Joger Rush Hour!

Hampir dua tahun tinggal di Bali, baru 3 kali saya mengunjungi Joger, Yang pertama ketika saya pindah, ke dua ketika si adek saya main ke Bali dan yang terakhir ketika si pacar traveling ke sini kemaren. Memang saya bukan tipe traveler yang doyan banget belanja sih, soalnya belanja itu bikin cepat capek ketika sedang traveling hehee.

Ternyata Bagian Dalam Joger, Sama Macetnya Seperti Jalan Bagian Depannya

Joger Rush Hour!
Joger Rush Hour!

Joger ini adalah salah satu pusat oleh – oleh di Pulau Bali yang selalu diburu turis domestik ketika berlibur ke Bali. Jalan didepan Joger sering sekali macet, ada puluhan atau mungkin ratusan kendaraan, dan ribuan pengunjung yang selalu memadati tempat ini.

Yah, mungkin karena ada yang bilang ke Bali tidak mampir ke Joger belum afdol rasanya. Langkah pertama yang harus dilakukan ketika sampai di Joger adalah, cari tempat parkir!! Bahkan untuk sepeda motor, cukup sulit mencari tempat parkir yang kosong, karena lahan parkir Joger itu sempit sekali.

Untuk mobil, apalagi! Ribet! Makanya kadang si Joger ini menjadi biang macetnya Jalan Raya Kuta. Kalau mau aman dan nyaman, mungkin bisa jalan kaki saja dari jalan Legian sampai Joger. Yah, mungkin cuma memerlukan waktu sekitar 20-an menit lah, berjalan kaki dari Jalan Legian sampai Joger.

Masuk ke dalam Joger harus melewati metal detektor
Masuk ke dalam Joger harus melewati metal detektor

Joger sepertinya menerapkan standar keamanan yang tinggi untuk pengunjungnya, bisa dilihat dari adanya metal detektor yang dipasang di pintu masuknya. Tas bawaan pengunjung pun kadang juga diperiksa, tentunya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bersama :).

Jika sebelum ketempat ini sudah mempunyai barang belanjaan atau tidak ingin repot berburu barang yang ada didalam sambil membawa barang bawaan, bisa menitipkan barang bawaan di tempat penitipan barang yang disediakan di sebelah kanan metal detektor tadi. Tenang saja, tidak dikenakan biaya kok, untuk penitipan barangnya.

Setelah melewati metal detektor, jangan bingung atau malah kaget setelah sampai di dalam. Sudah dipastikan tempat ini selalu ramai kapan saja, entah low season ataupun high season. O iya, bagian dalam Joger ini terbagi menjadi tiga ruangan utama.

Ruangan pertama banyak terdapat barang unik yang mirip kerajinan tangan, sendal dan beberapa tas kece khas Joger. Sedangkan pada ruangan kedua, item yang di-display sebagian besar adalah celana pendek, sweater dan beberapa kaos berkerah.

Di ruangan ini juga terdapat kasir untuk tempat membayar yang ketika high season antrian panjang pasti terjadi ketika membayar. Jadi, siapkan dan kuatkan kaki untuk berdiri lama ketika akan membayar yah!

Siapkan kaki yang kuat waktu akan membayar belanjaan, jangan lupa juga budayakan antri ya!
Siapkan kaki yang kuat waktu akan membayar belanjaan, jangan lupa juga budayakan antri ya!

Pada ruangan terakhir dikhususkan untuk men-display kaos Joger dengan ciri khas kata – kata uniknya. Kapanpun, ruangan ini sepertinya selalu penuh sesak, karena memang kaos produksi Joger selalu diburu oleh para turis yang berkunjung ke Bali.

Saking sempitnya, kadang kurang nyaman juga ketika sedang memilih kaos. Meskipun untuk memilih ukuran kaos tidak terlalu ribet, karena sudah dibagi dengan rapi pada tiap – tiap rak sesuai ukuran M (Medium), L (Large) atau XL (Xtra Large).

Pusat oleh – oleh seperti Joger memang selalu menjadi magnet para turis, terutama yang dari Indonesia. Karena budaya membawakan oleh – oleh setelah berlibur masih begitu melekat di indonesia. Jadi, bagaimanapun juga untuk para traveler yang kurang suka belanja seperti saya,  berkunjung ke Joger tetap tidak bisa dilewatkan.

Toh, slogan si Joger ini “Belanja Tidak Belanja Tetap Thank You” jadi liat – liat di dalamnya tanpa membeli, boleh juga kan?

Waspada Copet! Beli Tidak Beli Tetap Thank You - Joger
Waspada Copet! Beli Tidak Beli Tetap Thank You – Joger

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
2 Responses
  1. Alvie Deliana

    haha, iya nih, budaya kasih oleh2 kayaknya emang susah lepas dari orang2 Indonesia klo lagi jalan-jalan.
    btw, kemaren waktu ke sana liat barangnya oke2? rencana mau ke bali tahun depan *beli tiket promo kemaren :P

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: