#ImlekNusantara : Riuh Gemuruh Grebeg Sudiro Kota Solo

Selain Pantai,  Museum, Dan Kuliner, saya juga suka dengan yang namanya festival. Saya pernah terbang jauh ke Negeri Sakura hanya karena ingin melihat festival bunga sakura. Sementara di negeri sendiri Indonesia tercinta, saya juga senang datang ke festival. Pun saya lebih sering datang ke konser daripada festival sih. Hehee.

Tetapi saya senang sekali ketika diajak untuk melihat secara langsung acara Grebeg Sudiro yang ada di Solo. Apalagi sudah lama sekali saya tidak menyaksikan festival yang berlangsung di jalanan seperti Grebeg Sudiro ini. Terakhir saya melihat festival di jalanan adalah ketika acara tujuh belasan, ketika saya masih SMP. Entah tahun berapa itu, yang jelas sudah lama sekali. >,<

Salah satu peserta yang ikut meramaikan Grebeg Sudiro tahun 2015 ini.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Salah satu peserta yang ikut meramaikan Grebeg Sudiro tahun 2015 ini.

Sebenarnya, saya sudah lama mendengar tentang acara Grebeg Sudiro yang diadakan tahunan ini. Sudah lama pula terbesit keinginan melihat acara ini secara langsung. Alhamdulillah, sebelum saya berangkat sendiri, sudah ada yang mengajak untuk melihat acara yang riuhnya begitu terasa.

Acara Grebeg Sudiro sejatinya sudah dimulai dari tahun 2007. Sudiro dari Grebeg Sudiro sendiri adalah kata serapan dari Sudiroprajan yaitu sebuah kelurahan yang berada di kecamatan Jebres di Kota Solo. Kebetulan di daerah Sudiroprajan tadi banyak warga Chinese peranakan yang sudah tinggal berdampingan dengan masyarakat jawa. Sementara grebeg sendiri adalah sebuah tradisi khas Jawa yang diadakan untuk menyambut hari – hari khusus. Nah, jadi Grebeg Sudiro sendiri semacam akulturasi dari dua kebudayaan, yaitu budaya China dan Jawa.

Ini yang saya sebut dengan toleransi, dan Bhinneka tunggal ika! Memang, negara ini sedang perlu banyak yang namanya toleransi dan kewarasan dalam perbedaan.

Grebeg Sudiro juga merupakan salah satu kebudayaan Indonesia!
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Grebeg Sudiro juga merupakan salah satu kebudayaan Indonesia!

Liukan naga yang penuh semangat!
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Liukan naga yang penuh semangat!

Seperti yang saya bilang sebelumnya Grebeg adalah tradisi asli Jawa. Jadi meskipun Grebeg Sudiro adalah percampuran dua budaya, keaslian budaya aslinya tetap ada. Jika pada acara Grebeg biasanya terdapat gunungan yang terdiri dari hasil bumi, makanan. Pada acara Grebeg Sudiro ini gunungan disusun dari ribuan kue keranjang yang merupakan kue khas masyarakat tionghoa ketika menyambut Imlek.

Menyenangkannya lagi, yang diarak selama acara Grebeg Sudiro ini tidak cuma gunungan yang terbuat dari kue keranjang saja. Arak – arakan gunungan akan diikuti dengan berbagaimacam arakan arakan kesenian yang penuh kreativitas. Mulai dari tarian – tradisional, adat keraton, dan tidak ketinggalan pula kesenian khas perayaan imlek yaitu Barongsai.

Senyum saya merekah, melihat ekspresi warga solo yang begitu antusias untuk menyaksikan acara Grebeg Sudiro secara langsung. Pun suhu udara waktu itu sedang kurang bersahabat. Kaos yang saya pakai pun tanpa saya sadari bahkan sudah basah dengan keringat. Panas dan lelah saya hiraukan, saya ikut – ikutan bersemangat untuk menikmati satu demi satu arak – rakan lewat didepan saya. Sambil sesekali mengabadikannya dengan kamera Sony Nex F3 kesayangan saya.

Acara dimulai dengan paskibraka.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Acara dimulai dengan paskibraka.

Barongsai juga tidak ketinggalan dong!
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Barongsai juga tidak ketinggalan dong!

Setelah resmi dimulai oleh menteri pariwisata, satu persatu dipertunjukkan kesenian dan budaya Indonesia di acara Grebeg Sudiro. Diawali dengan satu grup paskibraka, lalu diikuti dengan Garuda lewat depan saya. Dalam hati saya berkata, memang, seperti inilah seharusnya Indonesia. Bagaimanapun, tidak boleh melupakan bhinneka tunggal ika.

Setelah itu, beberapa saat kemudian kostum – kostum unik mulai lewat satu persatu. Hingga kedatangan barongsai dan naga yang diikuti dengan irama musik yang biasa mengiringi barongsai. Sang naga mulai berdatangan, meliuk kesana kemari mengikuti irama musik. Petugas keamanan dengan sigap menertibkan penonton yang terlalu mendekat, agar barongsai tadi mendapat tempat untuk beratraksi. Di Grebeg Sudiro ada banyak atraksi barongsai, dan kesemuanya berakhir dengan adegan pemberian angpao oleh Pak menteri Pariwisata. Wah, seharusnya saya menyamar saja menjadi kru barongsai, Siapa tahu saya mendapat angpao juga :p

Naga yang sedang diberi angpao di acara Grebeg Sudiro :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Naga yang sedang diberi angpao di acara Grebeg Sudiro :D

Kostum unik yang  harusnya bisa ditemui di acara Solo Batik Karnival, bisa ditemui di Grebeg Sudiro.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Kostum unik yang harusnya bisa ditemui di acara Solo Batik Karnival, bisa ditemui di Grebeg Sudiro.

Meskipun ini adalah rangkaian acara Imlek, Grebeg sudiro tidak hanya barongsai saja. Kota Solo ini adalah kota yang penuh kreatifitas. Pada acara ini juga dipertunjukkan kostum – kostum yang unik, seperti yang biasa saya tahu di Solo Batik Karnival. Dari semua kostum aneh nan unik di Grebeg Sudiro ini, kostum manusia dengan topeng sapi adalah favorit saya. Menurut saya, mereka menarik karena tidak hanya mempertunjukkan kostum unik saja. Tetapi gerakan singkron diikuti bunyi gemerincing bel yang ada di kaki mereka yang membuat grup yang satu ini sempurna. Kostum, kreatifitas dan kekompakannya adalah juara!

Grebeg Sudiro adalah festival yang sangat menarik dan menyenangkan, pun masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki panitia kedepannya. Seperti seharusnya sepanjang jalur pertunjukan disekat dan dibatasi dengan garis agar penonton lebih tertata. Selain itu acara dimulai dengan agak terlambat dari jadwal semula. Kalau semua itu diperbaiki, acara rutin tahunan Kota Solo ini pasti lebih menyenangkan. Saya pun pasti dengan senang hati untuk selalu kembali ke Kota Solo untuk melihat secara langsung acara Grebeg Sudiro.

Kostum terbaik di acara Grebeg Sudiro versi saya :)
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Kostum terbaik di acara Grebeg Sudiro versi saya :)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

10 Responses

  1. mantap mas acaranya….

    solo menjelma jadi kota festival beberapa tahun ini… kereen

    • Rijal Fahmi says:

      Iya euy, baru engeh kalau Solo itu festivalnya banyak :D traveling ke solo itu cocok banget buat yang suka sama festival!

  2. Gara says:

    Festival yang spektakuler! Atraksinya keren-keren, liong dan barisan orang berkostum sapi itu juga bagus-bagus :hehe
    Dari zaman dulu, festival dan karnaval selalu berhasil membetot hati masyarakat :hoho. Menarik!

  3. Beby says:

    Naganya kereeen.. Pasti susah gerakinnya tuh :D

  4. ndop says:

    Berati sejak SMP dirimu gak pernah nonton karnaval 17 an? khan tiap tahun ada. hahahha…

    Duh, pingin ndang Agustus ben enek rame2 ndelok karnaval, dll. Aku seneng banget berkumpul dengan buanyaaaak orang.

    • Rijal Fahmi says:

      Ho oh, lagian udah nggak ada karnaval di blitar :( apa aku yang jarang di rumah jadi enggak bisa liat karnaval ya :| Makanya ke solo bisa liat grebeg sudiro itu sueneng banget :D

  5. Salut dengan Kota Solo, yang begitu memamfaatkan momen imlek sebagai perayaan yang bisa mendatangkan wisatawan. Sepertinya kota-kota lain bisa mencontoh Solo.

    • Rijal Fahmi says:

      Solo ini memang kota festival, jadinya ya punya banyak yang seperti ini. Kebetulan grebeg sudiro ini sepertinya bakal dijadikan acara rutin :D

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: