Tateyama Kurobe Alpine Route, Pengunungan Alpen-nya Jepang

Sebagai penduduk negara tropis, sejak kecil saya selalu mendambakan untuk melihat dan merasakan di daerah yang penuh salju. Nah! Kebetulan di Jepang ada satu gunung yang masih dipenuhi dengan salju meskipun sudah hampir memasuki musim panas sekalipun. Namanya terkenal dengan Tateyama Kurobe Alpine Route atau Pegunungan Alpen-nya jepang!

Lokasi dari Tateyama Kurobe Alpine route ini ada di antara Toyama Perfecture dan Nagano Perfecture. Jadi untuk mencapai Tateyama Kurobe Alpine Route juga bisa dicapai dari dua perfecture tersebut. Dari Toyama Perfecture perjalanan menuju Tateyama Kurobe Alpine Route bisa dimulai dari kota Toyama, sedangkan dari Nagano Perfecture perjalanan bisa dimulai dari kota kecil yang cantik, Shinano Omachi.

Karena saya berangkat dari Tokyo, transportasi yang paling mudah adalah dengan menggunakan Joetsu Shinkansen sampai ke kota Nagano, dan kemudian melanjutkan dengan kereta Hokuetsu Limited Express ke kota Toyama, yang ada di Toyama Perfecture. Total perjalanan akan menghabiskan waktu sekitar 4 jam dari Tokyo sampai Toyama.

(Baca Juga : Tateyama Kurobe Alpine Route, Murodo 2450 mdpl)

Menuju Toyama melalui Nagaoka, dari Tokyo

Menuju Toyama melalui Nagaoka, dari Tokyo

Perjalanan yang sebenarnya menuju Tateyama Kurobe Alpine Route baru dimulai dari kota Toyama. Dan jangan dibayangkan kalau untuk naik ke Tateyama Kurobe kita harus repot – repot jalan kaki sampe puncaknya. Karena si Tateyama Kurobe ini cukup terkenal di Jepang, untuk menuju bagian puncaknya tinggal naik berbagai macam transportasi pada tiap cek point-nya seperti kereta api, cable car, bis, dan ropeway. Jadi untuk yang doyan jalan kaki atau pendaki ekstrim harus siap siap kecewa, karena jalan kakinya cuma sebentar sekali.

Beberapa cek poin yang harus dilewati di Tateyama Kurobe Alpine Route

Beberapa cek poin yang harus dilewati di Tateyama Kurobe Alpine Route

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 1 : Stasiun Dentetsu Toyama (o mdpl)

Karena sedang di renovasi, mencari lokasi Stasiun Dentetsu Toyama ternyata sedikit susah, meskipun sebenarnya lokasi stasiun tempat awal menuju Tateyama Kurobe ini bersebelahan dengan Stasiun Jr Toyama. Hasilnya banyak berputar – putar dan nyasar untuk mencari stasiun ini. Beruntung ada bantuan dari seorang kakek – kakek Jepang yang hanya tahu kalau Indonesia itu Bali *lagi – lagi*, saya dan teman saya diantarkan sampai depan Stasiun Dentetsu Toyama.

Baru kali ini mengalami, setelah sebelumnya cuma mengetahui saja, kalau orang Jepang itu sekali mau membantu pasti sampai tuntas. *terimakasih ya kek* Stasiun Detetsu Toyama adalah tempat awal untuk membeli tiket untuk melewati setiap cek point yang ada di Tateyama Kurobe, tetapi hanya sampai ke Ogizawa saja. Tiket sebenarnya bisa dibeli secara terpisah pada tiap cek point, tetapi karena saya tidak ingin repot dan tentunya untuk menghemat waktu, lebih baik membeli tiket sekali jalan sampai cek poin terakhir, Ogizawa. Cekpoint selanjutnya setelah Dentetsu Toyama adalah Tateyama cable car station.

(Baca Juga : 12 Kereta Api Yang Wajib Dinaiki Di Jepang)

Dentetsu Toyama Station yang pintu masuknya lebih mirip pintu masuk ke mall

Dentetsu Toyama Station yang pintu masuknya lebih mirip pintu masuk ke mall

Tiket seharga 9230 Yen dari Dentetsu Toyama sampai Ogizawa, bisa dibeli di Dentetsu Toyama

Tiket seharga 9230 Yen dari Dentetsu Toyama sampai Ogizawa, bisa dibeli di Dentetsu Toyama

Tempat beli tiket sampai ke Ogizawa

Tempat beli tiket sampai ke Ogizawa

Kereta yang akan mengantarkan sampai stasiun Tateyama

Kereta yang akan mengantarkan sampai stasiun Tateyama

Bagian dalam kereta api yang akan mengantarkan sampai ke Tateyama cable car station

Bagian dalam kereta api yang akan mengantarkan sampai ke Tateyama cable car station

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 2 : Tateyama Cable Car (475 mdpl)

Setelah hampir satu jam melewati Chiho Railway, dengan disuguhi pemandangan cakep bin cantik dari Tateyama Kurobe di kejauhan, melewati tengah hutan, akhirnya saya sampai di cek poin ke 2. Cek Poin Ke dua ini adalah Tateyama cable car station yang ada pada kaki gunung Tateyama di ketinggian kurang lebih 475 mdpl. Perjalanan selanjutnya adalah naik yang namanya cable car menuju Bijodaira, cek point ke 3 Tateyama Kurobe Alpine Route.

Pemandangan sepanjang rute cable car ini memang tidak sebagus jalur sebelumnya, tetapi pengalaman naik cable car yang hampir vertikal lah yang menarik. Soalnya, saya baru pertama kali ini naik yang namanya cable car yang cara kerjanya ternyata sederhana sekali. Ada dua cable car yang melayani jalur Tateyama (475 mdpl) dan Bijodaira (977 mdpl), dimana ketika satu cable car turun, yang satunya akan ditarik naik, dan begitu seterusnya.

(Baca Juga : Keliling Jepang Dengan Japan Rail Pass)

Tateyama Cable Car Station

Tateyama Cable Car Station

Si Cable Car yang akan membawa saya ke Bijodaira

Si Cable Car yang akan membawa saya ke Bijodaira

Bagian dalam dari cable car, terlihat luas ya?

Bagian dalam dari cable car, terlihat luas ya?

Ketika yang satu naik, yang satunya turun, begitulah cara kerja cable car di Tateyama Kurobe Alpine Route ini

Ketika yang satu naik, yang satunya turun, begitulah cara kerja cable car di Tateyama Kurobe Alpine Route ini

(Baca Juga : Keliling Jepang Dengan Japan Rail Pass)

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 3 : Bijodaira (977 mdpl)

Bijodaira adalah ujung perhentian dari Tateyama cable car station yang hanya 7 menit ditempuh dengan menggunakan cable car. Daerah dengan ketinggian 977 mdpl ini juga merupakan tempat untuk naik menuju Murodo, yang merupakan lautan salju pada ketinggian 2450 mdpl. Di Bijodaira ini berfungsi sebagai terminal bus yang akan mengantarkan menuju murodo. Nah! Jadi naiknya enggak pake jalan kaki ya! Tetapi naik bus! :D

Dari Bijodaira sampai Murodo naik bus! enggak jalan kaki ya :D

Dari Bijodaira sampai Murodo naik bus! enggak jalan kaki ya :D

Bahkan gumpalan es salju sudah terlihat, meskipun masih berada di dekat Bijodaira.

Bahkan gumpalan es salju sudah terlihat, meskipun masih berada di dekat Bijodaira.

Semakin tinggi akan semakin terlihat pemandangan salju tebal

Semakin tinggi akan semakin terlihat pemandangan salju tebal

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 4 : Murodo (2450 mdpl)

Bagian terbaik dari rute pegunungan alpen Jepang, Tateyama Kurobe adalah cek poin ke 4 ini, Murodo. Kenapa? Karena disinilah kita bisa melihat gumpalan salju yang tebalnya bisa lebih dari 10 meter! Malah, pada awal jalur alpen ini dibuka, ketinggian salju di Murodo bisa sampai 20 meter lho! *wow* Tetapi, jangan sampai salah kostum disini, karena suhu diluar bisa dibawah 3 derajat, meskipun pada siang hari dimana matahari ada di atas kepala.

Yak! Bagian paling menarik dari Tateyama Kurobe Alpine Route, Murodo! Salju tebal ada dimana - mana dong!

Yak! Bagian paling menarik dari Tateyama Kurobe Alpine Route, Murodo! Salju tebal ada dimana – mana dong!

Ketika sedang musim liburan, Murodo bisa seramai ini lho! Keren kan!

Ketika sedang musim liburan, Murodo bisa seramai ini lho! Keren kan!

Belakang saya itu salju loh! :D

Belakang saya itu salju loh! :D

Trolley Bus di Murodo yang akan mengantarkan sampai ke Daikanbo melalui terowongan bawah tanah

Trolley Bus di Murodo yang akan mengantarkan sampai ke Daikanbo melalui terowongan bawah tanah

(Baca Juga : Jepang Yang Unik Dan Nyentrik!)

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 5 : Daikanbo (2316 mdpl)

Selain cek poin 4 yaitu Murodo, Daikanbo juga merupakan cek poin favorit saya di Tateyama Kurobe Alpine Route. Di tempat ini terdapat tempat pengamatan dengan view point yang bikin takjub! Saya bahkan gak percaya kalau tempat itu adalah Jepang, karena pemandangannya lebih mirip dengan pegunungan alpen. Daikanbo berjarak 10 menit perjalanan dengan menggunakan Trolley Bus yang digerakkan dengan listrik melalui terowongan. *trolley bus ini mirip bom – bom car*

Pemandangan cakep di Daikanbo view point

Pemandangan cakep di Daikanbo view point

Daikanbo view point!

Daikanbo view point!

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 6 : Kurobedaira (1828 mdpl)

Kurobedaira dicapai dengan menggunakan kendaraan yang namanya ropeway atau kereta gantung, jalur kereta gantung ini panjangnya 1,7 km. Naik kereta gantung lebih menyenangkan daripada naik yang namanya trolley bus atau cable car, soalnya bisa menyaksikan pemandangan salju putih bertebaran dimana mana. Tidak seperti trolley bus atau cable car yang melewati terowongan gelap :|.

Kurobedaira sendiri mirip seperti Daikanbo, yang juga memiliki view point cakep. Sayangnya saya sudah terlalu capek dan kedinginan *gara – gara salah kostum*, jadinya sudah tidak terlalu bersemangat untuk mengeksplorasi Kurobedaira *hiks*.

Setelah Daikanbo, dengan Tateyama Ropeway turun sampai ke Kurobedaira

Setelah Daikanbo, dengan Tateyama Ropeway turun sampai ke Kurobedaira

Ini yang namanya Tateyama Ropeway!

Ini yang namanya Tateyama Ropeway!

 Pemandangan yang bisa dilihat di sepanjang jalur Tateyama Ropeway!


Pemandangan yang bisa dilihat di sepanjang jalur Tateyama Ropeway!

(Baca Juga : Backpacking Ke Jepang 13 Hari, Ini Yang Saya Bawa!)

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Poin 7 : Kurobe Dam (1450 mdpl)

Di ujung Kurobe cable car adalah Kurobe Dam, yang sebenarnya paling bagus dikunjungi ketika musim panas. Karena di musim panas, Di bendungan Kurobe ini akan terlihat 15 ton air perdetik yang dibuang dari dam. Meskipun begitu, Kurobe Dam yang merupakan bendungan tertinggi di Jepang ini (186 meter) tetap menarik ketika musim semi.

Turun ke Kurobe Dam dari Kurobedaira dengan menggunakan cable car lagi

Turun ke Kurobe Dam dari Kurobedaira dengan menggunakan cable car lagi

Kurobe Dam, dam tertinggi di Jepang dengan ketinggian 186 meter

Kurobe Dam, dam tertinggi di Jepang dengan ketinggian 186 meter

Pemandangan di sekitar Kurobe Dam

Pemandangan di sekitar Kurobe Dam

Titik tengah dari Kurobe Dam!

Titik tengah dari Kurobe Dam!

Tateyama Kurobe Alpine Route Cek Point 8 : Ogizawa (1433 mdpl)

Cek poin terakhir Tateyama Alpine Route, jika datang dari arah Toyama dan cek poin awal jika datang dari kota Shinano Omachi. Ogizawa dapat dicapai dengan menggunakan Trolley Bus melalui terowongan dari arah kurobe dam. Di terowongan yang dilewati Trolley Bus tadi juga terdapat perbatasan antara Toyama Perfecture dan Nagano Perfecture.

Trolley Bus yang mengantarkan dari Kurobe Dam ke stasiun bis Ogizawa

Trolley Bus yang mengantarkan dari Kurobe Dam ke stasiun bis Ogizawa

Stasiub Bis Ogizawa!

Stasiun Bis Ogizawa!

Pemandangan di sekitar stasiub bis Ogizawa cakep juga loh! :D

Pemandangan di sekitar stasiub bis Ogizawa cakep juga loh! :D

Shinano Omachi (756 mdpl)

Bis yang mengantarkan dari Ogizawa ke Shinano Omachi station

Bis yang mengantarkan dari Ogizawa ke Shinano Omachi station

Stasiun kereta api Shinano Omachi untuk pulang ke Tokyo melalui Matsumoto

Stasiun kereta api Shinano Omachi untuk pulang ke Tokyo melalui Matsumoto (rutenya Shinano Omachi – Matsumoto (local train), Matsumoto – Shinjuku, Tokyo (Rapid Express)

Sebuah kota kecil yang merupakan titik awal menuju Tateyama Kurobe Alpine Route jika berangkat dari Shinano Omachi, dan merupakan titik akhir jika berangkat dari arah Toyama. Dari Ogizawa atau sebaliknya terdapat bis yang akan mengantarkan kita dengan biaya 1330 YEN.

Tateyama Kurobe Alpine route ini adalah pengeluaran terbesar saya selama 13 hari backpacking ke Jepang, yaitu lebih dari 10 ribu yen (9.230 +1330 Yen). Tetapi, pengalaman yang saya dapatkan harganya lebih dari itu! Enggak apa deh, malah saya ingin ke situ lagi dilain waktu ketika musim panas. Nah! Ada yang mau kasih sponsor? :D

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

83 Responses

  1. Halim says:

    Kerenn banget pemandangannya, bro… Suhu beneran sampai 3 derajat celcius?
    Hebat bisa tahan di udara sedingin itu pake sendal jepit #ehh hehehe…

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Iya, bener 3 derajat,, itu pake sendal jepit terpaksa sih, ya nahan aja *lol* salah kostum :p

  2. Ardian Rizky says:

    Salam kenal,

    Saya akan ke Tokyo Oktober nanti, boleh juga Tateyama mt. Is that cool?

  3. RIZKY ARDIAN says:

    Okey mas, Minggu depan saya akan kesana. Boleh tahu akses apabila dari Tokyo, saya di daerah Shinjuku. Apakah mungkin kalau saya berangkat Pagi dari Tokyo dan kembali lagi ke Tokyo pada sore hari mas bro?

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      kalau sore sulit, tapi kalau malem bisa :D ini saya tripnya juga cuma seharian. berangkat dari tokyo jam 07.00 pagi waktu jepang, dan sampe di shibuya jam 23.00 waktu jepang :)

  4. RIZKY ARDIAN says:

    Asiik dibales langsung nih, Oh gitu, baiklah. Untuk Rute dari Tokyo boleh saya minta detail mas. Berangkat dari stasiun mana, apakah Shibuya? Lalu ke Toyama dan kemudian. Maaf bro sebelumnya, maklum baru pertama ke Jepang nih. hehehe..

  5. RIZKY ARDIAN says:

    Thank You aku akan cek, Terima kasih banyak bro!

  6. Ardian Rizky says:

    Oh iya, tertinggal mau nanya 1 lagi untuk transportasi Tokyo ke tateyama, kira2 brp budget nya. Shinkansen kam mahal, apa pake JR Pass?

    Thanks

  7. Disty says:

    Halo..

    nanya boleh ya? saya berencanan kesana tahun depan.
    saya dari Osaka, berarti bisa menggunakan JR pass sampai ke Toyama Station ya? lalu lanjut naik kereta.
    apakah trip ke aplhine ini bisa jadi one day trip? apakah tiketnya lebih murah beli untuk berhenti disemua pemberhentian atau sama aja klo beli satuan?

    tks yaa.

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Pake JR pas dari Osaka ke Toyama bisa banget :) cuma rutenya beda paling. itu trip ke alpine route saya memang cuma one day aja kok. and mau beli pisa atau langsung semua sama saja harganya. kalau beli semua berarti menghemat waktu untuk antre beli, misal beli terpisah.

      • Disty says:

        ahaha.. thank you Mas Rijal.. s.epertinya saya ganti itinerary jadi berangkatnya dari Tokyo.
        sepertinya lebih cepat dari Osaka dibandingkan dari Tokyo?
        bertanya lagi ya, itu tiket ke Alphine Routenya PP atau cuma sampai Ogizawa saja ya? bayarnya harus cash atau bisa credit card

        • Rijal Fahmi Mohamadi says:

          wah belum pernah mencoba keduanya sih, jadi enggak tau lebih cepet yang mana. itu satu kali jalan, kalau PP tinggal dikali dua :). satu lagi, jepang negara cash jadi lebih baik sediain banyak uang cash, soalnya jarang juga yang nerima kartu kredit disana, kecuali di kota besar.

  8. Dons says:

    Salam kenal mas Rijal..
    Baca blog ini jd tertarik ke alpen route..saya rencana mid of march kesana , dr OSAKA-toyama-alpen route-shinano omachi-TOKYO jd kemungkinan bawa koper n ransel..apakah memungkinkan bw koper di alpine route. Tks mas Rijal

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      halo, salam kenal juga :) mau koper atau ransel tidak masalah sih. ada jasa pengangkutan barang selama melewati route alpennya. jadi bisa bawa barang2 ringan saja :)

  9. Dons says:

    Ohh gitu yaa mas,kmarin smp di shinano omachi jam brp? klo utk transport finishnya dr shinano omachi ke tokyo selain pake JR pass ,alt nya apa aja ya mas? Brp yen?Krn mungkin sy gak beli JRPass krn cuma ke 3 kota osaka,kyoto,tokyo ,tks

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      kemarin sih saya ambil rite dari toyama dan berakhir di shinano-omachi. sampe shinano-omachi sekitar jam 5 an udah sore banget. kalau enggak pake JR pass bisa beli tiket langsung, kalau kereta sih ruteya shinnano-omachi – matsumoto -shibuya :)

  10. Dons says:

    Sippp mas..sdh jelas deh, kpn2 boleh tanya2 lgikan? Hehe ,msh mempelajari nih.. thank you mas Rijal :)

  11. Amin says:

    Halo mas rijal, saya mau nanya” nih..
    Itu transportnya udah sampe puncak gunung tateyama nggak ya?

  12. Amin says:

    kalau penginapan murah ada nggak ya mas? Kayaknya day trip nggak cukup deh hehe :D

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      lho, itu kemaren saya one day trip lho :D berangkat dari tokyo naik shinkansen paling pagi, terus pulang pake kereta terakhir ke shibuya :D kalau mau nginep boleh, pengalamannya pasti seru banget, cuma penginapannya sekelas ryokan semua, yang harganya diatas 10 ribu yen per malem nya :D *belom pernah hunting sih*

  13. Amin says:

    Saya rencananya mau summit ke mt. tateyama, lumayan sih makan waktu 4 jam.. Lumayan juga harganya ya..

  14. arievrahman says:

    Aku ke sana pas autumn, tapi belum sempat nulis di blog, hahaha.
    (baru nulis tentang onsen yang di Murodo aja)
    Eh itu gak mampir ke snow wall-nya, Mas?

  15. dons says:

    mas.. ada yg tau gak klo mau ke toyama dari kyoto nya malam ,ada bus malam gak yah? biar lebih ngirit maksudnyah hehe, kan biar bisa explore snowallnya dr pagi. thx

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      wah, kalau bus kurang begitu tahu ya, tapi ada paket tur yang melayani jalur ini, harganya kurang lebih sama kalau ndak salah 15 ribuan yen sekali jalan ;D

  16. apin says:

    Hi bro Rizal,
    Bagus bgt liputan tateyama nya. Btw bisa kasih info bgmn caranya n dimana beli tiket bus/train dari osaka ke tateyama? Tq.

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      mending beli JR Pass aja kalau enggak mau ribet. itu JR pass bisa dipake di seluruh jepang :) Kalau enggak beli tiket langsung di stasiunnya bisa kok :D cuma jadi lebih mahal :D

      • dons says:

        Mas rijal nanya lagi , udh H-6 nih ,
        klo bulan maret ini snow wall masih bisa di lihat kan? krn saya baca di web closed, until mid april ,waduh..

        • Rijal Fahmi Mohamadi says:

          wah, sepertinya emang dibuka akhir april itu paling cepet :) bulan2 gini saljunya masih terlalu tebel, jadi emang belum dibuka :))

          • dons says:

            wew… tp sepertinya kami nekat tetep pengen kesana, penasaran euyy,

            btw dr shinano omachi ke tokyo selain naik JR, ada alt. lain gak?

            liat di web dari nagano ke tokyo 2500 yen naik bus willer expres , nah dr shinano nya ke naganonya naik apa ya mas? klo tau hehe

          • Rijal Fahmi Mohamadi says:

            weh, paling gampang naik kereta api sih, kemarin naik kereta api lokal sama express :D

        • Yuliana says:

          Hallo Dons , apakah akhir maret 2014 jd ke sana , soalnya rencana kami akhir maret 2017 mau ke sana . Thanks

  17. Egi says:

    Mas Rijal…. dari Tateyama station mau menuju ke alpine route jam berapa ? kira-kira klo saya sampe tateyama station jam 12 siang keburu ngga sampe omachi jam 3 atau 4 sore ? karena pada hari itu juga saya harus ke tokyo. Terima kasih.

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Masih keburu sih, kemaren juga dari dentetsu toyama jam 12 an. Terakhir jam 1 kalo ga salah. Terus kalau agak nyantai, paling sore sampe omachi sekitar jam 5 an gitu.

  18. Layla says:

    Masnyaa saya mau nanya doong, klo dari Shinano Omachi kira2 ada ga kereta ke Osaka ? Soalnya rute saya nanti april taun depan itu Tokyo-mt.fuji-kyoto-Shirakawa go-Tateyama-Osaka..makasihhh

  19. Layla says:

    Maksudnya “waktu pasti engg cukup” itu apa yaa ? Perjalanannya lama bangett yaa ? Trus nanti saya ke Osakanya berarti langsung dari Tokyo? Berarti dari Shinano Omachi itu semua transport menuju tokyo ? Duhh maaf sedikit bawel & tulalit…pusing juga ngatur jadwal hehhe

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      jadi dari shinano omachi ke tokyo sendiri sekitar 5 jam an kalau naik kereta. rutenya shinano-omachi – matsumoto -shinjuku kalau ga salah :)

  20. Ratna says:

    Hai mas, untuk di Tateyama awal bulan Agustus msh bisa melihat sisa2 salju apa gak ya? Klo dibandingkan mengunjungi Fuji lbh recomended yg mana soalnya sy hny akan 7 hari di Jepang , hrs memilih2 mana yg akan dikunjungi. Terimakasih :)

  21. uun says:

    Holaaa…
    Mass mau nanya dong pas trip ke tateyama bulan apa? Rencana november ini mau skalian kesana, antara jalan dari osaka or tokyo.. cm klo baca reviu2nya snow corridor itu cuma mid april sampai june aja yoo

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      Kemarin kesana bulan mei. Memang november itu masuk musim dingin, dan snow corridor tateyama gak bisa diakses ketika musim dingin :)

  22. Irfan Setiawan says:

    oh my god.. amazing….
    oh ya itu kira2 suhu/iklim di tateyama kurobe bulan Desember, ekstrim ga ya? dibuka? :D

    • Rijal Fahmi Mohamadi says:

      kalau bulan desember ditutup, karena udah masuk winter :D kalau mau liat salju di tateyama kurobe harus datang kesana pas musim semi :)

  23. kereeeen, semoga bisa kesana, amiin

  24. Indra Prasetya Nugraha says:

    Wah, cakep banget. Jujur aja saya baru tahu ada alternatif pegunungan ini kalau mau lihat salju di Jepang. Selama ini kan yang paling sering terekspos dan jadi must see place baru Gunung Fuji doang. Atau jangan2, saya yang kuper ya? Hahaha… :D

    • Rijal Fahmi says:

      Orang indonesia mungkin memang jarang tahu sama tateyama kurobe ^^ kemarin juga gak sengaja nemunya, terus spontan aja kesana pas ke jepang :D

  25. miswanty says:

    Hiii, mau tanya..klo kesana bulan september saljunya masih ada ga yah?

    • Rijal Fahmi says:

      september musim dingin, tateyama kurobe malah ditutup bulan2 gituu :D kalau mau liat salju mending pas musim semi, pertengahan april-awal mei.

  26. Shennie says:

    Mas.. Tolong tanya untuk harga joetsu shinkasen brp ya? Belinya dimana? Thank youu

  27. Anggi says:

    Mas bisa gak ya kira2 kita cuma sampe Murodo aja terus balik lagi ke Toyama/Tateyama?

  28. Cynthia Nugroho says:

    haii mau nanya mas, rencana mau kesan middle of november, kira-kira salju nya sudah turun belum ya di tateyama? kalau pun pas musim dingin di tutup brarti ga bisa lewat snow wall itu ya? makasihh

  29. devy r says:

    Mas, maaf aku mau tanya… rencana kesana bulan pertengahan juli ini. Kira2 masih kelihatan salju nya ga ya ? Terutama di snow coridornya. Oh iya, apa waktu di snow coridorkita bisa jalan atau turun dari kendaraan Ga ya…?

    Makasih banyak ya mas… :D

  30. dwi says:

    september di gunungnya masih ada salju gak?
    itu salju abadi bukan?

  31. rheza says:

    Bro boleh minta kontaknya? Ane ada rencana ke jepang. Butuh banyak pencerahan.

  32. ineke says:

    halo, aku ada baca ada yang nekat pergi pas akhir maret. akhirnya bisa lewat gak? soalnya aku juga ada rencana pergi akhir maret nih kesana. makasi ya sebelumnya

  33. disa syahrania says:

    mav mas mau tanya kalo dari ozigawa ke tokyo apakah bisa naik willer bus, kalo bisa naiknya dari bus station mana ya.. karena saya titik awalnya dari toyama berangkat dari tokyo malam hari naik willer bus juga. mhn infonya..maksih

  34. Rianti says:

    bang kalau ke alpine route di bln oktober gimana ? apa memungkinkan
    kedua sebaiknya mencapai alpine route dari osaka atau tokyo ya

    trims

    • Lebih baik datang di waktu yang umum aja, karena takutnya malah ditutup nanti. Musim panas sih masih bisa ke tateyama, tetapi nggak ada salju lagi kayaknya. Sementara itu, musim dingin ditutup tempat ini :)

  35. maria says:

    Thank you banget jurnalnya sangat membantu, jadi tau bayangan mau ke tateyama, sampai akhirnya saya print buat jadi itenerary.

  36. Lyta says:

    Kak Fahmi,
    Tiket Bus Ogizawa – Shinano Omachi beli dimana ? Apakah bisa dibeli pada saat kita beli tiket Tateyama Kurobe ? Saya rencana langsung ke Tokyo setelah alpine route ini. Thanks Kak

  1. June 5, 2013

    […] adalah salah satu cek point yang ada di jalur Pengunungan Alpen Jepang yang terkenal, yaitu Tateyama Kurobe Alpine Route. Ditempat ini, mimpi saya untuk memegang salju dari kecil terwujudkan. Kalau saja visa Jepang saya […]

  2. June 10, 2013

    […] Selain kota kecil cantik dan menyenangkan, kota ini adalah salah satu pintu masuk utama menuju Tateyama Kurobe Alpine Route. Jadi, karena Tateyama Kurobe Alpine Route adalah salah satu destinasi yang saya kunjungi ketika […]

  3. July 22, 2013

    […] gunung salju Tateyama dan kota pelabuhan Hakodate di Hokkaido, Kota Kawasaki adalah destinasi yang ada di top list yang […]

  4. November 24, 2013

    […] traveling ke Jepang beberapa waktu lalu. Waktu itu saya mengunjungi sebuah gunung bersalju namanya Gunung Tateyama. Ketika saya disana, ada lebih dari seribu orang mengunjungi tempat itu dalam satu waktu, tetapi […]

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: