Gua Haji Mangku, Pelipur Lara Kegagalan Berkunjung Ke Labuan Cermin

Gua Haji Mangku, adalah salah satu tujuan di Kepulauan Derawan yang ingin sekali saya kunjungi sejak lama. Waktu itu, saya pernah tahu keberadaan Gua Haji Mangku ini pertama kali dari travel blogger kawakan Wiranurmansyah. Siapa sangka, hanya berselang satu tahun, saya benar-benar bisa berkunjung ke gua ini.

Sebenarnya selain berkunjung ke Gua Haji Mangku yang ada di Pulau Maratua saya juga ingin berkunjung ke Labuan Cermin yang berada di Kecamatan Biduk-Biduk. Namun melihat kondisi asap yang masih mengepung daratan Borneo saat itu, saya mengurungkan niat. Selain pastinya kondisi langit masih kurang berwarna biru, saya khawatir nggak bisa pulang tepat waktu karena pesawat yang saya tumpangi nanti tidak bisa terbang ke Jakarta.

Ceritanya ini sedang galau jadi ke Labuan Cermin apa enggak? (Photo by wiranurmansyah)
Ceritanya ini sedang galau jadi ke Labuan Cermin apa enggak? (Photo by wiranurmansyah)

Kekhawatiran saya tidak bisa terbang kembali ke Jakarta memang cukup beralasan. Pasalnya memang sudah seminggu lebih, Bandara Kalimarau, yang ada di Tanjung Redeb, Berau ditutup tanpa ada kejelasan kapan lagi dibuka. Akhirnya saya harus puas dengan hanya berkunjung ke Gua Haji Mangku yang ada di Pulau Maratua saja.

Pun, itu sudah lebih dari cukup, karena saya senang bisa tahu lebih banyak tentang Pulau Maratua yang Selama ini terkenal dengan keberadaan Maratua Paradise Resortnya saja. Padahal kalau berani menjelajah lebih dalam lagi, masih banyak destinasi menarik yang ada di Pulau Maratua. Salah satunya sih Gua Haji Mangku yang mungkin belum banyak orang tahu.

(Baca Juga : Danau Kakaban Di Pulau Kakaban, Sang Primadona Kepulauan Derawan!)

Air di Gua Haji mangku adalah air asin yang begitu jernih!
Air di Gua Haji mangku adalah air asin yang begitu jernih!

“Yang pertama kali menemukan Bapak Haji Mangku mas” Ujar pemandu lokal yang menemani saya dan beberapa tim Terios 7 Wonders yang ikut berkunjung ke gua ini. “Kapan pertamakali ditemukan saya kurang tahu, tapi Gua Haji Mangku sendiri mulau ramai dikunjungi turis mulai tahun 2000-an” tambahnya.

Terkuak sudah kenapa gua dengan air yang begitu jernih dan segar ini diberi nama Gua Haji Mangku. Sudah jelas dong kalau nama itu diambil mentah-mentah dari nama penemunya, Bapak Haji Mangku.

Untuk menuju Gua Haji Mangku sebenarnya ada dua cara. Yang pertama adalah lewat darat, naik mobil di jalanan yang ada di Pulau Maratua ke desa yang namanya Payung-Payung, lalu melanjutkan trekking ringan selama beberapa jam hingga sampai ke Gua. Cara kedua untuk menuju ke Gua Haji Mangku adalah dengan naik speed boat atau perahu (15 menit dari Maratua Paradise Resort), lalu dilanjutkan dengan trekking ringan selama kurang dari 10 menit lewat jalur penuh karang, baru saya bisa sampai ke dekat bibit Gua Haji Mangku.

Dari pantai harus trekking ringan sekitar 10 menit untuk menuju Gua Haji Mangku
Dari pantai harus trekking ringan sekitar 10 menit untuk menuju Gua Haji Mangku.

Cara kedua adalah yang paling gampang, meski mungkin akan mengeluarkan lebih banyak biaya. Namun, biaya yang dikeluarkan sepertinya tidak akan terasa, ketika sudah sampai di dekat bibit Gua Haji Mangku. Melongok kebawah, Gua Haji Mangku dengan airnya yang begitu jernih itu seakan seperti danau sempit tanpa dasar. Bahkan, cahaya pun kira-kira hanya bisa mencapai ke kedalaman tak lebih dari 3 meter. Selebihnya, mungkin hanya ada kegelapan abadi yang ada di dasar gua.

Pun terlihat agak seram, menceburkan diri ke Gua adalah wajib, apalagi sudah jauh-jauh datang kesini. “Kapan lagi kalau nggak sekarang?”. Pilihannya adalah meloncat langsung dari bibir Gua Haji Mangku, atau turun perlahan lewat jalan yang ada di salah satu ujung gua. Waktu itu saya sedang tidak ingin merasakan ketegangan, jadinya saya lebih memilih turun lewat cara yang lebih gampang.

Bisa terjun dari sini untuk merasakan segarnya air gua
Bisa terjun dari sini untuk merasakan segarnya air gua

(Baca Juga : 7 Kegiatan Seru Di Pulau Maratua Ala Catperku!)

Atau bisa melipir lewat sini buat yang nggak berani lompat
Atau bisa melipir lewat sini buat yang nggak berani lompat

Dingin dan segar menjadi satu ketika sebagian besar tubuh sudah terendam dalam air gua yang ternyata adalah air asin ini. Dari sini saya harus berenang melewati celah kecil dengan lebar kira-kira 2 meter, untuk menuju bagian gua yang lebih lebar dan nyaman untuk berenang.

Awalnya saya merasa ragu, bulu kuduk pun mulai bereaksi. Pikiran mulai berimajinasi dengan yang enggak-enggak seperti, “Bagaimana jika tiba-tiba ada yang menarik kaki saya ke kegelapan abadi yang ada di bawah?”, “Bagaimana jika ternyata dibawah ada monster”, “Atau bagaimana…”.

Ah, sudahlah! Sudah nyebur juga, rugi kalau nggak lanjut! Yang penting nikmati dulu segar dan jernihnya air Gua Haji Mangku ini. Sekalian saya nanti ingin mencoba untuk freedive, Melihat dengan dua mata saya, ada apa sih sebenarnya di kedalaman Gua Haji Mangku yang ada di Pulau Maratua ini.

Mari kita lihat, ada apa sih...
Mari kita lihat, ada apa sih…
Di dalam kedalaman Gua Haji Mangku ini
Di dalam kedalaman Gua Haji Mangku ini

Yuk! Ada yang mau ikutan!?

(Baca Juga : Bertamu Ke Pulau Sangalaki, Rumah Para Penyu!)

Tips Mengunjungi Gua Haji Mangku :

Gua Haji Mangku, Pelipur Lara Kegagalan Berkunjung Ke Labuan Cermin
Gua Haji Mangku, Pelipur Lara Kegagalan Berkunjung Ke Labuan Cermin
  1. Jika kalian dari Pulau Derawan, kalian bisa menyewa kapal yang harganya sekitar 2 Jutaan sehari yang bisa mengantarkan kalian island hoping sekalian mampir ke Gua Haji Mangku.
  2. Lebih baik jangan ke Gua Haji Mangku sendirian, karena memang tempatnya spooky banget! Datang dengan pemandu setempat lebih direkomendasikan.

    Sebaiknya jangan berenang di Gua Haji Mangku sendirian
    Sebaiknya jangan berenang di Gua Haji Mangku sendirian
  3. Pakai alas kaki yang tahan denan karang tajam. Karena jalur trekking dari pantai hingga sampai ke Gua Haji Mangku penuh dengan karang tajam, meskipun jaraknya nggak terlalu jauh.
  4. Perkiraan Peta lokasi Gua Haji Mangku di Google Maps bisa dilihat disini
  5. Bawa kamera tahan air jika ingin mengabadikan aksi kalian di Gua Haji Mangku.
  6. Bawa snorkeling set agar lebih nyaman berenang disini.

    Kak Marischka Prudence freediving di Gua Haji Mangku
    Kak Marischka Prudence freediving di Gua Haji Mangku
Kalau dilihat lagi gua ini memang bagaikan gua tanpa dasar ya
Kalau dilihat lagi gua ini memang bagaikan gua tanpa dasar ya!? Bener enggak?

Video Tim Terios 7 Wonders Jalan-Jalan Ke Gua Haji Mangku, Maratua

Yang Banyak Dicari

  • alamat gua haji mangku
  • mp3 pangil gua haji
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

112 Responses
  1. alamak tempatnya… ini dia nih yang bikin simalakama bang.. antara pengen nikmati alam gua atau malah ngerasain “temen” yang sedang duduk manis di ujung gua.

    btw, udah dua juta ga ada alat snorkelling bang? :D

  2. Arrrgghhh sungguh aku pengen lompat ke dalam monitor jadinya. Pasti asik banget main-main air di sini, trus freediving an juga. Wajah bagian dalam gua yang terendam airnya begitu menggoda. Tapi memang agak seram ya, kalau kita bayangin macam-macam. Ada ikan atau mahluk penghuni airnya gak Mi?

    1. kalau sendirian pasti serem, makanya kesini rame-rame aja~ lagian sewa kapal kalau sendirian jatohnya juga mahal :P kalau penghuni lain kayaknya nggak ada, nggak keliatan ada ikan sama sekali nih :D kalau monster… ngak tau lagi sih~ xixixi

      1. Amit-amit jangan sampai juga ada monsternya. Pernah liat tempat ini di MTMA, cuma karena gak ngefans sama acara itu, jadi gak inget info nya ini tuh di mana. Tfs Mi, jadi dapat info tambahan nih ????

  3. Wooow, Maratua harus jadi salah satu objek wisata unggulan Indonesia. Potensi kita luar biasa… Gu Haji Mangku ini aja, liat foto-fotonya bikin kita kepengen mau nyebur ke sana :)

  4. Wah, keren pengalamannya. Bikin ngiri, untungnya dilengkapi foto dan video pula.
    Tapi, tulisannya terlalu panjang kak, saya kurang tertarik dengan tulisan panjang.
    Salah saya karena bukan orang yang betah membaca. Apalagi kalau sudah panjang. Malas scroll.
    Lebih suka lihat fotonya, kalau sudah begitu.
    Goodluck.

    Salam hangat dari Makassar,
    Nurfaisyah
    Email: [email protected]
    Twitter: @nurfaisyah_

  5. Itu gua nya pasti masih jarang terjamah banyak wisatawan. Soalnya masih bagus banget. HIhihi…….
    Aku pengen ke sana. Semoga beberapa bulan ke depan bisa terwujud. Aamiin! :D

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: