Pindah Agama Kamera, Review Fujifilm X-A5! (Belum Selesai! Ongoing!)

Dengan menulis review Fujifilm X-A5 ini gue menyatakan, gue pindah Agama!

Tapi pindah agama kamera aja ya~ :D Ahahaha~

Oke, jadi sejak tulisan ini naik, saya bukan lagi pengguna brand kamera sebelumnya. Saya resmi bergabung dengan para pengguna kamera Fujifilm X-Series lainnya. Dan kamera pertama yang akan saya pake disini adalah Fujifilm X-A5.

Kebetulan saya memang lagi pengen banyakin konten video di channel yotube saya di youtube.com/catperku. Jangan lupa subscribe ya!

Jadi sekarang saya mau kenalan lebih dekat dulu dengan sistem kamera Fujifilm X-A5 ini sambil nunggu kamera Fujifilm X-H1 masuk ke Indonesia. Semoga nanti pas Fujifilm XH-1 masuk ke Indonesia, duitnya sudah ada. Jadi saya bisa meminangnya juga.

Oke, sekarang lanjut ngobrolin Fujifilm X-A5 dulu ya!

Kalau penasaran dengan kamera ini, baca review Fujifilm X-A5 ini. Kira-kira perlu waktu sebulan biar reviewnya mendalam~ Harap sabar ya!
Kalau penasaran dengan kamera ini, baca review Fujifilm X-A5 ini. Kira-kira perlu waktu sebulan biar reviewnya mendalam~ Harap sabar ya!

Jadi ceritanya sambil mencoba pedekate dengan Fujifilm X-A5, saya mau sekalian membagi pengalaman menggunakannya. Kalau istilah jaman now berarti review Fujifilm X-A5 ya! Tapi belum bisa dibilang review juga sih, karena ketika saya mulai menulis ini, saya baru pegang kamera ini sekitar 2 harian.

Jadi akan lebih bijak kalau saya menyebutnya dengan review Fujifilm X-A5 yang masih on going. Itu artinya, saya akan secara perlahan tapi pasti akan update artikel ini secara bertahap sampai saya selesai mencoba setiap fitur dan sudut dari kamera Fujifilm X-A5.

Karena belakanang ini saya agak sibuk, mungkin proses review Fujifilm X-A5 ini bakalan selesai dalam sebulan. Paling lama ya dua bulan lah. Rencananay saya bakal cobain kamera Fujifilm X-A5 ini ke Jepang dan Bali. Tentunya saya akan berbagi foto dan vlog dengan menggunakan Fujifilm X-A5 nanti!

Spesiffikasi dan Fitur Utama dari Fujifilm X-A5 yang menarik apa?

Kalau spesifikasi yang detail dari kamera Fujifilm X-A5 ini saya nggak akan membahas dengan detail. Karena tentunya udah pasti banyak orang yang sudah melakukan review Fujifilm X-A5 dari sisi teknis diluar sana. Kalau kalian tetap penasaran detail spesifikasinya seperti apa, kalian bisa mampir langsung ke website resmi Fujifilm saja disini.

Untuk beberapa fitur dari Fujifilm X-A5 yang menarik perhatian saya, dan bakalan sering saya pakai sih kira-kira yang ini:

  • 24M APS-C Sensor : Ukuran megapikselnya memenuhi kebutuhan saya dalam pembuatan konten foto di Instagram @catperku dan travel blog catperku.com
  • 180° Tilting LCD : LCD kamera bisa dibalik 180 derajat, jadi cocok banget buat saya yang lagi pengen banyakin konten video di Youtube!
  • Touchscreen : Kamera saya yang buat vlog sebelumnya gak bisa touchscreen, jadi ini menarik buat saya. Cuma seberapa efektif dan efisien fitur touchscreen Fujifilm X-A5 ini masih perlu dicoba lebih dalam. Tunggu saja updatenya nanti.
  • Bisa record 4K video : Meski cuma 15 fps. Well, saya sering pake 1080 sih jadi enggak tau 4K ini kepake gak nanti. But, it is good to have 4K capability!
  • Ada jack microphone 2.5 mm : Kalau pake mic yang colokan 3.5 mm perlu konverter deh. Tapi ini bagus banget, karena biasanya kamera kelas segini belum ada colokan mic nya lho. Boleh dong kalau saya bilang ini kamera cocok buat vlogger pemula kayak saya? Iya nggak?
  • Lensa bawaannya adalah lensa terbaru Fujifilm XC 15-45mm f3.5-5.6 : Di 15 mm sudah cukup lebar untuk bikin vlog. Paling enggak, bukan muka doang kalau di shoot di 15mm. Lumayan laah~

Nah, untuk kamera di Harga 8 jutaan, fiturnya sudah memenuhi kebutuhan saya sementara ini. Jadi nggak sabar pengen cobain kamera ini buat dibawa jalan-jalan, sambil bikin konten vlog tentunya!

Perkenalan Pertama! Sekilas Penampakan Dari Dekat Sebelum Saya Review Fujifilm X-A5 Lebih Mendalam

Pastinya sudah pada tahu dong, kalau desain kamera Fujifilm itu agak klasik gimana gitu. Cukup pede lah pokoknya kalau dibawa jalan keluar. Kebetulan untuk kamera Fujifilm X-A5 ini saya memilih warna silver dengan warna tambahan hitam. Menurut saya, ini warnanya cowok banget. Pas buat saya deh!

Kalau penasaran, seperti ini lah penampakan kamera Fujifilm X-A5 dari dekat.

Posisi tombol record pas banget buat ditekan pas record video. Apalagi kalau gak pake tripod atau gorilla pod.
Posisi tombol record pas banget buat ditekan pas record video. Apalagi kalau gak pake tripod atau gorilla pod.
Saya pilih warna silver karena warnanya cowok banget!
Saya pilih warna silver karena warnanya cowok banget!
Desainnya sih khas Fujifilm banget, klasik gimana gitu!
Desainnya sih khas Fujifilm banget, klasik gimana gitu!
LCD yang bisa tilting 180 derajat ini fitur penting buat vlogger.
LCD yang bisa tilting 180 derajat ini fitur penting buat vlogger.

Setelah Membawa Fujifilm X-A5 ke Solo, Jepang, Timika Dan Tembagapura!

Sekarang sudah ada sebulan lebih saya menggunakan kamera Fujifilm X-A5 ini. Sudah ada ratusan foto hasil dari kamera ini, dan beberapa diantaranya sudah saya unggah di akun instagram saya @catperku. Nanti saya juga akan membagikan beberapa hasil foto dari Fujifilm X-A5 di tulisan review Fujifilm X-A5 ini.

O iya, untuk lensa yang saya pakai di kamera ini adalah Fujinon XC 15-45mm f3.5-5.6 dan Fujinon XF18-135mmF3.5-5.6 R LM OIS WR. Dua lensa tersebut sudah sangat memenuhi kebutuhan saya sebagi travel blogger dan travel photographer pemula.

Nah, sekarang, setelah membawanya ke beberapa kota, beberapa hal yang saya sukai dari kamera ini adalah;

  • Desainnya stylish, nggak malu-maluin kalau buat properti foto ala-ala di instagram.
  • Hasil foto dengan lensa bawaan Fujinon XC 15-45mm f3.5-5.6 sangat memuaskan. Hasilnya tajam, dan ukurannya yang ringkas memungkinkan untuk ditenteng sepanjang hari tanpa bikin riweuh.
  • Batere tahan lama, waktu di Jepang saya bisa menggunakan sepanjang hari dalam sekali full charge. Sesekali bahkan saya menggunakannya untuk merekam video.
  • LCD touchscreen sangat memudahkan untuk memilih saya ingin ke area mana di dalam frame. Hanya dengan sekali sentuh saja, titik fokus bisa saya pilih dengan mudah.
  • Menu-menu dalam kamera sangat user friendly, jadi saya dengan cepat bisa beradaptasi. Meski baru banget saya pindah brand, dan baru menggunakan kamera Fujifilm lagi setelah dulu sempat kenalan dengan X-A1.

Sebenarnya teryata sebulan adalah waktu yang sangat kurang untuk review Fujifilm X-A5 ini secara penuh. Apalagi baru ini adalah salah satu kamera terbaru dari Fujifilm. Namun pada pemakaian sebulan belakangan, saya sangat puas, dan bisa saya bilang ini adalah pengganti yang tepat untuk brand kamera sebelumnya.

Satu hal yang saya rasakan agak berbeda jika dibanding dengan brand sebelumnya adalah, respon dari kondisi kamera mati hingga menyala dan kemudian saya pencet shutter agak lebih lambat dari kamera saya sebelumnya. Jadi untuk mengatasi itu, saya sering membiarkan kamera Fujifilm X-A5 saya tetap menyala. Agar bisa langsung pencet shutter ketika melihat moment yang harus saya abadikan dengan cepat.

Hasil Foto Fujifilm X-A5!

Update Tanggal 16 April 2018

Nah, sekarang biarlah hasil foto yang berbicara. Dibawah ini adalah beberapa hasil foto dari Fujifilm X-A5 yang saya ambil di beberapa tempat mulai dari Solo, Jepang, Bali, Surabaya, Dan Papua!

Ini Dia Hasil Foto Fujifilm X-A5 Dipasang Lensa Fujinon XC 15-45mm f3.5-5.6

Pada hasil foto Fujifilm X-A5 yang dipasang Fujinon XC 15-45mm f3.5-5.6 ini hanya dilakukan editing sederhana seperti exposure, contrast dan cropping. Tidak dilakukan pewarnaan, sehingga tone adalah masih asli sesuai simulasi warna kamera. Disini saya hanya menggunakan simulasi warna Provia/Standard saja.

Solo dari lantai 30 Hotel Alila Solo
Solo dari lantai 30 Hotel Alila Solo
Pantai Melasti Bali
Pantai Melasti Bali
Touring ke Pantai Melasti Bali
Touring ke Pantai Melasti Bali
Station JR Akiha bara
Station JR Akiha bara
Ueno Station Di Pagi Hari
Ueno Station Di Pagi Hari
Ueno Station
Ueno Station
Memotong ikan tuna segar
Memotong ikan tuna segar
Tuna terbesar yang pernah saya lihat!
Tuna terbesar yang pernah saya lihat!
Pembeli Taiyaki, kue berbentuk ikan khas Jepang
Pembeli Taiyaki, kue berbentuk ikan khas Jepang
Sakura mekar di Kota Kobe
Sakura mekar di Kota Kobe
Sebuah taman kota di Kobe
Sebuah taman kota di Kobe
Osaka Castle Park
Osaka Castle Park
Owakudani, Hakone
Owakudani, Hakone
Penarik Jinrikisha
Penarik Jinrikisha
Lautan manusia di JR Station Harajuku
Lautan manusia di JR Station Harajuku
Jalanan Osaka
Jalanan Osaka
Banner iklan di JR Shibuya Station
Banner iklan di JR Shibuya Station
Shinjuku Gyoen National Garden
Shinjuku Gyoen National Garden

Ini Dia Hasil Foto Fujifilm X-A5 Dipasang Lensa Fujinon XF18-135mmF3.5-5.6 R LM OIS WR

Pada hasil foto Fujifilm X-A5 yang dipasang Fujinon XF18-135mmF3.5-5.6 R LM OIS WR ini hanya dilakukan editing sederhana seperti exposure, contarst dan cropping. Tidak dilakukan pewarnaan, sehingga tone adalah masih asli sesuai simulasi warna kamera. Disini saya hanya menggunakan simulasi warna Provia/Standard saja.

Helikopter Airfast take off dari Heliport Aing Bugin, Tembagapura
Helikopter Airfast take off dari Heliport Aing Bugin, Tembagapura
Helikopter terbang di Tembagapura
Helikopter terbang di Tembagapura

Hasil Video Fujifilm X-A5!

(Akan ditambahkan nanti. Yang sabar eaaah~)

PS: Review Fujifilm X-A5 ini ongoing, jadi kalau mau tahu lebih detail sering balik aja kesini. Kenapa lama? Karena saya nggak mau review ala ala, jadi benar-benar dicoba dulu baru saya bagi pengalamanya disini. Jadi tulisan ini akan terus diupdate ya!

 

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
18 Responses
  1. Dalam seri X-A, seri X-A5 ini yang terbaik. Sudah ada jack microphone dan lensanya bawaan 15mm (lebar). Tapi wajib coba lensa lain mas. Soalnya lensa seri PZ masih tergolong baru di Fuji. Saya sendiri lebih nyaman dengan lensa bawaan XC16-50mm, entah kenapa nyoba sekilas AF-nya lebih smooth lens kit lama.

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: