Hi Kanguru! Akhirnya Gue Bisa Ketemu Kamu~

Jauh sebelum visa work and holiday Australia saya granted… Eh… enggak, bahkan jauh sebelum itu, saya sudah punya beberapa bucket list ketika berada di Australia. Beberapa diantaranya seperti main ke Pantai Bondi gegara sering nonton Nat Geo Travel, atau merasakan suasana Autumn di Australia sudah saya centang. Dan, setelah dua hal tadi, sebenarnya masih buanyak sih, yang mau saya liat selama di Australia ini.

Misalnya, masih ada Uluru, road trip keliling Australia, hingga selfie bareng Wallaby juga Kanguru. Iya, dua hewan yang baru saja saya sebutkan itu memang berada di urutan teratas untuk saya temui di Australia. Sayangnya, karena saya memilih Sydney sebagai tempat untuk mengumpulkan uang sebelum benar-benar bertualang, kesempatan bertemu Kanguru di alam liar pun menjadi tipis. Kalaupun ada, ya mungkin saya harus ketemu sama mereka di kebun binatang. Tapi… itu sih kurang seru.

Kalau lagi gini sih.. lucu pake banget :3 Makanya pengen banget ketemu n selfie bareng Kanguru di Australia!

Kalau lagi gini sih.. lucu pake banget :3 Makanya pengen banget ketemu n selfie bareng Kanguru di Australia!

Padahal, ketemu Kanguru dari dekat di alam liar Australia itu sebenarnya nggak susah. Ada banyak taman nasional di Australia yang merupakan tempat tinggal si Kanguru ini. Salah satu yang saya tahu sih Murramarang National Park, sekitar beberapa jam nyetir pake mobil dari Sydney. Masalahnya… saya nggak punya sim, dan nggak begitu bisa nyetir. Jadi, pilihan yang ada terbatas pada habitat kanguru yang bisa dijangkau dengan kereta api.

Sepertinya saya harus banyak bilang terimakasih pada seorang teman baru yang kebetulan waktu itu mampir ke Apartemen saya di CBD. Dari awalnya saya sedang ngebahas tentang game, namun entah kenapa topik berubah ke tempat melihat Kanguru liar di dekat Sydney.

Gara-gara itu, kemudian saya malah dikasih informasi kalau bisa melihat Kanguru tapi nggak perlu pergi jauh dan pake mobil segala. “Kalau mau liat kanguru yang masih liar dan gratis, coba main ke Morisset Park aja bro.” Kata teman saya sembari memamerkan foto-foto binatang ikonik Australia ini di smartphonenya. “Nggak jauh kok, bisa naik kereta.” Tambahnya.

Dari Sydney Central ke Morisset Park nggak terlalu jauh kok! Cek aja di google maps ini.

Dari Sydney Central ke Morisset Park nggak terlalu jauh kok! Cek aja di google maps ini.

Berbekal informasi dari seorang teman tadi, saya pun kemudian melakukan sedikit riset mengenai Morisset Park ini. Dari aplikasi jadwal kereta api New South Wales di smartphone saya, Morisset Park ini berada nggak jauh dari Stasiun Morisset. Stasiun Morisset sendiri bisa dicapai dari Stasiun Central, Sydney dalam waktu kurang dari 2 Jam (1 Jam 55 Menit). Itu berarti, main bareng kanguru di Morisset Park bisa dilakukan hanya dengan one day trip dari Sydney.

O iya, Morisset Park ini ternyata adalah tempat piknik, yang dikelilingi alam liar disekelilingnya. Didekatnya terdapat sebuah rumah sakit, Morisset Psychiatric Hospital. Entah masih aktif atau enggak, saya nggak tahu. Karena saya hanya mampir ke Morisset Park-nya saja. Meskipun bisa ditempuh hanya dengan sekitar dua jam perjalanan, lokasi taman Kanguru ini ternyata lumayan jauh, sekitar 100 km di utara Kota Sydney.

Oke, informasi sudah lengkap, berarti tinggal direncanain main ke Morisset Park kan ya?

Tetapi, dasar manusia, yang namanya rencana itu ya hanyalah rencana. Sedetail apapun rencananya, hanya tuhan yang tahu kapan rencana itu berhasil dilakukan. Dari rencana awal minggu depan setelah saya tahu keberadaan Morisset Park, ternyata baru bisa main ke rumah para Kanguru ini beberapa bulan sesudahnya. Tepatnya, setelah saya tinggal selama 4 Bulan di Australia.

Imut banget kan? Setelah 4 bulan di Australia saya baru bisa bertemu mereka!

Imut banget kan? Setelah 4 bulan di Australia saya baru bisa bertemu mereka!

Biar nggak pulang terlalu malam, saya sengaja berangkat pagi dari Sydney, pake lari-lari karena takut ketinggalan kereta menuju Stasiun Morisset. Kalau nggak ada trackwork, Kereta api di Sydney ini memang nggak kenal jam karet. Ketinggalan satu menit saja, itu berarti harus menunggu kereta selanjutnya. Soalnya kereta dari Central ke Morisset ini hanya ada tiap satu jam sekali. Jadi nggak ada pilihan boleh ngaret dah!

Entah kenapa, kemarin kereta menuju Morisset ini penuh sekali, jadinya saya nggak terlalu bisa menikmati pemandangan sepanjang perjalanan seperti biasanya. Yah, tapi diluar cuaca juga kurang bagus, jadinya menikmati perjalanan sambil ngobrol-ngobrol saja hingga sampai di Stasiun Morisset.

Seperti yang dijadwalkan, kereta yang saya tumpangi sampai di Stasiun Morisset tepat pada waktunya. Dari Stasiun Morisset, lokasi Morisset Park ini nggak terlalu jauh, hanya berjarak 30 menit jalan kaki. Sebenarnya di luar stasiun ada shuttle yang mau mengantarkan sampai ke Morrisset Park. Tetapi karena lagi pengen jalan kaki, akhinya saya lebih memilih jalan kaki saja. Mumpung jalan kaki itu murah di Australia. Kalau di Jakarta, jalan kaki mahal, plus bonus asap polusi.

Sebelumnya, dalam imajinasi saya, jalan menuju Morisset Park ini pasti lewat jalan setapak seperti ketika saya trekking ke Royal National Park beberapa waktu lalu. Namun ternyata, jalanan menuju Morisset Park ini adalah jalan beraspal yang biasa dilewati mobil. Rada ngeri juga kalau jalan di jalur aspal seperti ini. Akhirnya, tiap kali dengar suara mobil, saya pasti menengok ke belakang karena parno ditabrak dari belakang.

Selama jalan kaki menuju Morisset Park, ada beberapa mobil yang lewat. Salah satu diantaranya sempat berhenti dan bertanya. Saya kira sih, mau kasih tebengan, eh ternyata dia nanya “Excuse me, is this the right way to Morisset Park?.” Lah, ternyata sama sama mau liat Kanguru juga toh. “Yes, it is correct.” Setelah bilang terimakasih, mereka pun langsung ngacir dengan mobilnya, tanpa basa basi mau ngasih tumpangan atau enggak. Belakangan, saya tahu kalau mereka itu ternyata juga orang dari Indonesia.

Meskipun nggak ada petunjuk jelas jalan menuju Morisset Park, ternyata nggak susah nyari lokasinya. Terimakasih pada Google Maps, jadinya saya nggak perlu bingung mencari lokasi Morisset Park ini. Setelah hampir sampai di ujung jalan, sekilas saya seperti melihat sesuatu di tepi hutan kecil yang nggak jauh dari jalanan.

Lihat! Ada Kanguru!

Lihat! Ada Kanguru!

“Eh, itu kanguru bukan sih?”

“Mana?” Jawab Velys, teman ngebolang saya selama di Australia belakangan ini.

“Iya, itu Kanguru kok, ada dua ekor!”

Belum sempat dijawab pertanyaan saya, saya sudah ngacir dulu, lari mendekati dua ekor Kanguru pertama yang saya temui di Australia. Kanguru pertama yang saya lihat harus segera diabadikan dong. Lalu, dengan sedikit berhati-hati, saya mendekati mereka. Saya tahu, meski mereka ini terlihat jinak, sebenarnya mereka itu binatang yang sukar diprediksi. Mereka bisa tiba-tiba berontak kapan saja.

Mari lihat lebih dekat ya!

Mari lihat lebih dekat ya!

Kayaknya mereka ini pasangan ya?

Kayaknya mereka ini pasangan ya?

“Cekrek!” Suara shutter kamera saya menggema lirih.

“Yes! Kanguru pertama berhasil difoto!” Belum selesai euforia kegembiraan saya bertemu Kanguru dari jarak dekat untuk pertama kali, ternyata saya sudah dibuat excited lagi. Diseberang, ada lapangan penuh dengan rumput. Kira-kira luasnya sebesar lapangan sepakbola. Tetapi, bukan pemain sepak bola yang berada disana. Ada banyak kanguru, juga beberapa manusia yang sedang mengerubunginya.

Ya, nggak salah lagi itu pasti Morisset Park! Ada satu, dua, tiga dan… banyak sekali Kanguru disana. Ada yang loncat-loncat, ada juga yang tiduran dengan selow meski dikerubungi beberapa umat manusia. Padahal, jika mereka tahu kalau manusia itu aslinya seram, mungkin para Kanguru itu akan ngacir secepatnya. Tanpa banyak mikir, saya langsung berjalan menuju lapangan tadi.

Kanguru dengan berbagai ukuran memenuhi lapangan tadi. Dengan sigap, mata saya segera mencari Kanguru mana yang bisa saya aja selfie nanti. Kanguru berukuran besar, sudah pasti saya coret dari daftar selfie bareng. Soalnya, yang kecil saja bisa dibilang udah serem, apalagi yang gede dan berotot! Ih, serem dah pokoknya! Yang kecil sih, imut~

Morisset Park yang dipenuhi Kanguru dan... Manusia!

Morisset Park yang dipenuhi Kanguru dan… Manusia!

Dari pengamatan saya, Kanguru ini ternyata binatang yang mau diajak selfie kalau udah disogok. Nggak beda jauh sama manusia kalau begitu ya. Saya amati, beberapa pengunjung yang memenuhi taman ini membawa makanan untuk Kanguru. Mulai dari pisang, wortel dan makanan lainnya lainnya. Saya? Nggak bawa makanan sebiji pun, soalnya saya nggak tau makanan kanguru apa. Dan seharusnya sih, emang nggak boleh ngasih makan ke binatang liar. Nanti diet makanan mereka bisa berubah.

Karena enggak bawa makanan, akhirnya saya cari Kanguru kecil yang lagi males-malesan. Soalnya, saya lihat ada beberapa Kanguru yang sedang selow tidur di rerumputan, yang terlihat cuek meski dicolek-colek. Mungkin mereka sudah kenyang, karena dicekokin wortel dan pisang oleh pengunjung yang datang atau mereka memang mengantuk? Entahlah~

“Miss… eh, Mister Kanguru, selfie bareng dong.” Saya berusaha berkomunikasi dengan mereka, pake bahasa manusia. Peduli Kanguru! Entah mereka ngerti atau enggak, pokoknya saya mau ajak selfie bareng mereka. Belum sempat saya atur posisi kamera dengan benar, eh dia sudah kabur duluan. Well, kanguru ini memang binatang yang lincah sih. Nggak kaget, meski keliatan lagi nyantai, mereka bisa dengan sigap kabur menjauh sewaktu-waktu.

Percobaan selfie pertama yang gagal. Belum selesai, doi udah ngacir euy!

Percobaan selfie pertama yang gagal. Belum selesai, doi udah ngacir euy!

Selfie yok Kang!

Selfie yok Kang!

Karena sudah jauh-jauh datang ke Morisset Park, saya pun nggak mau menyerah. Intinya, pantang pulang sebelum selfie bareng Kanguru deh! Sambil menjaga jarak aman kayak orang baru jadian, saya mencoba mendekati Kanguru yang lagi selow. Tetap, sambil mencoba untuk berkomunikasi dengan mereka…. masih pake bahasa manusia Indonesia ya!

Memang, sabar dan perjuangan itu seringnya menghasilkan. Saya pun bisa selfie dengan seekor Kanguru pemalas yang lagi tiduran. Entah saya beruntung, atau mungkin dia mau selfie, karena terlalu malas untuk beranjak dari tempatnya. Buat saya, ini berarti kesempatan buat godain si Kanguru, sambil cari foto selfie yang keren. Karena selfie dengan kanguru yang lagi tidur itu rasanya kurang menantang, saya mencoba cari Kanguru lain yang lebih ekspresif.

Dari pengamatan disekitar, ada satu Kanguru imut yang menurut saya cukup ekspresif, friendly untuk diajak selfie bareng dari Jarak dekat. Perlahan, tapi pasti saya mencoba mendekatinya. Dan… “Cekrek, cekrek, cekrek” Saya sengaja pencet shutter beberapa kali, biar nggak perlu lagi mengulang-ulang. Takut kangurunya bete, terus malah kabur. Disini, pada akhirnya saya bisa mendapatkan foto selfie yang saya inginkan, lengkap dengan pose kanguru yang menggemaskan.

Setelah banyak percobaan, dapet satu foto selfie yang menurut saya keren!

Setelah banyak percobaan, dapet satu foto selfie yang menurut saya keren!

Setelah berbulan-bulan, saya bisa bilang, misi selfie bareng Kangguru di Australia berhasil.  Di Morisset Park yang memang tempat menyenangkan untuk berinteraksi langsung dengan mereka. Sebenarnya saya bisa menghabiskan waktu lebih lama di Morisset Park. Tetapi karena belum makan siang, dan kurang sarapan, jadinya saya harus menyudahi kunjungan ke Morisset Park dan kembali ke Stasiun Morisset.

Jalan kaki lagi? Enggak dong, capek keleus~ Ternyata naik shuttle dari Morisset Park ke Stasiun Morisset itu cuma 3 AUD sekali jalan. Jadinya, kalau misalnya pulang-pergi naik shuttle ya cuma abis 6 AUD saja per orang. Lah, terus tadi ngapain ya saya repot jalan jauh? Eh, iya, kan tadi pengen cari udara segar biar sehat! Di Jakarta udara segar dan sehat mahal coy! Yuks ah lanjut cari makan! Sampai ketemu lagi ya para Kanguru lucu! I will miss you~~ :D

Kayaknya, Nanti Bakal Main-Main Lagi Deh Ke Morisset Park! Liat Deh Foto-Foto Mereka Ini!

Ada juga yang lagi selow tidur siang~

Ada juga yang lagi selow tidur siang~

Morisset Park ini sepertinya tempat bobok siang mereka deh!

Morisset Park ini sepertinya tempat bobok siang mereka deh!

Mereka ini keliatan lucu, tapi coba deh liat kukunya. Serem kan!? Jadi kalau mau selfie bareng mereka, harus ekstra hati-hati!

Mereka ini keliatan lucu, tapi coba deh liat kukunya. Serem kan!? Jadi kalau mau selfie bareng mereka, harus ekstra hati-hati!

Tips selfie bareng kanguru, cari yang lagi males ngapa-ngapain deh!

Tips selfie bareng kanguru, cari yang lagi males ngapa-ngapain deh!

Kanguru yang satu ini lagi males banget kayaknya, dicolek-colek tetep diem aja!!

Kanguru yang satu ini lagi males banget kayaknya, dicolek-colek tetep diem aja!!

Kata si Kanguru: "Ni cewe disebelah lagi ngapain seh?"

Kata si Kanguru: “Ni cewe disebelah lagi ngapain seh?”

Kanguru dan temannya kanguru :v

Kanguru dan temannya kanguru :v

Kalau di close up gini, mereka malah kayak domba kan ya?

Kalau di close up gini, mereka malah kayak domba kan ya?

Jiah, gw dicuekin!

Jiah, gw dicuekin!

"Jangan ganggu, gue lagi mau selow~" katanya.

“Jangan ganggu, gue lagi mau selow~” katanya.

Sampai ketemu lagi yang kang! Kanguru maksudnya~

Sampai ketemu lagi yang kang! Kanguru maksudnya~

 

 

Yang Banyak Dicari

21 Responses

  1. Yaampun lucu-lucu banget sih itu Kanguru. Pengen peluk mereka satu-satu. Ooh Velic juga lagi di Aussie ya?

  2. Vika says:

    Hahahahha..paling lucu yg pose niruin berdirinya…tangan di depan… tapi sayangnya kok gak ada pic yg lagi momong anak di kantongnya ?

  3. Fanny f nila says:

    iyaaa aku serem liat kukunya.. panjang dan tajem euy… ga kebayang kalo sampe dicakar :D.. eh tapi pernah denger, kalo di aussie kangguru juga dianggab hama, saking banyaknya.. jd ada bbrp yg dipotong utk dikonsumsi ya mas.. ga tega sih bayanginnya :( .muka mereka lucu bgt soalnya..

    btw, kalo kita iseng masukin tangan ke kantong depan mereka yg utk gandong anak, bakal divakar ga ya ;p ga ada yg lg gendong anak ya kmrn?

    • Hahah, iya bener bisa dimakan! Bahkan ada cafe yang jualan steak kanguru~~ Tapi aku nggak doyan, soalnya mereka lucu, kesian, nggak tega mau makan :( Mending jangan gangguin deh, takut dicakar sama ditendang, mereka kuat banget aslinya. Selfie kayak gini aja udah ngeri-ngeri kok~ XD

  4. @bangsaid says:

    Bah’ itu dapaet banget selfie close-up sama Kangguru. Udah kayak selfie sama pacar aja :-D

  5. Timo says:

    IIhhh kangurunya lucu2 amatttt haha! Kayaknya oke nih next ke sini, buat selfie-an ama kanguru! *demiiii*

  6. Widiih.. Itu gk nonjok2 mas? Katanya kangguru kan suka tinju2 tuh :D

  7. Meidi says:

    ahhaha gue baru liat postingannya, lucu bgt fotonya Vely yang sama kangguru :)) :))
    kemarin sempet ketemu Kanguru sama Wallaby juga di Jenolan caves, malah katanya di blue lakenya suka ada Platypus tapi kemarin udah kesorean

  8. Fahmi Anhar says:

    bayanganku, kanguru ini akan nendang-nendang orang yang mendekat. kan nggak lucu kalau lagi mau selfie bareng tiba-tiba ditendang. tapi ternyata ada juga yang “jinak” dan bisa diajak foto. trus, kanguru itu bau nggak?

  9. Anis Hidayah says:

    Eh, mas Fahmi,,, itu kok mirip mas? hihihi pizzzzz
    Lucu – lucu tingkah laku para Kanggurunya,,,,
    Memang boleh di pegang mas Fahmi?

  10. Asik banget udah ketemuan sama kangguru! Lucu banget mas..gak galak ya??

  11. Kangguru, binatang lucu yang klo ngamuk jadi gak lucu… wkwkwk

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: