Melbourne Di Mata Sony RX 100

Ada banyak hal yang bisa dilakukan ketika berlibur ke Melbourne, salah satu kota yang menjadi pilihan “Most liveable city in the world” selama 6 kali berturut-turut. Salah satunya adalah memuaskan mata fotografer amatiran seperti saya dengan kamera pocket Sony RX 100 kesayangannya. Gimana lagi, kurang rasanya kalau nggak keliling kota ini sambil berburu foto.

O iya, Meskipun saya hanya menghabiskan 5 hari, tetapi saya sempat mengabadikan beberapa moment unik kehidupan sehari-hari di Melbourne. Mulai dari hiruk-pikuk kesibukan di Flinders Railway Station, harmoni alam liar dengan kota Melbourne, hingga pertunjukan para street performer.

Penasaran apa yang sudah saya abadikan? Lihat dan baca saja sampai selesai. Kalau ada foto yang disuka, bisa berbagi alasannya di kolom komentar yang ada dibawah. Jangan lupa share juga :)

Flinders Railway Station

Flinders Railway Station, tempat yang selalu ramai dipenuhi manusia.
Flinders Railway Station, tempat yang selalu ramai dipenuhi manusia.

Ketika datang di sebuah tempat yang baru, saya selalu mencari satu landmark untuk menjadi acuan kalau saja nanti saya nyasar. Di Melbourne, Flinders Railway Station inilah yang saya pakai. Kemudian, salah satu landmark di Melbourne ini juga menjadi salah satu favorit saya. Entah berapa kali saya bolak-balik lewat sini.

Keliling Melbourne Naik Sepeda

Mau sepedaan keliling melbourne tinggal pake sepeda sewaan ini
Mau sepedaan keliling melbourne tinggal pake sepeda sewaan ini

Yang suka naik sepeda, sepertinya bakal dimanjain banget kalau liburan ke Melbourne. “Melbourne Bike Share”, meskipun nggak gratis tetapi ini merupakan cara yang asik buat keliling Melbourne CBD yang besarnya cuma seuprit itu. Cara menyewa sepeda ini bisa dilihat disini ya.

Federation Square

Kalau malam, banyak yang suka nongkrong di Federation Square
Kalau malam, banyak yang suka nongkrong di Federation Square

Lokasinya nggak jauh dari Melbourne Visitor Center, tepat didepan Flinders Railway Station hanya dipisah oleh Flinders Street saja. Tempat ini selalu ramai dari pagi hingga malam tiba. Mungkin ini salah satu tempat favorit para turis yang sedang berkunjung ke Melbourne, termasuk saya. Tempat yang menyenangkan untuk sekedar duduk, melepas lelah sambil mengamati keramaian kota Melbourne.

Harmony In Melbourne City

Saking ramahnya dengan alam, bahkan burung pun boleh main ke mall
Saking ramahnya dengan alam, bahkan burung pun boleh main ke mall.

Sejak pertama kali menginjakkan kaki di negara Benua ini, saya selalu terkagum-kagum dengan satu hal. Keharmonisan negara ini dengan alam liar. Seperti misalnya di foto ini, saya melihat dua ekor burung yang dengan santainya main-main di dalam sebuah pusat perbelanjaan yang berlokasi di atas Stasiun Southern Cross. Nggak ada yang ngusir, nggak ada yang gangguin. Nggak hanya sekali saya menemui kejadian seperti ini. Beberapa kali saya menemui bukti betapa alam liar seharusnya memang bisa berdampingan dengan manusia.

Melbourne Cat Cafe

Ceritanya lagi kenalan sama kucing di Melbourne cat cafe
Ceritanya lagi kenalan sama kucing di Melbourne cat cafe

Kalau enggak nyasar, mungkin saya nggak akan pernah main ke kafe kucing yang ada di Melbourne ini. Kebetulan saya menemukan cafe kucing ini ketika sedang mencari lokasi hotel yang sudah saya pesan di Melbourne. Yah, gimana lagi dimanapun, ketika ada kucing saya pasti mampir. Mumpung di Melbourne ada, ya main deh sama si empus yang lucu :3

Naik Tram Gratis

Salah satu tips berhemat keliling melbourne, naik tram gratisan ini
Salah satu tips berhemat keliling melbourne, naik tram gratisan ini.

“Gratis” sepertinya merupakan kata yang mewah di Australia yang serba mahal ini. Tapi percaya atau enggak, di Melbourne ini punya salah satu fasilitas transportasi yang gratis untuk keliling kota. Yah, meskipun gratisnya hanya berada di CBD city loop, paling enggak bisa menghepat budget jalan-jalan saya selama di Melbourne :)

Mural Art Di Hosier Lane

Penyuka seni dan mural art wajib dong mampir ke Hosier lane.
Penyuka seni dan mural art wajib dong mampir ke Hosier lane.

Banyak coretan, hingga lukisan yang tertoreh di dinding bangunan ini. Kalau boleh saya bilang, ini adalah salah satu sudut Melbourne CBD yang begitu “nyeni”. Meski saya kurang begitu paham dengan seni, tetapi entah mengapa saya cukup menikmati coretan-coretan di dinding Hosier Lane ini. Apalagi saya nggak bisa menemukan yang seperti ini di Sydney.

Melbourne CBD Street Art

Street Arts di Melbourne CBD
Street Arts di Melbourne CBD

Banyak yang berpikir kalau Australia adalah land of the dream, tanah mimpi. Tempat dimana mimpi indah sebagian orang bisa terwujud. Menjadi kaya, hidup di negara yang teratur, hidup layak menjadi manusia yang dimanusiakan. Tetapi, tetap saja, di salah satu sudutnya ada beberapa orang yang berjuang untuk bertahan hidup dengan coretan-coretan acaknya.

Perpustakaan Besar

Melbourne punya perpustakaan yang gedee!
Melbourne punya perpustakaan yang gedee!

Saya kangen jadi Mahasiswa! Errr, tapi tidak dengan bikin skripsinya atau praktikumnya sih, hehee! Sebenarnya yang bikin saya kangen jadi mahasiswa itu, ketika saya masuk ke State Library of Victoria. Begitu masuk ke dalam rasnya langsung nyess~ Adem aja gitu lihat banyak orang yang sedang serius belajar dan baca buku.

Pengamen Jalanan

Kalau bosan, para pengamen jalanan Melbourne ini siap menghibur
Kalau bosan, para pengamen jalanan Melbourne ini siap menghibur

Salah satu yang bikin saya demen keliling kota besar di Australia adalah ketika ketemu mereka (para pengamen jalanan, street performer). Mereka juga salah satu hiburan ketika kaki sudah lelah karena kebanyakan melangkah. Terus terang saya jarang banget menemui para pengamen yang pertunjukannya standar. Apalagi yang ngamen cuma pake tepuk tangan, terus maksa-maksa minta uang (kalau yang kayak gini jadi inget dimana gitu ya! hahaa~).

Iya, pertunjukan seni jalanan dari mereka ini selalu niat pake banget, kayak mas bule yang satu ini. Bawa gitar, mic dan sound system yang keceh! Musik yang dimainkan pun juga oke! Dengerin berlama-lama juga nggak bakal bosen deh kalau gini.

Terus kalau permainan mereka emang bagus, biasanya nggak segan saya masukin AUD 5 atau AUD 10 ke kotak uang para street perfomer itu. Australia mahal bok, bagi rejeki dikit buat mereka oke lah :)

Pantai Terkenal Karena “Bath Box”

Pantai yang terkenal seantero dunia karena bath box-nya. Tahu kan ini pantai apa?
Pantai yang terkenal seantero dunia karena bath box-nya. Tahu kan ini pantai apa?

Tau nggak yang bikin saya mau datang ke pantai yang jauhnya ribuan kilometer dari Indonesia ini? Sederhana, saya penasaran dengan pantai yang bisa terkenal cuma karena “Bath Box” atau kotak mandi berwarna-warni yang bertebaran di pantai.

Backpacker Spotted!

Yang pake mobil ginian pasti backpacker deh!
Yang pake mobil ginian pasti backpacker deh!

Kalau kalian nemu ginian di jalanan Australia, bisa dipastiin yang nyewa adalah backpacker.  Mungkin karena murah, atau mungkin karena mobil yang disewakan sama wickedcamper ini rada unik :D

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

14 Responses
  1. waaaah gambar malamnya keren bang.. seriusan ini dari kamera poket sony?? serasa make dslr ya bang?? dan tadi habis googling ternyata harganya dapat satu kamera mirrorless yang seri murahnya wkwkwkw… nggak jadi, takut di semprot ama istri :))

  2. Skill motret + kameran nya mantap dah.

    kalau gua disitu mah udah gak bakalan keluar dari perpustakaan kayaknya, nginep bahkan kalo boleh. haha enak banget tempatnya

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: