – Akita – Aomori – Hakodate – Aomori – Tokyo – Kyoto – Tokyo lagi sampe pulang :D jadi ndak ada rencana detailnya, the plan is no plan lah :D

  11. yoga pamungkas says:

    sugeng siang, mas kumendan
    mangape mas, saya mau tanya mas kumendan, kalo sekarang ke tokyo 3 hari nan saja, kira2 habis berapa juta ya, termasuk bikin visa + passport, makasih mas kumendan

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      visa sama passport kira2 800 an, biaya per hari di tokto sekitar 500 ribuan per hari, termasuk menginap. kalau pesawat beda2 tergantung maskapai sama promo atau enggak :)

  12. Bangkit KuDOu says:

    Salut kpd mas Rijal Fahmi Mohamadi yg sdah solo backpackeran ke jepang.. mas mau tanya nie buat visa jepang nya lewat agent ya? Nah agent nya itu nyari dimana ya? Hehe ato ke kedutaanya dulu? Sharing tips nya dong biar buat visa jepangnya diterima.. salam kenal sebelumnya…

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      kalau deket sama kedutaanya sih mending bikin sendiri, enggak pake ribet aslinya. Saya bikin visa jepang pakai travel agent karena terpaksa, saya dulu lokasinya dibali sementara ktp saya jawa timur, yang harus bikin visa di konjen jepang surabaya :) cek dulu harus bikin visanya di konjen yang mana, baru putusin harus pake travel agent atau enggak. soalnya kalau buat visa jepang, travel agent itu gak beda sama kurir doang :D kalaupun harus make agen, cari agen deket rumah aja, bisa apa enggak mereka :)

      • Arif says:

        Dear: Mas Rijal salam kenal

        mau numpang tanya,
        -jika kita 8hr disana, perlu ga pesan tiket JR pass, niatnya 8hr itu disekitaran tokyo dan osaka, jika tidak pesan JR pass apakah nntinya biaya utk transportasi mnjadi mahal?
        -jika ingin ke gunung fuji apkh bisa menggunakan JR pass itu
        -Penginapan hostel yang terjangkau itu di sekitar mana ya kalau di tokyo, mgkn ada saran yg cocok utk muslim dan tidak jauh dr sarana transportasi

        jika ada yg ingin ditanyakan lagi nnti menyusul ya Mas..
        Terimakasih sebelumnya..

        • Rijal Fahmi Mohamadi says:

          keputusan beli atau tidak nya JR pas tergantung mau banyak pindah2 kota atau enggak. kalau cuma tokyo saja, mungking tidak perlu beli JR pass. contohnya saja sekali jalan pake shinkansen di sana bisa 7000-10000 yen. dan kalau banyak keliling seperti saya kemarin pasti mahal sekali. Ke gunung fuji sepertinya bisa pake JR pass, cuma tolong di cari info lagi, soalnyas saya belum sampe fujiyama ^^ takut salah kasih info nanti.

          Hostel cari yang murah biasanya saya selalu pake ini :) Agoda.com

          • Arif says:

            Dear: Mas Rijal

            terimakasih atas responnya…

            ingin bertanya lagi :D

            berarti jika hanya disekitaran tokyo dan osaka dirasa tidak perlu untuk membeli JR pass,

            kami berniat selama 8 hr itu akan banyak keliling tokyo mas, untuk jarak disekitaran kota tokyo apakah nantinya akan menghabiskan banyak biaya untuk transportasi.

            untuk hostel saya sempat lihat agoda sprtinya walayah asakusa cukup menjangkau wilayah tujuan wisata di tokyo mas?

          • Rijal Fahmi Mohamadi says:

            Kemungkinan iya, cuma banyak atau sedikitnya biaya transportasi tergantung seberapa sering naik kereta dan seberapa sering jalan kaki :D saya dulu berhemat dengan cara banyak – banyakin jalan kaki :) O iya, ada satu website yang bisa digunakan untuk menghitung kisaran biaya transportasi yang akan dipakai disana, namanya hyperpedia(http://www.hyperdia.com/en/) lumayan akurat kok. Terus, mengenai hostel atau hotel di tokyo, yang penting gak terlalu jauh dengan stasiun kereta saja. jalan kaki 5-10 menit ke stasiun masih jarak yang normal. soalnya hampir seluruh jepang itu bisa dijangkau dengan kereta dan subway :)

  13. andi says:

    lah ne wis mbojo piye mz brooo?po iso bagpacker?

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      bisa mas, semua tergantung prioritas dana mau dibagi kemana aja. :) ada banyak kok yang udah berkeluarga tetep traveling :)

  14. Dion says:

    Mantep backpacking sampai buat memang budget harus agak mahal, tapi dapet keinginan dan kepuasaan ga bisa dihitung dengan uang… terima kasih udah share dan informasinya mantep

  15. Ajie Hatadji says:

    160.000 yen (setelah dikurangi kamera 40.000yen) is a great amount of money to spend in Japan. Aku rasa sudah masuk kategori mahal, meskipun dana segitu sudah termasuk belanja. Aku kesana akhir Mei 2014, habis sekitar 100.000 yen termasuk tiket dengan tujuan Nagoya-Ise-Kyoto-Igaueno-Osaka-Tokyo-Mt.Fuji (kawaguchiko lake)-Nagoya.

    Saranku buat yang mau kesana, habiskan semingguan di satu daerah (kansai, misalnya) dan gunakan tiket Kintetsu Rail Pass yang cover perjalanan antar kota di daerah kansai. atau coba yang untuk daerah utara. JR pass terlalu mahal untuk dibeli apabila kita hanya stay di satu wilayah.

    Kemudian, jangan terlalu ambisius dengan kota-kota yang dikunjungi. aku menyesal pergi ke Tokyo (alih2 stay di daeah kansai) karena 3hari/kota itu melelahkan. Nikmati perjalananmu, karena menurutku Jepang sangat tidak cocok untuk city-hopping. Budaya yang homogen dengan biaya transport yang mahal membuat city-hopping tidak senikmat, misal, di Indonesia.

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Sesuai dengan judul, ke jepang memang mahal :D well, destinasi favorit tiap orang pasti beda beda. Mau ke jepang bagian mana, mau city hopping, atau mau enjoy di satu tempat. Ini sebenarnya malah setengah rute loh, soalnya target malah ingin sampe sapporo by train. Itu kenapa saya beli jr pass. Tapi buat yang gak mau keliling2 gausah beli jr pass. Lumayan penghematan 4.800.000 :)

  16. 22 juta? Wow… Buat anak baru lulus SMA *masih ditanggung orang tua* angka segitu ga main main. Tapi pengen juga sesekali ke Jepang. Kayaknya asik.

    T,T itu tidur di warnet rasanya kayak mana? *bayangin tidur di warnet Indo*

    @misfil

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Mimpinya mulai sekarang dong :D Itu saya pengen ke jepang mulai dari SMA dulu~ entah berapa kali gagal percobaanya. Mulai dari beasiswa, pertukaran pelajar, eh ternyata bisa kesana dengan kemampuan sendiri akhirnya :) terus bermimpi dan diperjuangkan :D Btw, warnet di jepang enak, dan aman kok. tips kalau mau ngirit :D *jangan dibandingin sama warnet di indonesia ya* :P

  17. JEPANG, masih menjadi dream destination saya semoga tahun depan impian saya ini bisa terlaksana dan semoga wacana bebas visa bagi indonesia walaupun hanya 15 hari bisa terealisasikan. amin…….

    regards
    @budyjullianto

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Heheee, iya banyak yang pengen pergi kesana memang :D Kalau ngincer free visa, segera ganti ke e-passport ya. Karena kabarnya, free visa jepang itu cuma buat pemegang e-passport indonesia saja :))

  18. Pengen banget menginjakkan kaki di Negeri Sakura tersebut. Tapi, biaya ke sana amat sangat mahal yah Itu kalo di rupiahin jadi berapa?

    Gan, sewaktu-waktu bahas juga dong, hal-hal yang perlu kita waspadai kalo lagi di luar, biar kita bisa waspada dan tidak tertipu oleh warga lokal yang hanya ingin memanfaatkan kita saja. Oh, iya aku pernah dengar Jepang itu bebas yah adult videonya, dan yang bikin serem adalah, bahwa itu bebas di jual di toko-toko dan siapa saja bisa jadi modelnya. Terkadang wanita-wanita belia yang jadi model video itu, diculik di jalanan. Bener ga sih??

    Ah, sudahlah saya tetap cinta JEpang kok.
    @rin_mizsipoel

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Kalau saya, asal kita sering baik sama orang di jalanan, insyaallah orang lain pasti selalu baik sama kita :D percaya sama hukum karma deh. tapi ya tetep waspada ya, “use our common sense” istilahnya :D. terus kalau di jepang memang ada toko khusus yang menjual adult video dan sex toys. cuma kalau yang sampai diculik di jalanan kurang tahu ya ^^. over all jepang sangat aman, bahkan untuk yang pertama kali kesana, dan jalan2 sendiri :D

  19. Sofhy Haisyah says:

    Keren kak :D

    Lagi ikut giveaway #CatperkuBagiParcel

    @Sofhy_Haisyah

  20. Windy Agustin says:

    Saya juga pengen ke Jepang, tapi bukan backpaker, mau ke sana lewat beasiswa pendidikan/pertukaran pelajar. Semoga bisa. Amin ^^
    @windyagustin8

  21. iis istichomah says:

    itu duit bang 22jt? ahahhahaha..

    sedang dalam proses menabung nih, tp nge-budgetin 20jt doang, bisa gak yah?
    kebetulan ada si ada tante yg tinggal disana, bisa kali ya nebeng tidur + makan :D

    • iis istichomah says:

      oiya lupa akun twitter: @hayisty

      #LagiIkutanGiveaway #CatperkuBagiParcel :D

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      hahaa, iya dit bukan daun :P 20 JT bisa sih, itu soalnya kan sama beli kamera. jadi sebenarnya bisa di teken sampe 18 an. lagian sebenarnya tergantung kamu mau kemana aja, kalau mau murah banyakin jalan kaki, makan seadanya aja :p kalau mau enjoy ya jangan pelit2 kapan lagi bisa maen ke jepang :D

  22. Irfan Setiawan says:

    Itu waktu lg di stasiun dan mau naik kereta menggunakan JR Pass, bagaimana penggunaannya? stasiun2 di jepang kebanyakan tulisan2nya menggunakan bahasa jepang semua atau tidak ya? seperti informasi jadwal keberangkatan dan ketibaan kereta.. mudah kah?
    hehe maaf banyak tanya ka

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      penggunaannya tinggal lewat jalur khusus yang dijaga petugas, terus tunjukkan JR Pass kamu, sudah begitu saja :D kalau tulisan di stasiun berbahasa jepang hiragana dan romaji, jadi paling enggak masih bisa baca spellingnya. jadwal juga gitu, meski kadang ada juga yang pake hiragana saja. :D

      • Irfan Setiawan says:

        hoo.. thank you infonya :D
        oh ya mau tanya lg, skrng saya baru lulus SMA, dan katakanlah saya mempunyai budget yg cukup ditabungan bank untuk liburan ke Jepang, dan saya tahun ini tidak berencana utk melanjutkan pendidikan sementara (melainkan tahun depan).
        pertanyaannya, dgn keadaan ‘menganggur’ saya, apa bisa mendapatkan VISA Jepang dgn mudah?
        sementara saya pernah dengar bahwa mengurus VISA Jepang itu susah..
        makasih :D

        • Rijal Fahmi Mohamadi says:

          bisa :) tapi harus ada surat referensi dari orang tua kalau ga salah. detailnya bisa ditanyakan ke kedutaan atau konsulat jepang langsung :D

  23. Rifqy Faiza Rahman says:

    IDR 22 juta? #ngilernetes…. :3

  24. kris soe says:

    Setelah backpaker asean mmg hrs jepang lanjutannya.sy sdh 2 kl ke sana dan ga ada kata bosen.yg penting niat dan semangat.langkah berikutnya lakukan penghematan dlm segala hal.shg duit bisa terkumpul.bayangkan…kita menelusuri jlnan disana…jelas pengalaman yg menarik.

  25. kris soe says:

    Hehehe…..jd intinya bkn 1 atau 2 kali perginya.tp kualitasnya.dan jujur 2 kl kepergian sy ke jepang kalah kualitasnya dg tulisan ini.luar biasa sdr rijal fahmi dg “kenekatannya”.sgt detail…sgt terukur dan penuh semangat.bagi temen2 yg mmg ingin ke jepang bekali bacpaker kalian dgn terus membaca tulisan2 spt tulisan sdr rijal fahmi ini.maju trs backpaker mania.

    • Rijal Fahmi says:

      hehee, terimakasih :) memang kadang untuk mewujudkan sesuatu itu perlu sedikit nekat. Dan semoga tulisan saya bisa menginspirasi buat temen – temen backpacker lain :D

  26. 22 jt, 13 hari, dgn segitu bnyknya tempat yg kamu datangin, itu MURAH BANGET lahh! Naik Garuda pulak ;p Keren mas… Tapi kalo tujuanku kesana cm mw nyobain roller coasternya yg banyak macem dan extreme2 itu, kyknya budgetku hrs lbh lg yak… themepark di sana mahal2 ya katanya…

    • Rijal Fahmi says:

      Tapi sekarang kayaknya udah jarang banget garuda dapet murah T_T kalu mau murah harus naik maskapai LCC :D aku pengen kesana lagi juga, mau ke FUJI Q T_T kelewatan kemaren~

  27. andi ikram says:

    salam kenal dik rijal
    kebetulan saya 15 tahun lalu pernah tinggal di jepang selama 4 tahun.trus sekarang jadi pingin lagi kesana
    rencananya sih insya allah bulan 1 ,2015.saya cuma kepikir pengurusan visanya kata orang sih susah ngurusnya.
    gimana yah,,

    • Rijal Fahmi says:

      Enggak, ngurus visa jepang kalau bisa diurus sendiri saja, lebih gampang gak pake ribet. Asal semua dokumennya lengkap dan sesuai persyaratan :)

  28. Rizki says:

    Halo Fahmi, salam kenal, saya rencana ke Jepang tahun depan, dah beli tiket. hehee. Bisa minta rekomendasi hotelnya yang katanya 3600 yen itu? dimana ya? Apa dekat stasiun letaknya?
    Bisa minta email/ contact buat tanya2 kalau ga keberatan? Thanks before :)
    Uda ga sabar mau backpacker hehee

  29. ivan says:

    mau nanya mas klo boleh tau mas brangkat ke jepang bulan apa yah itu?
    saya sendiri berniat ke jepang tapi bingung bulan yang bagus buat liburan ke jepang,
    rencana sih antara spring atau fall.. winter sebenernya ga masalah jg, asal bukan summer.
    summer katanya bnyk banget turis dan harga sgala macam naik.
    ada rekomen tanggal mas?

  30. mahal di beli kameranya yah, gue kmarin abis 11,5 semuanya uda sama tiket pesawat dan visa, untuk 7 hari di jepang dan 2 hari di manilla (karena transit)

    • Rijal Fahmi says:

      Wakakak iyak, kameranya 40 ribuan yen sendiri sih XD Tapi demi pengen punya kamera made in japan tak masalah. hehee

  31. novanur22 says:

    Mantap,
    Saya cuma pernah keliling kansai doank.
    Pengen nyoba backpacker jg ke hokkaido

  32. Duh, impian banget bisa backpacking ke Nippon. Tapi ya Jepang memang terkenal living cost-nya yang mahal. Wish me luck deh, mudah-mudahan bisa maen ke sana. Aamiin..

  33. Ari Prasetyo says:

    Wih, akihabara. Sebagai salah satu orang dengan hobi menonton Anime, gue iri nih.. :D

  34. Sati says:

    Waduh .., 22 juta itu bagi saya mahal mas.. Hehehe.. :D

  35. arrtdiva says:

    Alhamdulillah sudah terlaksana ke Jepang. Tapi enggak cukup sekali ya? Bikin nagih.

  36. traveling-kuliner says:

    wow mahal juga yach jalan-jalan kesana… harus nabung dulu nih. seharga motor baru. hehe

  37. Bresti Alma says:

    halo mas, maaf bisa share ga itin yg ke hokkaido sama aplhine route, saya tertarik ke 2 tempat itu tapi masih bingung kemana aja dan mana yg lebih worth buat didatengin hehe thankyou.

  1. October 12, 2013

    […] Backpacker ke Jepang Itu Mahal, Tetapi Bukan Tidak Mungkin! […]

  2. October 16, 2013

    […] tanpa itinerari ketika backpacking ke jepang selama 13 hari di Jepang sukses membawa saya ke sebuah desa terpencil yang pernah menjadi tempat tinggal para […]

  3. October 28, 2013

    […] dari bunga ini hanya bisa hidup di negara subtropis semacam Jepang saja ya? Atau saya memang datang ke Jepang di musim yang pas? Menjelang musim panas, di akhir musim semi […]

  4. November 7, 2013

    […] yang sudah saya temui di Kawasaki City sebelumnya. Hei – hei!? Siapa bilang kucing di Jepang cuma Doraemon saja? Masih ada beberapa kucing lucu ini […]

  5. November 19, 2013

    […] ada juga yang karena harga properti di Tokyo mahal sekali harganya. Atau yang seperti saya, nekat backpacking ke Jepang selama 13 hari dengan dana yang […]

  6. December 4, 2013

    […] – macam sayur lokal, hinga perlengkapan dapur. Buat saya sendiri, traveler yang datang ke Jepang dengan budget minim, Nishiki Market adalah surga! Kenapa bisa […]

  7. January 13, 2014

    […] namanya seafood, lokasinya pun yang paling masuk akal untuk ditemukan. Paling tidak, untuk seorang backpacker nekat seperti saya, yang akan melakukan perjalanan selama 13 hari di Jepang tanpa rencana […]

  8. January 20, 2014

    […] ratus meter saja dari Stasiun JR Shibuya, setelah keluar dari Hachiko Exit. Nah, buat yang mau nekat ke Jepang dengan modal minim, mungkin bisa diakali dengan menginap di warnet ketika di Jepang dong? Tapi kalau suka dengan […]

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: