Terpesona Keindahan Gua Ryusendo

Meskipun tidak terlalu sering, namun paling tidak saya pernah pergi berwisata mengunjungi gua. Seperti Gua Jomblang di Yogyakarta, Gua Bokimoruru di Halmahera, Gua Gwangmyeong di Gyeonggi Korea Selatan, dan tentunya Gua Ryusendo di Iwate Perfecture Jepang ini. Saya akui, gua ini adalah salah satu gua terindah yang pernah saya kunjungi.

Saya mengunjunginya ketika liburan musim panas di Jepang kemarin. Jadinya cukup banyak juga orang jepang yang sedang berlibur kesini. Wajar sih, Gua Ryusendo ini memang salah satu tempat wisata populer di Jepang. Selain itu, meski cuaca diluar sedang panas-panasnya, suhu di dalam gua ini stabil lho. berkisar di 10 derajat celcius saja.  Jadi lumayan bisa buat ngadem.

Ini termasuk salah satu gua terindah di Jepang, sayang dong kalau gak mampir
Ini termasuk salah satu gua terindah di Jepang, sayang dong kalau gak mampir

Konon di pegunungan Ureira, disebutkan ada seekor naga yang amat panjang bersemayam disana. Dalam bahasa jepang, Naga tersebut dikenal dengan ryu. Namun pada wujud sebenarnya, naga tersebut merupakan gua batu kapur. Gua ini kemudian dikenal dengan Gua Ryusendo, gua batu kapur terbesar di Jepang yang berlokasi tidak jauh dari kota Iwaizumi, Prefektur Iwate.

Dari informasi yang saya dapatkan gua ini lumayan panjang. Total panjang gua adalah sekitar 5000 meter. Namun baru sekitar 3100 meter saja yang dijelajahi untuk keperluan penelitan para geolog. Sementara itu, hanya sekitar 700 meter saja bisa diakses oleh wisatawan umum seperti saya. Gak terlalu panjang sih ya?

Ada banyak tangga untuk memudahkan pengunjungnya menjelajah keindahan gua.
Ada banyak tangga untuk memudahkan pengunjungnya menjelajah keindahan gua.
Guanya dalam banget bukan
Guanya dalam banget bukan?

Namun jangan dibayangkan gua yang masih alami, atau untuk harus menggunakan perlengkapan caving yang lengkap ya. Karena jalur yang bisa dilewati turis ini telah dibuat dengan rapi melalui jalan setapak, tangga dan hingga jembatan untuk memudahkan turis biasa seperti saya. Ada sih suasana adventure bertualang di dalam gua. Tapi ya tidak begitu terasa dibanding ketika menjelajahi gua yang masih alami.

Cuma ya seru aja ketika menyusuri Gua Rysendo ini. Kadang melewati bagian gua yang luas dengan pemandangan stalagtit dan stalagmit. Tapi beberapa kali juga harus berhati-hati dan menundukkan badan karena bagian gua yang menyempit. Apalagi kemarin saya berkunjung setelah beberapa hari area sekitar gua diguyur hujan. Jadinya, banyak tetesan air mengalir dari bagian atas gua.

Air di dalam gua bening banget!
Air di dalam gua bening banget!
Menurut saya sudah sangat bening, tapi katanya kalau sedang tidak hujan bisa lebih bening lagi
Menurut saya sudah sangat bening, tapi katanya kalau sedang tidak hujan bisa lebih bening lagi

Gua Ryusendo sendiri mulai di explorasi sejak tahun 1920. Sejak saat itu, di dalam gua ini banyak ditemukan banyak mata air dan danau bawah tanah di dalam gua ini. Menariknya, mata air dan danau di gua ini memiliki ciri khas, yaitu mata airnya berwarna biru jernih. Tentunya, mata air dari gua ini sangat segar. Kemarin saya bahkan sempat mencoba meminum air yang berasal dari dalam gua. Seger banget!

Untuk melihat langsung beberapa danau bawah tanah yang ada di gua ini kira-kira akan memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan pemandu. Disini sendiri terdapat 4 danau bawah tanah dengan kedalaman bervariasi. Danau paling dangkal kedalamannya adalah 35 meter, lalu yang lainnya adalah 38 dan 98 meter.

Pemasangan lampu lampu seperti ini di Gua Ryusendo membuat pemandangan gua makin apik
Pemasangan lampu lampu seperti ini di Gua Ryusendo membuat pemandangan gua makin apik

Sementara itu danau paling dalam adalah 120 meter, namun danau yang ini tertutup untuk umum. Padahal danau ke empat ini tercatat sebagai danau paling dalam di Jepang lho. Kalau bisa melihat ketiga danau disini, saya bilang kamu termasuk beruntung. Karena saya kemarin hanya sempat melihat danau terdalam kedua dengan kedalaman 38 meter.

Itu saja sudah sangat menarik menurut saya. Karena air di danau tersebut begitu jernih, hingga saya bisa melihat dasar danau dengan mata. Itu juga bisa terjadi karena ada bantuan penerangan lampu gantung yang dipasang di dalam danau. Padahal kemari baru saja hujan beberapa hari lho. Biasanya setelah hujan itu air kan jadi keruh. Ini enggak, tetap jernih dan bening!

Rasanya pengen minum aja nih air didalam gua yang super bening ini
Rasanya pengen minum aja nih air didalam gua yang super bening ini
Ada bagian gua yang luas, ada juga yang sempit
Ada bagian gua yang luas, ada juga yang sempit

Tidak salah memang berkunjung ke sini ketika liburan musim panas. Ada banyak hal menarik yang bisa dilihat disini. Tentunya selain danau dengan air yang jernih luar biasa tadi, ada beberapa hal lain yang bisa dilihat. Misalnya, stalaktit dan stalagmit yang unik di Gua Ryusendo ini. Salah satu paling unik adalah stalagmit berbentuk seperti jizo atau dewa pelindung anak dan pejalan. Nah, tertarik untuk berkunjung kesini kan? Mampir saja ke Kota Iwate, gak jauh kok lokasi guanya dari kota itu!

Air soda ini segar banget, dibuat menggunakan mata air dari Gua Ryusendo
Air soda ini segar banget, dibuat menggunakan mata air dari Gua Ryusendo

Cara Pergi Ke Gua Ryusendo

Gua Ryusendo ini berada sekitar dua kilometer di luar pusat Kota Iwaizumi. Kota ini dulunya terhubung dengan jaringan kereta api oleh Jalur JR Iwaizumi. Namun jalur tersebut tidak bisa terpakai lagi karena tanah longsor. Sekarang cara termudah untuk sampai ke gua dengan kendaraan umum sekarang adalah dengan naik bus dari Morioka atau Miyako.

Harga tiket masuk ke Gua Ryusendo adalah JPY 880
Harga tiket masuk ke Gua Ryusendo adalah JPY 880

Naik Bus Dari Morioka

Ada empat bus beroperasi setiap hari antara Stasiun Morioka dan Gua Ryusendo yang dioperasikan oleh JR Tohoku. Perjalanan satu arah menuju gua ini akan memakan waktu sekitar 135 menit dan memerlukan biaya 2660 YEN. Jalur ini bisa dicover dengan Japan Raill Pass. Jadi kalian tidak perlu membayar lagi jika sudah punya Japan Raill Pass.

Naik Bus Dari Kota Miyako

Dari dekat Kota Miyako ada bus dengan rute antara Gua Ryusendo dan Stasiun Omoto (25 menit, 580 yen). Stasiun Omoto sendiri bisa dicapai dari Kota Miyako melewati Sanriku Railways (35 menit, 770 yen, berangkat setiap 2-3 jam). Sayangnya rute ini tidak dicover oleh JR Pass. Jadi cara paling murah adalah dari Morioka.

Lihat juga vlog terbaru saya ya! Ada cerita tentang Gua Ryusendo juga di vlog terbaru catperku!

Ps: subscribe juga dong ke channel vlog Catatan Perjalananku di youtube.com/catperku

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
6 Responses
  1. Aku jadi inget Gua Seplawan di Purworejo, panjang tapi belum bisa dijelajahi seutuhnya.
    Bedanya belum “diolah” dengan baik sih.

    Enak ya itu airnya bisa langsung diminum. Kalo pas eksploring lagi aus, berhenti aja di situ terus minum. Wkwk

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: