5 Alasan Kenapa Harus Traveling Ke Amed, Bali Timur!

Amed, Bali – Kalau sedang liburan atau traveling ke Bali, daerah mana yang paling kalian sukai? Kuta? Sanur? Atau Ubud? Well, Buat saya yang doyan banget nyebur ke laut, bengong seharian liat langit biru, atau berburu foto, Amed adalah salah satu tempat tervaforit saya ketika sedang liburan disana. Kenapa? Yak! Inilah 5 Alasan Kenapa Harus Traveling Ke Amed, Bali Timur! Happy Exploring Green Traveler!

1. Kenapa Traveling Ke Amed? Karena tempat ini Sangat Tenang, Weekend Getaway Lover Paradise I Said!

Dengan semakin populernya Bali, area Kuta dan sekitarnya sekarang kian sesak. Seakan sudah tak ada lagi ruang untuk bernafas apalagi menenangkan pikiran. Apalagi dikala peak season, sudah pasti orang-orang yang ingin berlibur di Bali akan berpindah ke tengah atau ke timur. Traveling ke Amed adalah salah satu pilihan untuk menenangkan diri, menjauh dari pusat keramaian Bali.

Bali, utamanya area Kuta, sekarang ini sudah menjelma menjadi raksasa Metropolitan yang berada di tepi pantai. Tentunya enggak begitu cocok lagi buat penyuka ketenangan seperti saya. Dan Amed adalah jawabannya! Suasana Bali yang tenang di ujung timur masih begitu terasa.
Bali, utamanya area Kuta, sekarang ini sudah menjelma menjadi raksasa metropolitan yang berada di tepi pantai. Tentunya enggak begitu cocok lagi buat penyuka ketenangan seperti saya. Dan Amed adalah jawabannya! Suasana Bali yang tenang di ujung timur masih begitu terasa.

2. Laut dan Langit Biru Amed, Siapa Tidak Suka?

Kamu penyuka pantai yang sepi? Pergi traveling ke Amed adalah pilihan yang tepat. Amed memiliki beberapa pantai yang tenang untuk berang, juga pantai yang asik untuk sekedar snorkeling. Atau, jika kalian hanya ingin menghabiskan hari di tepi pantai, Amen punya segudang pantai menarik untuk kalian bersantai.

Menghabiskan weekend hanya untuk menikmati langit biru sambil mengapung di salah satu pantai di Amed seperti Jemeluk Bay, tentunya adalah aktifitas yang bisa membuang stres selama weekday. Yah, biru adalah warna alam yang bisa menenangkan hati dan suasana.
Menghabiskan weekend hanya untuk menikmati langit biru sambil mengapung di salah satu pantai di Amed seperti Jemeluk Bay, tentunya adalah aktifitas yang bisa membuang stres selama weekday. Yah, biru adalah warna alam yang bisa menenangkan hati dan suasana.

(Baca Juga : Sang Pantai Perawan, The Virgin Beach)

3. Suka Fotografi? Amed Adalah Salah Satu Tempat Terbaik Untuk Berburu Foto Di Bali Timur

Penyuka kegiatan fotografi? Dengan traveling ke Amed kalian bisa menemukan banyak tempat menarik untuk objek fotografi kalian. Tak ketingalan, Gunung Agung yang megah menjulang tinggi itu terlihat dengan jelas dari Amed. Jadi, jangan sampai lupa membawa lensa telephoto ya!

Entah berburu pemandangan bawah laut Amed, eksotisme asli dari Bali Timur, berburu matahari terbit, atau sekedar mengabadikan kegagahan Gunung Agung dari kejauhan. It's your choice! Ada banyak pilihan di Amed, pilih mana yang kalian sukai.
Entah berburu pemandangan bawah laut Amed, eksotisme asli dari Bali Timur, berburu matahari terbit, atau sekedar mengabadikan kegagahan Gunung Agung dari kejauhan. It’s your choice! Ada banyak pilihan di Amed, pilih mana yang kalian sukai.

4. Amed Is Underwater Travel Junkie Must Visit Place!

Jangan lupakan keindahan pemandangan bawah laut Amed juga bisa menjadi salah satu alasan kuat untuk pergi traveling ke Amed. Bahkan, sedari dulu Amed ini adalah salah satu tujuan populer untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah air Pulau Bali. Di amed ada banyak titik penyelaman juga tempat snorkeling untuk pemula sekalipun. Favorit saya adalah, snorkeling di Jemeluk Bay!

Amed punya banyak titik penyelaman dan snorkeling yang harus di eksplore para underwater travel junkie, termasuk saya. Ketika masih tinggal di Bali, tempat itu adalah tempat reguler saya untuk ber-snorkeling ria. Sebut saja Japanese Shipwreck point, Lipah dan Jemeluk Bay yang merupakan beberapa titik snorkeling dan diving populer di Amed, Bali Timur. (Ada surga bawah laut di bawah sana)
Amed punya banyak titik penyelaman dan snorkeling yang harus di eksplore para underwater travel junkie, termasuk saya. Ketika masih tinggal di Bali, tempat itu adalah tempat reguler saya untuk ber-snorkeling ria. Sebut saja Japanese Shipwreck point, Lipah dan Jemeluk Bay yang merupakan beberapa titik snorkeling dan diving populer di Amed, Bali Timur. (Ada surga bawah laut di bawah sana)

(Baca Juga : Pantai Bias Tugel, Dan Reuni Dadakan Dengan Teman lama)

5. Amed Adalah Salah Satu Surga Yang Tersisa, Ketika Bali Sudah Mulai Diserang Modernisasi, Turisme Masal Dan Kapitalisme.

Sekarang mungkin Amed ini masih sepi dan jauh dari keramaian. Namun siapa tahu, beberapa tahun kedepan Amed ini akan penuh sesak seperti Kuta dan sekitarnya. Makanya, selagi masih belum ramai, kalian bisa mencoba pergi traveling ke Amed, menjelajah setiap sudut keindahannya. Menikmati selagi suara mesin belum banyak menderu, dan deburan ombak masih terdengar kencang.

Traveling ke Amed adalah salah satu pilihan tepat untuk penuka pantai. Karena Amed, adalah salah satu tempat yang belum diserang turisme masal secara brutal, modernisasi Bali yang mengikis budaya asli sedikit demi sedikit, dan kapitalisme yang secara pelan - pelan menggerogoti Bali. Sebagai Travel Blogger Indonesia, catperku mengajak traveler untuk berperan aktif (dengan eco traveling) untuk ikut menjaga agar surga yang tersisa di ujung timur ini tetap terjaga. Happy Green Travel!
Traveling ke Amed adalah salah satu pilihan tepat untuk penuka pantai. Karena Amed, adalah salah satu tempat yang belum diserang turisme masal secara brutal, modernisasi Bali yang mengikis budaya asli sedikit demi sedikit, dan kapitalisme yang secara pelan – pelan menggerogoti Bali. Sebagai Travel Blogger Indonesia, catperku mengajak traveler untuk berperan aktif (dengan eco traveling) untuk ikut menjaga agar surga yang tersisa di ujung timur ini tetap terjaga. Happy Green Travel!

Amed, Tahukah Kamu ?

  • Amed sebenarnya merupakan bentangan panjang garis pantai mulai dari desa Culik sekitar 14 km ke arah timur, yang menggabungkan tujuh desa Amed, Jemeluk, Bunutan, Lipah, Selang, Banyuning dan Aas.
  • Amed berjarak sekitar 3 – 4 jam perjalanan darat dari Denpasar atau kuta.
  • Meskipun tidak sebanyak di Jalan Poppies, Kuta, Di Amed cukup mudah ditemukan penginapan. Dari yang termurah hingga yang mahal pun ada, tinggal disesuaikan dengan budget.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

  • Pantai amed
  • amed bali
  • tempat jalan jalan di amed
  • yang bisa dilakukan di amed bali
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
21 Responses
  1. Yang "Ijo" Dari Bali - @catperku

    […] tengah dan sedikit bagian timurnya. Kebetulan foto ini saya ambil sehabis pulang snorkeling dari Amed. Asik sekali berhenti sebentar, kabur dari teriknya matahari Pulau […]

  2. Tentang Solo Traveling Dan Rame - Rame - @catperku

    […] terlalu detail, dan bertoleransi karena keinginan tiap orang yang pasti bebeda. Selain itu ketika traveling sendirian, saya bisa memutuskan untuk pergi dari suatu destinasi setiap saat ketika tempat yang […]

  3. Tentang Etika Bertanya Kepada Sesama Traveler - @catperku

    […] masalah seperti ini, toh saya selalu mencoba membantu menjawab setiap pertanyaan tentang seputar traveling yang dilontarkan kepada saya. Tentunya sebatas kemampuan saya menjawab juga dong? Soalnya saya […]

  4. Venny

    Halo mas Rijal,
    saya & suami berencana ke Bali Timur, Amed & Tulamben selama 4 hari 3 malam.
    Untuk snorkeling, mana yang lebih bagus di antara 2 lokasi itu?

    Satu lagi, kami rencananya akan sewa mobil dari DPS.
    Nah, kalau mau snorkeling di Amed/Tulamben, setauku bisa langsung dari pantai.
    Aku pernah ke Tulamben tapi thn 2005 :p

    Kalau lokasi hotel tidak langsung di area pantai, harus berkendara ke area snorkeling,
    bagaimana cara menyimpan barang2 bawaan kami (dompet, kunci mobil, dll)?
    Kami bawa alat snorkel sendiri, jadi tidak sewa dari dive centre :)

    Thanks ya!

    cheers,
    Venny

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      kalau titik snorkeling amed lebih banyak, dan lebih dangkal. beberapa juga ada yang bisa dari pantai langsung seperti titik snorkeling lipah, jemeluk bay, japanese shipwreck. tulamben sih asiknya buat diving :D Waduh, biasanya snorkeling bawa duit ngepas, jadi barang barang yang dibawa juga enggak banyak. mungkin bisa beli tas yang bisa dibawa ke air(tas tahan air). kalau enggak dititipin di loker hotel saja. saya seringnya gitu :D

  5. Pulau Serangan, Another Bali's Hidden Paradise, Surganya Para Surfer

    […] Serangan dahulu sebenarnya pulau yang terpisah dari Pulau Bali, namun sekarang sudah ada jembatan yang menghubungkan kedua pulau tersebut. Sayang saya tidak tahu […]

  6. MEY

    saya belum bisa renang tp penasaran banget pengen snorkling.. kira2 di amed atau pulau menjangan yg recomended untuk pemula seperti saya?

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      ke amed aja kalau buat pemula, coba yang di jemeluk bay. saya sudah pernah nulis juga kok tentang jemeluk bay, coba cari2 di blog ini :D

  7. Venny

    Hi mas Rijal,
    aku mau sharing sedikit pengalaman kami selama liburan di Amed 16-19 November lalu.
    Kami tinggal di desa Bunutan.
    Hari pertama kami tiba sudah sore jadi beristirahat saja di hotel.

    Hari kedua kami snorkeling ke area Japanese shipwreck, desa Banyuning.
    Mobil sewaan bisa diparkir di area parkir Kawi Karma Resturant, di seberang Baliku Dive Centre.
    Untuk parkir kami bayar 5 ribu rupiah. Dan untuk shower, per orang bayar 5 ribu rupiah lagi.
    Kamar mandi untuk shower cukup bersih. Barang bawaan bisa dititipkan di restaurant.
    Dari tepi pantai, tinggal renang sebentar saja sudah sampai di lokasi Japanese shipwreck :)

    Hari ketiga kami snorkeling ke lokasi USAT Liberty shipwreck di Tulamben.
    Mobil kami parkir di Ocean View resort & kami menyewa jasa snorkeling guide dengan membayar 100rb rupiah. Sewa jaket pelampung 25rb rupiah.
    Sayang waktu itu cuaca kurang bersahabat, hujan jadi air laut keruh.
    Kami hanya snorkeling sebentar saja di sana.
    Di area USAT Liberty banyak divers, jadi view yang didapat selain ikan, coral, shipwreck juga divers yang seliweran. Hahahahaha.

    Sayang kami tidak sempat snorkeling di coral garden-Amed karena esok harinya cuaca juga hujan.

    Di Amed banyak makanan enak :)
    Kami sempat makan di Warung Enak. Mantap! Harganya juga oke ;p

    Sekian sharing saya. Hehehehe.

    Thanks untuk info tentang Amed ya.

    cheers,
    Venny

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: