Sudah Tahu Karma Kandara?

Ini enggak ada hubungannya dengan film Angling Darma, atau semacamnya. Tapi adalah cerita sebuah pantai yang ada di Bali Selatan. Jadi, sudah pernah tahu Pantai Karma Kandara? Atau malah sudah pernah main – main ke tempat ini? Dulu, Pantai Karma Kandara itu termasuk hidden beach-nya Bali lho. Eh, malah bisa dibilang private beach sih. Tapi enggak tahu deh sekarang, era teknologi kan informasi cepat banget menyebarnya. Pun, pantai yang satu ini enggak bisa dilewatkan ketika lagi liburan ke Bali.

Berkunjung ke pantai agaknya sudah menjadi itinerary wajib bagi setiap traveler yang traveling ke Pulau Bali. Menikmati keindahan panorama pantainya, leyeh – leyeh di pasir putih, apalagi menikmati ketenangan suatu tempat yang namanya hidden beach. Ah, saya jadi bersyukur, bisa mendapatkan kesempatan menjejakkan kaki pada hampir setiap sudut pantai di Pulau Bali. *hampir semua, kurang beberapa :D*

Boleh saya bilang "terkesima pada karma kandara?"
Boleh saya bilang “terkesima pada karma kandara?”

Hidden beach di Bali pasti deh selalu di gambarkan dengan suasana pantai yang tenang, tidak banyak pengunjungnya, juga lokasinya yang tersembunyi. Namun, kalau boleh saya tambahkan nih, yang namanya hidden beach di Bali itu pasti selalu dibarengi dengan “kegiatan” menuruni puluhan hingga ratusan anak tangga. Sebenarnya bagus sih, buat yang punya program diet atau ingin perutnya sixpack. Mengunjungi beberapa saja, dijamin berat badan turun! Eh, enggak juga deh, kalau kebanyakan kuliner di Bali :P. Yang penting impas gitu~

Pantai Karma Kandara ini termasuk salah satu hidden beachnya Bali (red: semoga sekarang masih). Dari pertama kali saya mendengar namanya, pantai ini langsung membuat saya penasaran. Seorang teman memberitahu saya, meskipun pantai ini berada di bagian selatan Bali yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, pantainya menyenangkan untuk berenang. Terutama ketika laut sedant surut yang biasanya terjadi di sore hari. Ombaknya tidak terlalu besar. Nah! loh!? Kok bisa? Saya agak bingung deh. Padahal lokasinya itu berbatasan laut selatan yang terkenal dengan ombaknya yang ganas? Jadi sepertinya Nyi Roro Kidul enggak suka main air disini mungkin, makanya ombaknya adem ayem. Heheee!

Yang seperti ini... Boleh saya sebut hidden beach? Meskipun kalau sudah muncul di travel blog saya, pasti deh jadi rame :D
Yang seperti ini… Boleh saya sebut hidden beach? Meskipun kalau sudah muncul di travel blog saya, pasti deh jadi rame :D

Lokasi Pantai Karma Kandara terletak di Desa Unggasan, Kuta Selatan. Kalau sudah ngebet pengen kesini, dari bandara bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit, dengan catatan jalan sedang tidak macet. Atau, jaraknya sekitar 27 kilometer dari Denpasar. Jalan untuk menuju pantai Karma Kandara searah untuk menuju Uluwatu, tepatnya hanya saja satu kilometer sebelum pintu gerbang Pantai Dream Land, ambil arah belok kiri.

Yang paling mudah sih ketika menemukan tulisan Karma Kandara dan Di Mare di sebelah kiri Jalan ambil jalan itu. Kemudian di sepanjang jalan akan melewati kontur jalan yang naik turun. Memang, landsekap Bali bagian selatan yang berbukit selalu identik dengan jalan yang tidak rata (red:naik turun). Ikuti saja jalan tersebut hingga sampai di Karma Kandara resort. Kalau masih nyasar, mungkin segera cari bantuan dengan tanya orang :D

Tunggu, tunggu! Karma Kandara Resort!?

Bukannya kalau dikelola resort itu private beach ya?

Yak! Pantai Karma Kandara adalah satu – satunya hidden beach Pulau Bali yang di kelola oleh sebuah resort. Nama pantai sendiri mungkin juga di ambil dari nama resortnya. Entah, tidak ada prasasti atau dokumen yang menyebutkan nama aslinya.

Karena dikelola oleh sebuah resort jadinya ada dua cara untuk mencapai pantai Karma kandara. Saya menyebutnya The Hard Way dan The Easy Way. Pilih yang mana? Tentunya dua cara tadi ada kelebihan dan kekurangannya dong.

Untuk The Easy Way adalah masuk melalui Nammos Beach Club dengan merogoh kocek sebesar Rp. 250.000 untuk voucher makanan dan minuman. *semoga belom naik yah* Voucher yang dibeli tadi bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman setelah berada di Nammos Beach Club yang berada di bawah tebing, atau di tepi pantai Karma Kandara tepatnya.

Brace your self, this is the hard way! Tapi asik sih, bisa sekalian olah raga :D
Brace your self, this is the hard way! Tapi asik sih, bisa sekalian olah raga :D

Untuk mencapai Nammos Beach Club sendiri tinggal menggunakan lift yang berjalan diatas rel kecil, yang akan mengantarkan sampai ke bawah tebing. Sedangkan The Hard Way adalah cara ekonomis, yang bisa di bilang juga cara gratis untuk mencapai pantai. Cara ini juga merupakan cara favorit saya untuk menikmati sebuah hidden beach dengan ekonomis. Selain gak perlu bayar mahal, suasana adventure nya juga lebih terasa. *dasar backpacker kere, bilang aja gak ada duit! hehe!*

Sudah bisa dibayangkan bagaimana The Hard Way itu? Yak, yang saya maksud adalah berjalan kaki melewati lorong antara pagar pura dan hotel yang hanya cukup untuk dua orang berpapasan. Akhir dari lorong tersebut adalah bibir tebing setinggi kira – kira 150 meter. Disini saya juga bisa melihat biru air laut pantai Karma Kandara dari ketinggian, juga panoramanya yang cantik. Ini juga awal mula perjalanan menuruni sekitar 350 anak tangga yang berkelok – kelok untuk mencapai bibir Pantai Karma Kandara. Nah loh, jadi kecil deh perut saya habis ini :D.

Kalau beruntung, disini bisa dilihat monyet liar yang sedang bermain main di dekat tangga. Kalau enggak, ya kasian deh lu! Sayangnya monyet yang berada di bukit ini lebih pemalu dari pada yang di Uluwatu. Karena begitu saya siap membidik mereka dengan kamera saya, mereka langsung lari tunggang langgag. Oke! Lupakan saja monyet yang tidak mau terkenal tadi, dan lanjutkan menuruni tangga.

Tebing tinggi menjulang di sisi kiri, menyambung lautan di cakrawala. Inilah yang membuat saya kesengsem dengan Pantai Karma Kandara.
Tebing tinggi menjulang di sisi kiri, menyambung lautan di cakrawala. Inilah yang membuat saya kesengsem dengan Pantai Karma Kandara.

Begitu sampai diujung anak tangga yang berupa batu karang, bibir Pantai Karma Kandara dengan pasir putihnya mulai terlihat. Memang, pasir putihnya tidak sehalus tepung, seperti pantai yang lain. Namun tetap nyaman untuk berjalan di pasir tanpa alas kaki kok. Asiknya lagi, jika pemandangan di sebelah kiri adalah tebing menjulang tinggi disambung hamparan lautan luas, pemandangan di sebelah kanan adalah kolam air natural yang tenang di dekat Nammos Beach club. Mau tahu kolam natural itu apa?

Kemudian saya pun mendekat. Semakin mendekat, terjawab sudah fenomena kolam natural tadi. Ombak ditepi pantai Karma Kandara tidak terlalu besar. Sebelum mencapai pantai, ombak sudah terpecah oleh gugusan karang yang berada agak ditengah. Secara otomatis kolam natural tadi terbentuk. Nah, kolam ini sangat nyaman untuk sekedar berenang atau ber-snorkeling ria tanpa tergangu dengan ombak besar. Dan kalaupun sedang tidak ingin berenang, jalan kaki di sepanjang garis pantai juga menarik. Seperti saya yang lebih sering menikmati suasana pantai yang tenang, dari pada berenenang atau bermain – main air.

Karena ini, sudah sepantasnya memang, Pantai Karma Kandara menjadi salah satu hidden beach nya Bali pun akhirnya akan terekspose ke dunia luar juga. Suasanya yang tenang, dan hanya terdengar suara ombak dari Samudera Hindia membuat saya merasa sedang tidak berada di Pulau Bali, tapi serasa terdampar di pulau yang tidak berpenghuni. Hanya saja ketika tersadar,  ternyata saya berada di salah satu pantai terbaik yang berada di bagian selatan Pulau Bali.

Enggak ingin berenang, bersantai disini juga bisa banget :)
Enggak ingin berenang, bersantai disini juga bisa banget :)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

  • apa itu private beach
  • sejarah dan visi misi villa karma kandara
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

9 Responses
    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      hooh, iya boleh deh :D pengen coba juga aslinya~ tapi dulu pas kesana lagi kere :| turun lewat tangga deh.

  1. Nanda

    Mas Fahmiii, ini hard way nya harus mulai dari mana ya? Hehe.. Actually sudah beberapa kali ke Karma Kandara, simply just had lunch di Di Mare dan karna jatuh cinta akhirnya kesampean stay di resortnya and it was an expensive experience! Paid off lah! That’s way saya jatuh cinta banget sama Karma Kandara dan selalu pengen ke pantainya, tapi ga mampu juga kalo selalu harus nginep di sana yaa 😂😂😂.. So how could I find the cheapest yet hard way to get there?

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: