Jalan-Jalan Tanpa Rencana Ke Kota Kanazawa

Sudah sejak lama saya pengen kembali berkunjung ke Jepang setelah kunjungan pertama saya di 2013. Awal Januari lalu saya sempat melihat ada tiket murah ke Jepang dari Kuala Lumpur, untuk keberangkatan Februari 2017. Rencananya pulang dari New Zealand langsung bablas ke Jepang gitu.

Namun akhirnya tiket murah ke Jepang itu saya lewatkan begitu saja. Selain karena memang masih ada beberapa kerjaan belum selesai, perjalanan sebulan di New Zealand cukup menghabiskan tenaga. Kalaupun kemarin saya jadi pergi ke Jepang lagi di bulan Februari, saya hanya ingin menuntaskan untuk berkeliling sekitar Tokyo, menikmati akhir musim dingin dan berkunjung ke salah satu Amusemen Park, Fuji Q.

Akhirnya sampe Jepang lagiii!
Akhirnya sampe Jepang lagiii!

Namun apa dikata, rencana-adalah rencana, takdir sudah tertoreh. Ternyata saya malah memenangkan hadiah dari lomba blog yang diadakan oleh H.I.S Travel kemarin disini. Salah satu tujuannya adalah ke Kota Kanzawa, kota yang nggak pernah terpikirkan sebelumnya.

Terus terang saya nggak begitu tahu dengan Kanazawa, jadi kali ini saya nggak mempunyai ekspektasi tinggi. Kalau boleh saya bilang istilahnya, let it flow saja, jalan-jalan tanpa rencana. Namun kadang traveling tanpa rencana malah menyenangkan bukan? Saya sempat mengalaminya beberapa kali kok.

O iya, perjalanan ke Kanazawa ini dipersiapkan lewat HAnavi, sebuah paket perjalanan berupa tiket pesawat dan hotel dari HISGO Indonesia. Jadi saya nggak perlu lagi ribet cari tiket di Jepang. Di bandara dan hotel saya juga tinggal kasih lihat passport untuk masalah cek in.

Terbang ke Komatsu Airport yang berada di dekat Kanazawa dengan ANA. Disiapin pake HAnavi dari HISGO Indonesia.
Terbang ke Komatsu Airport yang berada di dekat Kanazawa dengan ANA. Disiapin pake HAnavi dari HISGO Indonesia.
Pemandangan selama terbang ke Kanazawa dari Haneda. Sepertinya ini rangkaian pegunungan Tateyama
Pemandangan selama terbang ke Kanazawa dari Haneda. Sepertinya ini rangkaian pegunungan Tateyama

Singkatnya setelah menghabiskan semalam waktu di Tokyo, pagi harinya saya terbang ke Kanazawa dari Bandara Haneda. Nantinya saya akan mendarat di Komatsu AIirport, yang ternyata masih berada sekitar satu jam dari Kanazawa.

Awalnya sempat bingung dengan transportasi ke hotel yang ada di Kanazawa dari Bandara Komatsu. Namun setelah cari sedikit informasi, ternyata transportasi ke Kanazawa-nya nggak ribet. Bisa naik Shuttle Bus dari Komatsu Airport, atau naik kereta dari JR Komatsu Station.

Setelah adegan selfie ini, saya salah naik kereta
Setelah adegan selfie ini, saya salah naik kereta

Karena hotel tempat saya menginap di Kanazawa lebih dekat dengan stasiun kereta, saya akhirnya memilih naik kereta saja. Untuk rutenya kira-kira seperti ini: Bandara Komatsu – Naik Bus Dari Bandara Ke JR Komatsu – JR Komatsu Station – JR Nishi-Kanazawa Station – Jalan Kaki 5 Menit – Shin-Nishi Kanazawa – Nomachi – Jalan Kaki 5 Menit – Hotel Tempat Saya Menginap Di Kanazawa.

Transportasinya memang nyambung-nyambung, dan saya memerlukan waktu lebih dari satu jam untuk sampai ke hotel. Itu juga saya sempet salah arah pas naik kereta ke Nishi Kanazawa. Tapi itu nggak masalah buat saya, toh cek in masih lama. Selain itu bagian paling menarik kalau lagi traveling ke Jepang adalah bagian nyasarnya. Sambil nyasar, sambil menikmati suasana lokal gitu.

Cara Pergi Ke Kanazawa Dari Komatsu Airport Dengan Transportasi Umum

Kalau dengan foto kira-kira seperti ini perjalanan saya dari Komatsu Airport Hingga Kanazawa. Nyasarnya nggak usah ditiru ya.

Naik bus ini dari Komatsu Airport sampai ke JR Komatsu Station
Naik bus ini dari Komatsu Airport sampai ke JR Komatsu Station
Beli tiket ke Stasiun Nishi-Kanazawa. Harusnya saya bisa pake Suica Card yang sudah saya beli di Tokyo. Karena kata teman, kartu itu sudah bisa digunakan di seluruh Jepang.
Beli tiket ke Stasiun Nishi-Kanazawa. Harusnya saya bisa pake Suica Card yang sudah saya beli di Tokyo. Karena kata teman, kartu itu sudah bisa digunakan di seluruh Jepang.
Karena nyasar salah kereta, saya turun di stasiun selanjutnya
Karena nyasar salah kereta, saya turun di stasiun selanjutnya
Naik kereta lokal dari Shin-Nishi Kanazawa sampai Nomachi station
Naik kereta lokal dari Shin-Nishi Kanazawa sampai Nomachi station

Datang Terlalu Awal, Belum Bisa Cek In Hotel

Kalau di Indonesia, datang terlalu awal ketika cek in kadang masih bisa nego early cek in tanpa tambahan biaya. Sementara di Jepang, rata-rata waktu cek in adalah jam 3 sore waktu Jepang. Nggak bisa nego, nggak bisa dipercepat. Kecuali mau bayar biaya tambahan yang mahalnya gak kira-kira. Kemarin sempet ada bule yang mau early cek in, tapi nggak jadi karena disuruh bayar 3000 JPY lebih!

Sialnya, meski pake nyasar salah kereta, saya tetap sampai di hotel sebelum jam 3 sore. Itu artinya saya harus menghabiskan waktu dengan keliling Kota Kanazawa terlebih dahulu sebelum cek in. Beruntung hotel tempat menginap memperbolehkan saya untuk menitipkan tas koper segede gaban yang saya bawa tanpa dipungut biaya. Jadinya setelah nitip koper saya bisa bebas bergerak hanya dengan membawa tas kamera saya yang baru.

Baiklah, mungkin lebih baik kenalan dulu secara singkat dengan Kota Kanazawa sebelum menjelajah lebih dalam. Tak lupa saya mengambil brosur panduan turis dari hotel untuk bekal keliling kota. Beruntung banget lho, hotel tempat saya menginap ini menyediakan brosur informasi wisata dalam bahasa inggris. Padahal seringnya kalau di kota yang gak umum seperti ini cuma ada panduan wisata berbahasa Jepang.

Sebenarnya ada bus umum, tapi saya lebih suka keliling Kota Kanazawa dengan jalan kaki
Sebenarnya ada bus umum, tapi saya lebih suka keliling Kota Kanazawa dengan jalan kaki

Memang kebiasan saya ketika menginap di suatu tempat, saya pasti menyempatkan diri untuk menjelajah sekitar hotel sampai sekitar radius 1km. Dan kalau datang tanpa persiapan, saya bakalan jalan random saja mengikuti intuisi. Di Kanazawa hal itu juga saya lakukan. Eh tapi sambil sedikit mengintip panduan dari hotel :P

Tetapi yang jelas, waktu itu saya hanya berjalan kaki mengikuti petunjuk lalu-lintas yang menginformasikan arah ke pusat kota. Saya penasaran bagaimana bentuk kota yang lolos dari bumi hangus pasukan sekutu di perang dunia kedua ini. Memang dari informasi yang saya baca, Kanazawa ini adalah kota kedua yang paling selamat dari kengerian carpet bombing pasukan sekutu setelah Kyoto.

Namun ketika saya baru berjalan sampai sebuah jembatan baja yang berwarna biru, fokus saya sudah teralihkan. Dibawah jembatan itu adalah bantaran sungai yang juga terdapat jalur untuk pejalan kaki. Sementara itu di kejauhan ada banyak pepohonan yang dengan mudah saya kenali.

Salah satu moment yang paling saya suka ketika menyusuri Sungai Saigawa di Kanazawa
Salah satu moment yang paling saya suka ketika menyusuri Sungai Saigawa di Kanazawa

Ohh, Akhirnya setelah sekian lama… Sakura!! Lagi!

Tampaknya saya kurang banyak menggali informasi. Kanazawa ini ternyata nggak cuma sebagai kota transit menuju Sirakawa Go atau Tateyama Kurobe Alpine Route. Namun kota ini adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati sakura di Jepang. Terutama di area bantaran Sungai Saigawa.

Bantaran Sungai Saigawa yang penuh dengan Pohon Sakura
Bantaran Sungai Saigawa yang penuh dengan Pohon Sakura

Sepanjang mata memandang, saya menemukan puluhan pohon sakura yang berada di sisi kanan dan kiri bantaran Sungai Saigawa. Beberapa orang juga tampak menikmati suasana sore hari, bercengkrama bersama teman atau keluarga, piknik dibawah Pohon Sakura.

Tak perlu waktu lama untuk membuat saya membatalkan niat berkeliling pusat Kota Kanazawa. Menyusuri bantaran Sungai Saigawa, berburu moment dibawah Pohon Sakura jauh lebih menarik. Sekalian saja saya ikutan piknik. Kebetulan saya sempat membeli sebungkus Roti, Onigiri, dan sebotol soda. Lebih baik saya bersantai, sampai saya bisa cek in hotel pada jam tiga.

Selama di Jepang saya lebih banyak jajan seperti ini daripada makan di resto
Selama di Jepang saya lebih banyak jajan seperti ini daripada makan di resto

Yuk piknik asik dibawah Pohon Sakura!?

 

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

50 Responses
  1. piknik asik di bawah pohon sakura sambil berduaan sama sang terkasih kayaknya enak, mas hahaha.

    kalau nyasar nggak bingung dengan bahasa tulisan yang digunakan, mas? atau ada petunjuk dalam bentuk alfabet?

    1. masih ada tulisan romaji, bahasa jepang dalam huruf latin gitu. Kalau kemarin sih make google maps banget, sampe salah arah pun tahu. Nyasarnya kemaren gara-gara keasikan selfie, jadi salah baca petunjuk *malu* XD

    1. Kanazawa itu dekat laut jepang, tokyo ke timur banget. Kalau naik pesawat sejam, naik shinkansen 2,5 jam deh. Biasanya orang ke kanazawa buat transit sebelum ke Tateyama Kurobe atau Shirakawa Go :D

  2. Aku baru nih dengar nama Kanazawa dan kaya nya menarik banget. Gak terlalu besar, tapi menyenangkan, terutama suasana pinggir sungainya.

    Ternyata dirimu pemenang lomba jalan-jalan ke Jepang kemarin itu Mi :-)

        1. iya! ternyata orang ke Kanazawa ini biasanya buat transit aja sebelum ke Shirakawa-Go atau ke Tateyama Kurobe :D Nah Shirakawa-Go kan terkenalnya pas winter, jadi mungkin karena itu banyak yang nggak tau kalau sakura musim semi di Kanazawa kece badai! :D

          1. Jadi bisa dibilang Kanazawa ini tempat alternatif untuk menikmati spring di Jepang ya Mi? Yang gak terlalu ramai, tapi tetap indah gitu :-)

  3. Wah sekitar rumahku.
    Asiik akhirnya ada turis yang mengakui Saigawa itu indah. Selama ini kalo ditanya tempat favorit di Kanazawa, selain tempat yg udah umum,selalu nyebut Saigawa. Hampir tiap hari lewat sana.

  4. falahalfal9

    Aduhh mass.. iri dehh liatnya, apalagi ngeliat pemandangan pohon-pohon sakura pasti indah banget pemandangannya ya..

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: