Category

Destinasi Belanja
Ngirit Bukan Berarti Pelit, Ini Dia Pusat Belanja Oleh – Oleh Di Bali Untuk Yang Di Rumah!

Ngirit Bukan Berarti Pelit, Ini Dia Pusat Belanja Oleh – Oleh Di Bali Untuk Yang Di Rumah!

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Kalaupun terpaksa beli oleh – oleh ketika traveling ke Bali, entah karena kena todong temen, keluarga atau memang sengaja ingin membawakan oleh – oleh khas Bali. Ada empat tempat favorit saya yang pas untuk hunting atau mencari yang namanya oleh – oleh di Bali.
Read More
Balada Prawirotaman, Kampung Turis Di Yogyakarta.

Balada Prawirotaman, Kampung Turis Di Yogyakarta

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Berbeda dengan Jalan Malioboro, Prawirotaman ini tidak terlihat sama sekali sebagai salah satu pusat penginapan di Yogyakarta. Ketika sedang iseng jalan kaki berkeliling Prawirotaman I dan II, suasananya cenderung sepi. Sepanjang jalan saya melihat banyak becak terparkir di pinggir jalan kadang ditemani oleh pengendaranya. Setiap dari abang becak yang saya...
Read More
Siapapun bisa terbang sekarang. Terbang bukan barang mewah lagi. Tidak seperti dulu, membayangkan naik pesawat saja rasanya hanya mimpi yang tidak akan pernah bisa tersentuh untuk orang seperti saya. Di masa kecil, saya hanya bisa berteriak kegirangan jika kebetulan ada pilot khilaf yang mengendalikan pesawatnya melintas di atas rumah saya. "Ada pesawat, ada pesawat, pak pilot minta uangnya dong~ Loh..." Sambil terus mendongak keatas, tidak akan berkedip sampai pesawat yang lewat tadi tidak terlihat lagi di cakrawala. Dari situ, sedikit demi sedikit saya termotivasi. Ada keinginan kuat dari dalam diri ingin melihat dunia luar, dunia yang berbeda, jauh dari rumah saya. Ehem... Siapa sih, yang enggak mau melihat dunia? Siapa juga yang enggak mau melakukan perjalanan keliling dunia?
Bisa terlihat bukan? Wajah - wajah bahagia pertama kali ke luar negeri :)
Kelihatan enggak? Wajah - wajah bahagia pertama kali ke luar negeri :)
Dulu sepertinya itu adalah hal yang mustahil, meskipun kalau diingat lagi, sejak kecil saya memang suka dengan jalan - jalan. Entah sekedar blusukan di sekitar rumah saya, atau nekat bersepeda ke kota sebelah demi melihat stasiun kereta api atau main ke mall terdekat dari rumah saya. Iya, tidak seperti Jakarta yang jalan dikit ketemu mall, kampung saya yang ada di perbatasan Kota Kediri - Blitar itu jauh dari mall. Bahkan sampai sekarang ini mall satu - satunya hanya ada di kota sebelah, Kota Kediri. Selebihnya jika beruntung, saya akan diajak oleh ibu saya, untuk ikut study tour di sekolahnya. Dimana destinasinya pasti selalu menuju Yogyakarta disekitarnya. Sekarang...

"Now Everyone Can Fly,- Air Asia"

Itu adalah kata - kata magis, tagline Air Asia, yang tentunya selalu didengungkan setiap kali Air Asia sedang berpromosi penawaran terbarunya. Entah sekedar diskon besar - besaran, atau hingga kursi gratis. Buat saya, itu bukan cuma tagline untuk penerbangan murah, tetapi setiap orang punya kesempatan untuk melihat hal yang baru. Termasuk saya tentunya :) Siapa pula yang tidak tergoda kursi gratis coba? Entah sudah berapa kali saya rela begadang, demi mendapatkan satu kursi gratis untuk saya. Bahkan, sering saya didaulat beberapa teman untuk mencarikan kursi gratis untuk mereka. "Titip cariin promo Air Asia ya mi, yang kursi gratis itu lho" Lha kok enak, saya saja belom pasti dapat kursi gratisnya kok! Hehee! Saya  memang tidak menolak, juga tidak mengiyakan permintaan mereka. Wajar sih, itu semua terjadi setelah saya berhasil mendapatkan beberapa kursi gratis di promo air asia sebelumnya (red: tahun 2012). Gara - gara itu, sepertinya saya bisa langsung buka agen pemesanan tiket pesawat deh. Lumayan, komisinya bisa buat modal traveling :D
Selamat datang di Singapura! *wajib berfoto disini* XD
Selamat datang di Singapura! *wajib berfoto disini* XD
Keberhasilan saya mendapat tiket promo di tahun 2012, memungkinkan saya  menginjakkan kaki di luar negeri pertama kali. Pasti bisa ditebak kan? Luar negeri pertama saya sama dengan kebanyakan orang indonesia. Negeri singa, Singapura! Iya benar, negeri yang mempunyai ikon singa yang memuntahkan air atau lebih dikenal dengan Merlion park itu memang destinasi favorit orang Indonesia. Kebanyakan suka pergi kesana untuk belanja, haha-hihi foto sana sini di kawasan mewah Orchard Road atau berfoto ala merlion yang memuntahkan air. Eh, foto dengan latar belakang merlion sih wajib kan ya? Sebagai pelengkap dan agar lebih seru. Pengalaman luar negeri pertama saya dibumbui perburuan kuliner khas Malaysia dan Singapore di Woodland Center, Masakan India di Little India, juga mencoba naik kereta dari Singapura ke Malaysia. Ceritanya saya ingin membandingkan bagaimana rasanya naik kereta api di negara orang dengan di Indonesia sih. Eh, tapi saya enggak perlu cerita banyak tentang Singapura kan? Soalnya gara - gara Air Asia, pasti kalian semua sudah pernah pergi kesana. Tapi..., kalau orang ketemu orang India yang lancar ngomong Bahasa Jawa bagaimana? Jadi begini ceritanya, saya dan kedua orang teman saya yang bareng traveling ke Singapura, dari awal memang sudah kekeuh harus mencoba masakan India. Dan waktu itu setahu saya, untuk cari masakan India paling gampang ya harus pergi ke Little India. Setelah bosan keliling Mustafa Centre yang ternyata cuma shopping mall yang itu - itu saja, saya beranjak ke restoran yang berada di pojokan jalan dekat situ. Saya sudah siap, dengan Bahasa Inggris alakadarnya untuk memesan makanan yang sepertinya asli bikinan orang india. Bukannya rasis, tapi sekilas terlihat pelayan restoran itu berkulit gelap, seperti kebanyakan polisi India yang selalu datang belakangan setelah sang jagoan menghajar semua penjahat. Hal itu meyakinkan saya, kalau restoran ini menjual masakan khas India asli. "Hello, I want this, this.. and... thi..." "Piro? Siji? Loro?" Tiba - tiba si pelayan resto nyamber dengan semangatnya. Belum sempat menyelesaikan pesanan saya, si pelayan tadi malah menjawab dengan bahasa jawa yang artinya kira - kira menanyakan saya mau berapa potong ayamnya. Oh my god! Katakan kalau saya masih berada di Singapura? Bukan lagi nyasar di Yogyakarta atau Solo? "Siji wae mas"  Dengan sedikit menahan tawa, sekalian saja saya menyahut dengan Bahasa Jawa, yang artinya kurang lebih saya mau ayamnya satu potong saja. Lalu kami pun tertawa terbahak - bahak. Entah si pelayan ini sebenarnya orang India karbitan, atau memang dia punya pacar TKI yang berasal dari Jawa. Saya tidak mau ribet cari tahu, lebih baik saya ngeloyor pergi ke kasir untuk membayar pesanan saya.
Berpose di bawah menara petronas
Berpose di bawah Menara Petronas, Kuala Lumpur
Agak unik memang, pengalaman tidak terlupakan di Singapura tidak saya dapatkan dari gemerlap mewahnya jalanan Orchard Road, tepat waktuya MRT negeri singa atau foto wajib bersama merlion. Malah tragedi di Little India ini yang membuat saya yakin, kalau saya harus meneruskan perjalanan saya untuk melihat dunia. Sebelumnya saya percaya kalau buku adalah jendela dunia, membaca adalah kuncinya, cerita tentang traveling bisa mengubah sebagian hidup saya. Sekarang saya makin percaya jalan - jalan adalah untuk melihat dunia yang sebenarnya, mengalaminya sendiri akan membawa saya ke pengalaman yang tidak terduka.

"Belive It Or Not, Traveling Is A Life-Changing Experience" ,- Unknown

Sekarang, saya sangat berterima kasih kepada figur yang telah menginspirasi saya, membuat saya berani bermimpi untuk mulai melihat dunia lebih banyak. Seperti Andrei Budiman dengan Travelous-nya, Jeffrey Polnaja yang membuat saya ketagihan touring, juga mbak Trinity dengan Naked Traveler-nya yang sukses menjadi inspirasi lahirnya kedua buku saya The Traveler Notes. Terakhir untuk Air Asia, selamat sudah mengudara selama 10 tahun untuk Indonesia. Semoga selalu bisa memberi kesempatan untuk traveler lain yang mulai beranjak mengenal dunia dengan berbekal tiket promo. Jangan kecewakan mereka, juga saya yang sedang ingin pergi ke Nepal ini. Hehee! :)
Oleh - oleh buat saya selain cerita adalah boarding pass Air Asia. Psst, lihat yang paling bawah, itu boarding pass kali kedua saya pergi ke Singapura. Entah kenapa, kebetulan tanggalnya sama persis dengan yang pertama :)
Oleh - oleh buat saya selain cerita adalah boarding pass Air Asia. Psst, lihat yang paling bawah, itu boarding pass kali kedua saya pergi ke Singapura. Entah kenapa, kebetulan tanggalnya sama persis dengan yang pertama. Padahal tidak direncanakan sama sekali lho :)
Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang! Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.
Kuliner Hore Di Nishiki Market Cover

Kuliner Hore Di Nishiki Market!

Catperku.info (Travel Blogger Indonesia) – Adalah Nishiki Market (錦市場, Nishiki Ichiba) yang merupakan jalan sempit sepanjang lima blok, yang dikanan kirinya terdapat banyak penjual makanan. Mulai penjual yang cara menjualnya mirip pedagang kaki lima hingga model restauran ada disini. Tinggal jalan terus sepanjang blok yang ada, pilih dan coba makanan yang disuka disana.
Read More
Joger Rush Hour!

Joger Rush Hour!

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Joger ini adalah salah satu pusat oleh - oleh di pulau bali yang selalu diburu turis domestik ketika berlibur ke Bali. Jalan didepan Joger sering sekali macet, ada puluhan atau mungkin ratusan kendaraan, dan ribuan pengunjung yang selalu memadati tempat ini. Yah, mungkin karena ada yang bilang ke Bali tidak...
Read More