Balada Bali, Transportasi Publiknya, Dan… Sepeda Motor

“Eh, keliling Bali paling enak naik apaan sih?”

“Sepeda motor!” Jawab saya dengan pede setiap kali ada yang menanyakan hal ini.

Iya, soalnya ketika transportasi umum di Bali tidak terlalu bisa diandalkan, sepeda motor adalah moda transportasi yang selalu menjadi teman kesayangan saya untuk mengelilingi Bali. Dengan kendaraan roda dua ini, saya bisa bebas untuk menjejaki hampir setiap sudut pulau tanpa perlu banyak merepotkan diri.

Sejatinya, memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk Bali sekalipun. Sebagai ikon pariwisata Indonesia nomor satu, Bali memiliki satu kekurangan yang menurut saya cukup fatal. Yaitu masalah transportasi umum yang sangat, amat, tidak reliable! Entah disengaja, atau entah kenapa, transportasi umum yang manusiawi di Bali lumayan amburadul tidak jelas. Dan itulah pe er pemprov Bali yang harus diperbaiki. Tentunya jika tidak ingin Bali menjadi pulau dengan transportasi ruwet seperti Jakarta dalam beberapa tahun kedepan.

Sekarang, lupakan masalah transportasi umum di Bali yang sudah akut tadi. Transportasi publik memang tidak bisa diandalkan disana, tapi…

Ketika transportasi publik di Bali tidak bisa diandalkan. Sepeda motor bisa menjadi teman perjalanan yang baik :)
Ketika transportasi publik di Bali tidak bisa diandalkan. Sepeda motor bisa menjadi teman perjalanan yang baik :)

Jika berbicara tentang transportasi yang reliable, mungkin ada yang bilang taksi adalah  transportasi umum yang cukup reliable di Bali. Hanya saja taksi kurang fleksible. Apalagi jika sedang jam macet, jarak yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu 10 menit, kadang waktu tempuhnya bisa menjadi satu jam. *huft*. Kalau sudah begini sebelas dua belas sama Jakarta dong?

Iya, memang sama – sama macet sih sebenarnya~ Apalagi jika musim liburan :D Rasakan sendiri sensasi naik taksi di jalur macet Bali Selatan. Untuk moda transportasi umum lain yang ada di Bali adalah Angkot dan Bus Trans Sarbagita yang mirip dengan Bus Trans Jakarta. Hanya saja kedua transportasi itu sangat tidak reliable, jamnya juga tidak tetap. Meskipun ongkosnya cukup murah sih, di bawah 6000 Rupiah.

Nah, senangnya transportasi yang paling bisa di andalkan di Bali adalah sepeda motor. Kesemrawutan transportasi publik yang ada bisa dilupakan sejenak. Karena itu setiap kali traveling keliling Bali atau sekedar jalan – jalan biasa, saya selalu naik sepeda motor. Yang lain bisa dihitung. Naik trans Sarbagita cuma sekali, naik angkot sekali, naik taksi apalagi… Itu kalau lagi punya uang saja… :p

Akhirnya sangat jarang saya naik kendaraan umum yang lain. Karena dengan menggunakan sepeda motor tidak ada biaya tambahan lain kecuali harus beli BBM, yang dengan mudah bisa saya dapatkan di setiap sudut Bali. Selain itu yang paling penting saya bisa menghindari dongkol karena macet, atau menunggu angkutan yang tidak kunjung datang.

Keliling Bali dengan menggunakan sepeda motor juga sangat fleksible. Bayangkan coba, hanya dengan harga sewa sebesar IDR 35.000 – 50.000, saya sudah bisa mendapatkan sebiji sepeda motor yang siap mengantarkan saya bertualang mengelilingi Bulau Bali selama 24 jam penuh. Kelihatan jelas waktu liburan akan menjadi lebih efektif karena tidak perlu menghabiskan waktu berjam – jam untuk sekedar menunggu angkot atau bus Trans Sarbagita.

Cie, yang cutinya setahun cuma 12 hari bakal seneng dong, waktu bisa lebih efisien :)) *IYA*, sambil tunjuk diri sendiri!

Temukan yang unik dengan keliling bali menggunakan sepeda motor.
Temukan yang unik dengan keliling bali menggunakan sepeda motor.

Keuntungan keliling Bali dengan sepeda motor akan lebih terasa jika serius mengeksplorasi Bali bagian selatan. Soalnya, lansekap Bali bagian selatan berupa perbukitan dengan banyak sekali jalan tikus (red : jalan kecil dan sempit). Jalan yang seperti itu seringnya hanya bisa dilewati oleh sepeda motor. Terlebih lagi jika ingin mengunjungi beberapa pantai tersemunyi yang dimiliki Bali, lebih efektif menggunakan sepeda motor.

“Tapi saya enggak bisa naik sepeda motor?”

“Saya juga enggak punya sim”

“Saya juga masih jomblo :( emang enak naik sepeda motor sendirian keliling bali?”

Lalu curcol tanpa henti….. Skip!

Sebelum banyak mengeluh, begini saja deh. Bayangkan kalian naik sepeda motor di area pebukitan Bali Selatan, melewati jalan – jalan kecilnya tanpa tahu arah, tersasar, bertanya arah ke penduduk lokal, kemudian ketemu jodoh! Kedengaran menarik bukan!? Jomblo bukan alasan, enggak punya sim tinggal bikin asal sudah cukup umur!

Apalagi suasana bertualang di Bali itu memang akan lebih terasa jika naik sepeda motor lho. Karena menurut saya terasa lebih menantang jika dibandingkan dengan cara yang lain! Tapi jangan kaget juga kalau nanti kalian menemukan sedikit kemacetan Bali, ketika liburan. Entah kenapa makin banyak plat mobil selain DK bertebaran di Bali ketika musim liburan. (red : DK adalah plat kendaraan bermotor untuk area Bali)

Untuk jenis sepeda motor terfavorit dan banyak ditemukan di Bali sendiri adalah sepeda motor berjenis matic. Kebanyakan sepeda motor tadi telah dimodifikasi agar bisa membawa papan surfing.

Bule di Bali banyak yang suka menggunakan sepeda motor matic :D
Bule di Bali banyak yang suka menggunakan sepeda motor matic :D

Loh? Emang orang indonesia ke Bali pada doyan surfing ya?

Entah, saya sih bukan gak suka, tapi enggak bisa. Titik!

Sepeda motor matic yang dimodifikasi tadi awalnya buat orang bule yang sering menyewa motor. Mereka sih memang senang mencari pantaiyang memiliki ombak bagus untuk surfing. Karena itu sepeda motor tadi dimodifikasi sedemikian hingga bisa membawa satu papan surfing. Buat saya sih malah mengganggu, seringnya saya minta agar tempat papan surfing tadi dilepas sebelum memakainya. Bukan apa – apa, tetapi biar bisa bonceng kamu~ Iya, kamu! :3

Kecuali Bali bagian selatan, sebagian besar jalan raya di Bali tidak akan membuat orang tersesat. Bahkan dulu, ketika pertama kali saya traveling ke bali, jomblo, sendirian lagi! Ngenes enggak? Pun, Saya nekat sewa motor dan berkeliling Bali Selatan tanpa bawa panduan apapun.

Ada banyak sekali papan penunjuk jalan yang biasanya berwarna hijau, yang akan memandu pengendara. Kalau pun nanti tersesat, jadikan Kuta sebagai acuan. Tinggal cari papan penunjuk yang mengarah ke arah bandara atau Pantai Kuta. Namun, jika masih tersesat juga silahkan tanya pak polisi yang kebetulan lewat, bawa GPS sendiri, atau bisa beli buku saya tentang bali.  Hehee!

Nah! Sekarang berani sepeda motor keliling Bali dong? Meskipun sendirian, yuk ah!

Tips Berkendara Asik Di Bali

  1. Selalu cek kondisi sepeda motor yang akan disewa, jika ada masalah lebih baik minta ganti. Karena sepeda motor yang rewel bisa menjadi bencana dan akan menggagalkan rencana liburan.
  2. Jika berencana tinggal di Bali lebih lama satu bulan misalnya, jangan sewa harian. Tetapi sewa saja bulanan harga sewa akan bervariasi, tawar saja, normalnya akan dapat diskon.
  3. Cek kelengkapan surat kendaraan seperti STNK, SIM, gunakan helm standard, dan selalu safety riding ya! Meskipun polisi Bali ramah – ramah, tetap saja mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? 

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
18 Responses
  1. Wohooi Mas Bro! Emang ada transportasi umum yang bisa diandalkan di bumi nusantara tercinta ini untuk menelusuri jalan raya? Nggak kan?

    Makanya itu, semua orang pada cari kenyamanan sendiri-sendiri. Yang termudah dan terekonomis adalah naik sepeda motor. Ironis ya?

    Tapi tenang aja. Menurut saya klo ada satu kota di Indonesia ini yang sukses mengintegrasikan transportasi umum untuk mobilitas warganya, maka cara yang serupa juga bisa diterapkan di kota-kota lain di Indonesia. Hanya saja, prosesnya masih panjaaaang karena warga kita, terus terang… masih nyaman dengan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.

    Salam Menjelang 9 Juli!

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      hehee, emang enggak ada sih kalau di indonesia –/| tapi kalau ngelihat dari sisi pariwisata independent, di bali paling nyaman dan efisien kalau naik sepeda motor :D

      1. Yang hanya di Bali sih Mas Bro. Menurutku sih di seluruh Indonesia yang mudah naik sepeda motor. Entah itu pas menyusuri jalan perbukitan di Jawa Tengah, jalanan hutan Kalimantan, dan gang-gang kecil di Ibukota, hahaha.

        Apa mungkin ya karena terbiasa dengan naik sepeda motor? Pinginnya setelah turun dari kereta, bus, atau pesawat langsung tersedia sepeda motor di parkiran yang bisa dipakai untuk keliling2. Gitu toh?

        1. Rijal Fahmi Mohamadi

          Hehee, iyaa, tapi kalau di jawa itu naik sepeda motor + menantang maut. tau sendiri kan kalau di jawa kendaraan banyak banget. Beda kalau naik sepeda motor di bali atau lombok. cobain deh sesekali, jalanan relatif lebih sepi dan nyaman untuk berkendara :D eh, tapi kalau ada transportasi publik yang nyaman ya pilih naik itu deh~ gak pake cape nyetir sendiri :)

  2. Yak! Betul sekali! Satu hal yang membuat gue males buat mengeksplor Bali adalah ketiadaan transportasi umumnya. Padahal, dengan banyaknya pendapatan dari sektor pariwisata, harusnya pemerintah setempat memiliki dana yang sangat cukup untuk pengadaan sistem transportasi umum yang memadai. Pemikiran gue sih, ketiadaan transportasi umum itu disengaja, agar tidak mematikan usaha travel agent atau car rental yang sudah jadi mata pencaharian warga lokal. Gue sendiri nggak terlalu suka naik sepeda motor buat traveling, lebih suka naik angkutan umum atau mobil sehingga bisa menikmati perjalanan :D

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      ada kemungkinan begitu~ soalnya banyak banget usaha menyewakan kendaraan, baik mobil dan sepeda motor di bali nug. kalau aku memang seneng naik sepeda motor~ jadi sering muter – muter pake sepeda motor :D

  3. belom pernah ke bali sendirian >.<
    biasanya ikut rekreasi orang tua :v
    jadi gak kebayang sama sekali jalanan bali. kalo ikut bis gitu, ngebayangin muter2 bali kok jadi bikin takut tersesat sih :|
    ada tips mas?
    kalo sewa motor gitu otomatis dapat peta bali nggak?

  4. yenyen

    Sip.. Jalan2 naek speda emang yang paling top.. Naik gnung turun gnung nyebrang laut (naek kpal maksut.ny.. hihi) No macet, No ribet

  5. Gede

    yap, bener sekali pendapatnya. di Bali paling nyaman Traveling dengan Sepeda Motor. tapi saya kurang setuju kalau ketiadaan angkutan umum itu disengaja. mungkin belum aja bli..tunggu tanggal mainnya.. ( tp sy juga ngak tahu kapan ) hehe

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: