Ke Bali Enggak Surfing? Rugi Meeeeen!

“Men, Ke Bali lagi yuk?”

“Shopping lagi? Atau mau hunting bule kali ini?”

“Enggak, lagi pengen banget latihan surfing nih!”

“Widih, tumben! Ada yang ke Bali niat banget buat surfing. Kesambet setan bule dari negara mana kamu?”

Sayangnya percakapan diatas cuma ada di angan – angan saja. Tidak pernah ada seorang pun teman saya atau pembaca setia travel blog catperku ini yang bela – belain liburan ke Bali hanya untuk surfing. Padahal banyak bule yang datang ke Balidari asalnya yang berjarak ribuan kilometer hanya untuk surfing, masak kita yang orang Indonesia enggak pengen mencoba juga?

Tapi… apa sih sebenarnya surfing itu? Jangan – jangan malah ada yang belum tahu ya? Apa itu yang  yang namanya surfing?

Memang olah raga ini lebih populer dikalangan para bule daripada orang Indonesia sendiri.  Surfing atau bisa disebut juga Selancar merupakan sebuah olah raga air yang berlangsung di atas ombak yang tinggi. Olahraga ini dilakukan dengan menggunakan sebuah papan sebagai alat untuk bermanuver di atas ombak.

Jadi yang dimaksud dengan surfing itu seperti ini. Rugi banget kalau ke Bali tapi enggak mencoba minimal sekali :D
Jadi yang dimaksud dengan surfing itu seperti ini. Rugi banget kalau ke Bali tapi enggak mencoba minimal sekali :D

Papan tersebut akan bergerak dengan menggunakan tenaga arus ombak di bawahnya dan arahnya dikemudikan seorang peselancar / Surfer. Sangat populer di kalangan pecinta adrenalin rush, pada olah raga surfing adrenalin akan terpacu karena tantangan untuk mengarahkan papan selancar sekaligus menjaga keseimbangan ketika berdiri di atasnya. Olahraga ini lebih mirip rodeo, tetapi pada Olahraga ini peselancar menunggangi ombak liar, bukan banteng liar.

O iya, sebagai pulau tropis, Bali menjadi tujuan utama surfer dari seluruh dunia lho. Orang Indonesia harusnya bangga dengan hal ini. Karena sudah menjadi rahasia umum lagi kalau Bali memiliki banyak pantai dengan ombak yang bagus, bahkan untuk kalangan pemula seperti saya sekalipun. Iya, saya noob abis! Saya bukan seorang sport freak,  tetapi seorang geek yang suka mencoba hal baru. Otomatis saya pasti tidak melewatkan untuk mencoba olah raga surfing ketika sedang di Bali.

Tapi surfing itu susah enggak sih? Terus pantai yang enak buat pemula dimana ya?

Untuk seorang pemula pasti susah dong, terus pantai yang pas untuk mencoba surfing adalah Pantai Kuta. Lansekap pantai kuta cukup landai, dan tidak terlalu dalam. Pasir pantainya halus dan ombaknya tidak terlalu besar. Kalau pun harus tergulung ombak ketika sedang belajar surfing, tidak perlu takut terkena karang atau tenggelam. Dengan catatan, harus bisa berenang ya! Kalau enggak, tetep aja kelelep deh~

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mulai berlatih surfing adalah langsung menyewa papan yang banyak disewakan di sepanjang Pantai Puta. Karena surfing tanpa papan berarti delusional. Jangan – jangan sedang mimpi surfing di siang bolong lagi? Harga sewanya tidak terlalu mahal untuk orang lokal, biasanya sekitar IDR 35.000 – 50.000 per 3 jam, atau naik sesuai inflasi ya.

Hah? Cuma 3 jam? Sebentar sekali dong waktunya!? Weits! Percaya deh, 3 jam itu waktu yang sangat lama untuk pemula. Bahkan 1 jam saja bisa memuat seorang pemula cukup kelelahan karena lebih sering tergulung ombak ketika berlatih berdiri di papan. Agar waktu 3 jam bisa efektif, lebih baik menyewa satu papan surfing untuk 2 orang, jadi bisa bergantian menggunakannya. Terus, sewa papan surfing yang paling besar, karena untuk pemula papan surfing terbesar adalah paling baik untuk melatih keseimbangan.

Untuk menjadi pro-surfer harus sering brelatih. Yang seperti ini tidak bisa dilakukan oleh pemula seperti saya.... :|
Untuk menjadi pro-surfer harus sering brelatih. Yang seperti ini tidak bisa dilakukan oleh pemula seperti saya…. :|

Berlatih surfing itu sebenarnya mudah, yang diperlukan hanyalah rutinitas jika ingin menjadi pro. Tetapi jika ingin cepat bisa dengan instant, bisa menyewa papan sekaligus pelatihnya. Biasanya harga sewa papan termasuk pelatihnya sekitar 200 – 300 ribu rupiah untuk wisatawan lokal. Dan kalau beruntung harga tersebut untuk 2-3 orang. Pintar – pintar saja bernegosiasi harga. Kadang ada juga pelatih yang kasih garansi bisa berdiri dalam sehari. Meskipun nanti kalau tanpa pelatih pasti akan susah lagi :p

Sedangkan untuk para traveler kere yang ogah rugi tetapi ingin mencoba surfing, bisa belajar dulu di internet teknik dasarnya. Banyak sekali video di internet yang mengajarkan teknik – teknik dasar untuk berselancar. Bagian paling sulitnya adalah timing untuk mendapatkan ombak yang bagus, dan kapan tangan mulai mengayuh. Biasanya untuk bisa melihat kapan ombak bagus datang, diperlukan jam terbang surfing yang cukup banyak.

Memang tidak ada cara cepat untuk bisa surfing. Tips paling gampang untuk mengetahui kapan ombak bagus datang…. Ya sewa pelatih surfing! Gak ada cara lain lagi yang lebih gampang dari itu. Hehee!

Ketika skill surfing mulai terasah, sebaiknya beranjak dari Pantai Kuta. Karena selain Pantai Kuta lebih cocok untuk para peselancar pemula, Bali masih memiliki banyak sekali pantai dengan ombak bagus. Lagi pula Kuta lebih sering dipenuhi lautan manusia. Sedangkan sebagian besar pantai lain lebih cocok untuk peselancar yang lebih berpengalaman.

Saya, papan surfing dan sedikit tipuan kamera.... Akibat malas berlatih~
Saya, papan surfing dan sedikit tipuan kamera…. Akibat malas berlatih~ Muehehehe~~

Pemula tidak perlu berkecil hati di pantai yang lain. Paling tidak bisa belajar dengan melihat para pro-surfer beraksi diatas ombak, seperti yang sering saya lakukan ketika masih tinggal di Bali. Kebanyakan pantai di bagian selatan Bali yang banyak digunakan para pro-surfer untuk bermain ombak. Seperti Pantai Suluban, Pantai Bingin, dan Pantai Balangan. Di ketiga pantai tersebut sering saya temui para pro-surfer. Jadinya tidak kaget lagi kalau di ketiga pantai itu berdiri beberapa surfer camp.

Nah! Ada yang tertarik untuk menjadi surfer professional !? Silahkan pindah ke Bali biar bisa surfing tiap hari, lalu mulai belajar dari ombak Pantai Kuta!

Kapan Waktu Surfing Terbaik?

  • Untuk pemula, waktu terbaik untuk berlatih surfing di Pantai Kuta adalah ketika pantai sedang surut. Ketika itu ombak sangat bagus untuk mulau melatih keseimbangan diatas papan surfing. Karena keseimbangan adalah kunci menjadi seorang peselancar professional.
  • Dari pengamatan saya, untuk yang sudah berpengalaman, biasanya siang hari sampai sore hari sebelum surut. Itu adalah waktu terbaiknya. Karena ombak terbentuk sangat bagus untuk diselancari sekaligus untuk mencoba bermanuver.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
31 Responses
  1. hmm…. aku emg suka sih ama yg berbau2 adrenalin rush gitu… tp sepertinya surfing blm termasuk… pertama krn ga bisa berenang, trs alasan kedua, ngebayangin latihan pertama, trs jatuh dan kepentok papan surfing, trs idung patah, bedarah, trus… hahahaha… *BilangAjaLoMales ;p

    Skrn ini cukuplah aku mandangin cowo2 eksotis berkulit coklat dgn otot menonjol itu bermain di atas air mas :D

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      iyaa, emang keren bisa surfing itu :D tapi saya belom terlalu bisa juga~~ hehee next ke bali cobain deh :D

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      Kalau ombaknya sudah pecah, berdirinya tinggal mengatur keseimbangan kok. Cuma tetep aja, ngomong lebih enak daripada ngelakuin :p

  2. bpras

    Surfing, kelihatannya gampang, ternyata harus banyak latihan ternyata cuma buat sekedar berdiri. Dari 100x cuma 1x saya bisa berdiri hehehe

    1. Kalau masih pemula sih cobain di pantai kuta, relatif aman dan banyak coast guardnya disana. Kalau eksotis sih pasti~ secara matahari bali itu panas banget. Kalau enggak mau ya gitu deh, leyeh – leyeh cantik sambil liatin orang surfing :D

  3. Ibaratnya kalo surfing butuh timing yang pas buat nemuin ombak yang bagus, kalo saya butuh timing yang pas buat libur kerja dan merealisasikannya. :D
    untung biar gemuk tapi bisa renang.. haha

  4. Vikry

    Saya hbis lebaran inshallah ke bali bang, klau saya ke sna saya ingin belajar surfing bang, ntar kalau ke sna saya kabarin, ada nomor hp nya gk bang? Atau id line?

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: