Banyak Surfer Keren Di Pantai Suluban!

Pantai yang satu ini dikenal memiliki dua nama meskipun sebenarnya masih berada di satu lokasi. Pantai Suluban atau Pantai Blue Point, begitu orang menyebutnya. Pantai yang merupakan salah satu pantai dengan ombak terbaik di Pulau Bali. Yup! Uluwatu dan sekitarnya memang memiliki banyak tempat untuk ber-surfing, dan ombak terbaik kebetulan juga berada di pantai ini.

Meskipun sudah lumayan terkenal di kalangan para penunggang ombak, saya tidak tahu sejak kapan pantai ini memiliki dua nama. Yang saya ketahui, Blue Point sendiri sebenarnya adalah nama resort yang berada di atas tebing pantai ini. Posisi geografis pantai Suluban sendiri berada dibagian selatan Bali, atau Kabupaten Badung bagian selatan tepatnya. Karena itulah kenapa pantai ini lebih terkenal karena ombaknya yang bagus.

Ada banyaaak banget surfer keren yang doyan main ke Pantai Suluban. Kalau saya sih masih pemula banget, jadi enggak ikutan. cuma senang menikmatinya seharian :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Ada banyaaak banget surfer keren yang doyan main ke Pantai Suluban. Kalau saya sih masih pemula banget, jadi enggak ikutan. cuma senang menikmatinya seharian :D

Memang ombak yang bagus selalu menjadi daya tarik utama setiap pantai yang berada di bagian selatan Pulau Bali, terutama untuk para pecinta surfing. Bedanya Pantai Suluban ini sedikit lebih spesial daripada yang lain. Selain karena mudah menjangkau pantai, akomodasi dan fasilitas yang ada di Pantai Suluban lebih terjamin.

Untuk masuk ke area Pantai Suluban ada dua jalan utama, yaitu melewati depan resort Blue Point (Jalan Labuhan Sait), atau melewati jalur aslinya dari jalan Pantai Suluban. Pintu masuk dari Jalan Pantai Suluban saya rekomendasikan jika datang dari arah Uluwatu. Sedangkan pintu masuk Blue Point untuk yang berasal dari arah Pantai Padang – Padang.

Meskipun ada dua jalur  masuk yang menuju Pantai Suluban, sebenarnya kedua jalur tadi akan bertemu di satu titik lho. Hanya saja, pintu masuk dari arah Blue Point memiliki jalur yang lebih mudah, jika dibandingkan jalur dari Jalan Pantai Suluban yang harus menuruni puluhan anak tangga dengan kemiringan lebih dari 20 derajat.

Kedua jalur masuk yang bertemu di satu titik tadi, akan bertemu pada jalan menurun sebelum memasuki bawah karang. Naaaah, ini adalaha salah satu keunikan Pantai Suluban, yang jarang dimiliki pantai lain di Bali. Ini juga yang menjadi alasan kenapa pantai ini akhirnya dinamakan Pantai Suluban. Yaitu, kata Suluban yang sebenarnya berasal dari kata Mesulub yang berarti “berjalan dibawah sesuatu atau lewat dibawah sesuatu”. Secara fisik akses menuju pantai ini harus melewati jalan yang berada di bawah batu karang.

Setelah berjalan melewati bawah karang, akan sampai ke pantai seperti ini. Tapi, kondisi seperti di foto hanya bisa terjadi ketika laut sedang surut saja.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Setelah berjalan melewati bawah karang, akan sampai ke pantai seperti ini. Tapi, kondisi seperti di foto hanya bisa terjadi ketika laut sedang surut saja.

Karena berada di bagian selatan yang berhadapan langsung dengan laut selatan Indonesia, ketika air laut sedang pasang, kadang ombak yang masih cukup besar bisa sampai ke jalan di bawah karang. Apalagi jalan di bawah karang tadi hanya cukup untuk satu orang saja. Jadi harus ekstra hati – hati ketika melewati jalan yang berada dibawah karang ini jika tidak mau terpeleset.

Bibir pantai Suluban tidak terlalu luas seperti Pantai Kuta. Bahkan ketika air laut sedang pasang, hampir semua bibir Pantai Suluban akan terendam air laut. Dalam kondisi seperti ini satu – satunya aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Suluban adalah menikmati keahlian para surfer yang sedang bermain ombak. Ada banyak tempat di atas karang yang banyak disulap menjadi sebuah kafe untuk bersantai.

Berbeda lagi ketika air laut dalam kondisi surut, bagian Pantai Suluban tiba – tiba akan menjadi luaas. Emmm, meskipun sebagian besarnya bukan berupa pasir pantai sih, tetapi lebih berupa gugusan karang yang begitu banyak. Seperti kebanyakan pantai bagian selatan Bali, gugusan karang tersebut akan membentuk kolam alami yang lebih cocok digunakan untuk berenang.

Enaknya lagi ketika Pantai Suluban sedang surut, saya bisa mengambil foto para surfer dari jarak dekat, tanpa bantuan lensa telephoto sekalipun. Cukup dengan lensa kit saja sudah cukup :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Enaknya lagi ketika Pantai Suluban sedang surut, saya bisa mengambil foto para surfer dari jarak dekat, tanpa bantuan lensa telephoto sekalipun. Cukup dengan lensa kit 18-55 mm saja sudah cukup :D

Pada waktu air laut sedang surut juga, atraksi para pro-surfer yang sedang bermain ombak bisa dilihat dalam jarak yang cukup dekat.  Bahkan area untuk surfing yang biasanya berada di tengah bisa didekati karena kedalaman air berkurang secara drastis. Tetapi harus tetap berhati – hati ya jika ingin melihat dari jarak dekat, karena ombak besar bisa datang secara tiba – tiba.

Dan, kalaupun aktifitas air serasa membosankan, menikmati matahari terbenam sambil leyeh – leyeh bisa menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan disini. Perlu tahu kalau Pantai Suluban merupakan salah satu pantai terfavorit saya untuk menikmati matahari terbenam di Pulau Bali. Tinggal beli saja minuman dan dilanjut nongkrong di salah satu kafe yang banyak bertebaran di tebing Pantai Suluban tadi. Ahh, saya jadi pengen lihat matahari terbenam lagi deh :D Yuk!

Suluban adalah pantai yang punya paket sangat lengkap, termasuk pemandangan matahari terbenamnya yang cakep!
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Suluban adalah pantai yang punya paket sangat lengkap, termasuk pemandangan matahari terbenamnya yang cakep!

PS : Selalu pegang teguh prinsip Ecotourism, jangan pernah merusak atau mengotori alam, Jaga Untuk Anak Cucu Kita. Belum tahu apa itu ecotourism? baca disini (Eco Traveling yaa, Bukan Ego Traveling!!!)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

5 Responses

  1. Ivan Prakasa says:

    Wuahhhh keren ya pantainya… di Bali ternyata banyak pantai keren ya selain Kuta…
    mungkin lebih enak kali ya ke pantai yang begini daripada Kuta karna kan pasti lbh sepi dan lebih bersih pasti… :D

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      masih banyaaaak, bali gak cuma kuta loh :D main ke bali deh, trus muter – muter di bali selatan. ada pantai padang – padang, balangan, tegalwangi dll :D

  2. Rivaldi says:

    mantap juga ya gan ini tempat buat jadi lokasi foto prewedding

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      iyaa :D tapi jarang sih yang prewed disini. dulu sih yang populer buat prewedding itu pantai tegalwangi :D

  3. Pantai Suluban, klo bukan surfer sebaiknya jangan datang pas laut surut pagi – siang hari. Karena terbatas cuma bisa sampai di bawah gua/celah tebing, atau cuma duduk nongkrong di cafe atas tebing. Pemandangannya sih luar biasa, apalagi pas laut surut.

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: