Wisata Trekking Mangrove Di Pulau Bali Selatan

Wisata trekking mangrove mungkin akan terdengar asing di Bali bagian selatan ini, karena wisata pantai di Bali lah yang merupakan andalan dari Pulau Bali bagian selatan. Namun kali ini saya menemukan tempat wisata unik yang mungkin masih sedikit diketahui oleh para wisatawan, flashpacker dan para backpacker sekalian.

Yang namanya wisata trekking mangrove. Pernahkah kalian mengetahuinya?  Tempat yang terletak di samping jalur bypass ngurah rai yang super sibuk dan sering macet, ternyata tersembunyi sebuah hutan mangrove yang cukup menarik untuk dinikmati lho!

Memang tak banyak sih yang tahu dengan tempat wisata hutan mangrove di Bali Selatan ini. Namun setelah membaca tulisan ini, mungkin kamu akan tertarik untuk mengunjungi kawasan konservasi dan tempat wisata mangrove yang lokasinya tak jauh dari Kuta Bali. Apalagi tiket masuk ke kawasan wisata mangrove Bali ini nggak terlalu mahal kok.

Udah Pernah Cobain Trekking Mangrove Bali Selatan? Saya Sudah Doong!

Mangrove Arboretum
Mangrove Arboretum

Hutan mangrove Bali dengan luas lebih dari 1300 hektar ini sebenarnya merupakan hasil kerja sama pemerintah Indonesia dengan JICA (Japan International Cooperation Agency). Yang kemudian diatur sedemikian rupa sehingga menjadi tempat wisata unik, dengan daya tarik utamanya berupa wisata trekking mangrove. Kalau kamu suka jalan kaki, bisa jadi ini adalah tempat yang sempurna buatmu.

Tenang saja, kamu tak perlu berjalan diatas lumpur untuk menikmati keindahan tempat wisata mangrove di Bali ini, meskipun habitat dari mangrove adalah air payau dan lumpur. Kamu tidak perlu mengalami sepatu kotor karena lumpur atau kaki basah karena air payau. Untuk melihat dan menikmati kawasan hijau wisata trekking mangrove ini, sudah disediakan jalan setapak dari kayu yang melalui bagian dalam dari wisata trekking mangrove ini. Seperti apa? Kamu lihat saja di video yang saya buat ketika liburan ke Bali beberapa waktu lalu ini. Kamu juga bisa lihat video tentang Bali lainnya di channel youtube saya youtube.com/catperku ya.

 

 

Sayang ketika terakhir kali mengunjungi tempat ini, jalur trekking yang terbuat dari kayu tersebut kurang terawat. Sebagian ada yang berlubang, ada yang miring hingga ada yang jalurnya terhalang oleh pohon mangrove. Saya cukup menyesalkan hal ini, karena sebenarnya mangrove ini tak cuma bisa dijadikan sebagai kawasan wisata dengan daya tarik keindahannya saja. Namun, tempat ini juga bisa menjadi kawasan wisata edukasi di Bali untuk anak-anak.

Sejak memasuki kawasan wisata trekking mangrove ini saya langsung dibuat terkesima dengan pemandangan hutan mangrove yang jarang bisa dlihat dari jarak dekat, apalagi sambil berjalan kaki menyusuri bagian dalamnya. Tidak hanya itu saja di beberapa titik disediakan tempat khusus untuk menikmati keindahan hutan mangrove ini sambil duduk dan menghirup segarnya udara sekitar. Bahkan di bagian tengah hutan disediakan tower untuk melihat hampir seluruh kawasan wisata trekking mangrove ini dari ketinggian.

Kawasan Wisata dari ketinggian tower pengintai
Kawasan Wisata dari ketinggian tower pengintai

(Baca Juga : Pantai Bingin, Perfect Hideaway Untuk Para Pecinta Pantai)

Dari atas, pemandangan terlihat apik. Sesekali, saya bisa mendengar raungan suara pesawat terbang yang akan mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai. Memang, lokasi tempat wisata di Bali bukan pantai ini tak jauh dari bandara. Jadi ketika naik ke menara pandang yang ada disini, kamu akan sesekali melihat pesawat yang sedang landing. Pada musim liburan, suara pesawat tadi akan terdengar lebih sering.

Jalan setapak wisata trekking mangrove
Jalan setapak wisata trekking mangrove

Rasanya, hutang mangrove di Bali Selatan ini memang harus selalu dijaga kelestariannya. Karena hutan ini tak hanya dihuni oleh berbagai macam flora saja. Namun pada kawasan hutan mangrove ini, juga terdapat puluhan fauna yang hidup dengan damai. Yang paling banyak saya lihat disini mungkin kawanan kepiting bakau. Atau… mungkin hutan mangrove ini sebenarnya adalah kerajaan kepiting yang tersembunyi di pulau dewata ya?

Bisa jadi iya, atau mungkin itu hanya imajinasi saya saja. Kalau enggak percaya, coba saja datang ke sini, kamu akan melihat ada banyak kepiting dengan santainya berjalan – jalan dan beraktivitas di tanah berlumpur hutan bakau ini. Hey!? Mereka bahkan tidak sadar kalau sedang saya perhatikan dengan serius lho. Kebanyakan dari mereka ini dari jenis kepiting bakau yang cukup unik untuk diamati gerak geriknya.

kerajaan kepiting di Pulau Bali ^^
kerajaan kepiting di Pulau Bali ^^

Selain itu, mungkin kamu akan melihat beberapa dari kepiting ini agak berbeda dengan kepiting yang biasa kamu makan di restoran. Kira-kira, apa ya yang membuat kepiting di hutan mangrove Bali ini berbeda? Apakah kamu bisa menemukannya di foto yang ada dibawah ini? Coba kalau kamu bisa menemukannya, kasih tahu di kolom komentar yang ada dibawah. Kalau tidak bisa menemukannya, boleh meneruskan membaca tulisan ini.

Dan inilah sang kepiting mutant, eh salah yang bener, si Ocypodid Crabs
Dan inilah sang kepiting mutant, eh salah yang bener, si Ocypodid Crabs

Oke, saya kasih tahu ya! Kepiting normal yang sering saya temui di restoran kebanyakan mempunyai “capit” atau tangan yang berukuran sama. Namun kamu mungkin akan terkejut ketika kamu  berkunjung ke kawasan hutan mangrove di Bali Selatan ini. Ukuran kedua “capit” nya berbeda, yang satu kecil, dan satunya lebih besar, bahkan cenderung terlalu besar untuk ukuran tubuhnya. Sempat terpikir apakah kepiting – kepiting yang berada di hutan mangrove ini telah bermutasi karena sesuatu?

Hehee… Jangan terlalu dipikirkan, karena dugaan “kepiting yang bermutasi” itu hanya imajinasi liar saya, yang kadang muncul. Berdasarkan papan informasi yang saya baca, juga dari data di Internet, jenis – jenis kepiting yang menempati kawasan ini adalah tipe Portunid Crabs , Xanthid Crabs , Ocypodid Crabs, Grabsid Crabs. Selain itu juga ada beberapa jenis lobster dan udang yang habitatnya berada di hutan mangrove ini.

Jadi ternyata, jenis kepiting itu ada banyak macamnya. Bukan hanya kepiting enak dan tidak enak yang dijual di restoran ya. Itu sih beda lagi! Yang jelas, mengunjungi tempat wisata di Bali yang berbeda ini cukup menyenangkan. Karena saya bisa belajar banyak hal disini. Seperti, belajar tentang beberapa spesies kepiting tadi. Namun, kalaupun kamu tidak suka belajar tentang kepiting, kamu bisa mengunjungi kawasan mangrove ini untuk kabur dari panasnya Bali yang makin menjadi! Tertarik untuk berkunjung kesini gak?

Wisata Trekking Mangrove Di Pulau Bali Selatan
Wisata Trekking Mangrove Di Pulau Bali Selatan

(Baca Juga : Menikmati Senja Di Pantai Seminyak)

FaktaTentang Wisata Trekking Mangrove Di Pulau Bali :

  1. Kalian akan dikenakan tiket masuk kawasan wisata Mangrove Bali sebesar IDR 10.000, cukup murah jika dibandingkan dengan apa yang dapat kamu temukan di bagian dalam hutan mangrove bali ini.
  2. Jalur trekking cukup jauh, lumayan untuk kalian yang jarang berolahraga :D
  3. Datanglah pada waktu siang hari kesini. Selain bisa kabur dari panasnya matahari bali, siang hari jauh lebih sepi.

Peta Lokasi Wisata Mangrove Bali :

Kalau kamu mau tahu cara pergi ke kawasan wisata Mangrove Bali Selatan, kamu bisa melihat peta berikut ini. Di peta tersebut terdapat cara untuk menuju ke kawasan wisata ini, Klik Untuk detail.

Jalur ke wisata trekking mangrove, starting point Discovery Plaza
Jalur ke wisata trekking mangrove, starting point Discovery Plaza

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!
9 Responses
  1. namie

    udah pernah kesini & poto2 jugaaaaa, seruuuuuuu………. trus tempatnya juga bagus & adem jadi pengen bikin poto prewed disini *ups heheheheh :p

  2. Nusa Lembongan Pulau Tropis Asik Buat Liburan - @catperku

    […] 4 area utama yang ada di Nusa Lembongan. Keempat area tersebut adalah Junggut Batu, Desa Lembongan, Hutan Mangrove dan Nusa Ceningan. Keempatnya mempunyai spesialisasi dan daya tariknya masing masing lho. Semuanya […]

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: