Semalam Di The Griya Villas And Spa Amed

Gaung suara Gunung Agung di Bali timur semakin menggema ketika saya sedang merencanakan perjalanan jalur darat dari Jawa Timur ke Bali. Namun itu malah membuat saya penasaran untuk melihat kondisi gunung ini dari jarak dekat. Waktu itu, saya mendapat kabar kalau Gunung Agung bisa meletus kapan saja. Namun saya tak urung pergi ke Amed, karena akan menginap di The Griya Villas And Spa.

Saya pun semakin penasaran, hingga memilih Amed menjadi salah satu destinasi yang harus saya kunjungi selama sebulan tinggal di Bali  nanti. Kemarin memang saya sengaja ingin mengunjungi Bali selama sebulan. Disana saya ingin menjelajah beberapa tempat wisata baru di Bali, dan memang ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan.

Amed sendiri selalu menjadi salah satu tujuan favorit saya di Bali. Sudah beberapa kali saya berkunjung ke Amed. Meski lebih seringnya dalam rangka one day trip, dalam rangka melakukan aktifitas snorkeling. Di Amed memang ada beberapa titik snorkeling yang asik seperti Japanese Shipwreck point atau Jemeluk Bay.

Akhirnya main ke Amed lagii!
Akhirnya main ke Amed lagii!

Namun untuk kali ini, saya sengaja datang ke Amed hanya untuk bersantai. Saya pergi ke Amed bersama kedua teman saya, Velyz dan Bobby. Ceritanya sekalian outing untuk membahas beberapa project yang akan di kerjakan di liburmulu.com juga qemana.com.

Kali ini saya tak ingin menginap di tempat biasa. Apalagi sedang ingin bersantai saja. Jadilah akhirnya memilih untuk menginap di sebuah villa yang berada di Amed. Namanya The Griya Villas And Spa, sebuah villa di Amed yang lokasinya strategis karena tak jauh dari dua titik snorkeling di Amed.

Sengaja bangun pagi buat ambil foto udara The Griya Villas And Spa di pagi hari kayak gini
Sengaja bangun pagi buat ambil foto udara The Griya Villas And Spa di pagi hari kayak gini

Amed ini jaraknya lumayan jauh dari tempat saya tinggal di Kuta. Kemarin saya berangkat dari jam 7 pagi, baru sampai di The Griya Villas And Spa mendekati jam 3 sore. Meskinya kalau gak pakai berhenti, waktu tempuh dari Kuta ke Amed hanya sekitar 3,5 jam. Namun selama di perjalanan kami sempat berhenti beberapa kali seperti di Purah Lempuyang Luhur dan Bukit Asah di Desa Bugbug untuk mengamati aktifitas Gunung Agung dari kejauhan.

Alhasil ketika sampai di The Griya Villas And Spa capek banget. Apalagi kemarin itu Bali sedang panas-panasnya. Untung saja cek ini di villa ini gak terlalu ribet, prosesnya cepet. Begitu datang, sembari menunggu proses cek in welcome drink segar juga langsung menyambut. Dan, ketika proses cek in selesai, kami bertiga langsung diantar menuju villa tempat kami menginap dengan mobil Buggy. Tau aja deh. kalau kita memang sedang capek.

Sesaat setelah memasuki villa 2 kamar akan mendapati view seperti ini.
Sesaat setelah memasuki villa 2 kamar akan mendapati view seperti ini.
So happy nemu private pool yang menghadap ke laut kayak gini!
So happy nemu private pool yang menghadap ke laut kayak gini!
Kalau capek renang, bisa langsung bersantai di kursi malas.
Kalau capek renang, bisa langsung bersantai di kursi malas.

Kali ini saya menginap di Villa dengan dua kamar, lengkap dengan private pool yang menghadap ke arah timur. Dari unit villa yang saya tempati kemarin, terlihat jelas lokasi Japanese Shipwrek point tempat saya biasanya snorkeling. Namun karena kali ini saya ingin bersantai, saya enggak snorkeling dulu.

Pada pandangan pertama, saya langsung suka dengan private poolnya. Saya memang paling suka berenang, jadi lihat private pool kayak gini saya langsung semangat pengen nyebur deh. Setelah itu saya baru memperhatikan kondisi kedua kamar yang ada di unit villa yang saya tempati.

Kamar pertama di unit villa yang saya tempati.
Kamar pertama di unit villa yang saya tempati.
Kamar kedua di unit villa yang saya tempati.
Kamar kedua di unit villa yang saya tempati.
Ruang untuk berkumpul, sekaligus digunakan untuk ruang makan.
Ruang untuk berkumpul, sekaligus digunakan untuk ruang makan.

Kasur kedua kamar berukuran raksasa, king size tepatnya. Dilengkapi dengan bantal yang bisa membuat penggunanya malas beranjak dari kasur. Kalau saja saya nggak ingin mengabadikan momen sunrise, pasti saya bakalan bangun siang. O iya, kamar ini menghadap ke timur, jadi pastikan menutup korden dengan rapat kalau kamu tidak ingin dibangunin sama matahari.

Selain dua kamar tidur, unit villa yang saya tempati juga terdapat ruang bersantai yang tergabung dengan dapur. Jadi sebenarnya tinggal lama di villa ini bakalan asik sekali, karena bisa masak sendiri. Asal kuat bayarnya saja ya. Semalam menginap di sini harganya dua jutaan. Tapi kalau dihitung unit villa bisa diisi 5-6 orang, ya masih terhitung murah sih. Bayarnya bisa patungan berenam. (Cek harga terbaru The Griya Villas And Spa di Agoda).

Malah menurut saya, unit villa seasik ini bakalan membosankan kalau menginap sendirian. Paling asik menginap di The Griya Villas And Spa Amed itu ya rame-rame. Apalagi di unit villa disediakan loud speaker yang suaranya oke. Kan bisa bikin private party disini. Iya nggak?

Bagian favorit saya private pool di The Griya Villas And Spa. Langsung berantakan sesaat setelah datang. Meski capek, tetep aja bawaannya langsung pengen nyemplung :D
Bagian favorit saya private pool di The Griya Villas And Spa. Langsung berantakan sesaat setelah datang. Meski capek, tetep aja bawaannya langsung pengen nyemplung :D
Rooftop lounge yang asik untuk bersantai sore hari.
Rooftop lounge yang asik untuk bersantai sore hari.

The Griya Villas And Spa ini juga memiliki common area, restoran dan spa yang layak dicoba. Kemarin saya juga sempat cobain spa outdoor selama satu jam. Lumayan, pegel linu berkurang, pikiran jadi tenang karena spa sambil menikmati suasana Bali. Terus, villa ini juga punya rooftop lounge yang asik buat bercengkrama sore hari. Nggak bisa melihat sunset secara langsung sih, tapi auranya menyenangkan untuk sekedar duduk dan ngobrol sore hari bareng teman.

Malam harinya baru deh bisa cobain makan malam di Safka restaurant. Sebenarnya mereka punya dua resto disini Safka dan Maku resto dengan makanan sehatnya. Cuma Safka ini resto utama mereka, dan sudah pasti saya lebih seneng makan di Safka. Saya lebih suka makan yang lebih kuat rasanya. Makanan sehat kan biasanya kurang kuat di bagian rasa.

Terus, yang boleh makan disini gak cuma tamu villa saja, namun yang tidak menginap pun juga boleh makan malam disini. Kemarin saya memesan menu Ayam Taliwang disini. Meski setelah saya coba, ternyata makan Ayam Taliwang itu tetap paling enak memakannya langsung di Lombok. Sudah pasti sih~

Sarapan pagi di Safka restoran.
Sarapan pagi di Safka restoran.
Area sekitar restoran dan kolam renang.
Area sekitar restoran dan kolam renang umum.
Public poolnya asik buat foto ala-ala.
Public poolnya asik buat foto ala-ala.

Selain private pool di unit villa, The Griya Villas And Spa ini juga punya public pool yang lebih besar ukurannya.  Walau sebenarnya renang di private pool sudah cukup, namun public pool mereka ini asik buat foto ala-ala. Makanya kemarin cobain berenang juga, meski tujuannya untuk sesi foto-foto saja.

Setelah mencoba hampir semua fasilitasnya. Secara umum villa ini recomended untuk dicoba. Saya sudah pernah menginap di beberapa villa sebelumnya, dan dari segi kualitas, The Griya Villas And Spa ini bagus kok. Sayangnya saya hanya menginap satu malam saja. Munkin kalau menginap lebih lama bakalan lebih asik ya. Mungkin lain kali ada yang mau ikut menginap disini? Rame-rame aja, Yuk, sekalian party! :D

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
4 Responses

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: