Ngeri – Ngeri Sedap Cobain Okononomiyaki!

Kalian… sudah pernah tahu apa itu Okonomiyaki? Saya sih baru lihat wujud asli si Okonomiyaki ini ketika traveling ke Jepang selama 13 hari tahun 2013 lalu. Sedangkan saya pertama kali tahu ada makanan yang namanya Okonomiyaki ini gara – gara suka dengan komik dan film anime berjudul Ranma yang merupakan karya dari Rumiko Takahashi. Di film itu ada seorang karakter yang namanya Ukyo Kuonji (久遠寺 右京 Kuonji Ukyō), tunangan si Ranma yang juga ahli membuat Okonomiyaki. Pun, cara membuatnya di film itu kadang sedikit lebay sih. hehee!

Ukyo Kuonji (久遠寺 右京 Kuonji Ukyō), si pembuat Okonomiyaki dari film anime Ranma. (sumber : jelani.net)
Ukyo Kuonji (久遠寺 右京 Kuonji Ukyō), si pembuat Okonomiyaki dari film anime Ranma. (sumber : jelani.net)

Traveling ke Jepang kemarin memang sepenuhnya perwujudan dari semua yang sebelumnya ada di angan – angan saya sih. Bahkan makanan seperti Okonomiyaki pun ingin saya coba karena melihat sebuah film anime :D.

Okonomiyaki (お好み焼き?) adalah makanan Jepang dengan bahan tepung terigu yang diencerkan dengan air atau dashi, ditambah kol, telur ayam, makanan laut atau daging babi dan digoreng di atas penggorengan datar yang disebut teppan.- Wikipedia

Sebenarnya agak ngeri mau mencoba makanan yang satu ini, karena ada jenis Okonomiyaki yang bahan dasarnya ada daging babinya. Saya yang seorang muslim tidak diperbolehkan mengkonsumsi daging babi. Agar tetap bisa mencoba Okonomiyaki, saya harus jeli memilihnya. Masih ada pilihan bahan lain seperti tambahan telur ayam dan makanan laut. Sialnya, hampir semua warung yang ada dijepang menggunakan bahasa dewa. Seperti ketika saya mencoba ramen halal di Warung Kaijin, Shinjuku.

Dari pada bingung, dan tidak bisa membedakan mana Okonomiyaki yang mengandung daging babi dan tidak; saya pun mencari warung yang menjual Okonomiyaki ditempat yang banyak turisnya. Setelah beberapa kali percobaan, saya menemukan warung yang menunya dituliskan dengan jelas, menggunakan huruf romawi.  Warung ini berada di sebuah mall bernama  DiverCity Tokyo Plaza, didekat replika asli Robot Gundam.

Selain menunya gampang dibaca untuk yang buta dengan tulisan Jepang seperti saya, karakter Shinchan yang terpampang di warung ini menarik saya untuk mencoba Okonomiyaki nya :D
Selain menunya gampang dibaca untuk yang buta dengan tulisan Jepang seperti saya, karakter Shinchan yang terpampang di warung ini menarik saya untuk mencoba Okonomiyaki nya :D

Enggak kelihatan unik banget sih, karena lokasinya di mall. Tapi ya sudah, ini satu – satunya warung dengan menu yang ramah buat pengunjung yang tidak bisa membaca huruf kanji seperti saya. Eh, aslinya saya juga enggak bisa banget baca huruf Jepang sih :p

Saya pun segera melihat  menu yang ada, dan mencari menu dengan tulisan “egg” atau “tamago”. Sebisa mungkin saya menghindari Okonomiyaki yang ada bahan dagingnya, biar enggak salah makan. Itu penting! Kalau masih ragu, tanyakan! :D

Got it! Saya pun mendapatkan satu menu Okonomiyaki yang bisa membuat saya meneteskan air liur. Tentunya yang tidak mengandung daging babi didalamnya ya :D. Saya pun segera mengantri untuk memesan satu porsi pilihan saya.

Saya pilih yang ada telornya, biar aman, terkendali dan saya bisa menikmati seporsi Okonomiyaki :D
Saya pilih yang ada telornya, biar aman, terkendali dan saya bisa menikmati seporsi Okonomiyaki :D

Meskipun suasana mall sedang ramai, tetapi saya tidak memerlukan waktu lama untuk mendapatkan seporsi Okonomiyaki lengkap dengan telur seperti pesanan saya. Pelayanannya secepat kilat, merekat sepertinya tidak mau mengecewakan pelanggan. Padahal saya berharap untuk mengantri sedikit lebih lama agar bisa mendokumentasikan bagaimana cara mereka membuat satu porsi Okonomiyaki yang begitu menggoda itu.

Namun saya harus puas dengan kecepatan mereka menyajikan Okonomiyaki kepada pelanggan. Saya hanya sempat mengabadikan hiruk – pikuk di dalam dapur mereka, juga beberapa Okonomiyaki yang masih dimasak diatas teppan. Hanya dalam hitungan menit, saya siap menyantap Okonomiyaki pesanan saya. Setelah menerima seporsi Okonomiyaki, ternyata seberapa pun ingin mendokumentasikan cara membuat makanan khas jepang yang satu ini. Saya lebih tidak sabar untuk segera menyantapnya!

Tapi…. eh! Dimana saya harus duduk yaa? Tidak ada kursi kosong terlihat!?

Sial! Sepertinya saya harus berbagi kursi, mari mencari cewek Jepang yang sedang duduk sendirian sambil cari kenalan :D *terus dikeplak pacar*

Bagaimana Okonomiyaki Mempesona saya? :D

Okonomiyaki pesanan orang yang hampir siap, masih dimasak diatas teppan berukuran besar :D *saya mengintip sambil mengantri*
Okonomiyaki pesanan orang yang hampir siap, masih dimasak diatas teppan berukuran besar :D *saya mengintip sambil mengantri*
Saya juga kagum dengan kesigapan para koki memasak Okonomiyaki! Cepet banget kakaaa~
Saya juga kagum dengan kesigapan para koki memasak Okonomiyaki! Cepet banget kakaaa~
Bagian dalam warung yang tidak kalah seru untuk diamati :D
Bagian dalam warung yang tidak kalah seru untuk diamati :D
Dan sepertinya di dalam memang sangat sibuk sekali!
Dan sepertinya di dalam memang sangat sibuk sekali!
Seporsi Okonomiyaki dengan telur siap untuk saya santap!
Seporsi Okonomiyaki dengan telur siap untuk saya santap!
Dari dekat, makanan ini memang bisa bikin air liur menetes!
Dari dekat, makanan ini memang bisa bikin air liur menetes!
Nom..nom.., Okonomiyaki memang enak ternyata :3
Nom..nom.., Okonomiyaki memang enak ternyata :3
Isinya, juga menggoda, ada mie di dalam Okonomiyaki :D
Isinya, juga menggoda, ada mie di dalam Okonomiyaki :D
720 Yen seporsi, oke lah! Tidak terlalu mahal :D
720 Yen seporsi, oke lah! Tidak terlalu mahal :D
Buat saya, gigitan terakhir seporsi Okonomiyaki ini selalu paling enak!
Buat saya, gigitan terakhir seporsi Okonomiyaki ini selalu paling enak!
Jadi, yang kebetulan nyasar ke Odaiba, boleh ikutan coba juga :D Recomended Okonomiyakinya!
Jadi, yang kebetulan nyasar ke Odaiba, boleh ikutan coba juga :D Recomended Okonomiyakinya!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

  • mencoba okonomiyaki
About the author

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!
19 Responses
    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      Kurang begitu tahu, tapi ada yang toppingnya pork. Jadi yang enggak bisa makan pork, harus agak hati2 kalau mau mencoba. Minta yang toppingnya telor aja deh :D

  1. Arif San

    Di malang juga ada tuh Okonomiyaki. Tapi belum pernah nyobain dan ga tau bentuknya sama apa beda dengan gambar diatas. Yang jelas okonomiyaki yg diatas bikin ngiler banget. :))

    1. Rijal Fahmi Mohamadi

      huahahaaa~ awas batal :p okonomiyaki memang sedikit mirip sama omelet sih xixix tapi rasanya beda kok :D

  2. Sofhy Haisyah

    Ya Tuhaan, jadi ngiler (*padahal lagi puasa) :D

    Gitu ya penampakan okonomiyaki.. Aku-nya tau okonomiyaki di game kairosoft..

    Semoga~, bisa ke Jepang makan Okonomiyaki

    Lagi ikutan giveaway #CatperkuBagiParcel
    @Sofhy_Haisyah

  3. Windy Agustin

    Sering tuh aku liat Okonumiyaki di lomba-lomba masak yang ada di TV. Karena keseringan liat jadi tertarik sama makanan yg satu itu, pengen nyoba. Di Indonesia ada ga sih? Eh, tp lebih enakan nyoba di negeri aslinya sana kan yah?

  4. joan

    Wah okonomiyaki.. ngiler..
    Tapi walaupun toping okonomiyaki nya gak mengandung pork, katanya harus hati2 juga sama saus okonomiyaki nya, soalnya katanya mengandung alkohol, sake, mirin, dan pork nya juga. Terus juga kan halal itu juga dilihat dari peralatan makan kalo bekas makanan yg mengandung pork kan juga harus hati2 di khawatirkan ada sisa2 pork nya. Dan juga kayaa ayam atau sapi harus diperhatikan proses penyembelihannya.
    Ya gitu ya pengen makan Jepang yg otentik jadi was2.. :(

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: