Pantai Bias Tugel, Dan Reuni Dadakan Dengan Teman lama

Pernah tau Pantai Bias Tugel Bali? Well, Di akhir kompetisi The Extreme Journey, saya mempunyai waktu luang seharian. Daripada waktu saya habiskan gegoleran di The Pirate Bay Bali dengan tidak melakukan apapun. Saya lebih memilih menghubungi teman kantor lama saya yang masih banyak ngendon di Bali untuk mengunjungi salah satu pantai di Bali yang keren. Pendek kata, kali ini saya perlu bantuan mereka agar tidak bosan karena sudah sampai bali tetapi enggak melakukan apa – apa.

“Kaka, sekarang lagi di bali, di The Pirate Bay, gak ngapa – ngapain nih, culik daku kemanapun dong” 

“Ok,  aku jemput disana ya? Di The Pirate Bay Nusa Dua Kan?”

Teman saya setuju untuk menjemput, setelah saya mengirim pesan singkat ke salah satudari mereka yang ada di Bali. Sebenarnya beberapa hari sebelumnya saya juga sudah menghubungi mereka. Namun karena tidak ada kepastian akan waktu luang atau tidak sesampainya di Bali, saya urung merencanakan apapun sebelum acara benar – benar selesai. Jadi memang benar nggak ada niat untuk berkunjung ke Pantai Bias Tugel Bali sebelumnya.

Setelah dijemput teman pun saya enggak tahu mau kemana. Yang jelas, di akhir kompetisi titel saya adalah pejalan nol rupiah, karena memang saya tidak memegang uang sepeserpun di akhir kompetisi super gembel ini. Hehee! Kapan lagi dong liburan ke Bali dengan budget super minim, nol rupiah. Yah meskipun pada akhirnnya saya minjem dulu sama temen buat bertahan hidup di Bali sebelum akhirnya pulang ke Jakarta lagi.

Nyantai di The Pirate Bay asik sih~ Tapi kalau seharian disini ya bosen dong, Pada akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pantai Bias Tugel Bali.
Nyantai di The Pirate Bay asik sih~ Tapi kalau seharian disini ya bosen dong, Pada akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pantai Bias Tugel Bali.

Setelah sukses menghubungi teman lama, rencana awal kami cuma akan makan di tempat dulu sering nongkrong sambil makan malam. Kebetulan sekali, saya memang kangen dengan masakan disana. Di sana pula rencana baru disusun, untuk menghabiskan sore hari yang mendadak ini. Kemungkinan sih kami akan menuju ke suatu pantai yang berada di dekat Padang Bai, di Bali bagian timur.

“Jadi, kita mau main ke pantai mana?” Tanya saya kepada seorang teman dengan memasang tampang penasaran dengan destinasi kami.

“Kita mau ke hidden beach, namanya Pantai Bias Tugel. Ada di dekat pelabuhan Padang Bai kok pantainya.” Jawab teman saya dengan raut muka yang sepertinya sedang pengen sekali nyebur ke pantai.

Ternyata inilah penampakan dari Pantai Bias Tugel yang ada di dekat Pelabuhan Padang Bai.
Ternyata inilah penampakan dari Pantai Bias Tugel yang ada di dekat Pelabuhan Padang Bai.

Wah! Kaget juga ternyata masih ada hidden beach di Bali yang belum saya jamah. Perasaan hampir sebagian besar pantai di Bali sudah enggak bisa disebut lagi sebagai hidden beach. Seperti Pantai Balangan, Pantai Tegalwangi dan Pantai Pandawa. Apalagi setelah saya menulisnya di kedua buku saya disini dan disini.

Mungkin cuma Pantai Nyang Nyang yang tetap menjadi salah satu pantai tersembunyi di Bali. Soalnya tangga turunan menuju ke pantai itu menyiksa sih. Gak banyak orang mau liburan kesana. Oke, sepertinya memang Bali tidak bisa dihabiskan dalam sehari, sebulan, atau bahkan setahun sekalipun. Buktinya masih ada saja hal baru seperti Pantai Bias Tugel yang belum pernah saya jamah. Padahal saya sudah beberapa kali lewat pelabuhan Padang Bai loh!

Ritual makan – makan hore di Warung Seafood Muslim tempat nongkrong segera diselesaikan segera. Maksudnya agar tidak terlalu sore pulangnya nanti. Pun jarak Kuta – Padang Bai sendiri hanya memerlukan waktu kurang lebih 1,5 – 2 jam perjalanan jika lancar. Sedangkan untuk menuju Pantai Bias Tugel Bali belum ada yang tahu kepastiannya. Soalnya belum ada yang tahu pasti lokasi si pantai tersebut.

The wrong way, and the hard way! Sedikit trekking dan usaha keras diperlukan jika melewati jalur pertama menuju Pantai Bias Tugel.
The wrong way, and the hard way! Sedikit trekking dan usaha keras diperlukan jika melewati jalur pertama menuju Pantai Bias Tugel.

“Ya sudah, mari kita cari bersama saja. Ada GPS kan?”

Sesampainya di Padang Bai, ternyata mencari pantai tersembunyi ini tidaklah terlalu sulit. Petunjuk paling gampang untuk menuju Pantai Bias Tugel adalah pelabuhan Padang Bai sendiri. Yaitu, setelah ketemu pertigaan pertama sebelum pintu pelabuhan ambil arah kekanan. Nah, dari situ ada dua pilihan untuk menuju ke pantai, yang pertama lewat teluk yang berada di dekat pelabuhan, lalu dilanjutkan dengan sedikit trekking. Sedangkan yang kedua adalah membawa sepeda motor hingga ke atas sebelum turun ke pantai, lewat jalur yang sudah ada.

Iya, konyol memang. Karena kurang tahu, jadinya dua jalur tadi kami coba semuanya. Mulai dari jalur pertama yang sepertinya bukan jalur utama, dan hanya bisa dilewati ketika air laut sedang surut. Hingga jalur kedua menuju ke Pantai Bias Tugel yang meskipun agak ekstrim dan curam, tetapi adalah jalur yang bisa dilewati sepeda motor. Dan, pastikan sepeda motor dalam kondisi yang baik terutama rem dan ban. Soalnya tanjakan disini lumayan curam :)

Pelabuhan Padang Bai terlihat dari jalur menuju ke Pantai Bias Tugel :)
Pelabuhan Padang Bai terlihat dari jalur menuju ke Pantai Bias Tugel :)

Dua jalur tadi sejatinya akan bertemu disatu titik. Dari situ bisa terlihat garis cakrawala biru memanjang yang merupakan batas dimana laut dan langit bersatu. Menengok ke bawah terlihat pohon kelapa yang menjadi salah satu ciri khas pantai, meskipun pasirnya belum terlihat. Suara samar ombak meyakinkan kami kalau Pantai Bias Tugel sudah dekat.

Kenyataanya Pantai Bias Tugel memang tinggal beberapa langkah menuruni tebing yang tidak terlalu tinggi. Saya tidak tahu kenapa pantai ini masih mendapat julukan salah satu hidden beach-nya Bali. Aslinya, banyak orang yang menikmati sore harinya di pantai ini. Pun rata – rata mereka adalah orang lokal dan bule sih, saya termasuk salah satunya. Terlihat juga disana sini banyak terdengar percakapan dengan logat Bali, dan terlihat beberapa orang kulit putih yang sedang berjemur.

“Kenapa pantai cakep seperti ini bisa luput dari pandangan ya? Padahal sering bolak balik Bali – Lombok dulu?” Saya terdiam sambil bertanya kepada diri sendiri.

Laguna kecil yang menjadikan Pantai Bias Tugel ini spesial.
Laguna kecil yang menjadikan Pantai Bias Tugel ini spesial.

Lokasi dari Pantai Bias Tugel sebenarnya sangat dekat dengan pelabuhan. Jadi paling gampang sih menggunakan petunjuk lokasi Pantai Bias Tugel di Google Maps disini. Dari sini sering terlihat kapal laut jurusan Padang Bai – Lembar dengan jeda beberapa puluh menit sekali. Well, sedekat ini dengan jalur lalu lalang kapal laut, terus kenapa saya tidak pernah melihat lokasinya ya. Atau, karena saya sering berangkat dan pulang dari pulau sebelah ketika malam hari?

Terlepas dari semua itu, Pantai Bias Tugel sekilas mirip dengan Virgin Beach yang ada di Karangasem. Yang berbeda di pantai ini terdapat sebuah kolam alami yang ukurannya cukup besar. Dan, kolam ini sepertinya populer beberapa abg yang menghabiskan sore hari dengan teman – temannya. Terus, ada juga mini water blow, mirip seperti yang ada di Nusa Dua. Pun, semburan airnya jarang terlihat, hanya suaranya saja yang terdengar menyeramkan.

Atau mau lebih dekat lagi?
Atau mau lebih dekat lagi?

Dari semuanya itu, tetap saja buat saya yang menarik adalah duduk santai di Pantai Bias Tugel sambil menikmati kapal laut yang terus berlalu lalang dari Lombok menuju Bali atau sebaliknya. Menurut saya malah ini yang paling menarik. Dimana lagi coba, saya bisa bersantai sambil menikmati kapal laut bersliweran, sementara beberapa teman saya asik bermain dengan air laut.

Perjalanan dadakan dan lama tidak berjumpa dengan Bali, ternyata pulau ini masih mempesona dan tidak membosankan. Saya makin yakin suatu saat pasti akan mengunjungi Pantai Bias Tugel lagi dengan orang tersayang :)

Ketemu dengan teman kecil ini gara - gara salah jalan menuju ke pantainya
Ketemu dengan teman kecil ini gara – gara salah jalan menuju ke pantainya

Fakta Menarik Tentang Pantai Bias Tugel

Berikut dibawah ini ada beberapa fakta menarik tentang pantai ini yang mungkin akan berguna buatmu sebelum mengunjungi pantai ini.

1. Pantai Tersembunyi Di Bali

Lokasi Pantai Bias Tugel ini berada di Bali Timur,  lokasinya agak tersembunyi. Kira-kira jarak menuju ke pantai dari Pelabuhan Padang Bai adalah sekitar 500 meter. Untuk menuju ke pantai ini juga harus melewat jalur menanjak berbatu yang cukup terjal. Jadi persiapan untuk mengunjungi pantai ini harus matang. Karena perjalanan menuju ke pantai dekat Padang Bai ini akan memeras keringat dan tenaga.

Pantai Bias Tugel berada di balik pepohonan ini. Mungkinkah karena ini jadi masih bisa disebut hidden beach?
Pantai Bias Tugel berada di balik pepohonan ini. Mungkinkah karena ini jadi masih bisa disebut hidden beach?

2. Pantai Bias Tugel Berada Tak Jauh Dari Pelabuhan Padang bai

Padang Bai adalah nama daerah dan sebuah pelabuhan yang berada di bagian timur Pulau Bali. Siapa sangka kalau tak jauh dari pelabuhan penyeberangan ke Lombok ini ada pantai tersembunyi Bali yang cantik. Iya Pantai Bias Tugel yang berada di Dusun Mimba, Desa Padang Bai, Karangasem ini lokasinya nggak jauh dari Pelabuhan Padang Bai. Makanya dari pantai ini bisa menikmati kapal ferry yang berlalu-lalang keluar masuk pelabuhan.

Sementara kapal laut yang bersliweran bisa menjadi hiburan tersendiri.
Sementara kapal laut yang bersliweran bisa menjadi hiburan tersendiri.

3. Namanya Diambil Dari Bahasa Bali

Nama Pantai Bias Tugel ini ternyata diambil dari bahasa Bali. Yaitu dari kata Bias yang berarti pasir dan tugel yang artinya potongan/terpotong. Memang tempat dimana Pantai Bias Tugel berada ini pada bagian kanan dan kirinya diapit oleh batu karang. Dan bentuknya sendiri menyerupai yang cukup besar, menyerupai sebuah teluk.

Bahkan saya bisa sedekat ini lho!
Bahkan saya bisa sedekat ini lho!

4. Ada Fenomena Waterblow Mirip Dengan Waterblow Nusa Dua Bali

Di Pantai Bias Tugel ini terdapat sebuah fenomena yang namanya Waterblow mirip di Nusa Dua Bali. Waterblow sendiri adalah sebuah fenomena air laut yang muncrat ke atas karena ombak berbenturan dengan batu karang yang ada di salah satu area pantai ini. Kalau ombak lagi kencang, waterblow tadi bisa muncrat hingga beberapa meter. Jadi sebaiknya berhati hati kalau liburan ke pantai dekat Padang Bai ini ya. Terutama jika ingin melihat waterblow Pantai Bias Tugel lebih dekat.

Garis pantainya memang tidak panjang, tetapi banyak orang menikmatinya :))
Garis pantainya memang tidak panjang, tetapi banyak orang menikmatinya :))

5. Bisa Snorkeling Di Pantai Bias Tugel

Selain pasir putihnya yang halus, jernihnya air laut di Pantai Bias Tugel ini juga memanjakan pengunjungnya. Biasanya yang seperti ini adalah bagian paling disukai oleh turis mancanegara yang ingin berenang atau snorkeling.Agar lebih menyenangkan, untuk berenang atau snorkeling di Pantai Bias Tugel ada beberapa waktu khusus tersendiri. Waktu terbaik untuk snorkling disini adalah ketika pagi hari, saat ombaknya belum terlalu pasang. Jadi air lautnya masih sangat jernih sekali.

Ada warung - warung yang menjual makanan dan minuman juga. Harusnya sih gak bisa dibilang hidden beach lagi :P
Ada warung – warung yang menjual makanan dan minuman juga. Harusnya sih gak bisa dibilang hidden beach lagi :P

Penginapan Hotel Dekat Pantai Bias Tugel Bali

Untuk kamu yang ingin menginap di dekat Pantai Bias Tugel Bali bisa kok. Soalnya ada banyak penginapan di daerah sekitar Padang Bai atau di sekitar Karangasem. Untuk hotel deka Pantai Bias Tugel Bali bisa kamu temukan di bawah ini ya:

Dari suatu tempat di dekat Pantai Bias Tugel. Cakep kan? Kesini lagi yuk!
Dari suatu tempat di dekat Pantai Bias Tugel. Cakep kan? Kesini lagi yuk!
  • Zen Inn, Jalan Silayukti Gang Segara, Padangbai.
  • Tirtayoga Inn, Jl. Silayukti, Gg Tongkol, Padangbai.
  • Harmony Guest House, Jalan Raya Silayukti III No. 7, Candi Dasa, Karangasem, Padangbai.
  • OK Divers Resort & Spa, Jl. Silayukti No.6, Padangbai, Karangasem.
  • Serangan Inn 1, Br. Padangbai, Manggis, Candidasa, Padangbai.
  • Kerti Beach Bungalows, Jl Silayukti, Padang Bai.
  • Padang Bai Beach Resort, Amlapura Bali Jl. Pantai Silayukti, Padangbai.
  • Celagi Inn, Jalan Silayukti, Padangbai, Karangasem.
  • Bali Mimba Villa, Mimba Road, Mimba Village, Padangbai.
  • Beji Bay Resort, Jalan Pantai Silakyuti, Padangbai.
  • Bloo Lagoon Village, Jalan. Silayukti Padangbai.
  • Casa Mimba Luxury Villa, Jl. Mimb, Banjar Mimba, Manggis, Padangbai.
  • Dewi Villa Padangbai, Jalan Raya Padangbai Km. 1,1 Manggis, Padangbai.
  • Amankila, Manggis, Karangasem, Candidasa.
  • Candi Beach Resort and Spa, Mendira Beach Sengkidu Candi Dasa Kecamatan Karangasem, Candidasa, Karangasem.
  • Royal Bali Beach Club at Candidasa, Puri Buitan Manggis, Candidasa.
  • Alila Manggis, Desa Buitan, Manggis Karangasem, Bali – Indonesia, Candidasa, Karangasem.
  • Blanca Villa, Manggis-Candidasa, Candidasa, Karangasem, Bali, Indonesia.
  • Sea Breeze Candidasa Bali, Pantai Mendira, Banjar Mendira, Desa Sengkidu, Candidasa, Karangasem, Bali, Indonesia.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
13 Responses
  1. Hmmm, kalau melihat foto2mu, menurut saya pantai Bias Tunggal ini punya banyak lokasi pemotretan yang fotogenik. Mungkin kalau akses jalan ke pantai ini lebih dibuat nyaman makin banyak orang yang bertandang kemari. Walau ya menurut saya tidak bakal terlalu ramai seperti Sanur atau Kuta karena jaraknya yang lumayan jauh.

    Eh, nama pantainya itu disebut juga sebagai Bias Tegul ya?

  2. Natanael Adityasatria

    Asik. Akhirnya ada foto aku masuk blog ini. Hehe. Gak nyangka ternyata jadi begini ceritanya kalau sudah lo tulis di blog. Rentetan cerita dari sang petualang blogger. Mantab. Kapan kapan maen ke Bali lagi kaka. Nanti ane culik lagi kemana mana. Hehe

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: