Danau Kakaban Di Pulau Kakaban, Sang Primadona Kepulauan Derawan!

Berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban yang ada di Pulau Kakaban adalah kegiatan utama ketika berkunjung ke Kepulauan Derawan. Tentunya selain kegiatan lain seperti mengunjungi rumah para penyu di Pulau Sangalaki, Menginap di Maratua Paradise Resort yang menyenangkan, atau berkubang di Gua Haji mangku yang sedikit… menyeramkan.

Faktanya, aktifitas berenang bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban ini adalah yang paling banyak dijual oleh para operator tour/Open Trip ke Pulau Derawan. Keberadaan ubur-ubur di Pulau Kakaban ini memang unik. Berbeda dengan Ubur-ubur pada umumnya, ubur-ubur di Danau Kakaban ini tidak memiliki sengat.

Danau Kakaban Di Pulau Kakaban, Sang Primadona Di Kepulauan Derawan!

Danau Kakaban Di Pulau Kakaban, Sang Primadona Di Kepulauan Derawan!

Jadi, jika pada kondisi normal Ubur-ubur adalah binatang yang cukup ditakuti karena sengatnya yang bahkan bisa mematikan. Berenang bersama ubur-ubur yang ada di Danau Kakaban adalah kegiatan yang paling dicari ketika berkunjung ke Kepulauan Derawan.

Ini juga salah satu alasan saya membeli Go Pro beberapa hari sebelum keberangkatan ekspedisi Terios 7 Wonders. Iya, saya pengen selfie bareng para Ubur-ubur di Danau Kakaban yang unyu ini. Dengan jumlahnya yang sangat banyak di Danau Kakaban, pasti akan mudah selfie bareng mereka.

Akhirnya! Selfie bareng Ubur-ubur Danau Kakaban!

Akhirnya! Selfie bareng Ubur-ubur Danau Kakaban!

(Baca Juga : Gua Haji Mangku, Pelipur Lara Kegagalan Berkunjung Ke Labuan Cermin)

Untuk yang belum tahu, Danau Kakaban ini berada di Pulau Kakaban yang masih berada di area Kepulauan Derawan. Ukuran Pulau Kakaban jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Pulau Sangalaki. Lengkap dengan Danau Kakaban yang ada ditengahnya, luas Pulau Kakaban adalah sekitar 774 hektar.

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, Danau Kakaban adalah daya tarik utama dari pulau ini. Konon, danau ini terbentuk karena sebagian karang yang sebelumnya berada dibawah air laut terangkat ke atas hingga beberapa puluh meter. Dan, membuat sebagian air laut terperangkap di tengah pulau, hingga membentuk Danau Kakaban.

Paling enak bersantai sambil mengambang di danau :D

Paling enak bersantai sambil mengambang di danau :D

Dalam proses yang sangat lama, akhirnya menyebabkan terbentuknya ekosistem yang unik di danau ini. Seperti air yang cenderung payau karena tercampur dengan air hujan, hingga ubur-ubur yang kehilangan kemampuan menyengatnya. Meskipun saya bilang air di Danau Kakaban adalah payau, lebih baik tidak menyelam tanpa kacamata. Karena, jika mengenai mata, mata masih akan terasa pedih akibat kandungan garamnya. *udah nyoba sendiri, jangan diikutin*

Mengenai jenis Ubur-Ubur yang hidup di Danau Kakaban, totalnya ada 4 jenis yang hidup disini. Ubur-ubur bulan (Aurelia aurita dengan ukuran 5-50 cm), ubur ubur totol (Mastigias papua dengan ukuran 1-20 cm), ubur-ubur kotak yang besarnya seukuran ujung jari telunjuk, (Tripedalia cystophora dengan ukuran 7-10 mm), dan ubur-ubur terbalik (Cassiopea ornata dengan ukuran 15-20 cm).

Mereka lucu sekali kan?

Mereka lucu sekali kan?

Dari semua jenis Ubur-ubur yang ada di Pulau Kakaban, Mastigias papua adalah yang paling banyak ditemukan dan paling lincah. Sementara itu Cassiopeia adalah yang paling unik, karena ubur-ubur ini biasa diam di dasar danau, pada posisi terbalik dengan tentakelnya di posisi atas. (sumber data)

Untuk menemukan Ubur-ubur Danau Kakaban sebenarnya cukup mudah. Saya hanya perlu menceburkan diri ke Dekat dermaga Danau Kakaban saja. Namun, jika ingin melihat Ubur-ubur dengan jumlah yang lebih banyak, lebih baik berenang agak ketengah. Karena katanya ubur-ubur di Pulau Kakaban ini banyak yang mulai kabur ketengah, menghindari keramaian manusia.

Jadi, kalau mau selfie dengan banyak ubur-ubur di Danau Kakaban, kalian perlu berenang agak ketengah. Pun, mereka juga bisa ditemukan di sekitar dermaga sih. O iya, perlu dicatat kalau di dunia ini hanya ada dua danau dengan Ubur-ubur yang tidak menyengat.

Kalau mau menemui ubur-ubur yang lebih banyak, berenanglah agak ketengah.

Kalau mau menemui ubur-ubur yang lebih banyak, berenanglah agak ketengah.

(Baca Juga : Bertamu Ke Pulau Sangalaki, Rumah Para Penyu!)

Ada yang jalannya kebalik gini

Ada yang jalannya kebalik gini deh :D

Yang pertama adalah Ubur-ubur Danau Kakaban yang ada di Pulau Kakaban, yang kedua adalah danau Ubur-ubur Palau. Dimana itu Palau? Palau ini adalah sebuah Kepulauan Micronesia yang berada di Tenggara Laut Pasifik. Kalau masih nggak tahu juga, silahkan buka pake Google Maps.

Saya sih nggak perlu, ngapain jauh-jauh ke Palau, kalau bisa main ke Pulau Kakaban saja yang lebih dekat. Terus, nanti menginapnya di Maratua Paradise Resort deh! Heheee! :D

Tips Berkunjung Ke Danau Kakaban Yang Ada Di Pulau Kakaban

Touchdown, Pulau Kakaban!

Touchdown, Pulau Kakaban!

  1. Karena ubur-ubur di Danau Kakaban ini sudah tidak bisa menyengat lagi, berenang bersama mereka adalah aman. Jangan lupa menggunakan life vest untuk yang kurang bisa berenang.
  2. Jangan menggunakan fin ketika berenang di Danau Kakaban. Karena fin tadi bisa melukai atau bahkan membunuh Ubur-ubur lucu tadi ketika tergores atau terkena fin. Nggak mau kan ubur-uburnya makin sedikit atau bahkan… hilang?
  3. Meskipun ada yang bilang memegang Ubur-Ubur di Pulau Kakaban ini diperbolehkan, namun sebaiknya jangan dilakukan. Selfie bareng mereka, atau dilihat dari kejauhan sudah lebih dari cukup. Karena ada potensi Ubur-ubur tadi akan mati kalau kita salah cara memegangnya, atau bahkan terangkat sampai keluar dari air.
  4. Bawa air mineral yang cukup, karena setelah lama berendam dan berkubang di air payau pasti akan haus sekali.
  5. Jangan berenang terlalu dekat dengan dermaga di Danau Kakaban, karena karang dan kayu dermaga cukup tajam dan rentan membuat kaki cidera.

    Lokasi berenang dengan Ubur-ubur ada di dekat dermaga Danau Kakaban. Namun, jangan sampai terlalu dekat ya :)

    Lokasi berenang dengan Ubur-ubur ada di dekat dermaga Danau Kakaban. Namun, jangan sampai terlalu dekat ya :)

  6. Toilet hanya ada satu di dekat pintu masuk pulau, di dekat Dermaga Pulau Kakaban. Jadi, kalau sakit perut atau kebelet dan kebetulan sedang berada di Danau Kakaban…. Harus tau kemampuan diri sendiri untuk menahan sebelum kebobolan ya? Kalau ruang ganti, juga ada di dekat Danau Kakaban.
Pintu masuk satu-satunya untuk menuju Danau Kakaban yang ada di tengah pulau.

Pintu masuk satu-satunya untuk menuju Danau Kakaban yang ada di tengah pulau.

Cara Menuju Danau Kakaban Yang Ada Di Pulau Kakaban

  1. Danau Kakaban berada di Pulau Kakaban yang masih termasuk bagian Kepulauan Derawan. Kalian bisa terbang ke Berau atau Tarakan, lalu naik speed boat selama 2-3 jam ke Pulau Derawan atau Pulau Maratua (tergantung cuaca).
  2. Jika kalian menginap di Pulau Derawan memerlukan waktu 1 jam untuk menuju Pulau Kakaban. Dari Pulau Maratua, jarak tempuh kurang lebih sama dalam kondisi cuaca yang bagus.

    Perahu bersandar di dekat dermaga ini.

    Perahu bersandar di dekat dermaga ini.

  3. Satu-satunya pintu masuk menuju Danau Kakaban adalah dari Dermaga Pulau Kakaban. Dari situ, masih dilanjutkan trekking ringan sejauh beberapa ratus meter, melewati jalanan kayu dengan hutan kecil dikanan yang tumbuh diatas karang di karang. Kira-kira akan memakan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung kemampuan masing-masing.
  4. Di ujung jalur tadi baru terdapat dermaga kecil, yang menempel langsung dengan Danau Kakaban. Dari situ kalian bisa mulai berenang untuk selfie bareng Ubur-ubur lucu.
Seperti inilah dermaga Danau Kakaban.

Seperti inilah dermaga Danau Kakaban.

Trekking ringan melewati jalanan seperti ini dari pintu masuk Pulau Kakaban.

Trekking ringan melewati jalanan seperti ini dari pintu masuk Pulau Kakaban.

(Baca Juga : 7 Kegiatan Seru Di Pulau Maratua Ala Catperku!)

Dermaga bagian luar Pulau Kakaban.

Dermaga bagian luar Pulau Kakaban.

Main ke Kakaban lagi yuk?

Yang Banyak Dicari

35 Responses

  1. Alris says:

    Berenang bersama ubur-ubur tanpa takut disengat. Ini satu-satunya di dunia. Keren pisan.

  2. semoga yang mau kesana baca postingan ini deh dan point2 advis yang kamu sebutin beneran diikuti…

  3. Nathalia DP says:

    lucu2 ubur2nya… tp gmn da saya mah ga bisa berenang huhu…

  4. Noted.
    Infonya ngebantu banget nih buat yang mau ke kakaban.

    Ubur-ubur di Kakaban bikin saya penasaran.

  5. dani says:

    Ya ampun. Bikin mupeng banget Mas. Tadi juga mikir ga takut disengat apa ya. Ternyata.. Pengeeennn…

  6. Putrinyanormal says:

    Daripada melihara kucing, mending ubur-ubur ajah tau mas…. Emeeessshin

  7. meidianakusuma says:

    asliii cita-cita banget nih main sama ubur-ubur yang di sini :(( tapi tapi tapi tapi

  8. aseliiikk pengen ke kakaban!!
    mas itu bisa ngambang gimana caranya? :O
    mau main sama ubur ubur tapi aku takut tenggelam :(

  9. Awal nya geli2 gitu tapi lama kelamaan lucu juga ubur2 nya

  10. riooi says:

    Rute yg baik dan,,namun.. PerLu dana yg mencukupi bisa meLancong langsng kesana ;0

  11. Yudi Randa says:

    Bang.. Itu kondisi danaunya kurang bersih ya? Kok kayaknya berkeruh gitu ya?

  12. Ila Rizky says:

    itu ubur-uburnya menyengat ga ya? :D

  13. bersapedahan says:

    keren benerr .. berenang sama ubur2
    kakaban memang eksotis

  14. Fery Arifian says:

    jalannya udah enak dan bagus ya mas, dulu pas saya baru tau pertama kali danau kakaban dari acara tv gitu masih belum ada jalan setapak dari kayu. jadi masih susur hutan gitu haha

  15. Mas Bocah says:

    Oooh jadi ini toh ladang ubur-ubur nya spunbub dan patrick! Wkwkwkwkwk
    Sayang, aku gabisa berenang :(

  16. Anggara says:

    Baru tahu ada nama pulau kakaban hehehehe

  17. Rosyidsapi says:

    Keren mas foto-foto di dalam airnya. Ada rekomendasi kamera yang bagus untuk dipakai gak Mas? Hehe

  18. Dian Green says:

    saya jadi pengin kesana loh mas setelah liat foto-fotonya mas, keren abis deh

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: