Next Stop, Filipina!

See you on Monday evening, 1 Sept, 10 pm at Soekarno Hatta airport, Terminal 2 D, near A&W restaurant (our meeting point)”

Tulis email yang saya terima sehari sebelum keberangkatan menuju Filipina. Dari situ saya tahu kalau pesawat Cebu Pasifik yang akan mengantarkan saya mendarat sampai di Manila, ternyata berangkat dari terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebelumnya saya memang tidak tahu, dimana terminal keberangkatan maskapai ini. Karena ini adalah kali pertama saya terbang dengan maskapai yang sudah terkenal dengan promo 1 piso-nya.

Adakah yang sudah pernah mendapatkan tiket promo 1 piso Cebu Pasifik? Biasanya kan kalian seneng berburu tiket promo kan? terutama yang doyan backpacking dengan mengandalkan tiket paling murah nih! :D

Yang saya tahu, Cebu Pasifik saat ini mengoperasikan 43 Armada Airbus (Airbus 10 Buah A319, Airbus 28 Buah A320 dan 5 Airbus A330) dan 8 ATR 72-500. Dimana armada pesawat yang mereka operasikan adalah salah satu yang paling modern di dunia. Sebagai penyuka pesawat, saya mengiyakan, apalagi saya memang lebih suka naik Airbus dari pada Boeing. Serius!

Pilih seat 1 A kalau mau dapet ruang kaki yang lega dan pemandangan luar jendela pesawat.

Pilih seat 1 A kalau mau dapet ruang kaki yang lega dan pemandangan luar jendela pesawat.

Kebetulan penerbangan saya ke Filipina dengan Cebu Pasifik adalah keberangkatan malam hari. Jadi enaknya saya bisa tidur di pesawat selama perjalanan menuju Filipina. Eh, tapi mungkin akan ada yang bilang kalau terbang malam hari itu nggak enak, ngantuk dan sebagainya ya? Padahal kalau dipikir lagi sebenarnya terbang malam itu malah bisa bikin kita berhemat loh. Paling tidak saya akan berhemat menginap di hotel selama satu malam, plus kalau dapat tiket promo Cebu Pasifik? Lumayan kan~~ Hehee!

Penerbangan langsung malam hari dari Jakarta – Manila sendiri ada di hari Selasa dan Sabtu dini hari. Jadi buat teman – teman yang suka traveling weekend, atau istilahnya weekend traveler. Bisa banget  naik Cebu Pasifik jika ingin traveling ke Filipina. Totalnya ada dua kali penerbangan dalam seminggu dan bisa bertambah hingga 4 penerbangan langsung pada musim panas. Tapi jangan sampai salah kostum seperti saya ya. AC pesawat Cebu Pasifik dingin banget! Pakai kostum yang bener biar enggak kedinginan, dan tidur nyenyak selama penerbangan ke Filipina.

Di Filipina sendiri tujuan terakhir saya Puerto Princessa. Nantinya begitu landing di Manila saya harus transfer ke penerbangan berikutnya. Tentunya juga masih dengan si Cebu Pasifik dong. Urusan transfer ke penerbangan selanjutnya pun gak pake ribet, apalagi saya tidak bawa bagasi yang perlu di chek in. Begitu, selesai proses transfer pesawat, saya bisa deh langsung ke gate untuk naik penerbangan selanjutnya menuju Palawan, Puerto Princessa.

Saya senang tidak ada hambatan apapun, baik itu masalah di imigrasi, transfer pesawat atau delay keberangkaatan. Entah karena frekuensi penerbangan di Filipina tidak seramai Soekarno-Hatta, atau memang si Cebu Pasifik ini selalu on time gak pakai ngaret. Pesawat saya Cebu Pasifik dengan nomor penerbangan 5J 637 take off tepat sesuai yang tertera di boarding pass.

Mbak - mbak pramugari maskapai Cebu Pasifik nih ^^

Mbak – mbak pramugari maskapai Cebu Pasifik nih ^^

Pemandangan di luar jendela ketika akan mendarat di Palawan, Puerto Princessa.

Pemandangan di luar jendela ketika akan mendarat di Palawan, Puerto Princessa.

O iya, ada yang menarik dan sedikit berbeda di penerbangan saya dengan Cebu Pasifik. Biasanya, yang namanya penerbangan LCC kan ada yang jualan makanan, minuman dan souvenir. Nah, pada penerbangan saya dari Manila – Puerto Princessa ini ada yang namanya semacam kuis seru buat penumpangnya gitu. Kuis tadi diadakan oleh kru penerbangan Cebu Pasifik, si pramugarinya itu loh. Dan jika ada yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar, maka penumpang akan mendapatkan souvenir dari Cebu Pasifik.

Lihat Video Kuis Mereka Di Sini Yak :

Asik, gak perlu beli~ ^^ Ituu.. Kalau benar jawab quiznya ya.

Menarik kan? Maskapai mana lagi yang ada seperti ini? Pun, alih – alih saya sibuk memikirkan jawaban dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh pramugari Cebu Pasifik yang kebanyakan cakep bin manis itu, saya malah merenungi cuaca langit Filipina yang terus mendung berawan. Padahal saya sudah berharap bisa melihat lansekap negara yang ada di tepi pasifik ini dari ketinggian.

Ya sudah, mungkin nanti akan ada penerbangan ketiga, keempat dan seterusnya dengan Cebu Pasifik. Yuk! :)

Selfie atau V-Sign dengan A320 nya Cebu Pasifik, pilih mana? Yang manapun yang penting sudah sampe di Puerto Princessa ^^

Selfie atau V-Sign dengan A320 nya Cebu Pasifik, pilih mana? Yang manapun yang penting sudah sampe di Puerto Princessa ^^

Catet juga yang ini~

The Philippines’ largest airline, Cebu Pacific Air flies from Jakarta to Manila four times weekly, and from Denpasar to Manila  twice weekly. Lowest year-round fares to to Manila start at USD 99. From the same Manila Airport Terminal 3, passengers can easily connect to any of three daily Puerto Princesa flights.  For more details, visit www.cebupacificair.com or follow @CebuPacificAir on Facebook, Twitter and Instagram.

***

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

2 Responses

  1. Beby says:

    Cantik ya pramugarinya.. Apalagi kalok ramah. Bikin betah. Hahah :D

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: