Photo Story : The Amazing Show Of The House of Dancing Water

The House of Dancing Water sebuah pertunjukan dengan sebagian arena teater adalah air yang ditulis dan disutradarai oleh sutradara terkenal Franco Dragone. The House of Dancing Water ini dipertunjukkan pertama kalo pada bulan september 2010. Mulai dari waktu itu hinga sekarang sudah dipertunjukkan lebih dari 1000 kali dan dilihat oleh lebih dari 2 juta penonton! Entah saya penonton yang keberapa, yang jelas mungkin banyak yang melihatnya tidak cuma sekali saja.

Pertunjukan The House of Dancing Water dilakukan di teater yang ada di The City Of Dream, Cotai, Macau. Pertunjukan berlangsung selama 90 menit dengan menampilkan akrobatik dan beberapa atraksi menarik yang cukup menegangkan. Bahkan panggungnya disini bisa berubah pada setiap plot cerita. Mulai dari muncul tiang kapal, rumah kecil bahkan berubah menjadi arena akrobatik sepeda motor.

Lebih dari 80 pemain dilibatkan dalam pertunjukan ini. Mulai dari pesenam, seniman sirkus, penari, penyelam, aktor bahkan pengendara sepeda motor professional. Selain itu para pemain bekerja dengan 160 staf produksi, teknisi dan penyelam profesional dari berbagai belahan dunia.

Sudah penasaran? Lihat foto – foto yang sempat saya abadikan selama menonton pertujukan The House of Dancing Water di Macau. Singkatnya, ini adalah pertunjukan manusia terbaik yang pernah saya lihat selama hidup!

The House of Dancing Water,
A show like no other on earth

Ketika pertunjukan The House of Dancing Water belum dimulai, theater masih berupa sebuah kolam yang gelap.

Ketika pertunjukan The House of Dancing Water belum dimulai, theater masih berupa sebuah kolam yang gelap.

Mengejutkannya, beberapa saat kemudian muncul tiang yang mirip dengan sebuah tiang kapal laut jaman dahulu.

Mengejutkannya, beberapa saat kemudian muncul tiang yang mirip dengan sebuah tiang kapal laut jaman dahulu.

Para pemain pertunjukan mulai menaiki tiang dan tiba - tiab... mulai meloncat ke air satu persatu.

Para pemain pertunjukan mulai menaiki tiang dan tiba – tiba… mulai meloncat ke air satu persatu.

Beberapa berteriak dan mulai menari - nari sambil bergelantungan di Tiang.

Beberapa berteriak dan mulai menari – nari sambil bergelantungan di Tiang.

Tidak berapa lama, benda yang menyerupai kapal laut tadi tenggelam secara perlahan.

Tidak berapa lama, benda yang menyerupai kapal laut tadi tenggelam secara perlahan.

Setting panggung pun berganti, muncul seekor binatang aneh...

Setting panggung pun berganti, muncul seekor binatang aneh…

Pertunjukan tidak cuma terfokus ke panggung, tetapi ada di bagian atas juga bergelantungan seperti ini.

Pertunjukan tidak cuma terfokus ke panggung, tetapi ada di bagian atas juga bergelantungan seperti ini.

Mereka menari - nari tanpa henti...

Mereka menari – nari tanpa henti…

Dibumbui dengan sedikit atraksi. Lalu tiba tiba.....

Dibumbui dengan sedikit atraksi. Lalu tiba tiba…..

Muncul sosok misterius di layar tiga dimensi ini...

Muncul sosok misterius di layar tiga dimensi ini…

Lalu panggung pun berubah, menjadi penuh air kembali...

Lalu panggung pun berubah, menjadi penuh air kembali…

Tunggu dulu! Apa itu yang akan muncul dari dalam air?

Tunggu dulu! Apa itu yang akan muncul dari dalam air?

Hah! Bagaimana bisa sebuah pondok kecil muncul dari dalam air!

Hah! Bagaimana bisa sebuah pondok kecil muncul dari dalam air!?

Air muncul bak air bah! Mengurung pondok kecil tadi.

Air muncul bak air bah! Mengurung pondok kecil tadi.

Air bah perlahan surut, kembali muncul pemain yang berloncatan kesana - kemari...

Air bah perlahan surut, kembali muncul pemain yang berloncatan kesana – kemari…

Tidak! Mereka berdua terpojok!

Tidak! Mereka berdua terpojok!

Kejutan memang tiada henti ketika menikmati pertunjukan ini.

Kejutan memang tiada henti ketika menikmati pertunjukan ini.

Mulai dari sang pangeran yang mau menyelamatkan putri

Mulai dari sang pangeran yang mau menyelamatkan putri.

Hingga tari - tarian yang dibumbui atraksi.

Hingga tari – tarian yang dibumbui atraksi.

Bergelantungan disana sini...

Bergelantungan disana sini…

Kadang, suasana menjadi tenang...

Kadang, suasana menjadi tenang…

Atau tiba - tiba air bisa menyembur dari bawah.

Atau tiba – tiba air bisa menyembur dari bawah.

Panggung menjadi lebih meriah...

Panggung menjadi lebih meriah…

Karena panggung mulai berubah... tidak ada lagi penari!

Karena panggung mulai berubah… tidak ada lagi penari!

Perlahan, panggung berubah menjadi arena atraksi yang mempertaruhkan hidup mati.

Perlahan, panggung berubah menjadi arena atraksi yang mempertaruhkan hidup mati.

Suara sepeda motor mulai menderu!

Suara sepeda motor mulai menderu!

Sebuah pertanda akan dimulainya atraksi yang seru!!

Sebuah pertanda akan dimulainya atraksi yang seru!!

Tunggu! Bukan badut ini yang saya maksud dengan atraksi yang seru!

Tunggu! Bukan badut ini yang saya maksud dengan atraksi yang seru!

Tetapi mereka, para penantang maut dengan suara dengan sepeda motornya yang menderu deru...

Tetapi mereka, para penantang maut dengan suara dengan sepeda motornya yang menderu deru…

Memang, kisah di panggung ini makin seru...

Memang, kisah di panggung ini makin seru…

Pun akhir kisah cerita menjadi haru...

Pun akhir kisah cerita menjadi haru…

Karena akhirnya dua sejoli yang terpisah akrhinya menjadi satu :)

Karena akhirnya dua sejoli yang terpisah akrhinya menjadi satu :)

Terakhir... Terimakasih untuk semua pemain, yang membuat pertunjukan ini menjadi pertunjukan di Macau yang nomor satu!

Terakhir… Terimakasih untuk semua pemain, yang membuat pertunjukan ini menjadi pertunjukan di Macau yang nomor satu!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

15 Responses

  1. Gara says:

    Wow, teknologi panggungnya sophisticated sekali…

    • Rijal Fahmi says:

      Teknologi canggih ini yang dipakai di Show The house of dancing water! Nggak cuma itu, pemainnya juga totalitas!

  2. Gilaaa kereeen ^o^… mas, tiketnya brp ini?

  3. cakeeep bangeeet tuh, keren mas

    • Rijal Fahmi says:

      Yoi! Saya sampe terkagum – kagum sama pertunjukannya, terbaik lah! Nggak nyangka kalau manusia itu bisa berkreasi seperti ini :D

  4. itu beneran keren banget
    kalo lihat langsung pasti seru banget

  5. vira says:

    KECE!
    sekilas warna-warninya langsung mengingatkan gue ke Devdan Show yang di Bali http://indohoy.com/devdan-show-introducing-indonesian-cultures/
    tapi yang si Dancing Water ini lebih canggih lagi sepertinya..
    Setuju sih gue, kalo emang ada dananya, gak rugi beli tiket untuk nonton ginian. (kalo dibayarin sih lebih gak rugi lagi yaa..hahaha)

    • Rijal Fahmi says:

      Yoii, nonton The House Of Dancing water ini bikin speechless banget :| Eh, Devdan show ini baru tahu :D baca dulu deh~ Ini kalau ada kesempatan mampir ke Macau lagi pasti nonton sama istri :D Bayar gak apa deh~ Kalau ada yang mau bayarin ya thankyou XP

  6. Beby says:

    Kereeeeeen.. :D

  7. aku ngeliat fotonya aja sudah speechles banget, apalagi kalo nonton live disanaaaahh.
    *nabuung*

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: