Tag: cerita naik gunung

Cerita Papandayan : Malam Terakhir Yang Kacau, Berburu Sunrise Di Hutan Mati

Catperku (Travel Blogger Indonesia) - Sarung yang melingkar di leher saya ikat semakit erat, air di sumber mata air pun semakin dingin seperti es, tetapi saya enggak menghiraukan karena harus mengambil air untuk masak. Secepatnya saya harus membuat diam perut yang terus menerus berteriak minta diisi makananan ini. Perbekalan hanya tinggal beberapa bungkus mie instant yang hanya cukup hingga sarapan esok pagi, jadi mau tidak mau harus berbagi rata dengan kedua teman saya. Seperti pagi hari, memasak dilakukan di depan tenda dengan kompor yang telah dibawa, dan disinilah tragedi yang tidak diharapkan terjadi. Karena memasak didalam kegelapan, saya tidak sengaja menumpahkan mie instant yang sudah setengah matang dimasak. "Baguss!! mie-nya tumpah~~!" Ucap saya dengan sedikit berteriak.

Cerita Papandayan : Hike The Summit!

Catperku (Travel Blogger Indonesia) - Sesuai rencana, saya beristirahat hingga matahari sudah sedikit turun, dan tidak terlalu panas lagi, sehingga lebih mudah mencapai tegal alun yang hanya 1-2 jam trekking dari tempat saya mendirikan tenda. Agak terkejut juga ketika terbangun ternyata Pondok Salada menjadi ramai. Rasanya jadi lebih mirip persami (red: perkemahan sabtu - minggu) kalau Pondok Salada ramai seperti ini ^^. Saya enggak terlalu memusingkan hal itu, yang ada di pikiran saya adalah, saya ingin secepatnya naik ke Tegal Alun. Saya enggak ingin membuang waktu karena sudah Jam 2 siang. Naik terlalu sore, kemungkinan besar saya bisa turun terlalu malam, dan itu bukan hal yang bagus untuk pendaki pemula seperti saya. Bernavigasi di malam hari lebih sulit dari pada siang hari, apalagi kalau perlengkapannya kurang.

Cerita Papandayan : Lets Go Papandayan!

Catperku (Travel Blogger Indonesia) - Sekitar jam 2 dini hari saya baru sampai ke pertigaan yang menuju Gunung Papandayan. Dan, inilah resiko yang didapat ketika berangkat sore hari dari Jakarta. Cuma enaknya sampai dini hari, kita bisa mulai naik sekitar jam 5:30, dimana matahari masih di peraduan dan cuaca bisa dibilang masih adem. Jarak dari pertigaan hingga menuju post awal pendakian masih lumayan jauh. Di peta saya menunjukkan jarak masih sekitar 9 km lagi, dengan jalan menanjak dan sedikit berkelok - kelok.