Jakarta Punya Transjakarta, Bali Punya TransSarbagita

Jakarta Punya Transjakarta, Bali Punya TransSarbagita
5 (100%) 13 votes

Sejak pertama kali datang ke Bali, saya langsung jatuh cinta dengan setiap hal yang ada disana. Mulai dari keunikannya, pemandangan indah alamnya, hingga setiap pantainya yang bikin saya kesengsem. Hanya saja ada satu hal yang tidak terlalu saya suka dari pulau Bali! Apa itu?

Ya! Transportasi umum yang secara nyata sangat tidak efektif sama sekali di Bali. Saking sebalnya sama transportasi umum yang kurang efektif di bali, saya sempat berpikir, bagaimana  ya, jika transportasi di Pulau Bali, nanti dibuat MRT seperti yang ada di Singapore? Setuju?

Di Jakarta namanya TransJakarta, di Jogja namanya TransJogja. Nah! Kalau di Bali namanya TransSarbagita, sebutan salah satu transportasi masal yang berupa bus.

Sayangnya ide saya tadi pasti bakal terus melayang di angan – angan, entah kapan menjadi kenyataan. Meskipun demikian, paling tidak sekarang ini Bali sudah menunjukkan sedikit improvisasi. Pulau wisata utama indonesia ini telah memiliki transportasi umum yang mirip busway atau TransJakarta.

Bedanya, Di Bali transportasi umum masal ini lebih dikenal dengan TransSarbagita. Transportasi masal ini juga tidak memiliki jalur khusus seperti di Jakarta. Namun konsepnya dibuat mirip seperti TransJogja dan TransJakarta. Setiap TransSarbagita memiliki halte dan jalur khusus dengan keberangkatan tiap beberapa menit.

Penampakan bus TransSarbagita dari luar dan dalam. Tidak begitu jauh beda dengan Transjakarta.
Penampakan bus TransSarbagita dari luar dan dalam. Tidak begitu jauh beda dengan Transjakarta.

Sampai sekarang ini bus TransSarbagita masih melayani satu jalur utama Bali bagian selatan, yaitu terminal Batu Bulan – Nusa Dua pulang pergi, dengan jalur pulang dan pergi yang berbeda. Katanya, pengembangan kedepan trayek Bus TransSarbagita ini akan ditambah. Entah kapan, namun harapan saya sih secepatnya, karena Bali akan lebih cantik lagi dengan transportasi yang lebih teratur. Hanya saja, tidak tahu apakah harapan saya sejalan dengan kerja keras dari pemerintah setempat atau tidak nantinya.

Nah, karena informasi jalur sendiri kadang masih kurang jelas, saya akan mencoba sedikit berbagi. Berikut ini jalur yang dilewati oleh TransSarbagita, semoga bisa berguna untuk yang ingin mencoba sistem transportasi yang masih tergolong baru di Bali ini.

Rute Bus Trans Sarbagita
Rute Bus Trans Sarbagita

Jalur Batu Bulan – Nusa Dua ( Halte yang akan dilewati )

Batu Bulan – Tohpati – Prof IB Mantra – Padang Galak (Sanur) – Pantai Matahari Terbit (Sanur) – Pantai Sindhu (Sanur) – Danau Poso (Sanur) – Pulau Serangan – Pesanggaran – Pedungan – Dewaruci 2 – Central Parkir (Kuta) – Sunset Road Timur (Kuta) – Dewa Ruci 1 – Kuta Timur – Jimbaran – Bualu – Nusa Dua 1 – BTDC ( Bali Tourism Development Center)

Jalur Nusa Dua – Batu Bulan ( Halte yang akan dilewati )

BTDC ( Bali Tourism Development Center) 1 – BTDC ( Bali Tourism Development Center) 2 – Nusa Dua 2 – Bualu – Taman Griya – Jimbaran – Kuta Timur – Dewa Ruci 2 – Sentral Parkir (Kuta) – Sunset Road Timur (Kuta) – Pedungan – Pesanggaran – Pulau Serangan – Danau Poso (sanur) – Pantai Sindhu (Sanur) – Pantai Matahari Terbit (Sanur) – Padang Galak (Sanur) – Prof IB Mantra – Tohpati – Batu Bulan

Memang saat ini efektifitas dari bus TransSarbagita masih kurang maksimal, namun transportasi massal yang satu ini adalah cara yang paling ekonomis untuk sekedar city tour keliling Bali bagian selatan. Percaya atau tidak? Dengan tarif untuk penumpang umum Rp 3.500, pelajar dan mahasiswa Rp 2.500 sekali jalan, saya sudah bisa keliling bali bagian selatan. Nah lo! Yang punya KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), jangan sampai ketinggalan yah, biar dapet yang paling murah :D

Kamu Perlu Tahu Tentang Bus Trans – Sarbagita!

  • Desain bus TransSarbagita bermotifkan dominan biru dengan slogannya Bali Clean And Green. Memang visi dan misi dari transportasi yang satu ini adalah menyediakan transportasi nyaman yang ramah lingkungan.
  • Bus akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WITA – 21.00 Wita. Tempat pertama  berangkat adalah dari terminal Batu Bulan.
  • Bus Trans – Sarbagita akan berangkat setiap 15 menit. Berapa pun penumpang yang ada, bus dijamin akan berangkat. Bus akan berhenti di setiap halte selanjutnya selama kurang lebih 1 menit. Namun karena kadang terkena macet, jadwal bisa berubah – rubah.

Ps : Sekali kali boleh dong traveling dengan transportasi umum, itung – itung membantu mengurangi kemacetan di jalan deh :D

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
12 Responses
    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      hahaa, makanya itu TransSarbagita sebenarnya enggak efektif sama sekali :D tapi lumayan kalau pengen cobain :D

  1. Wah baru tau ada bus ini di Bali. Terakhir ke sana blm pernah liat. Atau krn saking jarangnya hehe.

    Smoga ke dpnnya lebih baik lagi transport umumnya biar lbh nyaman klo jalan2 di sana. Ga perlu sewa kendaraan.

    Nice info…

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      memang sebenarnya udah ada sejak lama ini transsarbagita, cuma frekuensinya enggak sebanyak yang di jakarta. jadi terkesan tidak terlihat :D semoga semakin bagus public transport di bali :)

  2. Sesungguhnya transportasi di Bali itu bikin frustasi apalagi kalau gak bisa naik motor. Tapi sejak burung biru masuk, jadi makin manja, dikit-dikit pesen taksi. Aku gak pernah tergoda nyoba transsarbagita abis armadanya jarang keliatan & cewek manja ini takut kulitnya gosong ^_^

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      hehee setujuu!! bisa nyetir motor sendiri di bali itu berkah, bisa lewat jalan tikus kalau macet :D naik taksi kalau lagi lengang sih enak, kalau pas musim liburan bisa kena macet ber jam – jam –“

  3. Choyrul W.W

    Jakarta punya TransJakarta
    Bali punya TransSarbagita
    Semarang punya Bus Rapid Transit Semarang
    I love Semarang :D

    @ChoyrulWW

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: