Pengalaman Terbang Ke Berlin Dengan Maskapai Scoot!

Sebenarnya saya pengen nulis dulu pengalaman saya buat visa schengen di Konsulat Jendral Jerman dengan membawa status pekerjaan sebagai Travel Blogger. Namun setelah saya pikir, itu nanti saja. Setelah saya menyelesaikan tulisan pengalaman terbang ke Berlin dengan Maskapai Scoot ini. Karena tentunya sudah banyak yang ingin tahu bagaimana rasanya terbang long haul dengan budget airlines kan?

Saya belum pernah terbang ke eropa sebelumnya, tapi sudah pernah terbang long haul sekali dari New Zealand ke Kuala Lumpur. Sama-sama sekitar 12 jam juga durasinya, tapi ada istirahatnya karena transit di Gold Coast dulu. Nah, baru kali ini ketika terbang denga Maskapai Scoot, saya ngerasain terbang long haul dengan durasi 12 jam nonstop, Singapura Berlin.

Terus, rasanya gimana? Capek gak? Enak?

Oke, sebelum saya berbagi itu, saya mau cerita gimana saya bisa berkesempatan untuk terbang ke Berlin dengan Maskapai Scoot. Kebetulan saya mendapat undangan untuk mencoba penerbangan perdana dengan rute Singapura – Berlin. Ini juga kali pertama saya ikut Inaugural flight, atau penerbangan perdana pembukaan rute suatu maskapai. Tujuannya kok ya pas banget dengan negara eropa yang pengen saya kunjungi, Jerman.

Selamat datang di Berlin!
Selamat datang di Berlin!

Sejak mendapatkan undangan itu, saya langsung penasaran sih, berapa harga tiket ke Berlin dari bandara terdekat dengan tempat tinggal saya. Itu berarti pilihannya dari dari Surabaya atau dari Jakarta. Dari hasil pencarian saya, tarif termurah terbang ke Berlin dari Indonesia berada di 6 jutaan, pulang pergi. Wah, itu berarti harganya hampir sama dengan terbang ke Jepang ya!?

Karena saya berangkat dari Blitar, jadi kemarin saya memilih untuk terbang ke Berlin dari Juanda. Siapa sangka kota kecil di selatan Jawa ini bisa terkoneksi dengan Berlin secara langsung. Jadi untuk saya, rutenya dalah Blitar – Surabaya (Juanda) – Singapura – Berlin. Waktu berangkat saya memerlukan waktu 24 jam di perjalanan. Sementara ketika pulang saya hanya memerlukan waktu tempuh 22 jam dari Berlin sampai rumah lagi di Blitar.

Nggak lama kan?

Impressi Pertama Terbang Dengan Maskapai Scoot!

Sebenarnya ini bukan kali pertama saya terbang dengan Scoot. Sebelumnya saya pernah terbang dari Bangkok ke Singapura dengan menggunakan pesawat Scoot juga. Dari pengalaman pertama terbang dengan Scoot, menurut saya nggak terlalu buruk. Cuma kebetulan saya dapet kursi di dekat emergency exit, dan terbangnya gak lebih dari 2 jam.

Baru ketika terbang ke Berlin dengan Scoot kemarin saya bisa merasakan pengalaman terbang dengan Scoot sepenuhnya. Selain bisa mencoba bagaimana duduk lama kursi kelas ekonomi, saya juga sempat mencoba makanan inflight mereka. Tidak ketinggalan, inflight entertaiment dan fasilitas hiburan Scoot juga tak ketinggalan untuk saya coba.

Foto dulu sebelu berangkat ke Berlin!
Foto dulu sebelu berangkat ke Berlin!

Suasana Pesawat Boeing 787 Milik Maskapai Scoot Yang Membawa Saya Terbang Ke Berlin Selama 12 Jam

Saya sangat tidak sabar untuk menjajal pesawat Boeing 787 maskapai Scoot yang akan mengantarkan saya terbang perdana ke eropa. Setelah transit beberapa lama di Bandara Changi Singapura, akhirnya waktu boarding sampai juga. Kira-kira sekitar jam 12 malam waktu Singapura, saya dan penumpang lainnya dipersilahkan untuk memasuki pesawat terbang.

Sebelum memasuki pesawat, saya menyempatkan diri untuk berfoto di depan backdrop yang sudah dipersiapkan. Karena memang ini penerbangan perdana, inaugural flight Scoot ke Berlin, suasana boarding room memang tidak seperti biasanya. Lebih ramai dengan aksesoris yang bertema Maskapai Scoot.

Reclining seatnya nyaman kok!
Reclining seatnya nyaman kok!

Sebelum terbang saya juga sudah menyiapkan berbagai perlengkapan untuk terbang jauh. Bantal leher, dan kain flores senantiasa menemani dikala saya terbang jauh. Ya, karena ini bukan maskapai full board, tidak disediakan selimut pada tiap kursi. Jadinya saya mempersiapkan sendiri selimut penghangat kaki. Apalagi saya cuma memakai celana pendek.

Tanpa menunggu waktu lebih lama, saya segera bergegas memasuki pesawat lewat garbarata. Boeing 787 Dreamliner Maskapai Scoot yang saya naiki ini ternyata cukup lega juga. Terdapat kelas bisnis di bagian depan, dan kelas ekonomi di bagian belakang dengan konfigurasi kursi 3-3-3. Sekilas, meski konfigurasinya seperti itu, leg room antar kursi ekonomi masih tampak lega. Paling tidak untuk ukuran tubuh orang asia seperti saya.

Leg room sangat lega untuk ukuran maskapai budget.
Leg room sangat lega untuk ukuran maskapai budget.

Benar saja, begitu saya mencoba tempat duduknya, leg room terasa lebih luas dibandingkan dengan beberapa maskapai budget lainnya yang pernah saya coba. Kalau begini sih, terbang 12 jam ke eropa juga nggak bakalan kenapa-napa. Hilang sudah kekhawatiran saya kalau terbang lama dengan maskapai budget itu bakalan sengsara.

Selain leg room yang lega, reclining seat Boeing 787 Dreamliner Maskapai Scoot ini juga nyaman. Lumayan empuk lah untuk dipakai tidur sepanjang penerbangan. Kursi bisa direbahkan ke belakang, sehingga posisi tidur juga lebih enak. Hampir sepanjang penerbangan saya tidur, kecuali ketika makan dan beberapa jam sebelum mendarat.

Bagian atas pesawat Boeing 787 Dreamliner bisa warna warni kayak gini!
Bagian atas pesawat Boeing 787 Dreamliner bisa warna warni kayak gini!
Karena ini penerbangan perdana, sempat ada doorprize yang hadiahnya travel voucher. Saya dapet satu travel voucher senilai 150 SGD
Karena ini penerbangan perdana, sempat ada doorprize yang hadiahnya travel voucher. Saya dapet satu travel voucher senilai 150 SGD. Enaknya dipake sendiri atau dibuat giveaway aja ya?

Penerbangan selama 12 jam ke Berlin kemarin juga lancar-lancar saja. Cuaca bagus, tak banyak turbulensi yang berarti. Jadi saya bisa beristirahat dengan nyaman selama penerbangan menuju Berlin. O iya, tips dari saya kalau naik Scoot ke Berlin, pilihlah kursi dekat lorong saja. Lebih memudahkan ketika akan pergi ke kamar mandi.

Makanan Inflight Maskapai Scoot Untuk Rute Surabaya – Singapura – Berlin

Untuk budget airlines, makanan biasanya harus beli terlebih dahulu. Kalau enggak pesan dan beli terlebih dahulu, ya nggak dapet makanan. Kebetulan karena kemarin saya diundang sebagai media, jadinya juga dipesankan makanan inflight untuk dimakan selama penerbangan dari Surabaya – Singapura – Berlin.

Saya sempat mencoba snack dan makanan selama terbang dengan Maskapai Scoot.
Saya sempat mencoba snack dan makanan selama terbang dengan Maskapai Scoot.

Makanan berat sebaiknya dipesan bersamaan ketika membeli tiket. Selain pilihan akan lebih banyak, makanan yang dijual selama penerbangan kebanyakan adalah makanan ringan atau kalau ada makanan berat nggak bisa memilih. Untuk masalah harga, masih normal lah, nggak mahal-mahal banget. Pada penerbangan dari Singapura ke Berlin bisa dibeli denan menggunakan mata uang SGD.

Berbagai menu makanan bisa dipilih saat pembelian tiket. Mulai dari menu halal, hingga vegetarian juga ada. Kemarin saya memilih makanan india dan nasi lemak untuk perjalanan Surabaya – Singapura. Sementara perjalanan Singapura – Berlin saya nggak bisa milih, tapi makananan selama penerbangan enak juga sih.

Pada saat berangkat ke Berlin, snack sempat dibagikan ketika akan memasuki pesawat. Lalu saya mendapatkan wrap berisi daging dan sayur untuk makan malam, dan beef steak untuk sarapan pagi beberapa saat sebelum mendarat di Berlin. Sementara itu ketika pulang saya mendapatkan makanan daging dan sandwich. Rasanya cukup enak kok, nggak kalah dengan menu makanan maskapai full board yang lainnya.

Hiburan Dalam Pesawat Boeing 787 Maskapai Scoot

Meskipun Scoot adalah budget airlines, bukan berarti nggak ada hiburannya ya. Pada Boeing 787 Dreamliner Maskapai Scoot yang saya naiki kemarin, terdapat wifi on board. Itu artinya bisa berselancar di dunia maya selama terbang ya! Tapi harus beli dulu paket data wifi on board Scoot jika ingin menggunakan fasilitas ini. Paket wifi yang tersedia adalah mulai dari paket data 20 MB sampai dengan paket 500 MB. Kebetulan kemarin saya mencoba yang paket 100 MB.

Untuk informasi selengkapnya mengenai paket wifi onboard Scoot ini bisa dilihat dibawah. Data ini saya dapatkan dari website resmi Scoot, flyscoot.com :

Paket data Wi-Fi1 Kuota Data Harga beli sebelum penerbangan2 Harga beli saat dalam penerbangan3 Fitur-fitur4
Tweet 20 20MB US$ 4.99 US$5.99 • Cocok untuk mengirim pesan dan teks
• Batas volume data 20MB
• Kecepatan berselancar 64kpbs
Explore 50 50MB US$ 9.99 US$10.99 • Tetap terhubung dengan keluarga dan teman melalui media sosial
• Batas volume data 50MB
Surf 100 100MB US$ 15.99 US$17.99 • Cocok untuk web browsing dan menggunakan social media
• Batas volume data 100MB
Indulge 200 200MB US$ 29.99 US$32.99 • Cocok untuk email, web browsing dan streaming musik
• Batas volume data 200MB
Binge 500 500MB US$ 59.99 US$65.99 • Tetap terhubung lebih lama – mengirim email, belanja online, streaming musik dan menggunakan social media
• Batas volume data 500MB

1 Durasi sesi Wi-Fi akan bermula dari saat Anda pertama kali login sampai kuota data Anda habis. Kuota yang tidak terpakai dapat digunakan pada penerbangan selanjutnya yang dioperasikan oleh Scoot dengan menggunakan pesawat B787 Dreamliner serta dilengkapi dengan fasilitas konektivitas dari Panasonic.
2 Anda dapat membeli fasilitas Wi-Fi saat memesan tiket atau melalui fitur Manage My Booking sampai selama 4 jam sebelum waktu keberangkatan. 
3 Fasilitas Wi-Fi tersedia hanya pada pesawat B787 Dreamliner Scoot yang dilengkapi dengan fasilitas konektivitas Panasonic.
4 Fitur update otomatis perangkat lunak dan video streaming sebaiknya tidak diaktifkan untuk mencegah penggunaan data yang tidak perlu.

Tidak hanya wifi on board saja, namun terdapat juga fasilitas inflight entertaiment dipenerbangan ke Berlin ini. Namun harus mengunduh aplikasi yang namanya ScooTV terlebih dahulu. Untuk Smartphone berbasis android, aplikasi bisa diunduh setelah terkoneksi dengan wifi on board pesawat. Sementara untuk Smartphone berbasis IOS, harus mengunduh terlebih dahulu sebelum terbang.

ScooTV, inflight entertaiment anti bosan selama penerbangan ke Berlin Jerman.
ScooTV, inflight entertaiment anti bosan selama penerbangan ke Berlin Jerman.

Terus, jangan takut kehabisan daya smartphone disini. Karena ada socket listrik yang berada di bagian bawah kursi untuk bisa dipakai mengisi daya. Saluran listrik di kursi tersedia pada armada Scoot Boeing 787 Dreamliners. Dengan stopkontak pengisi daya standar 110V/60Hz. Dengan begitu, selama penerbangan pun bisa menggunakan laptop/smartphone tanpa takut kehabisan batere deh. Untuk kelas bisnis, menggunakan fasilitas listrik di pesawat ini gratis, namun untuk kelas ekonomi harus membayar dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Kesan Naik Maskapai Scoot Untuk Penerbangan Ke Berlin

Tidak seperti terbang 12 jam dari New Zealand ke Kuala Lumpur, pada penerbangan ke Berlin kali ini saya tidak mati gaya. Selain makanan inflightnya enak, hiburan tersedia, internet ada, saya juga sudah lebih siap sedia. Mempersiapkan beberapa film untuk ditonton di Smarphone saya. Digabungkan dengan tidur yang nyaman selama penerbangan, 12 jam Singapura – Berlin tidak terasa.

Pesawat Boeing 787 Dreamliner Maskapai Scoot yang saya tumpangi disambut dengan water salute sesaat setelah mendarat di Berlin.
Pesawat Boeing 787 Dreamliner Maskapai Scoot yang saya tumpangi disambut dengan water salute sesaat setelah mendarat di Berlin.

Tau-tau pilot menginformasikan kalau pesawat akan segera mendarat di Tegel Airport (TXL), Berlin. Pendaratan pun juga dilakukan dengan mulus dan tanpa halangan yang berarti. Tak lama setelah pesawat Scoot yang saya tumpangi mendarat di Berlin Tegel Airport, langsung disambut dengan water salute oleh dua truk pemadam kebakaran di sisi kanan dan kiri pesawat. Soalnya ini kan penerbangan perdana, pertama kalinya Scoot mendarat di Berlin.

Naik scoot ke Berlin, Jerman di Eropa cuma 6 jutaan dari Jakarta! Tertarik untuk mencobanya?
Naik scoot ke Berlin, Jerman di Eropa cuma 6 jutaan dari Jakarta! Tertarik untuk mencobanya?
Ini malah ada yang dapat Surabaya - Berlin 5 jutaan saja!
Ini malah ada yang dapat Surabaya – Berlin 5 jutaan saja! (dari fb : Setia Hati Wicaksana)

Untuk harga 6 jutaan sudah sampai Berlin di Jerman, Eropa, tentu saya tidak akan berpikir dua kali untuk memilihnya. Untuk maskapai berbiaya rendah, Maskapai Scoot ini bisa banget menjadi pilihan untuk bepergian ke eropa. Kualitasnya tergolong nyaman meski Scoot adalah maskapai budget. Kapan lagi bisa pergi ke Eropa dengan 6 jutaan saja?

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
10 Responses

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: