Seberapa “Powerful” Passport Hijau Indonesia Itu Sebenarnya?

Yang belum punya passport, ada baiknya dibaca dulu tulisan saya yang ini : “The Battle Of Membuat Passport Republik Indonesia“. Lebih baik cepat buat, karena passport itu gerbang pembuka menuju dunia luar. Untuk yang menganut aliran keras traveling : “Kenapa sih pake traveling ke luar negeri? Di Indonesia saja kan banyak yang bisa di eksplore!” Mungkin bisa sedikit membaca tulisan saya yang ini : “5 Alasan Kenapa Harus Traveling Ke Luar Negeri Versi Catperku“.

Pun sekali lagi, saya tidak akan memaksakan idealisme traveling saya kepada orang lain. Karena semua punya idealisme dan style traveling masing – masing :)). Nah.. Sekarang mari saya lanjutkan, tentang si passport hijau RI ini… Yang menurut saya, posisinya agak lemah jika dibandingkan dengan negara lain.

O iya, saya menulis tentang passport indonesia ini bukan karena saya tidak nasionalis, atau saya tidak bangga dengan passport hijau republik Indonesia kepunyaan saya. Saya bangga, karena itu saya ingin kalau suatu saat si passport hijau bisa memberi kesempatan setiap pemegangnya untuk menjadi duta independen Indonesia, karena bisa bebas melanglang buana di berbagai belahan dunia.

Itu mimpi saya suatu saat nanti..

Saya selalu punya mimpi memegang passport yang lebih gampang digunakan untuk memasuki suatu negara tanpa visa. Bisa kemana – mana cuma nunjukin passport atau dengan menggunakan visa on arrival saja, tanpa perlu berganti passport tentunya ^^. FYI Sampai sekarang ini passport Indonesia mempunyai kekuatan bisa masuk dengan mudah ke sekitar 50 an negara di dunia. Jika dibandingkan dengan negara lain, passport kita itu bisa dibilang tidak berdaya…

Untuk jangkauan passport hijau bisa dilihat di peta yang saya ambil dari wikipedia ini :

Peta negara - negara yang bisa dimasuki pemegang passport Indonesia tanpa visa atau dengan visa on arrival.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Peta negara – negara yang bisa dimasuki pemegang passport Indonesia tanpa visa atau dengan visa on arrival.

Sisanya, saya harus bersusah – payah mendapatkan visa terlebih dahulu untuk masuk ke negara yang gak ada di list free visa atau visa on arrival…

Ngenes enggak?

Lebih ngenes lagi passport hijau itu kredibilitasnya kalah telak sama dua negara tentangga terdekat kita Singapore dan Malaysia. Negara yang konon dari dulu selalu menjadi salah satu kompetitor kita (Indonesia). Masak iya kita kalah sama negara yang luasnya tidak jauh beda dengan Jakarta, dan negara kompetitor? Sebelum ngomongin di level dunia, sekarang mari kita lihat posisi Indonesia jika dibandingkan dengan beberapa negara Asean terlebih dahulu :

  1. Singapore (Passport bisa digunakan masuk ke 167 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  2. Malaysia (Passport bisa digunakan masuk ke 163 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  3. Brunei (Passport bisa digunakan masuk ke 146 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  4. Thailand (Passport bisa digunakan masuk ke 68 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  5. Philipines (Passport bisa digunakan masuk ke 58 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  6. Indonesia (Passport bisa digunakan masuk ke 53 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  7. Cambodia (Passport bisa digunakan masuk ke 46 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  8. Laos (Passport bisa digunakan masuk ke 45 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  9. Vietnam (Passport bisa digunakan masuk ke 44 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)
  10. Myanmar (Passport bisa digunakan masuk ke 40 Negara tanpa visa atau dengan visa on arrival)

Di level Asean pun posisi Indonesia tidak begitu menyenangkan, berada ditengah – tengah, satu posisi diatas Kamboja. Jadi bisa dibilang posisi Indonesia itu tidak jauh beda dengan Kamboja ya? Entah secara ekonomi, tawar – menawar secara politik, atau apapun yang berhubungan dengan diplomasi politik. Terus terang saya tidak tahu bagaimana pasport suatu negara bisa mendapatkan banyak akses free visa. Tapi kalau melihat kondisi yang ada, sepertinya pemerintah kita negosiasi politiknya agak “kurang” deh.

Menulis tentang ini saya juga tidak berharap banyak, akan ada perubahan ke passport hijau republik Indonesia dalam waktu singkat. Namun, semoga saja ada orang pemerintahan iseng membaca tulisan ini, kemudia ada yang memperjuangkannya dalam beberapa tahun kedepan :D. Akan senang sekali kalau kedepan-nya lebih banyak lagi negara bisa dimasuki dengan passport hijau tanpa visa. Minimal bisa masuk kawasan schengen tanpa visa deh :p.

Untuk sekarang ini, di level dunia passpor hijau republik indonesia ada di posisi bawah baget :p. Lihat deh infografis perbandingan jumlah negara yang bisa dimasuki tanpa visa untuk pasport negara – negara di seluruh dunia. Cari Indonesia ada dibagian mana? *infografis ini saya ambil dari sini*

Peta ini menunjukkan negara mana saja yang passportnya paling banyak bisa dipakai untuk memasuki suatu negara tanpa visa. Indonesia berada di posisi bawah, dibawah beberapa negara tetangga seperti Singapore, Brunei, Malaysia, Philipines, bahkan Papua Nugini.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Peta ini menunjukkan negara mana saja yang passportnya paling banyak bisa dipakai untuk memasuki suatu negara tanpa visa. Indonesia berada di posisi bawah, dibawah beberapa negara tetangga seperti Singapore, Brunei, Malaysia, Philipines, bahkan Papua Nugini.

Karena Passport Adalah Kunci Untuk Membuka Jendela Duniamu

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

13 Responses

  1. mawi wijna says:

    Apalagi dengan banyaknya pemberitaan gembong teroris dan koruptor di Indonesia. Negara-negara asing mestinya juga bakal berhati-hati dalam mengeluarkan visa buat penduduk Indonesia. Alhasil, kekuatan paspor hijau pun ya… ah sudahlah…

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Iya :( jadinya orang luar negeri cuma tau yang buruk – buruk dari indonesia ya *hiks*

  2. jangankan visa, udah punya visa di paspor dan berdiri di gerbang pemeriksaan Xray di bandara suatu negara aja pernah bgt gw ngerasain dipisahin dari rombongan ama staf imigrasinya krn paspor ijo gw ada di list negara2 yg harus dilakukan pengecekkan double dan lbh ketat…but ya it s part of the journey walaupun paspor kita gak ada powernya, Tetep semangat traveling yaw :-)

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      tetep semangat! karena udah terbukti *meskipun sulit*, passport ijo bisa melanglang buana keliling dunia ^^ wish me luck kakaa~ :D

  3. Rijal Fahmi Mohamadi says:

    passport ku masih lama diperpanjangnya~~ –“

  4. Great post, mas. Gue juga baru tahu. Makanya gue heran pas nonton film Thaland, mereka ke Cina cuma pake paspor aja nggak perlu visa :D

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Iya, kita masih kalah sama thailand :( apalagi sama tiga negara tetangga terdekat (brunei, malaysia, singapore), *ngiri banget* passport mereka dewa~

  5. Alhamdulillah saya sudah punya passport, tapi masih perawan belum ada stempelnya.
    Dulu hanya bikin saja dan berharap tiket promo.
    Pengennya kunjungan luar negeri saya berkesan dan bersahabat, kira-kira negara apa yang paling direkomendasikan terutam masalah imigrasi yang terkadang saya ngeri jika membca pengalaman para traveler (baca: traveler bermasalah).

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Untuk awal – awal, mungkin bisa kenalan sama negara tetangga dulu mas. sekalian ngebandingin gimana kondisi negara kita dengan negara tetangga :D siapa tahu pulang – pulang punya inspirasi untuk membangun negeri menjadi lebih baik :D

  6. Anita Sekar says:

    Paspor Indonesia memang masih ngenes. Sama Filipin aja kalah (kalo Singapore sih beda level). Pejabat yg berwenang agendanya adalah memuluskan jalan untuk paspor diplomatik Indonesia, untuk masyarakat biasa sih nanti-nanti dulu deh :D
    Masalah banyaknya WNI yg jadi imigran gelap katanya juga jadi pertimbangan negara lain untuk sedikit ketat dengan WNI.
    Tapi kemungkinan dalam waktu dekat akan semakin mudah kok aksesibilitas bagi paspor ijo, asal udah pake e-paspor.

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Iya, memang selama ini sepertinya yang banyak diperjuangkan passport diplomatik dahulu. mungkin biar nego – nego selanjutnya bisa lebih gampang saja ya? *berpikir positif*. Tapi semoga juga, passport biasa bisa banyak bebas visa seperti negara tetangga juga :D

  7. Hasehaton says:

    Waduh, mengenaskan juga ya mas, indonesia kalah jauh dengan negara lainnya, terutama untuk permasalah passport., Semoga saja permasalah passport ini bisa cepat di selesaikan biar negara kita bisa di semakin di depan :D

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: