Rekomendasi Tempat Makan Ramen Halal Di Jepang Tahun 2024

Ramen Halal Jepang memang ada? Adalah Ramen (ラーメン), makanan khas Jepang yang paling ingin saya coba ketika traveling kesana. Dan kali ini travel blog Indonesia catperku.com akan merekomendasikan beberapa tempat makan kedai ramen halal yang ada di Tokyo, Osaka dan beberapa kota di Jepang lainnya.

Saya terpengaruh ingin menjajal makanan bernama Ramen ini karena terpengaruh dengan beberapa komik jepang seperti Ranma, Doraemon dan Naruto :D absurd kan?

Pun begitu, saya sangat penasaran dengan makanan yang berbahan dasar mie sebagai karbohidrat utamanya.

Sayang seribu sayang, rata – rata bahan pelengkap dari ramen adalah “pork” yang notabene saya dan semua orang muslim lainnya tidak bisa memakannya.

Pupus sudah keinginan saya untuk menjajal si Ramen yang begitu terkenal ini meskipun saya sudah memengang tiket untuk ke Jepang.

Mungkin saya harus puas dengan melihatnya saja, tanpa mencobanya. Kecuali ada ramen halal disana.

Rekomendasi Tempat Makan Mie Ramen Halal Di Jepang Lengkap Tahun 2024

Ramen Seafood yang pedas kesukaan saya!
Ramen Seafood yang pedas kesukaan saya!

Banyak ditemukan di beberapa kota termasuk Tokyo

Daftar Tempat Makan Ramen Halal Di Tokyo Terbaru Tahun 2024

Tokyo, Jepang, dikenal sebagai kota dengan banyak restoran dan kedai makanan yang terkenal di seluruh dunia.

Salah satu jenis makanan dan kuliner yang paling populer di Tokyo untuk wisatawan dari Indonesia adalah ramen.

Ramen ini adalah mi instan khas Jepang yang biasanya disajikan dengan kuah kaldu yang gurih dan berbagai bahan tambahan seperti daging, sayuran, dan telur.

Namun, bagi wisatawan Muslim, menemukan kedai makanan halal di Tokyo Jepang bisa menjadi tantangan.

Berikut adalah beberapa rekomendasi kedai ramen halal di Tokyo yang layak dikunjungi.

Ramen Honolu Ebisu

Kedai ramen halal berikutnya yang direkomendasikan adalah Ramen Honolu Ebisu, yang terletak di daerah Ebisu.

Kedai ini menyajikan makanan halal yang dibuat dengan bahan-bahan halal dan dikukus, bukan digoreng.

Kedai ini memiliki ramen dengan berbagai jenis kuah, seperti Shoyu, Shio, yang semuanya lezat dan otentik.

Selain itu, kedai ini juga menyajikan hidangan pendamping seperti chicken karaage dan gyudon yang halal.

Kamu bisa melihat menu yang mereka sediakan di akun instagramnya di : https://www.instagram.com/honoluramen/

Ayam-YA Okachimachi Tokyo

Ayam-YA, restoran Ramen Halal yang sudah hadir lebih dulu di Kyoto dan Kuala Lumpur, Malaysia, kini membuka cabang baru di Tokyo.

Di sini, kamu dapat menikmati Ramen Halal dengan sup ayam yang kental dan berwarna putih, tanpa tambahan bahan kimia yang berbahaya.

Restoran ini terletak hanya 2 menit berjalan kaki dari Masjid Ueno Okachimachi.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Ramen Halal yang telah menjadi populer di negara asalnya dan di berbagai negara lainnya.

Alamatnya berada di Japan, 〒111-0041 Tokyo, Taito City, Motoasakusa, 3 Chome−10−3 シャトー元浅草 yang bisa dikunjungi dengan menggunakan petunjuk lokasi di peta yang ada di bawah ini.

Halal Ramen Ouka

Kedai ramen halal berikutnya yang direkomendasikan adalah Halal Ramen Ouka, yang terletak di daerah Shibuya.

Kedai ini menyajikan makanan halal yang dibuat dengan bahan-bahan alami dan tidak menggunakan MSG (monosodium glutamat).

Kedai ini juga menyajikan ramen dalam berbagai rasa seperti Shoyu, Shio, dan Tsukemen, yang semuanya lezat dan autentik.

Selain itu, kedai ini juga menawarkan hidangan lain seperti gyoza dan chicken karaage yang halal.

Sayangnya karena ada masalah, kedai ramen ini tutup, seperti yang diinformasikan di akun instagram mereka : https://www.instagram.com/ramen.ouka_shinjuku.

Padahal enak banget lho :(

Naritaya Halal Ramen

Kedai ramen halal yang pertama adalah Naritaya Halal Ramen, yang terletak di dekat Stasiun Asakusa.

Kedai ini menjadi populer di kalangan pelancong Muslim karena menyajikan makanan halal yang lezat dan menggugah selera.

Kedai ini memiliki berbagai macam ramen yang tersedia, seperti Shio (kaldu garam), Shoyu (kaldu kecap), dan Miso (kaldu pasta kedelai), dan semuanya dibuat dengan bahan-bahan halal.

Selain itu, kedai ini juga menyediakan berbagai hidangan Jepang lainnya, seperti curry dan donburi, yang semuanya halal.

( Menurut google sudah tutup permanen )

Itulah beberapa rekomendasi kedai makan halal di Tokyo yang dapat dikunjungi

Daftar Tempat Makan Ramen Halal Di Osaka Terbaru Tahun 2024

Osaka, Jepang, merupakan kota terbesar kedua di Jepang dan terkenal dengan makanan-makanannya yang enak dan lezat.

Salah satu makanan yang menjadi primadona di Osaka adalah ramen, mi instan yang biasanya disajikan dengan kuah kaldu yang gurih dan berbagai bahan tambahan seperti daging, sayuran, dan telur.

Bagi wisatawan Muslim, menemukan kedai makanan halal di Osaka Jepang bisa menjadi tantangan.

Berikut adalah beberapa rekomendasi kedai ramen halal di Osaka yang layak dikunjungi.

Ramen Honolu Osaka

Kedai ramen halal pertama yang direkomendasikan adalah Ramen Honolu Osaka, yang terletak di pusat kota Osaka.

Kedai ini menyajikan makanan halal yang dibuat dengan bahan-bahan halal dan dikukus, bukan digoreng.

Kedai ini memiliki ramen dengan berbagai jenis kuah, seperti Shoyu, Shio, yang semuanya lezat dan otentik.

Selain itu, kedai ini juga menyajikan hidangan pendamping seperti chicken karaage dan gyudon yang halal.

Untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan Muslim, Kedai Ramen Honolulu ini juga mempekerjakan pegawai Muslim dan menyediakan ruang shalat.

Halal Restaurant Naritaya Osaka minami

Ini adalah salah satu kedai ramen sekaligus halal resto yang ada di Osaka.

Mereka menyediakan menu halal seperti ramen, wagyu, dan beberapa menu lainnya.

Informasi lengkapnya, Kamu bisa lihat di akun instagramnya : https://www.instagram.com/naritaya_osaka/.

Yang menarik, mereka juga menyediakan tempat untuk sholat. Jadi kamu bisa makan sambil beristirahat untuk sholat disini.

Alamatnya berada di Japan, 〒542-0083 Osaka, Chuo Ward, Higashishinsaibashi, 1 Chome−7−23 T’zビル 3F.

Atau bisa dikunjungi dengan menggunakan panduan peta di bawah ini.

Pengalaman Pertama Mencoba Ramen Halal Di Warung “Kaijin” Tokyo Jepang

"Kaijin" Warung Ramen halal inilah yang memberi saya kesempatan untuk merasakan makanan khas Jepang yang enak ketika dimakan hangat - hangat.
“Kaijin” Warung Ramen halal inilah yang memberi saya kesempatan untuk merasakan makanan khas Jepang yang enak ketika dimakan hangat – hangat.

Namun semua itu berubah, ketika saya tidak sengaja membaca sebuah buku yang menceritakan tentang uniknya kehidupan di Jepang.

Nama bukunya sendiri adalah, Shocking Japan karya Junanto Herdiawan.

Nah, di salah satu bab buku tersebut membahas tentang beberapa tempat yang menjual Ramen halal!

Ramen halal meeen! Ini artinya saya bisa menjajal dan memakannya, tidak cuma sekedar tahu dan melihatnya saja lho!

Di buku tadi membahas kalau ada beberapa warung yang menjual Ramen yang tidak mengandung “pork”.

Diceritakan ada warung yang menjual Ramen untuk vegetarian yang tidak mengandung bahan daging sama sekali, ada Ramen yang menggunakan daging ayam, ada juga Ramen yang berbahan dasar seafood.

Dari ketiganya, Ramen berbahan dasar seafood adalah yang paling mungkin untuk saya coba.

Karena, selain saya paling doyan dengan yang namanya seafood, lokasinya pun yang paling masuk akal untuk ditemukan.

Paling tidak, untuk seorang backpacker nekat seperti saya, yang akan melakukan perjalanan selama 13 hari di Jepang tanpa rencana pasti.

Lokasi Kaijin Ramen Mudah Ditemukan, Tak Jauh dari Stasiun Shinjuku Tokyo

“Warung ramen seafood ini lokasinya di daerah Shinjuku. Tak jauh dari pintu keluar tenggara (South East Exit). Nama warungnya “Kaijin” atau berarti juga Dewa Laut.” -,  junantoherdiawan.com

Yak! Petunjuk saya untuk menemukan warung Ramen seafood bernama Kaijin hanyalah beberapa kalimat diatas.

Memang, buku tentang Jepang yang membahas Ramen halal itu bukanlah sebuah buku panduan jalan – jalan di Jepang.

Jadi, saya harus memutar otak dan akan sedikit tersesat untuk mencari warung ramen halal Kaijin yang berada di tengah keramaian Shinjuku.

Oke! Tantangan diterima!

Saya memang tidak bisa berbahasa jepang, kecuali arigatou, sumimasen, aishiteru dan sedikit lainnya, yang tentunya bisa membuat orang Jepang bingung ketika saya mencoba bertanya.

Beruntung saya ditemani seorang teman yang bisa sedikit bahasa Jepang, ketika melakukan perjalanan 13 hari liburan jalan jalan ke Jepang kemarin.

Jadinya, meskipun berbekal petunjuk yang sedikit, saya akhirnya bisa menemukan warung Ramen halal Kaijin setelah sedikit tersesat, dan berputar – putar beberapa blok di sekitar Stasiun Shinjuku.

Memang benar, warung ramen halal Kaijin ini tempatnya sedikit nyempil dan tersembunyi beberapa pulu meter dari South East Exit Stasiun Shinjuku.

Saking nyempilnya, mungkin saya tidak akan menemukan warung ini kalau tidak melihat karyawannya yang memakai kaos bertuliskan “Kaijin” dalam tulisan latin.

Betapa tidak, papan tulisan warungnya pun memakai tulisan kanji!

Oh god! Harusnya saya mencatat tulisan kanji dari “Kaijin” terlebih dahulu.

Menu warung Kaijin dengan bahasa dewa, dan saya tidak mengerti sedikitpun!
Menu warung Kaijin dengan bahasa dewa, dan saya tidak mengerti sedikitpun!

Menu Dalam Bahasa Jepang, Siapkan Google Translate Disini

Dengan tambahan foto di menu, paling tidak saya jadi tahu apa yang akan saya pesan :D
Dengan tambahan foto di menu, paling tidak saya jadi tahu apa yang akan saya pesan :D

Tantangan tidak berhenti sampai disitu saja, di dalam setelah disodorkan menu untuk dipilih, saya semakin kebingungan.

Menu di warung ini semuanya memakai bahasa dewa (baca : menu memakai tulisan kanji).

Nah, disinilah saya bersyukur karena saya ke Jepang dengan teman saya yang bisa sedikit bahasa Jepang.

Dia pun segera berbicara dalam bahasa Jepang dengan sedikit terbata – bata kepada pramusaji di warung ramen halal Kaijin.

Memberitahunya kalau kami bukan orang jepang, dan tidak bisa berbahasa Jepang dengan lancar.

Segera si pramusaji tadi dengan sigap menunjukkan menu yang dilengkapi dengan gambar Ramen.

Memang, selain musik, dan bahasa tarzan, gambar adalah cara berkomunikasi paling universal.

Dari situ saya jadi tahu kalau di Kaijin disediakan dua tipe Ramen, Ramen seafood pedas dan tidak pedas :D.

Paling tidak itu yang bisa saya terjemahkan dari foto yang ada di menu.

Saya Mencoba Ramen Halal Seafod Pedas

Saya mendapatkan semangkuk besar Ramen pedas dan sekepal nasi dengan sambal diatasnya.
Saya mendapatkan semangkuk besar Ramen pedas dan sekepal nasi dengan sambal diatasnya.

Karena suka dengan yang pedas, tentunya saya memilih Ramen seafood yang pedas.

Sementara teman saya memilih yang satunya, yang tidak pedas, dengan kuah yang agak bening.

Setelah memesan pun, saya tidak langsung mendapatkannya, karena harus antri untuk beberapa lama.

Mungkin 1000 Yen adalah sangat murah untuk kantong orang Jepang ya?

Sementara untuk saya 1000 Yen biasanya bisa untuk makan berdua dengan pacar ketika malam minggu :D

Pun begitu saya mengantri tidak begitu lama, karena setiap orang yang makan di warung Kaijin segera pergi setelah selesai makan.

Tidak seperti di Indonesia yang selalu bersosialisasi dahulu, berhaha – hihi hingga diusir dari warung :D.

Tidak berapa lama, Ramen halal pedas yang saya pesan pun akhirnya datang.

Saya mendapatkan semangkuk besar Ramen, dan sekepal nasi (onigiri bakar) dengan olesan seperti sambal diatasnya.

Tidak ada aturan tertulis bagaimana urutan memakannya, namun saya memakan terlebih dahulu isi ramen sampai habis, baru mencampurkan nasi tadi kedalam Ramen yang tinggal tersisa kuahnya.

Hemm… ini adalah Ramen seafood terenak yang pernah saya coba!

Yaaa, paling tidak… Saya tidak akan bisa sering – sering mencobanya lagi setelah ini, karena lokasinya berada ribuan kilometer dari tempat saya tinggal sekarang :D

Perjuangan mencari Ramen halal di Shinjuku membuahkan hasil, meskipun hanya berbekal petunjuk yang sepertinya hampir mustahil untuk menemukan si warung Ramen.

Buat saya, mencoba Ramen seafood Kaijin adalah salah satu pengalaman yang mengesankan.

Tentunya jika ada kesempatan untuk mengunjungi Jepang lagi, saya pasti tidak akan melewatkan untuk mampir, dan menjajal si Ramen halal ini lagi :D.

*brb cari sponsor yang mau mendanai traveling ke Jepang lagi*

Foto – Foto Bagian Dalam Warung Ramen Halal Kaijin 

Foto Ramen yang dipajang di tempat mengantri. Siapapun pasti tergoda dengannya
Foto Ramen yang dipajang di tempat mengantri. Siapapun pasti tergoda dengannya
Ada yang mau dengan kartu nama warung Ramen Kaijin?
Ada yang mau dengan kartu nama warung Ramen Kaijin?
Bagian belakang kartu nama, ada peta lokasi dan jam buka warung
Bagian belakang kartu nama, ada peta lokasi dan jam buka warung
Horeeee! Akhirnya mencoba warung Jepang asli, bukan warung mendadak Jepang :D
Horeeee! Akhirnya mencoba warung Jepang asli, bukan warung mendadak Jepang :D
Ternyata ada banyak hiasan di dinding di warung ini
Ternyata ada banyak hiasan di dinding di warung ini
Perlengkapan untuk makan Ramen seafood di warung Kaijin.
Perlengkapan untuk makan Ramen seafood di warung Kaijin.
Kata teman saya, ada banyak artis terkenal Jepang yang pernah makan di Kaijin :O
Kata teman saya, ada banyak artis terkenal Jepang yang pernah makan di Kaijin :O
Menu Ramen Halal yang tidak pedas :D
Menu Ramen Halal yang tidak pedas :D
Itadakimasu! Selamat makaaan! *nom nom nom*
Itadakimasu! Selamat makaaan! *nom nom nom*
Jangan langsung dimakan atau di campur dengan kuah Ramen nasi kepalnya.
Jangan langsung dimakan atau di campur dengan kuah Ramen nasi kepalnya.
Habiskan dulu mie dan topping Ramen, baru campur dengan nasi kepalnya dengan kuah :D *slurp*
Habiskan dulu mie dan topping Ramen, baru campur dengan nasi kepalnya dengan kuah :D *slurp*
Bagian dapur warung Ramen Kaijin selalu terlihat sibuk :D
Bagian dapur warung Ramen Kaijin selalu terlihat sibuk :D
Soalnya warung ini seperti tidak pernah sepi dari pelanggan :D
Soalnya warung ini seperti tidak pernah sepi dari pelanggan :D
O iya, warung Ramen Seafood Kaijin berada di lantai 2 ya, kenali saja gambar ikan di foto ini :D
O iya, warung Ramen Seafood Kaijin berada di lantai 2 ya, kenali saja gambar ikan di foto ini :D

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.


Rijal Fahmi Mohamadi

Rijal Fahmi Mohamadi

Fahmi adalah seorang Digital Marketer, Travel Enthusiast, Geek Travel Blogger dari Indonesia penulis catperku.com, Penulis Buku perjalanan Traveling The Traveler Notes Bali The Island Of Beauty dan The Traveler Notes Bersenang-Senang di Bali, Bertualang di Lombok. Pernah disebutkan, mentioned in Lonely Planet Indonesia 2019 as Best in Blogs. Mau menyapa saya? Kunjungi media sosial pribadi saya, atau hubungi lewat email [email protected] jika Anda ingin mengajak saya bekerja sama dan berkolaborasi.
https://catperku.com


Comments

  1. Muh. Akbar (@indonesianholic) says:

    Lidahku masih belum cocok dengan masakan Jepang. hehehe

  2. hadeeeuh bikin air liur menetes! musti dicatet nih lokasinya! :)

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      kalau ke shinjuku wajib dicoba :D tapi ya itu, menu pake bahasa jepang semua XD

  3. cumilebay.com says:

    Setiap nmakan ramen selalu gw minta irisan cabe rawit, biar makin pedas menggelora :-)

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      orang indonesia sih, kalau enggak pedas enggak puas XD

    2. putri normalita says:

      NAHH…campur Boncabe enak ini pastiiiiii !!!!!!

  4. bocah petualang says:

    Kelihatannya menarik. Di Indonesia bukannya restoran Jepang udah menjamur ya?

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      rasanya beda, yang aseli sama yang di impor, beneran deh :D

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      ayoo, kesana lagi terus coba ;3 ahahaa aku juga pengen lagi nih :D

  5. Alfi kamal fikri says:

    Banyak sekali ramennya… sampai ragu bisa ngabisin sendiri… eh itu lauknya apa..? Dan 1000 yen kalau dirupiahkan jadi berapa..? XD

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      hahaa, emang buanyak :D seporsi bikin kenyang bangeet~~ itu lauknya semacam dari ikan. kalau 1000 yen sih, sekitar 100 ribu ya :))

  6. Alfi kamal fikri says:

    Mahal sekali seporsi 100rb… sama dengan makan di resto mewah -,-

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      hahaa, iya :D tapi itu harga yang cukup murah untuk menghilangkan rasa penasaran :p

  7. Meutia Halida Khairani says:

    hmm, sewaktu saya ke jepang yah, saya ketemuan sama teman saya yg mahasiswa disana. katanya yah, semua ramen di tokyo dan osaka ngga ada yg halal. karena Ramen itu sendiri ya kaldu pork nya yg khas. Saya sempat nanya kalo ramen ikan ada nggak? kata dia ada di Sapporo.

    anyway, mungkin teman saya nggak tau ada ramen ini kali yah. hehehe

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Nah~ yang ini dapet rekomendasi dari orang yang meyakinkan. jadi ya berani saja hehee :D

  8. Wah, ternyata mie nya gak setebal yg biasa saya makan di Indonesia ya?
    Bikin ngiler ramennya.. Hahahaha

  9. BACKPACKTOR.COM says:

    Gara-gara postingan ini eike jadi pengen banget makan ramen :( belain cari warung ala2 jepang, pesen ramen dan tadaaa ramennya malah lebih mirip mie ayam. gak pedes blas pula :'(

    1. Rijal Fahmi Mohamadi says:

      hahaa, iyaa di indonesia belum nemu ramen yang “benar – benar ramen” :D

  10. Wah bagus artikelnya…ada yang kurang di darah duren sawit seberang BKT samping spbu ,di pinggir jalan besar ada mie ramen buka sampai jam 12 malam ,namanya osaka ramen duren sawit,dijamin enak,murah,halal dan ada free wifinya juga loh…tempatnya enak buat nongkrong,ada music dan pepohonan.menu makanannya beraneka ragam selan beraneka mie ramen ada juga bento,dimsum,sushi dan aneka minuman dengan harga terjangkau makanan rata2 18 ribuan

  11. 2 taun lalu ke sempat cicip ramen halal namanya ayam ya dekat kyoto staaiun dan honolu ramen di osaka

    1. Fahmi (catperku.com) says:

      Ayamya juga sering coba, itu juga enak. Cuma kalau mau ramen seafood halal di jepang ya biasanya kesini :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *