Panduan Wisata Jelajah Wahana Taman Mini Indonesia Indah!

Taman Mini Indonesia Indah adalah salah satu tempat wisata di Jakarta yang populer dengan banyak wahana dan museum seperti Museum Purna Bhakti Pertiwi dan museum di TMII lainnya.

Terlebih lagi lokasinya dekat dengan pusat kota Jakarta.

Sekarang saya tahu, kenapa orang Jakarta yang lagi liburan ke Bali itu senengnya poool! Maksimalin senengnya deh!

Di Jakarta itu bingung mau kemanaaa~~ (T_T). Apalagi ketika liburnya cuma sehari dan berada di tengah minggu.

Mau jalan ke Monas bosan karena cuma itu – itu saja, ke mall udah keseringan.

Bahkan sampai titel anak pantai sudah saya lepaskan sementara, karena sekarang saya lebih sering ke Mall dari pada ke pantai.

Karena itu, liburan di Jakarta itu harus dipaksa kreatif untuk mengetahui tempat – tempat menarik yang bisa dikunjungi.

Akhirnya saya mengunjungi salah satu tempat wisata yang ada di Jakarta Timur ini.

Tentang Taman Mini Indonesia Dan Panduan Wisata Keliling Wahana Di Dalamnya Di 2023

Tentang Taman Mini Indonesia Dan Panduan Wisata Keliling Wahana Di Dalamnya Di 2023
Tentang Taman Mini Indonesia Dan Panduan Wisata Keliling Wahana Di Dalamnya Di Tahun 2023 ( Download Peta Ini Disini )
Kebetulan saya menemukan salah satu tempat menarik di Jakarta Timur karena saran dari pacar.

Taman Mini Indonesia Indah, itulah nama tempatnya, destinasi wisata yang akan saya kunjungi.

Sebuah theme park yang lumayan besar seperti Legoland Malaysia, namun didalamnya terdapat replika pulau pulau di Indonesia.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah taman rekreasi yang terletak di Jakarta Timur, Indonesia.

Taman ini dibangun pada tahun 1975 oleh Ibu Tien Suharto, istri dari Presiden Indonesia saat itu, Bapak Haji Muhammad Suharto.

Tujuan dari pembangunan TMII adalah untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.

TMII Luasnya 150 Hektar, Ada Banyak Wahana

TMII memiliki luas sekitar 150 hektare dan terbagi menjadi delapan pulau tematik, yaitu Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Masing-masing pulau menampilkan kebudayaan, adat istiadat, dan rumah adat dari wilayah tersebut.

Selain itu, TMII juga memiliki berbagai macam fasilitas lainnya seperti teater, museum, taman hiburan, dan taman bermain untuk anak-anak.

Salah satu daya tarik utama TMII adalah pemandangan indah yang ditawarkan.

Taman ini memiliki beberapa taman lanskap yang terkenal, seperti Taman Bunga Nusantara yang menampilkan berbagai macam jenis bunga dari seluruh Indonesia.

Ada juga wahana Taman Burung yang menampung berbagai jenis burung tropis.

Taman Mini Indonesia Indah adalah salah satu tempat wisata di Jakarta yang populer dengan banyak wahana dan museum seperti Museum Purna Bhakti Pertiwi dan museum di TMII lainnya.

Selain itu, TMII juga menyelenggarakan berbagai macam acara dan festival kebudayaan seperti Festival Musik Nusantara, Festival Wayang, dan Festival Tari Nusantara.

Acara-acara tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan dan memahami kebudayaan Indonesia yang lebih dekat.

TMII merupakan salah satu tempat wisata yang sangat populer di Indonesia dan sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara maupun lokal.

Taman ini buka setiap hari dan merupakan tempat wisata yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga yang lokasinya tak jauh dari Jakarta.

Jika Kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang Taman Mini Indonesia Indah, baca saja tulisan tentang pengalaman berkunjung ini sampai selesai.

Pengalaman Liburan Ke Taman Mini Indonesia Indah Yang Tak Terduga

“Say, jadinya kita hari ini kemana? Mau ke Turki enggak bisa nih, jet pribadi lagi masuk bengkel, apa ke Ragunan aja sekalian kuliner? *terus dikeplak pacar*” Pesan singkat dikiriim~~

Kira – kira begitu isi pesan singkat saya kepada si pacar yang sedang naik Transjakarta dan berjuang melewati banjir ibukota yang mulai menyerang.

“Udah, ke TMII aja, itu Taman Mini Indonesia Indah, belum pernah kesana kan?”

Saya mendapatkan pesan singkat dari si pacar yang ternyata ingin ke TMII.

Siapa bilang di Jakarta belum ada monorail? Nah loh, ini apa?

Saya memang belum pernah datang ke TMII sebelumnya, percobaan pertama saya untuk mengunjungi TMII ketika study tour waktu SMA gagal.

Waktu itu saya lebih memilih membeli handphone baru dari pada menggunakannya untuk membayar study tour ke Jakarta.

Kali ini karena kebetulan saya sedang menjadi penduduk ibu kota untuk sementara, Taman Mini Indonesia Indah tidak boleh saya lewatkan.

Dari pusat kota Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah hanya memerlukan sekitar satu jam perjalanan ketika tidak ada halangan (baca : macet).

Dengan sepeda motor matic, saya mengarah menuju Jakarta Timur, tempat dimana TMII berada.

Seperti biasanya, di Jakarta yang tidak terlalu ramah untuk sepeda motor ini, saya selalu ber-navigasi menggunakan GPS yang ada di smartphone anti nyasar saya :D

Pintu Masuknya Gedee!

Kalau melihat pintu seperti ini, ingat! Ini bukan pintu masuk jalan tol, tetapi pintu masuk ke Taman Mini Indonesia Indah.
Kalau melihat pintu seperti ini, ingat! Ini bukan pintu masuk jalan tol, tetapi pintu masuk ke Taman Mini Indonesia Indah.

Sebagai taman hiburan pertama yang pernah saya masuki di Jakarta, pintu masuk dari TMII itu besar sekali!

Modelnya mirip dengan kebanyakan pintu masuk jalan tol.

Bedanya ini lebih keren, dan sepeda motor bisa masuk setelah dipalak sebesar IDR 26.000 untuk mengganti secarik kertas yang bertuliskan “Tanda Masuk Taman Mini Indonesia Indah”.

Oke, sebenarnya saya memang enggak dipalak, tapi masuk ke TMII memang harus membeli tiket masuk ya!

Enggak ada yang gratis kok di dunia ini, kencing aja bayar loh :p

Segera saya mencari tempat parkir karena ingin berkeliling dengan berjalan kaki, seperti yang biasa saya lakukan ketika traveling.

Buat saya, traveling adalah kesempatan untuk banyak – banyak ber-olahraga, refreshing.

Setelah hampir setiap hari saya menjadi #corporateslave yang dipaksa selalu duduk didepan laptop.

Taman Mini Indonesia Indah Yang Super Luas, Ada Banyak Wahana!

Karena ini kali pertama saya mengunjungi TMII, saya enggak pernah membayang kan betapa luas lokasinya.

Saya pun dibuat kaget ketika melihat peta detail dari Taman Mini Indonesia Indah.

Dari peta, saya mengetahui kalau ada banyak museum dan tempat menarik.

Kebanyakan merupakan replika dari seluruh tempat di Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk berlibur sambil belajar.

Contohnya Baru berjalan beberapa meter dari tempat parkir saya sudah melihat ada Museum Indonesia yang arsitekturnya mirip dengan gaya bangunan yang ada di Pulau Dewata.

Oh yeah! Museum ini seketika membuat saya kangen dengan suasana liburan di Bali dan segala cerita di dalamnya.

Museum Indonesia, arsitekturnya menggunakan gaya arsitektur Bali di Taman Mini Indonesia Indah TMII.
Museum Indonesia, arsitekturnya menggunakan gaya arsitektur Bali di Taman Mini Indonesia Indah.

Berlanjut beberapa langkah saya bisa mengunjungi miniatur Candi Borobudur yang sudah lama sekali tidak saya kunjungi.

Padahal ketika masih kecil dulu saya sering diajak oleh ibu saya untuk berdarma wisata ke candi yang berada di Magelang itu.

Lain dengan dua lokasi yang berhasil membuat saya bernostalgia dengan kenangan lama, saya menemukan tempat yang sering membuat saya betah untuk berlama – lama.

Ada Perpustakaan Dengan Banyak Koleksi Buku

Disini saya juga menemukan perpustakaan TMII dengan koleksi buku yang kebanyakan tidak akan bisa saya temukan di toko buku.

Setumpuk harta karun buku di TMII, begitu saya menyebutnya.

Memang saya ini sebenarnya seorang kutu buku yang doyan berlama – lama di perpustakaan.

Jadi, kalau ketemu dengan yang namanya perpustakaan, saya pasti menyempatkan mampir, meskipun untuk sekedar melihat koleksinya.

Pengen lihat Borobudur enggak perlu jauh – jauh datang ke Magelang :D
Dibikin ngiler sama koleksi perpustakaan Taman Mini Indonesia Indah TMII
Dibikin ngiler sama koleksi perpustakaan Taman Mini Indonesia Indah
Kalau ada yang tahu buku – buku seperti ini ada di toko buku kasih tau saya ya :D

Selain itu, dari beberapa lokasi di TMII yang saya datangi secara acak, Museum Iptek adalah tempat yang paling ingin saya kunjungi.

Karena selain writer wannabe, saya adalah seorang engineer yang doyan dengan segala macam keunikan teknologi.

Tentu saja tempat seperti Museum Iptek adalah wajib hukumnya untuk saya datangi.

Tertipu Dengan Tulisan “Parkir Gratis” Di TMII

“Parkir Gratis” Tulis disebuah papan yang menandakan kalau di tempat itu adalah tempat yang benar untuk memarkir sepeda motor saya.

Waah, enak sekali ya? Baru kali ini saya tahu ada tempat parkir gratis di Jakarta.

Apalagi ini adalah tempat wisata yang notabene cukup terkenal di Jakarta.

Karena itu tanpa ragu saya segera memarkir sepeda motor di tempat itu.

Anehnya, setelah memarkir sepeda motor, ada seorang petugas yang mencatat nomor sepeda motor saya.

Dan kemudian menyerah kan secarik kertas yang bertuliskan nomor sepeda motor itu kepada saya.

“Oh, oke mungkin kertas ini biar lebih aman saja, dan mempermudah untuk pengecekan ketika saya keluar nanti” Pikir saya waktu itu.

Namun ternyata semua anggapan saya itu meleset ketika saya mengambil motor, karena ingin menuju

Museum Iptek yang lokasinya berada agak jauh dari tempat parkir depan ini.

Setelah dengan santai saya menyerahkan kertas yang bertuliskan nomor sepeda motor saya, si petugas bilang.

“Dua ribu mas” Kata si petugas yang menjaga parkir.

Sejenak saya terdiam dan berpikir, “Oh apakah petugas ini enggak bisa baca tulisan parkir atau papan bertuliskan Parkir Gratis tadi hanya ilusi saya belaka?”.

Hemm, sepertinya tidak mungkin kalau petugas tadi enggak bisa baca, dan saya yakin sedang tidak dalam kondisi mabuk atau ber-ilusi.

Namun, karena tidak mau berburuk sangka atau bikin ribut, saya pun segera membayar dan nyelonong pergi menuju Museum Iptek saja.

Selain tragedi "Parkir Gratis", melihat beberapa fasilitas TMII yang rusak seperti ini juga kurang menyenangkan :(
Selain tragedi “Parkir Gratis”, melihat beberapa fasilitas TMII yang rusak seperti ini juga kurang menyenangkan :(

Oh well, dua ribu rupiah memang bukan seberapa, namun alangkah lebih baik kalau tulisan “Parkir Gratis” tadi tidak ada saja, daripada nge-PHP-in (red: Pengharapan palsu) para pengunjung baru seperti saya :D.

Bisa gawat dong, kalau ada pengunjung yang enggak mau datang lagi ke Taman Mini Indonesia Indah?

Untungnya Taman Mini Indonesia Indah terlanjur menarik hati saya, paling tidak koleksi buku yang menarik dan tawaran keliling Indonesia dalam seharinya akan membuat saya sering berkunjung ke TMII.

Museum Purna Bhakti Pertiwi Dan Museum Lainnya Yang Ada Di Taman Mini Indonesia Indah

Museum Purna Bhakti Pertiwi adalah museum yang terletak di Jakarta, Indonesia di dekat TMII.

Museum ini dibangun pada tahun 1987-1992 oleh Yayasan Purna Bhakti Pertiwi di atas lahan seluas 19 hektar.

Tujuan dari pembangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi adalah untuk menyimpan dan menampilkan berbagai macam koleksi yang berhubungan dengan sejarah dan budaya Indonesia.

Museum Purna Bhakti Pertiwi initerdiri dari beberapa bangunan utama, yaitu Bangunan Utama, Bangunan Penunjang, dan Area Ruang Luar.

Masing-masing bangunan tersebut menampilkan koleksi yang berhubungan dengan topik tersebut.

Salah satu daya tarik utama Museum Purna Bhakti Pertiwi di dekat Taman Mini Indonesia Indah ini adalah keberagaman koleksinya.

Misalnya pada Bangunan Utama ini terdiri dari Ruang perjuangan, Ruang utama, Ruang Khusus, Ruang Asthabrata dan Perpustakaan.

Banyak Koleksi Benda Bersejarah

Pada bagian ini menyimpan koleksi benda-benda bukti sejarah tentang presiden RI kedua, dari masa perang kemerdekaan sampai masa pembangunan.

Selain itu ada juga benda-benda seni, cenderamata dari teman dan sahabat, koleksi keluarga, tanda-tanda kehormatan dari dalam dan luar negeri.

Terdapat juga visualisasi ajaran dasar-dasar kepemimpinan “Asthabrata” yang ditampilkan secara artistik dan sistimatis dalam adegan wayang sesuai urutan cerita Wahyu Makutha Rama.

Selain iatu tentu ada juga berbagai macam koleksi buku dari beberapa disiplin ilmu.

Pada koleksi Museum Purna Bhakti Pertiwi ada juga karya seni ukir kayu bertema Ramayana & Mahabarata, hingga sebuah kapal perang KRI Harimau yang berada di halaman museum.

Museum Purna Bhakti Pertiwi ini buka setiap hari Senin sampai Sabtu pada jam 09.00 – 06.00 WIB.

Alamatnya berada di Jl. Taman Mini Indonesia Indah, RW.3, Pinang Ranti, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta ( Lokasi di Peta )

Daftar Museum Lain Di TMII Selain Museum Purna Bhakti Pertiwi

Daftar Museum Lain Di TMII Selain Museum Purna Bhakti Pertiwi

Lalu untuk wahana museum lainnya yang ada di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ) adalah sebagai berikut:

  • Museum Indonesia
  • Museum Transportasi
  • Museum Minyak Dan Gas Bumi
  • Museum Penerangan
  • Museum Perangko
  • Pusat Peragaan Iptek
  • Museum Listrik Dan Energi Baru
  • Museum Olah Raga
  • Museum Keprajuritan Indonesia
  • Museum Pusaka
  • Museum Telekomunikasi
  • Museum Bayt AlQuran dan Museum Istiqlal
  • Museum Asmat
  • Museum Timor TImur
  • Museum Hakka Indonesia
  • Museum Serangga dan Taman Kupu Kupu
  • Museum fauna Indonesia Komodo Dan Taman Reptil

Selain wahana berupa museum, Taman Mini Indonesia indah juga memiliki beberapa fasilitas rekreasi dan perpustakaan yang telah saya ceritakan di atas.

Daftar Wahana Rekreasi Yang Ada Di Dalam Taman Mini Indonesia Indah

Museum Purna Bhakti Pertiwi Dan Museum Lainnya

 

Selain keberadaaan berbagai anjungan nusantara dan beberapa museum diatas, ada juga tempat rekreasi yang cocok untuk dikunjungi keluarga seperti:

  • Snowbay Waterpark
  • Wahana Kereta Gantung
  • Instana Anak Anak Indonesia
  • Teater Imax Keong Mas
  • Wahana Teater 4D
  • Titihan Samirono
  • Taman Legenda Keong Mas
  • Kereta Api Mini
  • Pemancingan Telaga Mina
  • Taman Apotik Hidup
  • Taman Bekisar
  • Taman Burung
  • Taman Kaktus
  • Monumen KTT Non BLok
  • Taman Melati
  • Dunia Air Tawar
  • Taman Budaya Tionghoa
  • Taman Prasasti APEC

Jam Buka Wahana Dan Harga Tiket Masuk Ke Taman Mini Indonesia Indah

Jam Buka Wahana Dan Harga Tiket Masuk Ke Taman Mini Indonesia Indah TMII

Untuk harga tiket masuk ke area tempat wisata TMII ini bervariasi, tergantung jenis kendaran.

Selain itu untuk beberapa wahana seperti Tiket Museum Pusaka, Asmat, Taman burung, Dunia Air Tawar Dan Serangga, Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia akan dikenakan biaya lagi.

Untuk harga tiket masuk hingga masing masing wahana tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tiket Pintu Masuk IDR 25.000,-
  • Tiket Motor IDR 15.000,-
  • Tiket Mobil IDR 25.000,-
  • Tiket Bus IDR 50.000,-
  • Tiket Museum Pusaka IDR 15.000,-
  • Tiket Museum Asmat IDR 15.000,-
  • Tiket Masuk Wahana Dunia Air Tawar dan Dunia Serangga IDR 35.000,-
  • Tiket Masuk Wahana Taman Burung IDR 30.000,-
  • Tiket Masuk Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia IDR 25.000,-

Lalu untuk jam operasional TMII : Senin – Jumat jam 06.00-17.00 WIB, Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional pukul 05.00-17.00 WIB.

Dimana jam operasional Unit Wahana & Museum di Taman Mini Indonesia Indah : Senin – Jumat jam 06.00-17.00 WIB, Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional pukul 05.00-17.00 WIB

Syarat, Aturan Dan Ketentuan Yang Berlaku Terkait Pembelian Tiket TMII

TMII menawarkan liburan seru dan mendidik, seperti keberadaaan Museum Purna Bhakti Pertiwi dan museum lainnya.
TMII menawarkan liburan seru dan mendidik :D

Semua pengunjung yang datang harus mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku seperti:

  • Sekarang ini hanya menerima pembayaran non-tunai/cashless baik lewat QRIS ataupun menggunakan dompet digital
  • Pengunjung diharapkan untuk membeli makanan dan minuman hanya di outlet resmi TMII saja
  • Pengunjung dilarang keras membuang sampah sembarangan dan harus ikut jaga kebersihan bersama
  • Dilarang merusak fasilitas umum yang ada di TMII dan melakukan vandalisme
  • Dilarang menerbangkan drone tanpa izin resmi pihak terkait.
  • Khusus untuk kendaraan beremisi ( bukan kendaraan listrik ) wajib parkir di elevated parking yang telah tersedia
  • Namun untuk kendaraan non-emisi ( kendaraan listrik ) diperbolehkan untuk berkeliling di area TMII

Syarat dan Ketentuan Umum Tiket TMII

  • Berlaku untuk 1 (satu) kali masuk Pintu Gerbang TMII.
  • E-ticket berlaku pada tanggal kunjungan yang sudah dipilih.
  • E-ticket yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
  • E-ticket yang sudah discan tidak dapat digunakan kembali.
  • Kendaraan pengunjung parkir di area yang telah disediakan.

Syarat dan Ketentuan Tiket Kendaraan Motor TMII

  • Pintu masuk melalui Pintu 3 (Sisi Keong Emas).
  • E-ticket berlaku untuk 1 (satu) kendaraan motor, tidak berlaku untuk individu (orang) atau kendaraan mobil.

Syarat dan Ketentuan Tiket Kendaraan Mobil TMII

  • Pintu masuk melalui Pintu 3 (Sisi Keong Emas).
  • E-ticket berlaku untuk 1 (satu) kendaraan mobil, tidak berlaku untuk individu (orang) atau kendaraan motor.

Syarat dan Ketentuan Tiket Kendaraan Bus TMII

  • E-ticket berlaku untuk 1 (satu) kendaraan motor, tidak berlaku untuk individu (orang) atau motor/mobil.

Syarat dan Ketentuan Tiket Reguler Pengunjung TMII

  • E-ticket hanya berlaku untuk 1 (satu) kali penggunaan.
  • Untuk anak usia 2 tahun ke atas atau tinggi badan di atas 80 cm, dikenakan biaya tiket masuk alias gratis.
  • Pintu masuk melalui Pintu 3 (Sisi Keong Emas).

Nah, semoga informasi jam buka, harga tiket hingga panduan wisata jelajah Wahana Taman Mini Indonesia Indah termasuk Museum Purna Bhakti Pertiwi dan lainnya di tahun 2023 ini bisa berguna buat Kamu ya!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.


Fahmi (catperku.com)

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
http://catperku.com


Comments

  1. Hahaha itulah Indonesia, banyak gebetan yang suka main PHP di mana-mana #ehh.
    Dari dulu yang paling berkesan di TMII itu bangunan puri ala Disneyland nya, nggak kebayang di tahun 90-an udah tercipta wahana segitu canggih, punya kereta gantung kaya Genting. Wow banget… sayang wahana TMII kalah pamor sama Ancol dkk yang tambah populer gara-gara sinetron si Manis >_<

  2. Hahahahahhaa jadi malu nich gw, bertahun2 tinggal di jakarta tapi ngak perna muterin TMII. Beberapa kali ke TMII hanya kondangan aja di padepokan pencak silat atau mesjit at tin :-)

      1. Hoalah mas cumi… ngmall aja si di ambasador.
        itu coba di tengok TMIInya, biar jadi fenomenal di kunjungi blogger eksis nan sekseh
        tapi masuk museumnya jangan koloran yah ;p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *