Traveling Ke Pontianak? Jangan Sampai Melewatkan Beberapa Hal Ini Ya!

Beberapa waktu lalu, saya sempat berkunjung ke Pontianak untuk melihat Karnaval Khatulistiwa. O iya, pasti sudah pada tahu kan dengan kota Pontianak ini?

Iya, Pontianak ini adalah kota yang juga dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilewati oleh garis khayal yang membelah bumi, Garis Khatulistiwa. Pantas saja, ketika saya berkunjung ke Pontianak suhu udaranya cukup panas. Matahari rasanya beberapa km lebih dekat dari kepala.

Nggak cuma dilalui oleh Garis Khatulistiwa, Kota Pontianak ini juga dilalui oleh sungai terpanjang di Indonesia, yaitu Sungai Kapuas. Sungai ini kemudian menjadi salah satu tempat bermain favorit saya, setelah datang ke Kota Pontianak. (Baca Juga : 7 Daya Tarik Wisata Wonosobo Dan Dieng Yang Wajib Dicoba)

Kota Pontianak memang sangat menyenangkan untuk dikunjungi, enggak terlalu ramai, punya banyak makanan enak, dan juga kota dengan tempat nongkrong yang asik. Tentu, selain yang sudah saya sebutkan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan di kota Khatulistiwa ini.

Nah, ada sedang atau ingin traveling ke Pontianak? Jangan sampai melewatkan beberapa hal ini ya!

1. Selfie Di Depan Tugu Khatulistiwa

Selfie di Tugu Khatulistiwa yang ini ya
Selfie di Tugu Khatulistiwa yang ini ya :D

Sebagai seorang traveler kekinian yang mengikuti perkembangan zaman, selfie di depan landmark suatu kota itu seakan menjadi sebuah kewajiban. Bukan karena apa sih, tapi biar nggak dibilang hoax saja. Karena kata kaskuser, “no pict sama dengan hoax”. Kata kaskuser loh, bukan kata travel blogger. Hehee!

Kalau di Kota Pontianak, selfie di depan Tugu Khatulistiwa itu wajib banget deh! Tugu Khatulistiwa ini berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

Berkunjung ke Tugu Khatulistiwa, dapet sertifikat juga loh! Gratis!! Kota Pontianak ini memang keren banget wisatanya! :D
Berkunjung ke Tugu Khatulistiwa, dapet sertifikat juga loh! Gratis!! Kota Pontianak ini memang keren banget wisatanya! :D

Lokasinya sendiri nggak jauh dari pusat kota, atau sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak, ke arah kota Mempawah. O iya, jangan sampai salah tempat selfie. Karena Tugu Khatulistiwa yang asli ada di dalam ruangan, bukan gedung besar mirip Tugu Khatulistiwa yang sudah terlihat dari luar.

(Peta Lokasi Tugu Khatulistiwa)

2. Ngopi Di Atas Perahu Sambil Menyusuri Sungai Kapuas

Di Pontianak bis ngopi sambil nongkrong di atas Perahu dan berlayar di Sungai Kapuas
Di Pontianak bis ngopi sambil nongkrong di atas Perahu dan berlayar di Sungai Kapuas

Ngopi di Cafe atau ngopi di lesehan yang ada di pinggir jalan mungkin sudah biasa. Tetapi, bagaimana jika ngopi sambil bersantai di atas kapal lalu menyusuri sungai? Iya, hal itu sangat mungkin sekali jika kalian berkunjung ke Kota Pontianak.

Disini ada yang namanya kafe perahu, atau kafe yang sebenarnya juga merupakan sebuah kapal. Pada jam – jam tertentu, kapal akan bergerak menyusuri sebagian Sungai Kapuas. Jadi sambil menikmati kopi atau menu yang lain, saya bisa melihat kehidupan sepanjang tepi Sungai Kapuas yang dinamis.

Kebetulan, kemari saya mencoba juga sebuah kafe disini ketika sedang banyak acara tujuh belasan. Jadinya, sambil ngopi saya bisa menikmati acara lomba 17-an yang sedang diselenggarakan di sepanjang tepi Sungai Kapuas. Asik kan? Jadi kalian kalau lagi main ke Pontianak, jangan sampai nggak mencoba yang satu ini ya!

(Saya lupa namanya, tapi cafe ini bisa ditemukan di google maps disini)

3. Makan Ale – Ale Khas ketapang

Beli Ale-Ale Khas ketapang disini nih enak!
Beli Ale-Ale Khas ketapang disini nih enak!

Sebagai travel blogger yang doyan makan, mata saya selalu berbinar kalau diajakin mencoba makanan yang belum pernah saya makan sebelumnya. Seperti waktu di Pontianak, saya diajak untuk mencicipi Ale-ale khas Ketapang. (Baca Juga : Kuliner Yogyakarta Yang Enak Ini Bikin Saya Pengen Kesana Lagi! Dan… Lagi!)

Namanya mungkin agak mirip dengan sebuah merek minuman, dan asalnya juga nggak dari Pontianak. Tetapi yang jelas makanan ini adalah Kuliner Pontianak yang wajib dicoba, karena bisa ditemukan dengan mudah disini. Ale-ale sendiri sebenarnya adalah sejenis kerang yang mirip seperti remis, tetapi bentuknya lebih kecil. Cangkangnya berwarna putih dan dagingnya berwarna putih bening.

Jika diolah menjadi makanan, rasanya gurih sekali seperti yang saya coba kemarin. Kebetulan Ale-Ale-nya dimasak asam pedas yang pedasnya pas, asam kuahnya gurih dan segar. Gigitan pertama daging Ale-ale yang lunak mungkin begitu menggoda, lalu berlanjut dengan seruputan kuah bumbu asam pedas yang sedikit asam cenderung pedas tetapi sedap pasti tidak bisa menghentikan kalian untuk terus makan.

(Kalau kalian mau coba Ale – Ale Khas Pontianak di Ketapang, bisa menemukan Warung Pondok Ale-Ale di google maps ini)

4. Nongkrong Di Jalan Gajah Mada Pontianak

Kalau mau nongkrong sambil ngopi, coba deh di Jalan Gajah Mada
Kalau mau nongkrong sambil ngopi, coba deh di Jalan Gajah Mada

Sebagai anak nongkrong waktu jaman kuliah dulu, saya langsung jatuh cinta dengan suasana Kota Pontianak. Warung kopi banyak bertebaran dan bisa ditemukan dengan mudah disini, seperti ketika saya masih berada di Malang dulu.

Terutama di sepanjang Jalan Gajah Mada, Pontianak bisa ditemukan warung kopi (Lokasi di Jalan Gajah Mada Pontianak di Google Maps). Beberapa lengkap dengan wifi gratis plus pisang goreng kipas Pontianak sebagai teman ngopi sambil ngobrol seru.

5. Makan Durian Sampai Kenyang Kalau Sedang Musim-nya

Pontianak bisa dibilang salah satu surga Durian di Indonesia
Pontianak bisa dibilang salah satu surga Durian di Indonesia

Mungkin kalau yang satu ini harus nunggu musim yang tepat, yaitu ketika musim durian tiba. Karena, ketika musim durian tiba, harga durian disini bisa menjadi sangat murah. Sebiji durian yang berukuran sedang harganya bisa hanya 10 ribu atau 20 ribu saja. Buat yang suka makan durian seperti saya, pasti asik deh berburu durian di Pontianak.

6. Mencoba Chai Kwe Dan Steam Ko – Kwe Makanan Khas Pontianak

Salah satu kuliner khas Pontianak yang wajib kalian coba!
Salah satu kuliner khas Pontianak yang wajib kalian coba!

Masih seputar makanan, ternyata ada banyak sekali Kuliner Pontianak yang masih baru buat saya. Selain Ale-Ale khas ketapang yang baru pertamakali saya coba, ada beberapa kudapan khas pontianak yang rasanya unik. Seperti Chai Kwe dan Steam Ko – Kwe.

Chai Kwe inii adalah salah satu makanan khas Kalimantan Barat yang berisi dengan berbagai macam sayuran. Sayurannya pun menurut saya bukan sayuran biasa. Bengkuang, Keladi, dan beberapa yang saya nggak ngerti dipakai menjadi isi dari Chai Kwe ini.

Kalau Steam Ko – Kwe ini bahan yang digunakan masih sama dengan Chai Kwe, namun penyajiannya mirip dengan cara menyajikan bubur. Saya juga kurang tahu apa yang membedakannya, selain ada tambahan taburan ikan asin yang sudah digerus halus. Untuk rasanya, sih lumayan enak untuk makanan yang pertama kali saya coba. (Baca Juga : 3 Cafe Favorit Saya Di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta)

7. Main Ke Istana Kadriyah

Istana Kadriyah di Pontianak dengan corak kuning dominan yang khas
Istana Kadriyah di Pontianak dengan corak kuning dominan yang khas

Saya pikir, keraton atau istana itu hanya ada di Solo dan Yogyakarta saja, namun ternyata Pontianak juga punya Istana Kadriyah. Maklum saya dulu nilai sejarahnya cuma dapat 6, nggak pernah beranjak dari angka segitu. Baru senang belajar sejarah lagi ketika mulai suka traveling. Dan kebetulan saya juga berkesempatan untuk berkunjung ke Istana Kadriyah meski hanya sebentar.

Corak warna cat berwarna kuning mendominasi Istana Kadriah yang dibangun pada tahun 1771 Masehi ini. Istana ini cukup terawat untuk sebuah bangunan yang berumur ratusan tahun. Masih berdiri kokoh, ditengah – tengah panasnya Kota Pontianak.

Jika ingin mengunjungi salah satu tempat bersejarah di Pontianak, datang saja ke Kelurahan Dalam Bugis. Lokasi Istana Kadriyah cukup mudah ditemukan karena lokasinya berdekatan dengan Masjid Abdurrahman. Jaraknya hanya berada beberapa puluh meter dari masjid itu.

(Peta Lokasi Istana Kadriah Di Google Maps)

8. Beli Oleh – Oleh Pontianak, Si Lempok Durian

Lempok Durian, oleh - oleh khas Pontianak
Lempok Durian, oleh – oleh khas Pontianak

Nah, kalau sudah puas keliling Kota Pontianak, berarti waktunya cari oleh – oleh dong! Kalau ngomongin oleh – oleh khas Kota Pontianak, berarti yang bisa di beli adalah Lempok Durian. Oleh – oleh khas Kota Pontianak yang satu ini adalah sejenis dodol, tetapi salah satu bahannya adalah Buah Durian yang enak itu.

Lempok Durian ini adalah makanan yang berasal dari 100% daging durian yang ditambahkan gula sebagai pemanis. Buat yang suka dengan Durian, Lempok Durian ini wajib dibeli sebagai oleh-oleh. Agak berbeda dengan dodol durian yang menambahkan tepung di dalamnya, katanya Lempok Durian benar-benar memakai daging durian utuh.

Disebutkan kalau Lempok Durian awalnya dibuat untuk kelebihan stok durian ketika sedang musimnya di daerah penghasil durian. Karena itu, Durian sengaja dibuat dalam bentuk lempok, agar daging durian akan bertahan lebih lama. Namun sekarang ini Lempok Durian malah menjadi salah satu Oleh – Oleh Khas Pontianak yang cukup dicari.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

  • jalan jalan ke pontianak
  • berlibur ke kota pontianak
  • cerita holiday kalimantan barat
  • cerita liburan ke pontianak
  • karangan liburan orang pontianak
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
29 Responses
  1. Waaaaaa, sebagai pecinta kopi dan sungai (dan pembenci durian), gue wajib banget ikut ngopi di cafe perahu yang menyusuri Sungai Kapuas dan nongkrong di warkop Gadjah Mada. Tahun depan udah menargetkan diri mau ke Pontianak dan Singkawang, jadi makin semangat!!!

    Ada beberapa daerah lagi yang punya keraton atau istana, mas. Misalnya Cirebon, yang bahkan juga masih meneruskan tahtanya sampai sekarang :D

  2. Tukang Jalan Jajan @dodon_jerry

    Ntar klo ke pontianak lagi jangan lupa kontak kontak ya mas. Sekalian explore bareng. Banyak yg seru lainnya hehehe

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: