Pulau Samalona, Itulah Nama Pulau “Cantik” Itu

Pulau Samalona, Itulah Nama Pulau “Cantik” Itu
5 (100%) 17 votes

Mengunjungi Pulau Samalona Island adalah salah satu itinerary liburan ke Makassar yang tidak bisa saya lewatkan. “Meski kondisi sedang hujan, dan ada kemungkinan terkena badai ketika menyeberang, saya harus mampir ke pulau di lepas pantai Makassar ini”. Mungkin itulah yang keluar dari pikiran saya ketika pertama kali liburan ke Makassar pertama kali dan mengunjungi Pulau Samalona. Bagaimana tidak!? Ternyata semua yang saya bayang kan ketika membaca informasi di internet dan kenyataan di lapangan sedikit meleset. Eh!! Meleset lumayan jauh :D

Berdasar data – data dan informasi yang saya himpundari berbagai sumber, Pulau Samalona ini merupakan tempat wisata di Makassar yang masih termasuk ke dalam wilayah Kota Makassar, kecamatan Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Meskipun lokasinya terpisah Selat Makassar ya. Pun, untuk akses ke pulau ini cukup mudah, karena hanya berjarak 20 – 30 menit laut, dengan menyewa boat milik nelayan yang banyak ditemukan di Penyeberangan Kayu Bangkoa, Makassar.

Salah satu dermaga untuk menyeberang ke Samalona Island sendiri berada tak jauh dari lokasi Benteng Fort Rotterdam, Bangunan Bersejarah Di Tengah Kota Makassar. Karena itu saya sendiri kemarin menyeberang ke Samalona Island dari depan Benteng Fort Rotterdam saja. Meskipun katanya ternyata juga terdapat dermaga kapal nelayan selain di depan Benteng Fort Rotterdam. Beberpa dermaga berada tak jauh dari Pantai Losari tentunya. Namun Penyeberangan Dermaga Kayu Bangkoa ini adalah salah satu yang terdekat.

Lantas, berapa sih harga sewa kapal untuk menyeberang ke Pulau Samalona? Kemarin setelah sedikit menawar, saya mendapatkan harga sewa untuk satu perahu adalah Rp. 300.o00 untuk pulang – pergi dalam satu hari. Atau Rp. 400.000-500.000 jika kita ingin menginap, dan dijemput keesokan paginya (mungkin harga bisa turun lagi karena saya kurang bisa menawar).

Pulau Samalona Island dengan Dermaga kayunyanya. Salah satu tempat berenang dan snorkeling di pulau ini adalah di sekitar dermaga ini.
Pulau Samalona Island dengan Dermaga kayunyanya. Salah satu tempat berenang dan snorkeling di pulau ini adalah di sekitar dermaga ini.

Penyeberangan dari Makassar ke Pulau Samalona Island akan menempung waktu sekitar 3o menit saja dalam kondisi laut yang bagus. Namun jika ombak sedang kencang, mungkin bisa lebih lama lagi meski jarak pulau ini hanya berada sekitar 2 kilometer dari Makassar. Nggak terlalu jauh kok, makanya kalau malam hari kerlap-kerlip lampu Kota Makassar bakalan terlihat dari Samalona Island dengan jelas.

Mengunjugi Pulau Samalona Island Adalah Sebuah Pengalaman Tak Terlupakan

Tidak salah memang saya memutuskan untuk pergi liburan ke Pulau Samalona Island ini. Soalnya meski Makassar yang hanya berjarak puluhan menit dari pulau itu ramai sekali, Samalona ini berbeda. Pulaunya sepi, bak pulau yang tak berpenghuni. Soalnya memang pulau ini kecil, jadi nggak banyak penduduknya.

Pun begitu, akomodasi sudah banyak tersedia di Pulau Samalona Island ini. Cuma harganya memang agak terlalu mahal sih, dan menurut saya tidak sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan. Misalnya, air tawar agak susah ditemukan disini. Mungkin karena ini pulau kecil ya. Saya sendiri waktu itu mendapatkan penginapan di Samalona dengan model guest house seharga 500 ribu untuk sehari semalam, termasuk makan malam dan sarapan pagi.

Perlu dicatat, tak ada hotel di Samalona yang mewah, meski harganya lumayan mahal. Makanya, biaya liburan ke Pulau Samalona paling besar adalah untuk membayar penginapan disana. Pun saya mendapatkan harga terbaik menginap untuk 3 orang. Itupun saya dapatkan setelah melalui tawar menawar yang alot.

Pulau Samalona Island ini meski gak terlalu besar, namun ada banyak tempat yang cukup lapang untuk mendirikan tenda. Jadi camping disini adalah salah satu pilihan kalau tidak mau mengeluarkan budget yang banyak.
Pulau Samalona Island ini meski gak terlalu besar, namun ada banyak tempat yang cukup lapang untuk mendirikan tenda. Jadi camping disini adalah salah satu pilihan kalau tidak mau mengeluarkan budget yang banyak.

Sebenarnya ada alternatif lain yang lebih murah, untuk menginap di Samalona Island ini. Jadi kamu memang bisa membawa tenda sendiri dan camping di pulau ini. Terlihat banget kalau beberapa bagian pulau cukup lapang, juga cukup aman untuk mendirikan tenda. Awalnya saya ingin camping saja selama liburan disini. Tentusnya selain bisa menghemat, budget saya waktu itu hanya cukup untuk liburan ala backpacker ke Samalona Island. Yah, karena beberapa hal non teknis seperti cuaca yang kurang bagus, saya mengurungkan niat saya camping di Pulau Samalona Island.

Fakta Tentang Samalona

Daya tarik andalan dari pulau ini sebenarnya adalah diving dan snorkeling. Kalau diving di Samalona Island kita bisa melihat beberapa kapal karam sisa perang dunia ke II. Sekarang kapal karam ini telah berubah wujud menjadi karang dan sekarang menjadi tempat tinggal ratusan biota laut, yang beraneka ragam jenisnya. Namun saya tidak mencoba diving, karena selain tidak punya lisensi, saya juga belum bisa menyelam. Akhirnya saya hanya mencoba daya tarik Samalona Island yang lain (katanya), yaitu snorkeling.

Sayang saya harus kecewa karena untuk snorkeling terasa terasa kurang menarik di pulau ini. Selain peralatan yang disewakan kurang terawat, ketika melakukan snorkeling pun saya tidak melihat sesuatu yang menarik. Hanya batu – batuan yang di bilang “karang” oleh penduduk setempat, tetapi menurut saya hanyalah batu biasa yang di fungsikan untuk menahan beberapa sisi pulau dari abrasi gelombang laut.

Terus lagi, cuaca ketika saya liburan ke Samalona kurang mendukung sih. Hujan badai siang malam. Itulah kenapa saya lebih banyak menghabiskan waktu bersantai di pulau ini sambil menikmati kelezatan Pisang Epe kuliner Khas Makassar sambil ditemani segelas teh hangat. Iya, kalau memang tidak suka berenang atau snorkeling, bersantai sambil menikmati keindahan Samalona Island juga boleh banget kok.

Sunset di suasana berawan, Pulau Samalona. Harusnya dalam kondisi cerah, bakalan bagus banget sunrise dan sunset disini.
Sunset di suasana berawan, Pulau Samalona. Harusnya dalam kondisi cerah, bakalan bagus banget sunrise dan sunset disini.

Selain itu, sebenarnya bisa melihat sunset dan sunrise sebenarnya merupakan salah satu daya tarik andalan dari Pulau Samalona Island ini. Namun saya kurang beruntung karena saya malah berkunjung pada musim penghujan di Bulan Desember. Akhirnya saya pun hanya mendapatkan sunset dengan awan tebal, dan awan hitam yang bisa mengamuk setiap saat, untuk menurunkan hujan deras. Sedih sih, tapi mau bagaimana lagi pasrah saja deh.

Untungnya ketidak beruntungan saya di pulau ini tidak terus berlanjut. Paling tidak dari pulau ini saya bisa menyaksikan pemandangan malam hari Kota Makassar di kejauhan yang fantastis dari Pulau Samalona. Senang sekali ketika saya saya bisa melihat ribuan cahaya berkilauan Kota Makassar dari homestay tempat saya menginap di Pulau Samalona Island. Kapan lagi coba saya bisa mendapatkan pemandangan malam Kota Makassar secantik ini?

Jutaan sinar Kota Makasar di kejauhan, view dari pulau samalona di malam hari
Jutaan sinar lampu kota Makasar di kejauhan, view dari Pulau Samalona di malam hari

Secara umum dengan segala kekurangan dan kelebihannya, Pulau Samalona tetap bisa dijadikan sebagai tujuan liburan dan melarikan diri dari kesibukan. Mungkin konsep Cast Away holiday bisa menjadi ide yang bagus untuk menarik banyak wisatawan berkunjung ke pulau ini. Pulaunya sepi, tak banyak penghuni, namun pemandangannya cantik.

Kenapa Pulau Samalona sangat cocok untuk konsep cast away holiday? Karena meski lokasi pulau cukup dekat dengan Makassar, namun pulau ini menyediakan suasana yang sunyi dan jauh dari teknologi. Hal itu bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan yang sudah jenuh dari aktifitas dan ingin menyendiri ke sebuah pulau yang terpencil namun tidak terlalu jauh.

Semoga dinas pariwisata Makassar tanggap dan memperbaiki kualitas daya tarik Pulau Samalona, terutama fasilitas snorkelingnya. Karena di Pulau Samalona yang sekarang saya tidak bisa melihat apa – apa ketika snorkeling, selain batu.. air hijau.. batu.. Arrrgh, mana ikan nya yaa! Atau saya yang salah waktu liburan ke Samalona Islandnya ya?

Awan tebal, kota Makassar di kejauhan
Awan tebal, kota Makassar di kejauhan, terlihat dari Pulau Samalona

Tips Wisata Ke Pulau Samalona

  • Harga penginapan di Pulau Samalona antara Rp. 300.000 – 500.000 untuk per/harinya, tergantung fasilitas yang disediakan. Kalau jago menawarnya dan sedikit raja tega menawar mungkin masi bisa lebih turun lagi harganya. Saya sih paling nggak tega nawar euy, jadi dapet harga yang lumayan.
  • Harga sewa alat snorkeling Rp. 30.000 satu set, dan Rp. 50.000 dua set. Dapat diskon kalau sewa banyak.
  • Harga ikan di pulau ini cukup mahal Rp. 30.000 untuk ikan yang kecil. Kata seorang penduduk lokal, jarang yang mencari ikan di pulau ini, ikannya di beli dari nelayan, makanya jadi lebih mahal. Mereka kok nggak cari ikan sendiri ya? Padahal kan tinggal mancing saja.
  • Jika ingin melihat surise dan sunset, berangkatlah ke Pulau Samalona pada siang hari, dan kembali ke Makassar pada keesokan harinya. HINDARI datang pada musim penghujan, awan tebal cenderung banyak terbentuk, kesempatan mendapatkan sunset dan sunrise yang sempurna akan hilang.
  • Di Pulau Samalona tidak ada air tawar kecuali anda mau beli dengan harga yang mahal, jadi siap – siap saja tidak mandi kecuali hujan :D. Bawa air minum yang cukup, sesuaikan dengan lama waktu menginap anda di pulau ini, karena satu – satunya minuman yang menurut saya murah dan manusiawi adalah kelapa muda dengan harga Rp. 15.000 per/bijinya.
  • Bawa lotion anti nyamuk, karena meski di tengah laut, nyamuk lokal disini cukup kejam untuk menghisap darah anda sedikit demi sedikit.

Rincian biaya ke Pulau Samalona untuk menginap satu malam

Untuk biaya liburan ke Pulau Samalona Island ini kira-kira ada dibawah ini. Harga mungkin bisa berubah sewaktu waktu tanpa pemberitahuan ya. Jadi saya harap menyiapkan uang lebih dari ini.

  • Sewa perahu Rp. 400.000, dibagi 2 orang, @orang: Rp. 200.000, semakin banyak orang semakin murah, namun kapasitas maksimal kapal rata – rata 8 orang saja.
  • Sewa Penginapan ala guest house 515 ribu, termasuk makan malam + makan pagi untuk 3 orang, 2 snorkeling set + 15 ribu kelapa muda satu biji. Inii murah atau mahal ya?

Lokasi Pulau Samalona

Kalau mau tahu lokasi Pulau Samalona Island itu dimananya Makassar, sebaiknya kamu melihat lokasinya di peta yang ada dibawah ini:

Peta Lokasi Pulau Samalona Island di Google Maps. Klik foto untuk melihat lokasinya lebih detail.
Peta Lokasi Pulau Samalona Island di Google Maps. Klik foto untuk melihat lokasinya lebih detail.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
25 Responses
  1. Makassar, kota metropolitan dengan sejuta wisata alam dan kulinernyaCatatan Perjalananku

    […] Indahnya Indonesiaku : Pulau itu bernama Samalona […]

  2. Pulau Serangan, another Bali's hidden paradise, surganya para surfer Catatan Perjalananku

    […] Indahnya Indonesiaku : Pulau itu bernama Samalona […]

  3. Pisang Epe, jajanan unik kota Makassar yang siap menggoyang lidah anda

    […] Indahnya Indonesiaku : Pulau itu bernama Samalona […]

  4. Artikel Catperku.info

    […] manusia seakan tidak ada apa – apanya. foto diatas saya ambil ketika sedang menyeberang dari Pulau Samalona yang terletak di selat Makassar menuju ke kota Makassar. Penyeberangan yang penuh adrenalin! […]

  5. Jalan - Jalan dengan Sedikit Rencana!

    […] seperti yang diperkirakan sebelumnya. Seperti ketika saya traveling ke Makassar untuk mengunjungi Pulau Samalona, saya harus membatalkan niat untuk bermalam di tenda karena cuaca tidak bersahabat, dan hujan terus […]

  6. Traveling Pun Tidak Selalu Menyenangkan!

    […] musim hujan. Ditambah lagi di itinerary saya ada sebuah destinasi berupa pulau kecil yang bernama Samalona. Sudah bisa di tebak! Saya harus menerjang badai dengan sebuah kapal nelayan kecil melewati […]

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      tapi lokasinya deket sama makassar sih,, kalau tanjung bira jauuh ahahah, dulu kepikiran mau kesana, tapi ga jadi karena cuma punya waktu 4 hari doang -,- kalau waktunya lumayan lama bisa dicoba sih :D

  7. perdanakbar

    kok mahal gan ?ane pp (berangkat pjam 9 pagi pulang 17.30 wita) cuma 135rb :$ cuma buat hunting foto sih hahaha buat penginapan mending camp gan soalnya disana gada penginapan perorangan jadi kita nyewa 1 rumah gitu otomatis mahal gan :) klo tanjung bira rental mobil 300-400/hari belom ama supir… klo ke mks kabar2in gan sapa tau ane ada waktu buat host :p

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      keliatan turis banget kayaknya waktu itu, makanya dapet mahal, terus mau nginep nenda waktu itu ga bisa. temen ane bawa cew, ga mau nenda :D. next time ke makassar kabar2 in deh :D

  8. wahyu septianti

    wah, padahal di bulan februari saya pengen kesana. waktu saya tak banyak gan.. 2 hari 1 malam saja. kira2 ada yang punya refrensi nggak saya harus berkunjung ke wisata mana saja dengan waktu mepet…? maaf ane nggak tahu apa2 tentang makassar.. :) ane besok berangkat 2 orang perempuan2.. :)

    1. muh akbar perdana

      halo mba klo saran dari ane ke rammang rammang aja itu ada di maros lewatin bantimurung pokoknya ga nyesel deh klo ke rammang rammang berangkat pagi bisa balik siang atau klo mau nyantai bisa balik sore juga :D sore menjelang magrib hunting foto di pantai losari malam wisata kuliner aja klo malam … nih ada sedikit video pas ane ama anak mb ke rammang rammang http://www.youtube.com/watch?v=Ho__EJ5fOgw sekedar info rammang2 masih kurang yang tau loh masih fresh wahahhaha

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      sayangnya belum punya kesempatan mengunjungi makassar lagii :D semoga nanti ada kesempatan lagi ya!

  9. hardin hardy

    ada tuh pulau ga jauh jg dari pulau samalona sekitar 15 menit perkiraan perjalanannya,pulau kodingareng namanya tuh jg keren tapi tanpa penduduk,minta aja d antarin sama awak boatnya :D

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: