Eco Traveling yaa, Bukan Ego Traveling!!!

Eco Traveling adalah salah satu aktifitas traveling yang sebisa mungkin tidak merusak alam! Saya tahu yang namanya traveling itu pasti asik! seru! dan menyenangkan! Cuma, terkadang kita lupa diri karena saking asiknya, secara tidak sengaja kita mencederai alam.

Eco Traveling, Pejalan Ramah Lingkungan
Eco Traveling, Pejalan Ramah Lingkungan

(Baca Juga : Tentang Cagar Alam, Dan Etika Jalan – Jalan Di Alam)

Traveling Enggak Boleh Sampai Merusak Lingkungan! Iya Namanya Eco Traveling!

Nah! Karena itu, mulai sekarang kita harus bisa menjadi pejalan yang tidak hanya sekedar traveling untuk ber-haha-hihi menerapkan konsep traveling yang selalu asik! seru! dan menyenangkan! Kita juga harus bisa menjadi pejalan yang peduli terhadap alam atau Eco Traveling! Setuju para pejalan sekalian!!?

Lalu cara menerapkan eco traveling itu gimana ya?

1. Selama masih bisa traveling dengan jalan kaki, jalan kaki lah!

Jalan kaki bisa lebih bebas blusukan kemana aja :D
Jalan kaki bisa lebih bebas blusukan kemana aja :D

Selain bikin tubuh lebih sehat, dengan jalan kaki kita tidak akan berkontribusi menambah emisi CO2. Saya sendiri lebih senang banyak berjalan kaki ketika traveling, terutama untuk tempat yang pertamakali saya datangi. Seperti ketika saya traveling ke singapore untuk pertamakalinya beberapa waktu lalu.

Lebih enak blusukan sambil berjalan kaki, melewati tempat – tempat yang ga ada di peta! slowly but sure! Tidak ada yang terlewatkan sedikitpun! Dan yang paling penting nih, jalan kaki adalah bagian dari eco traveling yang ekonomis! Enggak bakal ada yang narik ongkos jalan kaki kan!?

2. Jangan buang sampah sebelum nemu tempat sampah!

Jangan buang sampah sembarangan!
Jangan buang sampah sembarangan!

Intinya, JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN! Saya akui, di indonesia ini nyari tempat sampah itu lebih sulit dari pada nyari minimart! so sad but true! Ngakalinya gimana? Cara paling gampang bawa trash bag sendiri ketika traveling. Minimal bawa tas plastik khusus lah buat nyimpen sampah, yang nantinya bisa dibuang kalau sudah nemu tempat sampah. Kalaupun lupa bawa trashbag taruh disaku celana dulu, eco traveling itu ga ribet – ribet amat kan!?

(Baca Juga  : Menjaga Surga Indonesia)

3. Gunakan reusable travel equipment!

Reusable travel equipment berarti perlengkapan yang kita bawa ketika traveling nanti bisa dipakai berulang ulang. Yang paling simpel sih, botol air minum! Biasakan bawa sendiri botol air minum, enggak perlu beli air mineral yang nantinya bakal menyisakan botol plastik. Yah, untuk tips eco traveling yang satu ini saya sering kelupaan! Parahnya saya pernah kelupaan pas ke singapore kemarin, yang notabene air keran pun bisa diminum langsung! rugi deh beberapa dolar karena ga bawa botol minum sendiri hiks,,

4. Usahakan traveling bareng – bareng!

Meskipun saya bukan tipe orang yang suka traveling bareng – bareng, tetapi traveling bareng – bareng ini juga termasuk dalam bagian eco traveling. Loh? Kok bisa? Gini anggep lah ada 4 orang mau touring keliling bali sendirian, dan masing – masing naik sepeda motor, apa gak pemborosan bbm (bahan bakar minyak) sama nambahin banyak CO2 tuh?

Coba kalau 4 orang tadi traveling bareng – bareng aja, sharing cost pake dua speda motor saja. Penghematan 50% kan? Emisi CO2 dari sepeda motor otomatis juga berkurang setengahnya. O iya tapi inget, traveling bareng – bareng bukan berarti traveling massal yak? nanti jadi seperti pendakian massal ke gunung semeru kemaren! Hadee,, parah!! Kasian gunungnya, saya belom pernah kesitu lhoo,, -,-” #IkutBerdukaCitaSamaSemeru

Tanjakan Cinta Jadi tanjakan Putus Cinta #hiks #saveSemeru dengan eco traveling
Tanjakan Cinta sekarang kok Jadi tanjakan Putus Cinta #hiks #SaveSemeru dengan eco traveling

(sumber http://pics.lockerz.com/s/262819596)

5. Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak, jangan ambil apapun kecuali foto!

Yang terakhir ini paling penting di dalam yang namanya traveling! Peraturan yang satu ini tidak boleh dilupakan apalagi dilanggar! Apalagi untuk destinasi yang masih alami. Jangan sampai kepikiran membawa oleh – oleh yang  bisa merusak alam. Misal, memetik bunga edelweis yang lagi seger – segernya, atau megang terumbu karan waktu snorkeling!

Cukup ambil fotonya sajalah, udah cukup! O iya, meninggalkan jejak bukan berarti harus corat – coret untuk membuktikan kalau kita pernah ada disitu. Kalau sperti itu namanya vandalisme -,-” , cukup tinggalkan jejak langkah kaki saja, meskipun nantinya terhapus, tetapi kenangan tidak akan pernah terhapus, iya kan!?

(Baca Juga : Cerita Papandayan : Bersih – Bersih Pondok Salada Sebelum Pulang Ke Ibukota)

Jadi, mulai sekarang, kalau jalan – jalan jangan mikirin seneng – seneng melulu yaaa, ingat! dibelakang kita, anak cucu kita, masih banyak yang mau ngeliat alam tetep bersih dan terjaga. Nah! Jalan – jalan sambil tetep menjaga lingkungan, siapa takut!!!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

31 Responses
  1. Gigih_komodo

    Saya traveler juga, dan sudah lama menerapkan poin2 itu… Thanks buat tulisannya ya.. Sekalian ijin Share buat temen2 yang lain ya min…

  2. Dear Beautiful Tangsi Beach! - Catperku.info

    […] – foto dibawah ini bisa memotivasi untuk mau pergi ke sana :D. tapi ingat, tetep jaga etika eco traveling yak! Jangan sampai rusak dan kotor pantai yang cakep ini […]

  3. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Dimata Kamera Ponsel

    […] Para Green Traveler! selamat menikmati photo story dari petualangan saya di Taman Nasional Bromo Tengger […]

  4. 5 Alasan Kenapa Harus Traveling Ke Amed, Bali Timur! - @catperku

    […] Bali. Sebagai Travel Blogger Indonesia, catperku mengajak traveler untuk berperan aktif (dengan eco traveling) untuk ikut menjaga agar surga yang tersisa di ujung timur ini tetap terjaga. Happy Green […]

  5. Bersih - Bersih Pondok Salada Sebelum Pulang Ke Ibukota - @catperku

    […] pernah menulis tentang eco traveling, juga memaparkan bagaimana film 5 cm yang kurang ada bagian edukasinya.  Tentunya saya enggak […]

  6. Gampangnya Booking Hotel atau Booking Hostel di Agoda.com

    […] seperti saya, tidak usah di print, langsung ditunjukkan ketika chekin saja. metode Go paperless! Save environtment ini cocok buat kalian yang seneng megang smartphone, entah Android ataupun yang lainnya. Yang […]

  7. Video Travel Dokumenter Kece! Darah Traveling Anda Mendidih!!

    […] kita pasti bergerak bukan? kalo diam emang bisa disebut traveling?. Eat, bahkan saya ketika traveling pasti selalu mencari makanan khas tempat yang saya kunjungi, rasanya kurang lengkap kalo gak […]

  8. Open Trip Eksplore Sawarna by @idbcpr (#idbcpr) 20 - 22 Desember 2013

    […] PS : Selalu pegang teguh prinsip Ecotourism, jangan pernah merusak atau mengotori alam, Jaga Untuk Anak Cucu Kita. Belum tahu apa itu ecotourism? baca disini (Eco Traveling yaa, Bukan Ego Traveling!!!) […]

  9. Get Lost in Singapore, Go Adventure And See This!

    […] traveling ke Singapore , saya mendapat pandangan baru kalau ternyata teknologi dan alam bisa berdampingan. Di […]

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: