Terios 7 Wonders : Diary Day 6, Daihatsu Berbagi Kurban Di Kota Pare Pare

Tujuan tim Terios 7 Wonders Amazing Celebes Heritage selama jelajah Sulawesi tidak cuma sekedar mencari tempat unik nan nyentrik. Di sini tim juga akan melakukan beberapa kegiatan CSR juga berbagi dengan penduduk setempat. Kebetulan di Kota Pare Pare sendiri terpilih untuk kegiatan berbagi hewan kurban sekaligus memperingati hari raya idul adha 1435 H.

Acara CSR tim Terios 7 Wonders Amazing Celebes Heritage  dilakukan di masjid agung kota Pare Pare yang megah itu, setelah sholat ied. Dalam acara corporate social responsibility ini tim Terios 7 Wonders Amazing Celebes Heritage menyerahkan 7 ekor kambing kurban kepada pemerintah setempat. Para kambing itu nantinya akan disembelih dan dibagikan kepada penduduk setempat. *duh! indahnya berbagi*

Masjid Agung Kota Pare - Pare adalah salah satu ikon kota ini.
Masjid Agung Kota Pare – Pare adalah salah satu ikon kota ini.

Jumlah kambing yang totalnya 7 ekor tadi juga melambangkan 7 destinasi yang akan dijelajahi selama di Sulawesi dan jumlah kursi di dalam mobil Terios yang berjumlah 7 buah. Selain itu acara CSR yang diadakan di Kota Pare Pare ini adalah perwujudan salah satu pilar berbagi daihatsu yaitu Sejahtera Bersama Daihatsu.

Di acara ini saya juga sempat mendengarkan sambutan Pak Asjoni yang merupakan kepala departemen CSR PT. Astra Daihatsu Motor. Dia menyebutkan kalau Daihatsu tidak cuma memikirkan keuntungan semata, tetapi juga akan banyak berbagi kepada masyarakat melalui empat pilar berbagi Daihatsu. Antara lain yaitu Pintar, Sehat, Hijau dan Sejahtera bersama Daihatsu.

Penyerahan 7 kambing kurban dari PT Astra Daihatsu Motor.
Penyerahan 7 kambing kurban dari PT Astra Daihatsu Motor.
Lomba marawis dan qasidah yang diadakan di halaman masjid agung Kota Pare Pare.
Lomba marawis dan qasidah yang diadakan di halaman Masjid Agung Kota Pare Pare.

Selain penyerahan hewan kurban disini juga diadakan lomba Marawis dan Qosidah yang diikuti murid SMU, SMK juga Pondok Pesantren. Marawis dan Qosidah adalah salah satu kebudayaan yang menarik di kota Pare Pare. Saya senang sekali bisa menyaksikan anak – anak yang berlomba dengan penuh semangat.

Tidak hanya itu saja, saya juga harus mengagumi keindahan arsitektur Masjid Agung Kota Pare Pare yang begitu megah. Dengan cuaca yang begitu cerah, Masjid Agung Kota pare pare ini terlihat lebih kokoh dengan latar belakang langit biru.

Tugas tim Terios 7 Wonders Amazing Celebes Heritage belum berhenti sampai sini. Masih ada beberapa ribu kilometer yang harus ditempuh, juga beberapa destinasi untuk dijelajahi. Setelah Kota Pare Pare, tim akan bergegas ke kota lain di sulawesi untuk menikmati sensasi menginap dengan dikelilingi oleh mayat. Catet ya, mayat beneran di Tana Toraja! Hiiii!

Belum lengkap kalau tidak berpose di depan Masjid Agung Kota Pare Pare.
Belum lengkap kalau tidak berpose di depan Masjid Agung Kota Pare Pare.
7 Sahabat petualang berpose didepan Masjid Agung Kota Pare Pare.
7 Sahabat petualang berpose didepan Masjid Agung Kota Pare Pare.

Ps: Tulisan ini adalah catatan perjalanan saya selama mengikuti ekspedisi terios 7 wonders, jelajah celebes heritage. Ikuti terus live tweet saya di #Terios7Wonders @catperku.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: