Warna Warni Winter Illumination Di Nabana No Sato

Awal tahun 2018 ini sepertinya saya lagi banyak berjodoh dengan Jepang. Baru di awal tahun, sudah ada tiga undangan berkunjung ke Jepang bertengger di email catperku@gmail.com (kode buat yang mau undang catperku ini). Gara gara ini juga saya bisa berkunjung ke beberapa kota seperti Okayama, Kobe Dan Kanazawa lagi. Tidak ketinggalan tempat wisata di Jepang yang dari dulu menjadi incaran saya seperti Shirakawa-Go, Jigokudani Yaen-Koen dan tentunya yang baru saja saya ketahui dari media sosial Instagram. Winter Illumination Nabana No Sato!

Sebenarnya saya nggak begitu ngeh kalau festival winter illumination ini ada di Itinerary. Saya baru tahu setelah melihat sebuah foto cantik suasana jutaan lampu led warna warni Nabana No Sato di Instagram. Gara-gara ini saya kemudian mencari informasi tentang acara winter illumination ini. Dan sadar kalau di itinerary jelajah Jepang tengah bakal mampir ke salah satu acara paling keren selama musim dingin di Jepang.

Jadi liburan musim dingin ke Jepang itu tak cuma menikmati butiran salju ya!
Jadi liburan musim dingin ke Jepang itu tak cuma menikmati butiran salju ya!

Memang apa sih Nabana No Sato itu? Acara ini adalah sebuah festival iluminasi musim dingin terbesar di Jepang, terkenal karena menggunakan jutaan lampu LED untuk menggambarkan pemandangan alam yang indah dari Jepang. Kebetulan untuk tahun 2018 ini, Nabana No Sato menyoroti Kumamoto, salah satu prefektur yang pernah terdampak gempa Jepang. Tiap tahun memang bakalan berbeda-beda sih temanya.

Festival Nabana No Sato ini diadakan untuk menyemarakkan suasana musim dingin di Jepang, terutama di daerah Mie Prefecture. Gara-gara mengunjungi festival ini, saya jadi ingat dengan acara Vivid Sydney yang sempat saya kunjungi di tahun 2016 lalu. Bedanya kalau di Sydney itu diadakan di seluruh kota, sedangkan disini hanya diadakan di taman bunga. Pun, menurut saya festival ini jauh lebi keren dibanding Vivid Sydney sih!

Pada Nabana no Sato kali ini menyoroti daerah Kunamoto dengan Kunamon sebagai ikonnya.
Pada Nabana no Sato kali ini menyoroti daerah Kunamoto dengan Kunamon sebagai ikonnya.

Nabana no Sato bisa diakses dengan mudah dari Kota Nagoya. Letaknya berada tidak jauh dari Nagashima Onsen Resort. Pada siang hari, tempat ini merupakan sebuah taman dengan ribuan koleksi flora yang bisa dinikmati sepanjang tahun. Jadi selain menikmati acara winter illumination, kemarin saya juga sempat berkunjung ke taman bunga Begonia yang ada disini.

Pun daya tarik utama dari tempat ini tetaplah Nabana no Sato. Festival ini terkenal di kalangan wisatawan sejak pertama kali diadakan dari tahun 2008. Setiap tahunnya Nabana no Sato Winter Illumination ini akan diadakan selama 7 bulan, dari bulan Oktober hingga bulan Mei. Jadi kalau belum bisa berkunjung di tahun ini, bisa coba berkunjung pada tahun selanjutnya ya.

Katanya no picture=hoax, jadi saya selfie aja dulu disini.
Katanya no picture = hoax, jadi saya selfie aja dulu disini.

Atau, kalau ada kesempatan liburan ke Jepang sebelum bulan Mei, masih bisa mampir. Karena pada musim sakura pun kamu masih bisa menikmati pertunjukan Winter Ilumination yang menggunakan lebih dari 8 juta lampu LED ini ya! Musim sakura kan biasanya berlangsung dari bulan Maret sampai April!

Biasanya akhir tahun (Desember) dan awal tahun (Januari) menjadi waktu populer untuk mengunjungi festival Nabana no Sato. Nggak herna kalau hampir setiap hari tempat ini akan dipenuhi oleh ribuan orang. Makanya, agar lebih nyaman, hindari berkunjung ke Nabana no Sato ketika akhir pekan. Orang-orang lokal dari sekitar tempat ini pasti akan memenuhi festival.

Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, tema dari Nabana no Sato ini akan berubah-ubah setiap tahunnya. Namun di festival ini selalu ada satu tema yang sama dan menjadi salah satu bagian paling populer di festival ini. Iya, di festival ini terdapat sebuah terowongan cahaya yang terkenal! Terowongan cahaya sepanjang kurang lebih sekitar 200 meter kabarnya hingga 1,2 juta lampu LED agar bisa membuat terowongan cahaya ini menjadi cantik!

Terowongan cahaya yang menjadi Highlight dari winter illumination Nabana No Sato.
Terowongan cahaya yang menjadi Highlight dari winter illumination Nabana No Sato.

Emang cakep banget sih untuk tempat berfoto. Nggak salah deh kalaiu ini kemudian menjadi highlight dari Nabana no Sato Winter Illumination. Bahkan saya kemarin juga mendapatkan foto terbaik dari festival ini di bagian terowongan cahaya ini. Meski harus bersabar menunggu moment terbaiknya. Karena bagian ini adalah paling populer, dan selalu dipenuhi oleh pengunjung.

Selain terowongan cahaya tersebut, masih ada juga terowongan lain bernama Kawazu Sakura Light Tunnel. Meski panjang terowongan ini lebih pendek, hanya sekitar 100 meter, namun yang satu ini juga tidak kalah indah kok. Karena terowongan yang ini dihiasi sekitar 700.000 lampu LED berwarna pink. Sehingga berjalan di dalam terowongan ini seakan sedang berada dibawah ribuan Bunga Sakura yang bercahaya!

A post shared by Fahmi (@catperku) on

Tertarik berkunjung kesini? Siapin saja uang JPY 2300 untuk membeli tiket masuknya!

Tak Cuma Jutaan Lampu Led, Di Nabana No Sato Juga Terdapat Begonia Garden!

Siapa sangka di tengah bekunya musim dingin di Jepang masih terdapat ribuan bunga yang mekar. Pemandangan ini saya temukan ketika berkunjung ke Nabana No Sato di Mie Prefecture. Lho kok bisa ya bunya mekar di musim dingin?

Saya tebak mereka bisa mekar karena ditanam di area rumah kaca yang kondisinya di set sedemikian rupa agar bunga ini bisa mekar. Kerennya, gak cuma ada satu dua Bunga Begonia yang mekar disini. Kalau berkunjung ke Nabana No Sato, wajib banget deh sekalian mampir ke Begonia Garden ini. Untuk tiket masuknya adalah JPY 1000.

Ada ribuan bunga begonia di Begonia Garden ini!
Ada ribuan bunga begonia di Begonia Garden ini!
Dimana mana terlihat bunga!
Dimana mana terlihat bunga!
Nyantai disini asik banget euy! Apalagi diluar lagi dingin.
Nyantai disini asik banget euy! Apalagi diluar lagi dingin.
Sambil menunggu gelap, bisa berkeliling dulu di Taman Bunga Begonia ini.
Sambil menunggu gelap, bisa berkeliling dulu di Taman Bunga Begonia ini.
Yang suka dengan bunga warna warni pasti senang keliling tempat ini.
Yang suka dengan bunga warna warni pasti senang keliling tempat ini.

Cara Pergi Ke Nabana No Sato

Ada beberapa cara untuk pergi ke Nabana No Sato ini. Cara pertama adalah dengan naik kereta api, sementara itu cara kedua adalah dengan naik bus.

Naik Kereta Api ke Nabana No Sato

Berduaan di remang-rermang jutaan lampu LED romantis banget kan!
Berduaan di remang-rermang jutaan lampu LED romantis banget kan!

Kota besar terdekat adalah Nagoya, jadi untuk pergi kesini bisa menggunakan JR Kansai line dari Stasiun Nagoya menuju Stasiun Kuwana dengan lama perjalanan sekitar 22 menit, dan tarif JPY 350. Cara ini akan lebih murah buat kalian yang memegang Japan Raill  Pass.

Kemudian, dari halte bus di Stasiun Kuwana kemudian dilanjutkan dengan naik bus dengan tujuan Nabana no Sato. Bus dari Stasiun Kuwana ini beroperasi setiap 30 menit sekali. Untuk tarifnya adalah JPY 240 sekali jalan. Alterntifnya, kalian bisa turun di Stasiun Nagashima. Dari sana ada shuttle bus dengan tarif JPY 220 untuk sekali jalan.

Naik Bus Ke Nabana No Sato

Ada jutaan lampu LED memenuhi tempat ini.
Ada jutaan lampu LED memenuhi tempat ini.

Untuk pergi ke tempat ini dengan naik bus, bisa naik dari terminal bus Meitetsu yang berada tak jauh dari Stasiun Nagoya. Dari sini kamu bisa naik bus Meitetsu ke arah Nagashima Onsen dan Nabana no Sato. Dengan naik bus, waktu tempuh perjalanan adalah sekitar 35-40 menit.

Tarif bus dari Nagoya ke Nabana No Sato sendiri adalah JPY 890 untuk sekali jalan atau 1.780 yen untuk pulang pergi. Jadwal keberangkatan dari bus ini bisa dilihat di Meitetsu Bus Center di lantai 4. Bus ke Nabana No Sato sendiri akan berangkat dari halte bus nomor 22.

Ada banyak bus yang menuju kesana. Jadwal bus berangkat dari jam 08.20 hingga 18.10. Dan bus ini tersedia setiap 20-30 menit sekali. Sementara itu untuk jadwal bus dari Nabana no Sato ke arah Stasiun Nagoya tersedia dari jam 11.10 AM hingga 19.30 PM. Jadwal keberangkatan bus tersedia setiap 20 menit – 1 jam sekali.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
7 Responses
  1. Macam festival lampion gitu nggak sih kalau di Indonesia, mas?
    Di Jogja itu ada yang terowongan LED kayak foto diatas…di Sindu Kusuma Edupark apa Monjali, gitu?
    Agak lupa. Tapi memang sepertinya nggak sepanjang terowongan yang di Jepang sih

  2. Annisa Nurami

    ini keren banget asli. di jogja udh ada bbrp tempat yg mulai mengadopsi desain beginian tapi emang jauh bgt sih klo sama ini. klo yg bagus itu ada di kaliurang tp jadi event tahunan aja.

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: