Awas Basah Di Waterblow Bali!

Suara ombak semakin membesar, dan beberapa saat kemudian, ombak menjadi tinggi dan semakin tinggi, lalu ombak pun terpecah setelah menabrak karang. Kira – kira karena itu, tempat ini menjadi menarik dan unik. Apalagi tempatnya ada didekat kumpulan resort yang ada di Nusa Dua, Bali.

Jarang sekali lho saya bisa melihat pemandangan ombak yang bisa meloncat tinggi hingga beberapa meter di atas permukaan laut. Baru di Bali saya bisa menyaksikannya. Itupun hanya ada di satu tempat, yaitu di suatu tempat yang dinamakan dengan waterblow. Hemm, waterblow? Air yang bisa nyemburrr, kira – kira begitu singkatnya :D

Waterblow, tempat di mana air laut bisa melompat tinggi ini selalu membuat saya kagum :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Waterblow, tempat di mana air laut bisa melompat tinggi ini selalu membuat saya kagum :D

Tempat yang dinamakan waterblow ini, dulunya adalah sebuah tebing berupa karang terjal dan berbahaya jika dilihat dari jarak dekat. Karena waktu itu untuk melihat atraksi waterblow, mungkin saya pun harus melewati hamparan karang yang cukup tajam. Namun, seiring dengan naiknya popularitas si waterblow, dan semakin banyaknya orang yang mengunjungi tempat ini, pihak BTDC (Bali Tourism Development Corporation) kemudian merapikan kawasan water blow yang ada di Nusa Dua ini.

Dibuatlah jalan setapak yang menuju pusat atraksi. Dibangun juga sebuah gazebo yang berada didekatnya, namun terakhir kali saya mengunjunginya, gazebo tadi sudah tidak berbekas. Hanya tersisa bagian bawahnya saja. Terbang gara – gara badai mungkin?

Meskipun kawasan ini sudah cukup populer, menemukannya pun ternyata lumayan sulit. Bahkan dulu saya menemukan lokasi waterblow secara tidak sengaja. Waktu itu sedang ada acara “Hello Asean” yang di adakan di Pulau Nusa Gede, dan ternyata lokasi waterblow sendiri ada di arah tenggara atau sudut kanan pulau ini. Well, tempatnya memang agak nyempil deh :D

Ketika itu saya dikejutkan dengan pemandangan buih besar berwarna putih di kejauhan, yang beberapa saat kemudian terpecah menjadi butiran – butiran air. Menarik! Sangat menarik. Apalagi jika saya bisa berfoto didepannya, ketika ombak belum terpecah dan sedang menjulang tinggi.

Momen seperti inilah yang paling saya tunggu di waterblow, Nusa Dua, Bali.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Momen seperti inilah yang paling saya tunggu di waterblow, Nusa Dua, Bali.

Pengunjung tempat ini begitu antusias untuk mengabadikan peristiwa alam yang bisa dibilang unik ini.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Pengunjung tempat ini begitu antusias untuk mengabadikan peristiwa alam yang bisa dibilang unik ini.

Memang sudah biasa, kalau sebagian besar orang yang sedang mengunjungi tempat ini pasti berlomba – lomba untuk berfoto di depan ombak yang sedang melompat tinggi tadi. Kalau mau mencoba berfoto, siapkan saja kamera dengan kecepatan shutter yang tinggi. Kalau tidak jangan harap bisa mengambil foto sempurna, karena ombak melompat tinggi hanya beberapa detik saja.

Lantas, gimana caranya ya si ombak tadi kok bisa melompat tinggi? Pikiran saya mulai menanyakan hal yang absurd. Apalagi si ombak kan gak punya kaki tuh? Nah loh, brain, please stop ya, jangan tanya makin absurd lagi :|

Pun begitu, saya sebenarnya penasaran sekali kenapa ombak itu bisa lompat – lompat tinggi sebelum pecah menabrak karang. Padahal, kaki aja gak punya, sayap apa lagi? Saking penasarannya, saya mencoba sedikit lebih mendekat ke ujung tebing, dimana terdengar suara keras akibat hantaman ombak dengan tebing yang berupa karang. *teman – teman jangan ditiru ya, kalau digambarkan, ini adegan berbahaya, bisa bisa keseret ombak kalau gak hati – hati :|*

Jadi celah karang sempit inilah, yang memungkinkan ombak bisa menyembur, dan meloncat tinggi ke udara .
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Jadi celah karang sempit inilah, yang memungkinkan ombak bisa menyembur, dan meloncat tinggi ke udara .

Ternyata eh ternyata, setelah mendekat, yang membuat ombak bisa melompat tinggi adalah sebuah celah batu karang yang cukup besar. Air laut akan melompat tinggi melewati celah tersebut, setelah ombak besar menabrak bagian bawah karang dengan kecepatan tinggi. Karena itu jika ombak laut tidak terlalu besar kemungkinan ombak melompat tinggi akan kecil. Saya beruntung dong, datang kesitu ketika ombaknya kencang :D

O iya teman – teman, selain atraksi berupa water blow, Pulau Nusa Gede yang tidak terlalu besar ini juga menarik untuk sekedar jalan – jalan ringan. Ukurannya mungkin hanya sebesar lapangan bola. Berkeliling Nusa Gede pun tidak akan membuat capek, malah bisa membuat badan lebih seger.

Di Pulau Nusa Gede ini juga terdapat sebuah pura yang berada di dekat laut, meskipun tidak boleh dimasuki seperti Tanah Lot. Tetapi pemandangan sore hari di depan pura tersebut sangat cantik. Apalagi menjelang matahari terbenam, ciamik bangeeet! Yang pasti pemandangan tersebut bakal memuaskan para pemburu pemandangan matahari terbenam seperti saya. *ceritanya sunset hunter sejati nih :D*

Kira - kira bakal seperti ini nih, pemandangan matahari terbenam dari Nusa Dua :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Kira – kira bakal seperti ini nih, pemandangan matahari terbenam dari Nusa Dua :D

Jadi, mana yang lebih suka? Waterblow , pemandangan sunsetnya? Atau malah kedua – duanya?

Untuk waktu terbaik untuk menikmati waterblow adalah ketika angin sedang kencang ( sekitar bulan Juni – Juli). Ketika itu ombak lumayan besar, tentunya ombak akan melompat semakin tinggi dari celah karang dong. O iya, agar tidak terlalu panas, siang menjelang sore adalah waktu berkunjung terbaik. Bisa sekalian melihat pemandangan sunset lagi :D. Sekali mendayung, dua destinasi cantik terengkuh :).

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

4 Responses

  1. mey says:

    Gregetan waktu disini ombaknya ditunggu ga datang2 giliran kita dah lengah byuuuurrrr basah basah hahaha

  2. Wah saya udah 2 kali kesana, tapi ombaknya super kecil.. Alias gak dapat liat water blow yg maksimum…

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: