Buat Visa Schengen Jerman Susah? Ini Pengalaman Saya Buat Visa Schengen Di Kedutaan Jerman Sendiri!

Buat Visa Schengen Jerman Susah? Ini Pengalaman Saya Buat Visa Schengen Di Kedutaan Jerman Sendiri!
4.8 (96.13%) 62 votes

Banyak orang yang bilang, jangan buat visa Schengen di Kedutaan Jerman. Kabarnya mereka suka ngasih ijin tinggal sesuai itinerary yang sudah dibuat, alias mepet banget. Percaya atau tidak percaya, ternyata itu ada benarnya. Karena kemarin waktu saya buat Visa Schengen Jerman, saya dapat ijin tinggal sesuai berlangsungnya acara, lebih satu hari saja. Cape dee~

Jadi misalnya ada kejadian tak terduga yang memakan lebih dari satu hari misalnya, saya bakalan kena deportasi deh. Untung acara kunjungan dalam rangka kerja sambil liburan ke Berlin, Jerman kemarin berlangsung lancar tanpa ada halangan satupun. O iya, kemarin saya pergi ke Berlin naik Scoot dari Surabaya. Kalau mau baca review maskapai Scoot, bisa klik disini.

Pun begitu, untuk Buat Visa Schengen di Kedutaan Besar Jerman ini ada enaknya juga. Saya nggak perlu pergi ke Jakarta, karena Jerman punya konsulat di Surabaya dan Denpasar. Saya sendiri kemarin memasukkan dokumen di Denpasar karena lagi ada kerjaan di Bali, lalu mengambil Visa Schengen yang sudah jadi di Surabaya. Meski sebenarnya proses visa tetap dilakukan di Jakarta. Paling tidak saya nggak perlu ribet beli tiket ke Jakarta sih ya?

Lalu Cara Buat Visa Schengen Di Kedutaan Besar Jerman Gimana?

Cara Buat Visa Schengen Di Kedutaan Jerman Sendiri!
Cara Buat Visa Schengen Di Kedutaan Jerman Sendiri!

Sebelum membahas lebih lanjut cara buat Visa Schengen Eropa, saya mau bahas apa saja yang perlu disiapkan nih. Tentunya mulai dari syarat buat Visa Schengen, prosedur buat Visa Schengen biaya buat Visa Schengen dan lokasi konsulat Jerman di Indonesia yang bisa kamu kunjungi untuk buat Visa Schengen Eropa kalau kamu ingin mengunjungi Jerman terlebih dahulu.

Syarat Buat Visa Schengen

Syarat buat Visa Schengen ini nggak terlalu ribet sebenarnya. Bahkan formulir untuk pengajuan Visa Schengen Jerman bisa diisi dengan menggunakan smartphone. Tapi itu sebenarnya karena kemarin formulirnya suka error kalau saya isi dengan laptop saya. Nggak tau kenapa ya kok bisa error, padahal kalau diisi di pc embassy katanya normal saja. Cuma karena gak mau berdebat kusir, ya sudah saya isi saja dengan smartphone. Hasilnya sama saja kok. Untuk syarat buat visa Schengen di Kedutaan Jerman selengkapnya adalah sebagai berikut :

  1. Formulir asli. Formulir ini dapat diperoleh dengan mengunduhnya melalui https://videx.diplo.de/videx/desktop/index.html#start. Formulir pengajuan Visa Schengen di Kedutaan Jerman bisa diisi dengan menggunakan PC, Laptop dan Smartphone. Jika sudah diisi bisa dicetak. Jangan lupa cetak semuanya, termasuk bagian halaman yang terdapat barcode. Sepertinya mereka menggunakan barcode tersebut untuk tracking formulir kita di database mereka. Waktu di Konsulat Jerman di Bali, mereka juga meminta file JSON yang juga akan dihasilkan ketika kita sudah mengisi formulir dengan lengkap. Entah kenapa seperti itu, dan saya nggak tahu apakah semua konsulat akan memintanya. Cuma karena saya lupa menyimpan file tersebut ketika mengisi formulir pertama kali, jadi saya harus mengisi ulang lagi ketika di Konsulat Jerman. Sempat hampir bikin berantakan, tapi untungnya semua berjalan dengan lancar. Contoh formulir Visa Schengen Jerman yang saya isi kira-kira seperti disini.
  2. Lembar pernyataan Jadwal Perjalanan asli. “Lembar Pernyataan Jadwal Perjalanan” ini diisi terlebih dahulu, dan kemudian dicetak. Untuk Lembar Pernyataan Jadwal Perjalanan sebagai syarat buat Visa Schengen Jerman contohnya seperti disini.
  3. Pas foto sejumlah 2 lembar. Contoh foto bisa dilihat disini. Ketentuannya adalah foto biometris berwarna dengan latar belakang putih atau abu-abu muda, berukuran 3,5 x 4,5 cm. Wajah setidaknya harus mengisi 80% dari keseluruhan gambar. Nantinya 1 Pasfoto dilekatkan di formulir permohonan bagian kanan atas, lalu 1 Pasfoto disisipkan. Untuk jaga-jaga, saya kemarin menyiapkan 4 lembar. Lebih enak sih kalau di Jakarta bikin di Jalan Jaksa. Tapi kemarin saya bikin foto di Mataram, karena lagi sambil touring di Lombok. Untung nggak ada masalah. Karena disana edit fotonya lumayan banyak.
  4. Paspor asli yang dikeluarkan paling lama 10 tahun, dengan minimal masih terdapat dua halaman kosong untuk Visa Schengen Jerman. Selain itu masa berlaku visa Schengen berakhir paling lama tiga bulan sebelum masa berlaku paspor berakhir. Lebih aman sih passpor masih berlaku diatas 6 bulan.
  5. Polis asuransi lembar asli dan 1 buah fotokopi. Karena sekarang rata-rata polis asuransi itu bisa beli online, jadi tinggal cetak dua lembar berwarna saja. Kemarin saya nggak masalah menggunakan itu. Bahkan sempat ada trouble dengan polis yang salah tanggal, jadi saya kirim lagi dokumen polis yang baru lewat email langsung ke Konsulat Jerman. Tapi sebaiknya pastikan dulu kalau polis masih berlaku selama perjalanan di Jerman. Untuk setiap kunjungan ke wilayah Schengen diperlukan asuransi perjalanan. Informasi mengenai jumlah minimum pertanggungan yang ditetapkan secara hukum dan mengenai perusahaan asuransi lokal dengan penawaran yang sesuai lembar petunjuk asuransi perjalanan disini.
  6. Surat undangan dari Scoot dan Visit Berlin (asli). Iya, karena ini undangan dan semua biaya termasuk tiket penerbangan ditanggung oleh pihak pengundang jadi saya nggak perlu melampirkan dokumen pendukung yang berkaitan dengan biaya. Namun untuk dokumen ini nanti akan saya bahas sedikit dibawah.
  7. Surat keterangan kerja dari perusahaan teraktual dengan keterangan gaji asli dan 1 fotokopi. Seharusnya diperlukan itu, untuk yang bekerja kantoran. Namun mengingat pekerjaan saya sekarang adalah travel blogger, jadi saya menggunakan surat pernyataan dengan materai sebagai pemilik travel blog catperku.com, seperti waktu mengajukan visa multiple entry Jepang beberapa waktu lalu. Contoh surat pernyataanya bisa dilihat disini. Selain itu, waktu di konsulat jerman, saya diminta lagi screenshot travel blog saya catperku.com bagian depan, lengkap dengan halaman yang berisi profil saya sebagai travel blogger.
Syarat buat Visa Schengen itu sebenarnya nggak terlalu susah kok.
Syarat buat Visa Schengen itu sebenarnya nggak terlalu susah kok.

Untuk pengajuan Visa Schengen Jerman kemarin, saya hanya memerlukan dokumen tersebut diatas karena masalah biaya tiket, akomodasi dan segala macamnya selama di Berlin dibayarin. Nah, kalau misal pergi liburan ke Jerman sendiri, akan memerlukan beberapa dokumen tambahan sebagai berikut untuk keperluan membuat Visa Schengen Jerman.

  • Reservasi/pemesanan tiket pesawat yang belum dibayar.
  • Jadwal perjalanan di dalam wilayah Schengen (contohnya reservasi tiket pesawat, kereta- atau perjalanan menggunakan bis).
  • Tempat penginapan (konfirmasi dari Hotel, konfirmasi dari penyewa jika menginap di penginapan pribadi)
  • Untuk keperluan perawatan medis ditambah Surat keterangan dari dokter atau rumah sakit mengenai rencana dan lamanya perawatan serta pernyataan, bahwa seluruh biaya perawatan sudah dibayar.

Sementara itu untuk masalah biaya selama di Jerman akan diminta dokumen sebagai berikut sebagai syarat buat visa Schengen Jerman:

  • Kartu kredit yang berlaku secara internasional contohnya AmEx, VISA, MasterCard (bukan kartu debit / debit cards).
  • Rekening koran tiga bulan terakhir atau buku tabungan. Apabila perjalanannya tidak dibiayai oleh pemohon sendiri, melainkan oleh orangtua atau anggota keluarga lainnya, maka hubungan keluarganya harus dibuktikan, contohnya dengan melampirkan akte kelahiran atau kartu keluarga.
  • Surat keterangan kerja dari perusahaan teraktual dengan keterangan gaji. Bagi yang masih kuliah: surat keterangan masih kuliah dari universitas.

Sebenarnya masih ada beberapa dokumen lagi mengenyai tambahan Syarat buat Visa Schengen Jerman jika pergi sendiri. Selengkapnya bisa kamu temukan disini.

Siapa sangka negara eropa pertama saya adalah Jerman!
Siapa sangka negara eropa pertama saya adalah Jerman!

Prosedur Buat Visa Schengen Jerman

Prosedur pembuatan Visa Schengen Jerman sebenarnya hampir sama dengan pembuatan visa yang lainnya. Hanya saja ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan. Untuk prosedur pembuatan Visa Schengen Jerman berdasarkan pengalaman saya adalah sebagai berikut.

  1. Tidak seperti proses pembuatan Visa Jepang yang bisa datang kapan saja, untuk buat Visa Schengen Jerman saya harus membuat janji terlebih dahulu dengan Kedutaan/Konsulat Jerman. Untuk membuat janji bisa lewat telepon atau lewat websitenya disini. Lebih enak sih lewat online saja, karena telepon kadang nggak diangkat.
  2. Yang kedua tentu mempersiapkan segala macam syarat buat Visa Schengen Jerman. Pastikan tidak ada yang kurang agar ketika datang ke Kedutaan/Konsulat Jerman berjalan lancar. Karena jika ada masalah, kamu harus mengulang lagi dengan membuat janji baru. Bakal repot kan?
  3. Setelah semua dirasa lengkap, tinggal datang saja ke Kedutaan/Konsulat Jerman terdekat dengan domisili. Pastikan juga datang sesuai jam dan hari sesuai janji dengan pihak Kedutaan/Konsulat Jerman. Datang diluar waktu yang sudah ditentukan, proses pembuatan Visa Schengen Jerman tidak akan dilayani.
  4. Proses selanjutnya berarti tinggal memasukkan dokumen syarat buat visa Jerman bisa di Kedutaan/Konsulat Jerman yang mana saja. Karena nanti proses pembuatan visa tetap di Kedutaan Jerman Jakarta. Pastikan juga untuk memberitahu pihak Kedutaan/Konsulat Jerman, Visa Schengen Jerman yang sudah jadi akan diambil dimana. Seperti kasus saya misalnya, saya memasukkan dokumen di Denpasar, tapi bisa mengambil Visa Schengen Jerman yang sudah jadi di Surabaya. Pun saya harus membayar biaya pengiriman lagi ketika mengambil visa di Konsulat Surabaya sebesar IDR 50.000. Yah, nggak terlalu mahal deh dibanding harus pergi sendiri ke Jakarta.

Biaya Buat Visa Schengen Jerman

Biaya permohonan Visa Schengen itu berbeda beda. Biaya Visa Schengen untuk dewasa dan anak-anak mulai usia 12 tahun adalah 60 Euro. Sementara itu Biaya Visa Schengen untuk anak-anak dari umur 6 sampai 11 tahun adalah 35 Euro. Biaya Visa Schengen ini harus dibayarkan dalam Rupiah (IDR) secara tunai sesuai dengan kurs harian yang berlaku di kedutaan. Gak bisa dibayar pake EDC ya. Karena itu kemarin sempat kelabakan karena gak bawa uang cash. Untung di dekat Konsulat Jerman di Denpasar, Bali dekat ATM. Selain itu biaya Visa Schengen untuk anak-anak di bawah 6 tahun, gratis!

Biaya permohonan dibayarkan pada saat pengajuan permohonan di Konsulat atau Kedutaan Besar Jerman. Biaya ini tidak akan dikembalikan jika permohonan visanya ditolak. O iya, jika kamu mengajukan di Konsulat Jerman seperti yang saya lakukan, akan ada biaya tambahan berupa biaya Visa Konsulat sebesar 30 Euro dan biaya pengiriman sebesar IDR 55.000 jika mengajukan Visa Schengen di Konsulat Jerman Denpasar Bali. Tentu saja biayanya menjadi lebih mahal, tapi paling tidak masih lebih murah jika dibandingkan dengan membeli tiket pulang pergi ke Jakarta sih.

Biaya Visa Schengen Jerman berapa!? Ada biaya tambahan jika kamu buat Visa Schengen Jerman di konsulat
Biaya Visa Schengen Jerman berapa!? Ada biaya tambahan jika kamu buat Visa Schengen Jerman di konsulat

Lokasi Kedutaan Besar Dan Konsulat Jerman Di Indonesia

Ada satu Kedutaan besar Jerman di Indonesia, dan beberapa Konsulat Jerman yang melayani pembuatan Visa Schengen Jerman sebagai berikut:

  • Alamat Kedutaan Republik Federal Jerman Di Jakarta
    Jalan M.H. Thamrin No. 1, RT. 1 / RW. 5, Menteng, RT.1/RW.5,
    Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310.
    Telp : +62-21 398 55 114 Jam kerja kedutaan
    Faks : +62-21 398 55 195
    E-mail : visastelle@jaka.diplo.de
  • Alamat Konsul kehormatan Jerman Di Medan
    Jl. Abdullah Lubis 47A
    Medan 20154 / Sumatra Utara
    Email : medan@hk-diplo.de
    Telp : (061) 415 2323
  • Alamat Konsul kehormatan Jerman Di Bali
    Jl. Pantai Karang 17
    Batujimbar-Sanur / Bali
    Email: sanur@hk-diplo.de
    Telp : (0361) 288 535
  • Alamat Konsul kehormatan Jerman Di Surabaya
    Jl. Dr. Wahidin No. 29
    Surabaya 60664 / Ostjawa
    Telp : (031) 563 1871
    Email : surabaya@hk-diplo.de

Perlu dicatat, kedatangan ke Kedutaan Besar Jerman atau Konsulat Jerman hanya berdasarkan perjanjian. Jadi harap melakukan perjanjian ketemu terlebih dahulu sebelumnya dengan pihak kedutaan/konsulat jika ingin buat Visa Schengen Jerman.

***

Kira-kira itu saja pengalaman saya tentang cara buat Visa Schengen Jerman sendiri. Jika ada pertanyaan mengenai Syarat Visa Schengen Jerman, Prosedur Pembuatan Visa Schengen Jerman, Biaya Buat Visa Schengen Jerman dan lainnya bisa ditanyakan di kolom komentar di bawah. Kalau bisa, nanti saya batu jawab ya!

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
8 Responses
  1. Aku beberapa kali lihat tiket promo ke Jerman tapi gak berani pesan karena belum punya visa schengen ini. Biasanya malah disaranin teman untuk apply via agent aja padahal bisa sendiri gini yah,bang. Informasinya ini bermanfaat sekali karena aku juga punya mimpi menginjakkan kaki di Eropa,hiks.

    1. Dina

      Hi kk… Infonya brmnfaat bnget… Sy kbtulan mau apply jg visa schengen dr konsult jerman di denpasar februari ini, sy mau tnya file JSON itu gmn cr dapatinnya y? Wktu mngisi form online dsbelah mnanya kh? Soalnya sy sdh isi dan cm smpan dlm bntuk pdf dan sy print sj. Tdk mnympan dlm bntuk JSON format. Mohon infonya… Oh y satu lg klo yg untuk bkin jnji dkonsult jerman ddenpasar apakah bs dr online di link yg kk kirim atau hnya via tlp sj? Terimakasih kk sy tggu info nya..

  2. GoTravelly.com

    Hmmmm dapat undangan, klo nggak paling ribet juga ya dan itu lho, tanggal di jerman sudah ditentukan jadi nggak bisa nyantai atau extend. noted kak.

  3. Wah, jadinya kayak Visa India zaman dulu. visanya ada tanggal brp smp tanggal berapa sesuai dengan itinerary yang diserahkan. nggak asyik, gimana kalau telat atau masih pingin jalan jalan menikmati? hmmmm bisa jadi pertimbangan next ketika ngurus visa ke Yurop.

  4. leedeyatamba

    masih pengen dapet perrtanyaan yang pasti nih.kalo pake sponsor letter,sebenernya dibutuhin ga sih rekening koran 3bulan dan surat keterrangan kerja?soanya aq ga kerja dan ga punya tabungan ,apalagi sampe puluhan juta. cara mengantisipasi nya saya harus berrbuat apa ya,mohon pencerrahan.terima kasih

  5. Stepany Nivia

    Selamat pagi, saya hendak melakukan perjalanan kunjungan ke teman di Jerman. Tetapi berdasarkan informasi yang saya peroleh dari teman yang sebelumnya pernah ke Jerman, pembiayaan perjalanan itu minimal saya harus punya 20.000.000 IDR. Jika tiket sudah dibiayai oleh teman yang akan saya tuju serta saya akan tinggal di tempat tinggal teman saya itu, apakah nominal tersebut masih harus sama? Atau jika Pembiayaan perjalanan berasal dari teman atau kerabat yang saya tuju, berapa minimal uang yang harus dimiliki dalam rekening bank.? Terima kasih banyak

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: