Makassar, Kota Metropolitan Dengan Sejuta Wisata Alam Dan Kulinernya

Anging Mammiri, itulah sebutan lain untuk Makassar, sebuah kota yang sempat saya pilih dan saya datangi untuk ber-backpacking ria. Saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke kota ini karena saya mendapat tiket promo Garuda Indonesia.

Ya!! Garuda Indonesia!! Menarik bukan? Maskapai yang terkenal mewah menurut saya, dan jarang sekali bermurah hati memberikan promo seperti maskapai sejuta umat “Air Asia” ^^. Tiket PP Denpasar – Makassar pun saya dapatkan dengan harga Rp. 775.000 ^^ dari tarif normal yang bisa lebih dari satu juta rupiah.

Kota Makassar Dengan Segala Pesonanya

Pintu masuk dunia internasional ke Makassar, Bandara Internasional Sultan Hassanudin Makassar
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Pintu masuk dunia internasional ke Makassar, Bandara Internasional Sultan Hassanudin Makassar

Kalau kebanyakan orang berpikir luar jawa itu sepi, yang ada hanya hutan belantara, anda tidak sepenuhnya benar!! Lihat saja kota Anging Mammiri, dengan bandara internasionalnya yang kece, Bandara Sultan Hassanudin. Menurut saya bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi kota ini bisa mengalahkan Surabaya, atau bahkan Jakarta.

Hiruk – pikuk kota Makassar sendiri sudah saya rasakan sejak keluar dari bandara. Atau bisa juga dikatakan “Duh macetnya Makassar!!“. Saya jadi bertanya pada diri sendiri, mungkin virus kemacetan kota – kota besar yang ada di Pulau Jawa seperti Jakarta sudah menyebar ke mana mana, termasuk kota Anging Mammiri ini. Ah, semoga itu tidak benar.

(Baca Juga : Pulau Samalona, Itulah Nama Pulau “Cantik” Itu)

Kota metropolitan! Sebutan itu mungkin akan dimiliki oleh kota ini beberapa tahun lagi, atau bahkan sekarang pun sudah layak disebut sebagai kota metropolitan ya? Terutama jika melihat betapa sibuknya kota Makassar saat ini.

Namun, di tengah hiruk pikuk keramaiannya kota ini ternyata memiliki sejuta macam pesona tersembunyi yang bisa membuai para backpacker sekalian. Pesona itu tidak hanya wisata alam, namun Kota Makassar juga memiliki berbagai macam masakan khas yang siap memanjakan pecinta wisata kuliner. Tidak ketinggalan pula wisata sejarah seperti Benteng Fort Rotterdam yang berada di tengah keramaian kota Makassar.

Menurut saya, potensi wisata alam yang dimiliki Makassar cukup bagus, bahkan bukan tidak mungkin bisa menyamai Pulau Dewata. Lihat saja sekilas, jika Bali punya Pantai Kuta sebagai tempat untuk menikmati matahari terbenam sambil bersantai, Kota Makassar pun juga mempunyai Pantai Losari.

Lengkap dengan warung – warung kopi khas nya di sepanjang pantai. Semuanya yang ada disini siap memanjakan dengan makanan dan minuman khas kota Anging Mammiri, terlebih lagi menurut saya harganya juga tidak terlalu mahal.

Pantai Losari, "Kuta" nya kota makassar
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Pantai Losari, “Kuta” nya kota Anging Mammiri

Wisata kepulauan sendiri merupakan salah satu daya tarik dari kota Makassar yang menurut saya bisa menjadi ikon pariwisata kota ini. Karena hanya beberapa tempat saja di indonesia yang mempunyai gugusan kepulauan kecil yang bisa di datangi. Dimana, salah satunya adalah kota Makassar.

Beruntung sekali si Kota Makassar memiliki beberapa pulau cantik dan unik seperti Pulau Samalona di Makassar dengan daya tarik utamanya berupa diving. Pulau Kodingareng Keke dengan daya tarik snorklingnya, dan juga masih banyak pulau lain yang unik untuk dikunjungi. Sayang waktu berlibur saya ke kota ini hanya 4 hari saja, waktu yang sangat kurang untuk mengeksplore Kota Makassar lebih dalam.

Trans Studio Makassar, taman hiburan indoor terbesar di Asia
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Trans Studio Makassar, taman hiburan indoor terbesar di Asia

Tidak cukup dengan wisata kepulauan? Kota Makassar masih punya banyak pesona lain untuk di explore. Seperti wisata kuliner dengan beragam jenis makanan khasnya. Bahkan ada sebuah jalan yang dikhususkan untuk wisata kuliner lho, di Kota Makassar.

Bagi pecinta wisata taman hiburan, Makassar juga memiliki taman hiburan yang bernama “Trans Studio” yang siap membuat pengunjungnya terlena dengan banyak wahana yang tersedia disana. Trans Studio juga mengklaim diri sebagai taman hiburan indoor terbesar di Asia, menjadikan Trans Studio Makassar wajib untuk dikunjungi ketika berkunjung ke kota Anging Mamiri. Nah, traveling ke Makassar yuk!

Peta Wisata Kota Makassar

Nah, ini adalah peta lokasi beberapa destinasi Makassar yang pernah saya kunjungi. Semoga bermanfaat!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

14 Responses

  1. Welcome di Tanah daeng Makasssar
    sekarang pemerintah makassar menggalakakan “Makassar menuju Kota Dunia”

  2. asep opan says:

    Pengen ke pantai losari nya. Ngiler.com :D

  3. Sofhy Haisyah says:

    Jangan bosan ke Makassar ya kak..

    Masih banyak tempat keren loh disini, salah satunya di Kabupaten Maros-Pangkep nyaa.. Ada karst yang terbesar kedua di dunia setelah China :)

    Lagi ikut giveaway #CatperkuBagiParcel

    @Sofhy_Haisyah

  4. Atiqoh Hasan says:

    Januari ntar saya ada rencana ke Makassar. Rencananya mau ke Tator dan Bulukumba. Etapi kok saya nggak nemu catatan ke sana ya di blog ini? *komen nggak mutu:))*

  1. January 8, 2012

    […] Indahnya Indonesiaku : Makassar, kota metropolitan dengan sejuta wisata alam dan kulinernya […]

  2. February 18, 2013

    […] ketika saya traveling ke Makassar 2011 lalu. Memang sih saya traveling ke Makassar dibulan yang salah, bulan Desember!! Dimana kota […]

  3. February 24, 2013

    […] karena kondisi tujuan tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya. Seperti ketika saya traveling ke Makassar untuk mengunjungi Pulau Samalona, saya harus membatalkan niat untuk bermalam di tenda karena cuaca […]

  4. March 5, 2013

    […] km persegi, percaya atau tidak diawali dari sinilah Kota Jakarta  berkembang menjadi sebuah kota metropolitan. Ditengah hiruk pikuk perkembangan kota Jakarta jejak – jejak sejarah perkembangan kota […]

  5. March 5, 2013

    […] menikmati jajanan khas kota Makassar ini, anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak, karena harga dari satu porsi Pisang Epe cukup […]

  6. March 5, 2013

    […] mungkin itulah yang keluar dari pikiran saya ketika pertama kali ber backpacking ria ke Makassar. Bagaimana tidak!? ternyata semua yang saya bayang kan ketika membaca informasi di internet dan […]

  7. January 24, 2014

    […] budget. Karena saya telah mencari informasi dengan detil sebelumnya. Jangan seperti saya ketika traveling ke Makassar beberapa tahun lalu. Saya lupa menyiapkan list tempat menginap yang ada di pusat kota Makassar. […]

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: