Mengenal Sejarah Macau Di Museum Of Macau (Museu De Macau)

“Museum Nasional mungkin adalah salah satu tempat yang tepat untuk mengenal masyarakat suatu negara”

Diorama yang menggambarkan pernikahan ala Bangsa Macau jaman dahulu.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Diorama yang menggambarkan pernikahan ala Bangsa Macau jaman dahulu.

Paling lama berapa hari sih, kalian liburan atau traveling ke negara orang? Mungkin ada visa yang mengijinkan tinggal hingga satu tahun hingga cuma 1 minggu. Nah, yang paling sial adalah ketika masa tinggal di suatu negara terlalu sebentar. Bahkan terlalu pendek waktunya untuk petualangan kuliner, apalagi mengenal sejarah negara yang dikunjungi. Lebih kurang lagi!

Kalau sudah begitu, biasanya saya memasukkan Museum Nasional atau museum yang banyak menceritakan sejarah negara tadi kedalam list destinasi yang wajib saya kunjungi. Seperti ketika ke Macau kemarin, saya senang sekali karena Museum Of Macau (Museu De Macau) ada di dalam itinerary tur selama di Macau.

Museum Of Macau adalah salah satu tempat untuk mengenal sejarah bangsa Macau
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Museum Of Macau adalah salah satu tempat untuk mengenal sejarah bangsa Macau

Museum Of Macau ini adalah museum terbesar di Macau loh teman – teman! Lokasinya juga berada di tempat paling strategis di Macau, yaitu di Mount Of Fortres, tepat ditengah kota dimana Portugis membuat pertahanan selama menduduki Macau. Tapi tenang, sekarang sudah tidak ada seorang Portugis pun disini. Yang ada tinggal Museum yang banyak memberikan informasi tentang sejarah Macau.

Dari isinya, sepertinya Museum Of Macau ini dibangun dengan tujuan untuk menunjukkan bagaimana manusia yang berbeda ras bisa hidup harmonis beberapa abad lalu di Macau. Saya pun menemukan beberapa diorama yang menggambarkan kehidupan Macau sehari – harinya. Mulai dari yang menggambarkan perdagangan, pelayaran hingga diorama acara pernikahan pun ada!

Ada banyak diorama yang menggambarkan kehidupan sehari - hari bangsa Macau seperti ini.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Ada banyak diorama yang menggambarkan kehidupan sehari – hari bangsa Macau seperti ini.

Dari data yang saya dapatkan, Museum ini pertama kali dibuka pada tahun 1998, tepatnya pada tanggal 18 april. Meskipun sudah cukup lama dibuka, benda dan diorama yang ada di dalam Museum Of Macau masih terjaga dengan baik lho. Jadi iri deh, jika dibandingkan dengan beberapa Museum yang ada di Jakarta :(

Museum ini menurut saya adalah salah satu yang baik penataannya. Pun luas area untuk memperlihatkan koleksi museum sekitar 2100 meter persegi. Cukup luas untuk ukuran sebuah museum. Ketika melihat beberapa koleksinya saya tidak perlu tersesat, karena selain alurnya sudah begitu jelas, saya dipandu seorang guide. Ada juga beberapa petugas yang terlihat berjaga yang siap untuk ditanyai. Pun saya tidak yakin mereka bisa bahasa inggris atau tidak :D

Alur waktu sejarah diatur dengan detail dan berurutan di Museum Of Macau. Mulai dari lantai 1 museum yang merupakan awal mula. Mungkin bisa juga dibilang disini adalah dimulainya sejarah kelahiran Macau dan bagaimana kebudayaan barat mulai memasuki Macau.

Disini juga digambarkan bagaimana para pedagang portugis dan para misionaris mulai berdatangan. Menariknya, disini saya juga melihat satu peta pelayaran kuno dimana Indonesia terdapat didalamnya. Mungkin juga karena pelayaran ini, daerah timur Indonesia akhirnya lebih banyak dikuasai oleh Bangsa Portugis ya? Entahlah, paling tidak itu yang saya pelajari di masa sekolah dulu.

Ada peta kuno pelayaran yang didalamnya ada Indonesia di Museum Of Macau.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Ada peta kuno pelayaran yang didalamnya ada Indonesia di Museum Of Macau.

Tidak cuma itu, disini ada juga ruangan yang membandingkan bagaimana peradaban China dan Eropa pada abad ke-16. Terlihat kalau kebudayaan Macau berkembang dengan cara yang unik. Tidak cuma itu, lantai ini juga medeskripsikan bagaimana pentingnya Macau sebagai pelabuhan komersial penting di dunia Internasional waktu itu. Karena itu pula Portugis betah tinggal disini selama 400 an tahun.

Sementara lantai 2 museum lebih banyak menggambarkan kehidupan dan tradisi sehari hari bangsa Macau. Diorama kehidupan sehari – hari macau diperlihatkan dengan jelas, mulai dari ritual sehari hari, makanan, pesta pernikahan bahkan hingga hobi. Saya banyak belajar bagaimana kehidupan bangsa Macau berjalan disini.

Lukisan juga foto yang menggambarkan Macau juga diperlihatkan. Bahkan benda – benda seperti mainan dan permainan tradisional juga ada. Replika masakan asli juga diperlihatkan disini. Saya jadi tidak perlu keluar masuk restoran untuk tahu banyak tentang masakan macau deh. Uniknya, sepertinya beberapa masakan macau lebih dipengaruhi oleh masakan Portugis meskipun lokasi macau begitu dekat dengan daratan China.

Pernah tahu ada museum yang menampilkan replika makanan? Disini ada :|
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Pernah tahu ada museum yang menampilkan replika makanan? Disini ada :|

Yang menarik lainnya, di museum ini bahkan ada satu bagian yang menampilkan replika para pedagang asongan dimasanya. Mulai dari replika penjual teh, kue hingga yang menjajakan replika penjual obat tradisional china. Lengkap dengan suaranya lho! Pun saya tetap tidak mengerti apa yang diucapkan para penjual yang cuma replika tadi. Karena semua suara yang keluar adalah bahasa mandarin, seperti film tentang sejarah Macau yang dimainkan di museum ini.

Bagian paling atas atau lantai 3 adalah bagian terakhir dari Museum Of macau. Disini ditampilkan macau yang modern, mulai dari sisa – sisa kolonialisme Portugis. Tidak banyak yang bisa dinikmati di bagian dalam lantai 3 museum. Yang menarik dari lantai paling atas ini adalah di area luar museum. Ada banyak sisa meriam yang mungkin dulunya digunakan Portugis untuk mempertahankan Macau dari yang berusaha merebutnya. Sekarang tempat ini masuk menjadi bagian pertunjukan Museum Of Macau.

Tidak banyak yang bisa dinikmati di lantai 3 museum, kecuali meriam yang ada disekeliling museum. *serem*
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Tidak banyak yang bisa dinikmati di lantai 3 museum, kecuali meriam yang ada disekeliling museum. *serem*

Posisinya yang strategis, dan bisa membuat saya menikmati seluruh Macau dari ketinggian, menjadikan Museum Of Macau adalah salah satu museum di Macau dengan pemandangan paling menyenangkan. Siapapun yang sedang liburan ke Macau, saya rasa kunjungan ke Museum Of Macau tidak bisa dilewatkan :)

Fakta Penting Museum Of Macau :

Lokasi : Monte Fortress; Praceta do Museu de Macau No. 112

Jam Buka Museum Of Macau: Dari jam 10 A.M. – 6 P.M. waktu macau (dengan catatan tiket hanya tersedia hingga jam 5.30 P.M.). Museum tutup pada hari senin.

Tiket : Anak – anak (5-10 tahun); Orang tua (Diatas 60 tahun); Dan anak sekolah – 8 pataca. Orang dewasa – 15 pataca. Tiket gratis setiap tanggal 15 pada setiap bulan.

Telp : (853) 357911 / Fax: (853) 358503

Jasa Pemandu : Jasa pemandu tersedia dalam bahasa Kanton, Portugis, Mandarin dan Bahasa Inggris

Cara Ke Museum Of Macau : Naik bis nomor 2, 3, 3A, 4, 5, 6, 7, 8A, 10, 10A, 11, 18, 19, 21A, 26A, 33 kemudian turun di Avenida de Almeida Ribeiro. Jalan sebentar melewati Senado Square hingga reruntuhan Gereja St. Paul, memerlukan waktu sekitar 10 menit. Lokasi museum berada didekat reruntuhan Gereja St. Paul.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

14 Responses

  1. Kak … aku orang nya cepet move on jd ngak mau menginggat masa lalu so kalo museum bikin males hahahaha

  2. ndop says:

    Sebagai orang yg gak paham Jeddah, Macau pun aku buta ada di negara mana. ternyata ini di China to. Baiklah Hahaha..

    • Rijal Fahmi says:

      Hehee, iya, dulu sih terpisah, waktu masih dipegang sama Portugis. Tapi sekarang udah gabung lagi ke china, sama kayak hongkong :D

  3. Beby says:

    Owalah.. Diorama aku pikir pemandangan beneran. Wkwkwk.. :P

    • Rijal Fahmi says:

      Eheheee, diorama ini sering ada di museum loh~ Kalau di Indonesia misalnya ada di museum benten vredeburg yogyakarta :D

  4. Gara says:

    Museumnya lengkap ya. Pengaturannya juga runtut, dari Makau zaman kolonial di lantai 1 sampai di rooftop tempat kita bisa melihat langsung Makau masa kini.
    Hehe. Nggak heran kalau Indonesia ada di peta itu, mengingat sumber dari kekayaan dunia Eropa (rempah-rempah) saat itu bagi Portugis adalah Maluku. Makanya bentuk pulau yang paling mendekati kenyataannya di gambar itu adalah The Moluccas #banggaIndonesia
    Saya akui, memang untuk saat ini orang asing lebih ahli dalam menjaga peninggalan sejarah, tapi dalam kasus museum ini, kayaknya saya masih lebih memfavoritkan Museum Nasional di Jakarta, soalnya dibukanya 1868 dan (sebagian besar) koleksinya (masih) terjaga sampai sekarang :hehe.
    Mari berharap semoga koleksi Museum Nasional kita tidak hilang-hilang lagi, dan konservasinya tetap berlangsung. Hehe.

  5. ahhaaa…..sama kak..sejarah itu sangat penting bahkan itu yang utama saat trips…harus tau sejarah..dengan tau sejarah kita lebih tahu tempat mana mana saja yang akan menjadi POI (point of view) dari tulisan kita

  6. Beby says:

    Dih. Aku kan belom pernah ke Jogjes. Ihik! T_T

    • Rijal Fahmi says:

      Waks! Masak belum pernah ke jonges :| kesana dong~ makan gudeg, bakpia patok, dan kuliner lain~ Pulang – pulang nambah berat deh :p

  7. Adi Nugraha says:

    Salah satu museum terbaik yang pernah saya kunjungi. Dulu punya waktu satu hari di Macau, banyak tempat yang ingin dikunjungi, tapi malah seharian keliling2 di Museu de Macau :D

  8. Josefine says:

    Wah! Jadi ingin ke Macau, Kak!
    Btw, sudah pernah lihat Big Ben langsung kah?

    Josefine Yaputri
    Content Writer & Editor
    PT. Grivy Dotcom
    P: +62(0)21 2960 8168
    Office 8 Tower, Floor 18A
    Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
    Jakarta Selatan, 12190, Indonesia

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: