Kejutan Saat Terbang Dengan Pesawat Itu Pasti Ada!

Sejak dulu tidak pernah terpikirkan kalau saya akan dapat kesempatan untuk merasakan bagaimana rasanya naik pesawat terbang itu. Untuk orang yang berasal dari desa seperti saya seharusnya bermimpi untuk terbang dengan pesawat saja mungkin terlalu tinggi. Tetapi yang namanya bermimpi terlalu tinggi boleh kan? Toh, sejatuh – jatuhnya masih akan terjatuh di antara bintang – bintang bersinar terang :)

Tipe Boeing 737 – 400, Boeing 737 – 300, Airbus A320 – 200 dan Airbus A330 – 200  beberapa pesawat yang pernah saya naiki sebelumnya. Untuk seorang Backpacker terbang dengan pesawat menjadi wajib hukumnya jika ingin menghemat waktu untuk mencapai tujuan.

Meskipun suasana perjalanan dengan pesawat tidak selalu memberikan tantangan yang bisa memompa adrenalin. Namun, sesekali bisa juga loh, yang namanya terbang dengan pesawati itu memberi kejutan. Meskipun kejutan saat terbang itu mungkin hanya bisa terjadi sekali seumur hidup :).

Pernah Mengalami Sesuatu Yang Seru Atau Ngeri Ketika Terbang Dengan Pesawat?

Apapun pesawatnya, kejutan saat terbang pasti ada
Apapun pesawatnya, kejutan saat terbang pasti ada

Dari beberapa penerbangan ada beberapa yang sukses membuat saya mengingatnya seumur hidup. Dari penerbangan perdana yang sempat  memberikan shock terapi, kaget dengan hard landing pertama saya ketika terbang dengan pesawat.

Hmm… pilot yang sangat terlatih!” Pikir saya waktu itu.

Untungnya enggak membuat saya kapok untuk terbang dengan pesawat lagi! Hahaha!

Terkagum – kagum dengan interior pesawat, itulah yang saya alami ketika pertama kali naik sebuah maskapai yang kemudian menjadi favorit saya, yaitu Garuda Indonesia. Berbeda sekali dengan penerbangan perdana saya yang menggunakan maskapai “Singa Udara“, yang interiornya lebih mirip bus ekonomi, interior pesawat maskapai Garuda Indonesia terkesan lebih elegan dan modern (ada harga ada rupa sih!).

(Baca Juga : Indonesia Dari Udara, Surabaya – Denpasar)

Pengalaman Terbang Dengan Pesawat : Suasana Kabin Airbus A330, Garuda Indonesia
Pengalaman Terbang Dengan Pesawat : Suasana Kabin Airbus A330, Garuda Indonesia

Penerbangan pertama dengan Garuda Indonesia itu pun sukses membuat saya ketagihan untuk selalu terbang dengan pesawat maskapai ini. Meskipun tidak selalu termurah, tapi entah kenapa saya selalu mendapatkan tiket dengan harga jauh lebih murah daripada maskapai lain. Bahkan saya mendapatkan tiket gratis untuk penerbangan perdana dengan Garuda Indonesia. *Dibayarin kantor sih :p*

Lagi – lagi saya dibuat terkejut , bahkan bisa dibilang norak – norak bergembira! Waktu pertama kali saya naik pesawat yang bukan standar maskapai di Indonesia. Nama Pesawatnya Airbus A330 -200, pesawat ini dibuat oleh perusahaan sebuah Perancis,yaitu Airbus. Pesawat ini sukses membuat saya seperti orang kampung yang baru pertama kali naik pesawat. Ditambah lagi waktu itu kamera tidak saya taruh di bagasi, otomatis saya lupa diri. Entah berapa ribu kali shutter kamera saya pencet, bule overweight yang menghabiskan dua tempat duduk di samping saya pun tidak saya pedulikan. *Yang penting jepret teruuus!*

(Baca Juga : Promo Tiket Pesawat Paling Konyol!)

Pengalaman Terbang Dengan Pesawat : Body Airbus A330 yang cukup gede
Pengalaman Terbang Dengan Pesawat : Body Airbus A330 yang cukup gede

Dari beberapa pengalaman terbang ada juga yang sempat membuat adrenalin saya terpompa. Bahkan lebih menegangkan daripada naik roller coaster di taman bermain sekalipun. Yaitu ketika beberapa waktu lalu saya harus pulang kampung, padahal waktu itu cuaca sedang tidak mementu. Otomatis saya harus terbang dengan konsekuensi bertemu badai di perjalanan dong?

Dan, benar saja di tengah perjalanan, pesawat yang saya tumpangi harus melewati badai. Dua kali “sudden heigt drop” pun saya rasakan untuk pertama kali (saya tidak tahu apa nama ilmiahnya, ternyata namanya Clear Air Turbulence, gak yau kenapa begitu, yang jelas pesawat tiba – tiba berubah ketinggian secara mendadak) . Waktu itu saya hanya berdoa dan berpikir “God Save Me i haven’t married yet“. Hehehe! Yang  jelas waktu itu merupakan pengalaman saya terbang dengan pesawat selama 45 menit yang paling menegangkan!

Dari beberapa tipe pesawat ada satu yang belum pernah saya coba, pesawat dengan baling – baling atau propeller sebagai mesinnya. Saya belum berani mencoba terbang dengan pesawat seperti itu. Tetapi suatu saat saya pasti akan mencobanya, sesekali tidak apa – apa kan? Mencoba terbang dengan pesawat ber-baling – baling? Toh bukan baling – baling bambunya doraemon! :)

(Baca Juga : Mewujudkan Mimpi Ke Negeri Sakura Bersama Garuda Indonesia)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
19 Responses
    1. byteeater

      meskipun naek garuda, kalo turbulence dari start sampe end ya keder juga, salam kenal :), tuker link bro kalo berminat :)

  1. Ari

    Tapi bagi saya, kalo turbulence pas naik Garuda kok rasanya tetep safe ya.. Garuda sekarang harganya sudah bisa dikatakan murah lah dibanding dengan tahun 2008 lalu. Apalagi dengan layanan in flight yang mewah gitu..

  2. Sam Imot

    Itu pesawat Airbus 330, pesawat widebody -badan lebar- dengan gang (aisle) ganda di kabin. Kalau A320 itu pesawat narrow body, sama seperti milik Citilink, Airasia, maupun Mandala.

  3. iwan

    Sangat menarik ni,, Kalo saya sama sekali belum pernah naik pesawat ni :D
    اِنْ شَآ ءَ اللّهُ bulan september terbang perdana pake garuda,, tiketnya lumayan murah ni makanya ngajak tmn tuk booking,,
    Gan, tlng share foto2 dln pesawar dunks,, ┼┼ee┼┼ee.. ┼┼ee┼┼ee..

  4. Pahmiii, coba deh naik MYANMA AIRWAYS, from Yangon to Nay Pyi Taw, ticket-nya ga pakai nama, ga pakai seat number, pokoknya bebaass deh… kecuali duduk disamping pilot :)

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      aaah!! mauu, bayarin yak :p sayang banget ga bisa duduk di sebelah om pilot, padahal seru itu kalau duduk di sebelah pilot! sapa tau dikasi pinjem nyetir pesawat :p eh tapi Myanma Airways ini pesawat kan? bukan kopaja yang tiba2 bisa terbang :D

  5. SabaiX

    Pengalaman naik pesawat seru yg saya alami adalah naik pilatus porter (pesawat kecil) ke pedalaman Papua dg pintu yg terpaksa dibuka di udara…. anginnya bro!!! Hahaha… Lalu seru juga pas naik pesawat militer Australia dr Padang ke bandara Halim di Jakarta, dievakuasi pas jadi stringer utk TV Australia. Kalau saya tulis semua bisa jadi blog post tersendiri :))

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      Weh, seriusan dibuka di udara :| gak ngeri itu — pengen juga sesekali cobain pesawat militer, kali aja ada kesempatan jadi co pilot jet tempur akakak :D

  6. suhardin

    saya naik pesawat masih bisa di hitung…… yaitu 5kali
    tapi…… tetap saja rasa takutku tidak bisa hilang….

    di tambah lagi 2 kali tgl 11/02/2015 berngkat dari yogyakarta ke palu….. TRANSIT

    JADI JUMLAH NAIK PESAWAT 7KALI…..

  7. adolof

    pengalaman pertama kali naik pesawat saat usia 23th(hahhh, tuwa banget y..), tp yg paling membanggakan adlh tiket pswt merpati saat itu gw beli sendiri shrg 700an ribu( setara dengan 2bln gaji ). tentu saja saat takeoff adlh pengalaman tak terlupakan krn perbedaan tekanan shg telinga berdengung dan dada sesak… hahh dasar ndeso.. setuju stiap penerbangan slalu ada cerita, sprti saat naik sriwijaya kupang-surabaya, saat hmpr sampai djuanda pesawat harus berbelok dgn kemiringan yg luar biasa berasa hampir jatuh dari kursi, hehehe.., atau terbang ke alor dg merpati yg imut (seat nya skitar 18 ato 20), karna penumpangnya dikit aku sampe pindah 3seat, hahaha… tp soanjang jln 50menit aku ga lepas dari stress krn pswt super mungil, gimana kalo ada badai coba.. bisa terhempas entah kemana..

  8. agus

    pengen bnget jalan2 ke L-N sprti thailand, singapore, korea.
    Tpi krna takut naik pesawat.
    Jdi itu semua hanya sebatas mimpi… T_T
    (Takut krna berita2 pesawat banyak yg jatuh) klw jatuh di laut atw di darat msh bisa lari, atw berenang. Klw jatuh di udara…? Mau lari ke mana?

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: