Banyak Surfer Keren Di Pantai Suluban!

Pantai Suluban A.K.A Pantai Blue Point! Pantai yang satu ini memang dikenal memiliki dua nama. Meskipun sebenarnya masih berada di satu lokasi lho. Namun uniknya memang ada dua pintu masuk yang berbeda. Itu juga kadang yang membuat sebagian orang bingung dengan nama pantai ini.

Nggak heran kalau ada yang mengenal sebagai Pantai Suluban, atau juga Pantai Blue Point. Apalah arti sebuah nama, yang jelas ini adalah salah satu pantai terbaik di Bali yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi.

Selain itu pantai ini merupakan salah satu pantai dengan ombak terbaik di Pulau Bali. Yup! Uluwatu dan sekitarnya memang memiliki banyak tempat untuk surfing, dan ombak terbaik kebetulan juga berada di pantai ini.

Meskipun sudah lumayan terkenal di kalangan para penunggang ombak, saya tidak tahu sejak kapan pantai ini memiliki dua nama. Dari yang saya ketahui, Blue Point sendiri sebenarnya adalah nama resort yang berada di atas tebing pantai ini.

Banyak surfer yang main kesini hanya karena ingin merasakan ombaknya yang menantang
Banyak surfer yang main kesini hanya karena ingin merasakan ombaknya yang menantang

Posisi geografis pantai Suluban sendiri berada dibagian selatan Bali, atau Kabupaten Badung bagian selatan tepatnya. Karena itulah kenapa pantai ini lebih terkenal karena ombaknya yang bagus. Pantai ini juga berada tidak jauh dari Pantai Padang Padang.

Memang ombak yang bagus selalu menjadi daya tarik utama setiap pantai yang berada di bagian selatan Pulau Bali, terutama untuk para pecinta surfing.

Bedanya Pantai Suluban ini sedikit lebih spesial daripada yang lain. Selain karena mudah menjangkau pantai, akomodasi dan fasilitas yang ada di Pantai Suluban lebih terjamin.

Kalau laut sedang surut, bisa berjalan hingga agak ke bagian tengah pantai
Kalau laut sedang surut, bisa berjalan hingga agak ke bagian tengah pantai

Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, untuk masuk ke area Pantai Suluban ada dua jalan utama. Yang pertama dan paling populer adalah melewati depan resort Blue Point (Jalan Labuhan Sait). Sementara itu satunya adalah melewati jalur aslinya dari jalan Pantai Suluban.

Untuk memudahkan, pintu masuk dari Jalan Pantai Suluban saya rekomendasikan jika datang dari arah Uluwatu. Sedangkan pintu masuk Blue Point untuk yang berasal dari arah Pantai Padang – Padang.

Meskipun ada dua jalur  masuk yang menuju Pantai Suluban, sebenarnya kedua jalur tadi akan bertemu di satu titik lho. Hanya saja, pintu masuk dari arah Blue Point memiliki jalur yang lebih mudah, jika dibandingkan jalur dari Jalan Pantai Suluban yang harus menuruni puluhan anak tangga dengan kemiringan lebih dari 20 derajat.

Bisa dilihat sendiri bagaimana kerennya ombak di pantai terbaik untuk surfing di Bali ini
Bisa dilihat sendiri bagaimana kerennya ombak di pantai terbaik untuk surfing di Bali ini

Kedua jalur masuk yang bertemu di satu titik tadi, akan bertemu pada jalan menurun sebelum memasuki bawah karang. Naaaah, ini adalaha salah satu keunikan Pantai Suluban, yang jarang dimiliki pantai lain di Bali. Ini juga yang menjadi alasan kenapa pantai ini akhirnya dinamakan Pantai Suluban.

Dari informasi yang saya ketahui, kata Suluban yang sebenarnya berasal dari kata Mesulub yang berarti “berjalan dibawah sesuatu atau lewat dibawah sesuatu”. Memang namanya sesuai dengan kondisi yang ada disana. Secara fisik akses menuju pantai ini harus melewati jalan yang berada di bawah batu karang.

Jika tidak ingin turun ke bawah, bisa bersantai di cafe-cafe yang ada diatas
Jika tidak ingin turun ke bawah, bisa bersantai di cafe-cafe yang ada diatas

Karena berada di bagian selatan yang berhadapan langsung dengan laut selatan Indonesia, ketika air laut sedang pasang, kadang ombak yang masih cukup besar bisa sampai ke jalan di bawah karang.

Apalagi jalan di bawah karang tadi hanya cukup untuk satu orang saja. Jadi harus ekstra hati – hati ketika melewati jalan yang berada dibawah karang ini jika tidak mau terpeleset.

Bibir pantai Suluban tidak terlalu luas seperti Pantai Kuta. Bahkan ketika air laut sedang pasang, hampir semua bibir Pantai Suluban akan terendam air laut.

Dalam kondisi seperti ini satu – satunya aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Suluban adalah menikmati keahlian para surfer yang sedang bermain ombak. Ada banyak tempat di atas karang yang banyak disulap menjadi sebuah kafe untuk bersantai.

Salah satu cafe di Pantai Blue Point favorit saya untuk tempat menikmati sunset
Salah satu cafe di Pantai Blue Point favorit saya untuk tempat menikmati sunset

Berbeda lagi ketika air laut dalam kondisi surut, bagian Pantai Suluban tiba – tiba akan menjadi luaas. Emmm, meskipun sebagian besarnya bukan berupa pasir pantai sih, tetapi lebih berupa gugusan karang yang begitu banyak.

Seperti kebanyakan pantai bagian selatan Bali, gugusan karang tersebut akan membentuk kolam alami yang lebih cocok digunakan untuk berenang. Jadi sebenarnya terserah mau surfing atau berenang disini. Bersantai di cafe-cafe yang ada di atas bukit juga boleh kok!

Pada waktu air laut sedang surut juga, atraksi para pro-surfer yang sedang bermain ombak bisa dilihat dalam jarak yang cukup dekat.  Bahkan area untuk surfing yang biasanya berada di tengah bisa didekati karena kedalaman air berkurang secara drastis. Tetapi harus tetap berhati – hati ya jika ingin melihat dari jarak dekat, karena ombak besar bisa datang secara tiba – tiba.

Selama tinggal di Bali, baru Pantai Blue Point ini yang pernah memberikan pemandangan sunset terbaik di Bali
Selama tinggal di Bali, baru Pantai Blue Point ini yang pernah memberikan pemandangan sunset terbaik di Bali

Dan, kalaupun aktifitas air serasa membosankan, menikmati matahari terbenam sambil leyeh – leyeh bisa menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan disini. Perlu tahu kalau Pantai Suluban merupakan salah satu pantai terfavorit saya untuk menikmati matahari terbenam di Pulau Bali.

Soalnya kalau di pantai ini, tinggal beli saja minuman dan dilanjutkan dengan nongkrong di salah satu kafe yang banyak bertebaran di tebing Pantai Suluban tadi. Ahh, kan,saya jadi pengen lihat matahari terbenam lagi deh :D Yuk!

Tips Berkunjung Ke Pantai Suluban A.K.A Pantai Blue Point

Pantai Suluban Atau Pantai Blue Point ini selalu bisa menyajikan sunset terbaiknya
Pantai Suluban Atau Pantai Blue Point ini selalu bisa menyajikan sunset terbaiknya

Agar kunjungan kalian ke Pantai Suluban atau Pantai Blue Point ini semakin nyaman dan berkesan, nggak ada salahnya membaca tips dari saya ini:

  • Jika sekedar ingin bersantai sambil menikmati sunset masuk saja dari arah Blue Point. Karena dari sini ada banyak cafe yang menyenangkan untuk menikmati matahari terbenam.
  • Namun jika tidak ingin menikmati sunset disini, dan ingin melanjutkan perjalanan ke Pura Uluwatu untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak, sebaiknya masuk dari pintu yang satunya karena lebih dekat.
  • Tidak ada biaya tiket masuk ke Pantai Suluban baik dari pintu masuk Pantai Blue Point atau yang satunya. Namun hanya dikenakan biaya parkir sebesar IDR 5000 saja.
  • Datanglah ke pantai ini setelah jam 12 siang jika ingin melihat kelihaian para surfer bermain ombak. Atau datang menjelang sunset jika ingin menikmati pemandangan indah matahari terbenam di pantai yang juga dikenal dengan nama Blue Point Beach ini.

Cara Pergi Ke Pantai Suluban

Ada banyak cara untuk berkunjung ke Pantai Suluban atau Pantai Blue Point ini. Namun sayangnya tidak ada transportasi umum untuk menuju ke pantai ini. Jadi satu-satunya cara adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Baik mobil atau sepeda motor bisa digunakan untuk pergi kesini.

Ada dua jalur utama yang bisa dilewati untuk menuju ke pantai ini. Jalur pertama adalah dengan melewati Jalan Raya Uluwatu. Ikuti saja Jalan Raya Uluwatu hingga tepat sebelum Pura Uluwatu. Dari situ berbeloklah ke kanan hingga bertemu dengan Pantai Blue Point atau Pantai Suluban.

Sementara itu jalur kedua adalah dengan melewati Jalan Labuan Sait. Pilihlah jalur ini jika ingin sekalian berkunjung ke Pantai Padang-Padang. Jika masih bingung sebaiknya membawa smartphone dengan aplikasi Google Maps. Untuk lokasi Pantai Suluban atau Pantai Blue Point di Google Maps bisa dilihat disini.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
7 Responses
  1. Wuahhhh keren ya pantainya… di Bali ternyata banyak pantai keren ya selain Kuta…
    mungkin lebih enak kali ya ke pantai yang begini daripada Kuta karna kan pasti lbh sepi dan lebih bersih pasti… :D

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      masih banyaaaak, bali gak cuma kuta loh :D main ke bali deh, trus muter – muter di bali selatan. ada pantai padang – padang, balangan, tegalwangi dll :D

  2. Pantai Suluban, klo bukan surfer sebaiknya jangan datang pas laut surut pagi – siang hari. Karena terbatas cuma bisa sampai di bawah gua/celah tebing, atau cuma duduk nongkrong di cafe atas tebing. Pemandangannya sih luar biasa, apalagi pas laut surut.

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: