Simpang Lima Gumul, Kediri Rasa Paris!!

Simpang Lima Gumul, Kediri Rasa Paris!! Pernah liburan ke Kediri? Kediri ini adalah sebuah kota kecil yang sepertinya tidak banyak berubah sejak masa kecil saya. Kediri adalah kota kelahiran saya, kota dimana banyak memori masa kecil tertinggal dan terkenang. Kini, puluhan tahun sesudahnya, sepertinya kota ini bejalan ditempat, warung soto kesukaan ayah saya masih ada di tempatnya, kolam renang dimana saya rutin belajar berenang pun masih eksis sampai sekarang.

Salah satu wujud perkembangan besar Kota Kediri adalah dibangunnya sebuah monumen yang dijadikan menjadi ikon utama Kota Kediri. Monumen yang masih berdiri tegak hingga sekarang itu sejatinya digunakan sebagai proyeksi sebuah kota baru, perluasan dari Kota Kediri sekarang. Namanya adalah Monumen Simpang Lima Gumul!

Pintu keluar Terowongan menuju monumen (kiri). Monumen Simpang Lima Gumul (Kanan)
Pintu keluar Terowongan menuju monumen (kiri). Monumen Simpang Lima Gumul (Kanan)

(Baca Juga : Pantai Serang, Family Trip, Dan Hilal Viewpoint Di Blitar Selatan)

Monumen Simpang Lima Gumul dibuat dengan arsitektur dan lokasinya yang unik. Bangunan persegi dengan luas total 804 meter ini dibuat berdasarkan desain sebuah monumen di Perancis, di Kota Paris tepatnya. Arc de Triomphe, itulah nama monumen yang menjadi inspirasi dibuatnya tempat rekreasi teranyar di Kota Kediri.

Monument Kediri yang bentuknya menyerupai Arc de Triomphe yang ada di Perancis tersebut berdiri megah di tengah – tengah persimpangan Lima Gumul – Kediri yang menjadi tiang pancang pengembangan kawasan Simpang Lima Gumul menjadi kawasan kota baru di Kabupaten Kediri. Bedanya, Monumen ini memiliki spirit berdirinya Kabupaten Kediri sehingga monument ini di posisikan tepat di tengah jalur lima jalan arah Pare, Kediri, Plosoklaten, Pesantren dan Menang. -, www.kedirikab.go.id

Untuk destinasi wisata yang tidak terlalu besar, menemukan tempat parkir di Monumen Simpang Lima Gumul lumayan sulit loh. Ayah saya sempat bingung menemukannya. Memang tidak ada petunjuk menuju parkir yang jelas disini. Setelah menemukannya pun, tempat parkir yang ada terkesan mirip tempat parkir liar. Tapi begitulah adanya. Yang parkir pun tidak terlalu banyak, meskipun saya berkunjung ketika malam minggu.

Bagaimana Sejarah Simpang Lima Gumul?

Monumen ini Bentuknya sama persis dengan Arc de Triomphe yang ada di Paris, namun bangunan Monumen Simpang Lima Gumul ini ditambahkan dengan bumbu arsitektur lokal Indonesia. Terlihat jelas dengan beberapa ukiran yang berada pada empat sisi monumen. Disini, saya melihat ada banyak ukiran yang menggambarkan kegiatan sehari – hari masyarakat indonesia.

Mulai dari ukiran yang menggambarkan 5 Agama besar di Indonesia, hingga ukiran beberapa karakter wayang. Di empat sudut Monumen Simpang Lima Gumul juga terdapat patung gajah setengah manusia. Entah dimaksudkan untuk menjaga empat penjuru monumen atau hanya hiasan saja. Saya kurang tahu karena tidak ada informasi yang menjelaskannya.

(Baca Juga : Es Pleret, Si Pelepas Dahaga Dari Kota Blitar)

Terowongan yang berada di bawah jalan raya ini dibuat sebagai akses menuju Monumen Simpang Lima Gumul.
Terowongan yang berada di bawah jalan raya ini dibuat sebagai akses menuju Monumen Simpang Lima Gumul.

Karena keberadaanya di tengah jalan raya yang ramai, dibuat 3 terowongan untuk pejalan kaki yang menuju monumen. Menurut saya, terowongan menuju lokasi monumen Simpang Lima Gumul ini menarik. Mirip seperti kebanyakan terowongan menuju stasiun MRT yang ada di negara maju seperti Singapore dan Jepang. Karena ada terowongan tadi saya tidak perlu repot – repot menyeberang jalan lagi. Apalagi jalan raya yang berada di dekat Monumen Simpang Lima Gumul adalah jalur utama menuju Surabaya yang cukup ramai.

Monument yang memiliki luas bangunan 804 meter persegi, ditumpu 3 tangga,  3 meter dari dasar pura, tingginya 25 meter sehingga jika kita berada di atap monument dapat kita saksikan keseluruhan panorama Kediri dari atas dan proyeksi pengembangan kawan perdagangan ini yang secara keseluruhan seluas 37 Ha. Disisi monument Kediri terpahat relief tentang sejarah Kediri hingga kesenian dan kebudayaan yang ada sekarang. Angka luas dan tinggi monument juga mencerminkan tanggal, bulan dan tahun hari jadi Kabupaten Kediri, 25 maret 804 Masehi. -, www.kedirikab.go.id

Seperti biasanya, ketika melihat bangunan yang unik shutter kamera saya tidak pernah berhenti berbunyi. Saya berusaha mengambil dokumentasi sebanyak mungkin, seolah saya sudah berasa di Paris saja. Mulai dari relief – relief unik yang berada di bagian sisinya, hingga percobaan yang gagal mengambil gambar seluruh bentuk bangunan. Seluruh bentuk bangunan Monumen Simpang Lima Gumul tidak cukup masuk kedalam kamera saya yang hanya menggunakan lensa standar. Oke, mungkin ini adalah pertanda saya harus segera membeli lensa wide untuk kamera saya.

Relief - relief unik inilah yang membedakan Monumen Simpang Lima Gumul dengan Arc De Triomphe yang ada di Paris.
Relief – relief unik inilah yang membedakan Monumen Simpang Lima Gumul dengan Arc De Triomphe yang ada di Paris.
Paling tidak ada 4 ukiran yang terdapat di setiap sisi Monumen.
Paling tidak ada 4 ukiran yang terdapat di setiap sisi Monumen.
Sementara patung seperti ini ada di keempat sudutnya.
Sementara patung seperti ini ada di keempat sudutnya.

Tidak ketinggalan juga update di sosial media seperti di twitter dan instagram. Berharap teman – teman dan follower @idbcpr percaya kalau saya sudah sampai di Paris! Yah, meskipun usaha itu sebenarnya gagal sih. Karena terlihat jelas di twitter location yang menunjukkan saya berada kota kediri. O iya, yang mungkin quota internet nya habis bisa juga nebeng wifi gratis yang disediakan di beberapa titik di monumen ini.

Saking luasnya area monumen Simpang Lima Gumul, jika saya tinggal di dekat sini, saya akan sering jogging disini. Lokasinya sangat pas untuk kegiatan olahraga. Selain itu tidak cuma monumen saja yang menjadi daya tariknya. Ada area pedagang kaki lima yang berada di dekat tempat parkir. Yang kelaparan atau sedang ingin menjajal kuliner Kota Kediri bisa dong mampir :D

Dari informasi yang saya dapatkan, seharusnya saya bisa naik ke lantai atas atau anjungan dari monumen Simpang Lima Gumul. Namun setelah berkeliling, saya hanya menemukan lift yang tidak bisa dipakai. Entah karena liftnya sedang rusak, karena destinasi ini gratis atau memang sudah tutup ketika malam hari hanya tuhan dan operator lift yang tahu.

Pun begitu, saya sudah cukup puas bisa melihat replika dari Arc de Triomphe di Simpang Lima Gumul yang seharusnya baru bisa saya lihat setelah terbang langsung ke Eropa. Mungkin selanjutnya saya akan melihat Arc de Triomphe yang asli di Paris ya? Doakan saja semoga saya bisa kesana!

Free wifi di Simpang Lima Gumul! Anyone?
Free wifi di Simpang Lima Gumul! Anyone?

Petunjuk Dan Peta Lokasi Simpang Lima Gumul :

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
9 Responses
  1. Halim

    Bolak-balik ke Malang cuma numpang lewat “Paris” ala Kediri ini aja… Setelah Kediri pulih mo mlipir ke sana ah, semoga banyak yang tertipu kalo itu di Paris beneran hahaha…
    Btw baru tahu kalau dirimu kelahiran Kediri bro :-)

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      hehee iya, lahir di kediri emang :D aku juga setelah beberapa kali numpang lewat doang baru mampir kemaren itu, pas sebelum kelud meletus.

  2. Aku sering lewat jalan rayanya waktu lebaran. Tapi baru pernah turun dan main sekali doang 😂 ramee banget. Dan sama, sayang sekali ngga bisa naik ke atas monumen. Liftnya entah kenapa 😓

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: