7 Cara Membuat Liburan Di Solo Lebih Menyenangkan!

Lokasinya yang berada tidak jauh dari Yogyakarta, Kota Solo atau yang juga dikenal dengan Surakarta lebih sering terlewatkan oleh sebagian besar turis. Saya pun juga begitu, dulu seringnya hanya numpang lewat Terminal Tirtonadi saja, tanpa mampir jalan – jalan ke Kota Solo. Kalaupun berhenti sejenak, saya hanya sekedar membeli Belut Goreng untuk mengganjal perut sebelum melanjutkan perjalanan. Padahal, kalau main ke Solo lewat Klaten, kalian bisa sekaligus mampir ke Umbul Ponggok Dan Umbul Manten loh!

Beruntung kemarin saya diundang ke acara Imlek Nusantara oleh Kemenpar beberapa waktu lalu. Saya jadi tahu kalau Solo juga merupakan kota yang menyenangkan untuk liburan dan menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga. Solo punya banyak daya tarik yang menyenangkan seperti daya tarik Budaya, Kuliner hingga daya tarik adventure untuk para penyuka petualang.

Solo tidak cuma punya destinasi wisata alam saja, tetapi juga destinasi budaya dan seni yang menarik.

Solo tidak cuma punya destinasi wisata alam saja, tetapi juga destinasi budaya dan seni yang menarik.

Iya, Solo memang menyenangkan hanya saja masih banyak yang belum tahu. Karena itu saya mencoba berbagi 7 Cara Membuat Liburan Di Solo Lebih Menyenangkan ini. Biar teman – teman yang ingin berlibur ke Solo tidak galau gundah gulana ingin mengabiskan waktu kemana saja selama disana. Jadi baca baik – baik sampai selesai. Setelah itu mungkin bisa disebutkan di komentar, kalian pengen mencoba yang mana?

1. Naik Kereta Api Uap Jaladara

Lokomotif paling keceh yang pernah saya temui.

Lokomotif penarik Jaladara adalah lokomotif paling keceh yang pernah saya temui.

Naik Kereta Api Uap Jaladara Mungkin tidak mudah, tetapi ini sangat saya rekomendasikan selama berlibur di Solo. Dulu sih Kereta Api Uap Jaladara ini secara rutin dioperasikan dengan harga paket wisata sebesar IDR 150.000 per orang. Namun karena cost yang cukup tinggi untuk menjalankannya, Jaladara hanya bisa berangkat jika minimal 60 orang sudah tercapai.

Salah satu gerbong Kereta Api Uap Jaladara.

Salah satu gerbong Kereta Api Uap Jaladara.

Namun jika memang kebetulan datang ke Solo ramai – ramai, kalian bisa menyewa secara Khusus Kereta Api Uap Jaladara dengan harga sekitar 3 jutaan. Menaiki Jaladara ini adalah cara yang paling unik dan elegan untuk menikmati jalanan utama Kota Solo. Dengan perlahan Jaladara akan menyusuri jalan Brigjen Slamet Riyadi sambil sesekali berhenti di beberapa destinasi seperti Loji Gandrung, Taman Sriwedari dan Kampung Batik Kauman.

2. Melihat Keriuhan Acara Grebeg Sudiro

Acara Grebeg Sudiro ini selalu ramai dengan peminat.

Acara Grebeg Sudiro ini selalu ramai dengan peminat.

Grebeg Sudiro adalah salah satu acara yang banyak dinanti. Acara ini diadakan setiap tahun di Kota Solo dan selalu penuh sesak oleh pengunjung. Grebeg Sudiro yang diadakan dalam rangka menyambut Imlek ini adalah acara unik perpaduan dari masyarakat Tionghoa dan Jawa. Pada acara Grebeg Sudiro bisa banyak dilihat arak – arakan unik, Gunungan yang terbuat dari kue keranjang. Selain itu ada juga arak – arakan Barongsai, tari tarian hingga kostum unik meramaikan acara ini.

3. Mengamati Proses Pembuatan Gamelan Di Desa Wirun

Di desa Wirun, saya bisa melihat proses pembuatan Gamelan dari A hingga Z.

Di desa Wirun, saya bisa melihat proses pembuatan Gamelan dari A hingga Z.

Waktu kecil, saya sering diajak ayah saya menonton wayang yang iringan musiknya berasal dari Gamelan. Namun saya tidak pernah tahu bagaimana Gamelan itu dibuat, hingga saya diajak mengunjungi Desa Wirun di Sukoharjo yang sudah terkenal dengan produk Gamelannya. Iya, saya bahkan tidak menyangka kalau dari tempat ini diproduksi Gamelan dengan kualitas terbaik.

Pembakaran logam bahan gamelan dilakukan sampai merah seperti ini.

Pembakaran logam bahan gamelan dilakukan sampai merah seperti ini.

Disini saya diajak mengunjungi salah satu rumah warga yang dimanfaatkan untuk membuat Gamelan dari awal. Saya begitu menikmati proses pembuatan Gamelan ini, karena untuk membuatnya ternyata tidak mudah. Untuk membuat dan menempa satu Gamelan dengan kualitas terbaik saja diperlukan hingga 7 orang pekerja dengan waktu sekitar 2 jam lebih. Pantas saja kalau hasil kerajinan Gamelam desa wirun ini bisa diekspor ke banyak negara.

4. Off Road Di Wana Wisata Gunung Bromo

Wana wisata Bromo menawarkan wisata hutan yang menawan.

Wana wisata Bromo menawarkan wisata hutan yang menawan.

Saya sempat kaget, ketika mengetahui ada tempat wisata bernama Gunung Bromo di Karanganyar yang masih masuk bagian Solo. Sebelumnya saya cuma tahu kalau Gunung Bromo adalah destinasi wisata yang sudah terkenal di Jawa Timur. Namun ternyata di dekat Kota Solo juga punya Gunung Bromo, dengan hutan alaminya yang masih segar dan biasa digunakan untuk Off Road.

Memang Off Road adalah salah satu kegiatan menantang dan menyenangkan yang bisa dilakukan di Wana Wisata Gunung Bromo yang berada di Delingan, Karanganyar, Kabupaten Karanganyar ini. Pun baru akan diperkenalkan ke publik, kemarin saya sempat mencoba off road dengan jeep 4X4 dari pintu masuk Wana Wisata Gunung Bromo. Jalurnya akan melewati sungai, dan hutan yang dipenuhi banyak pohon. Menggeber Jeep 4X4, sambil menikmati segarnya udara hutan adalah pengalaman yang tiada duanya.

Off road dengan pemandangan seperti ini masak nggak ada yang mau?

Off road dengan pemandangan seperti ini masak nggak ada yang mau?

5. Ngeteh Asoy Di Rumah Teh Ndoro Dongker

Ngeteh dulu yuk ndoro...

Ngeteh dulu yuk ndoro…

Minum teh mungkin adalah salah satu kegiatan yang rutin dilakukan setiap harinya. Namun bagaimana jika itu dilakukan di tengah – tengah perkebunan teh dengan udaranya yang sejuk nan segar. Tentung akan menyenangkan sekali bukan? Seperti yang pernah saya coba, suasana Ngeteh di Ndoro Dongker ini memang lain dari pada yang lain. Apalagi saya lakukan setelah seharian Off Road menembus hutan kecil Wana Wisata Bromo.

Ndoro Donker ini adalah sebuah rumah yang berada di lereng Gunung Lawu, dan biasanya digunakan untuk beristirahat orang yang berlibur ke daerah Tawangmangu dan sekitarnya. Dulunya rumah ini adalah rumah kepala perkebunan teh yang dioperasikan pada masa penjajahan Belanda. Namun sekarang sudah berubah menjadi rumah untuk ngeteh sambil menikmati pemandangan sekitar yang segar. Jangan lupa juga mencoba Sop Iga-nya juga ya kalau berkunjung kesini. Enak banget!

Ngeteh di Ndoro Dongker suasananya asoyy~~

Ngeteh di Ndoro Dongker suasananya asoyy~~

6. Menikmati Lansekap Solo Dari Cetho, Mengunjungi Candi Sukuh Yang Unik

Tidak ada yang lebih menyenangkan, selain menikmati lansekap sebuah kota dari ketinggian. Seperti menikmati Kota Bandung dari Bukit Moko, Solo juga bisa dinikmati dari Candi Cetho. Pun tidak bisa menikmati cahaya lampu perkotaan seperti di Bukit Moko, namun gundukan perbukitan menghijau terhampar jelas sepanjang mata memandang ke arah Solo. Kalau saja kemarin cuaca sedikit lebih cerah, saya mungkin bisa melihat suasana Solo dengan lebih jelas dari Candi Cetho.

Kalau sampai Cetho, jangan lupa juga mengunjungi Candi Sukuh yang berada tidak jauh dari sini. Candi Sukuh ini adalah sebuah kompleks candi Hindu yang sedikit kontroversial. Karena beberapa bentuknya agak kurang lazimg. Bahkan ada penggambaran dengan jelas alat – alat kelamin manusia secara eksplisit pada beberapa relief. Namun, tetap saja Candi Sukuh ini adalah peninggalan sejarah yang berharga dan menarik untuk ditelusuri.

Solo di kejauhan dari Cetho.

Solo di kejauhan dari Cetho.

Ada keindahan di Candi Sukuh~ eh!

Ada keindahan di Candi Sukuh~ eh!

Beberapa relief di Candi Sukuh.

Beberapa relief di Candi Sukuh.

7. Belajar Masak Di Hotel The Royal Surakarta Heritage Solo MGallery Collection

Biasanya kalau menginap di Hotel itu saya banyak menghabiskan untuk bersantai atau malah banyak menulis blog. *kalau liburan sambil kerja*. Namun ketika menginap di The Royal Surakarta Heritage Solo saya mendapatkan pengalaman yang sedikit berbeda. Iya, ketika menginap disana beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan pelajaran memasak karena ada cooking class disini. Lumayanlah, saya jadi enggak cuma bisa masak air atau mie rebus saja setelah itu.

Menginap di The Royal Surakarta Heritage Solo ini memang menyenangkan. Meskipun katanya bangunan hotel ini adalah bekas bank, namun saya suka dengan lobi hotel dengan suasananya yang Jawa Banget. Lokasinya juga cukup strategis, berada di jantung Jota Solo, Jalan Brigjen Slamet Riyadi. Jadi, mungkin kalau ingin liburan di Solo makin menyenangkan, mungkin bisa menginap disini deh. Apalagi sekarang ini sedang ada diskon 10 persen kalau Booking di Agoda pake link ini lho ~> http://www.agoda.com/agoda7y?CID=1723555. Buruan! Cuma sampe tanggal 17 mei 2015 ini periode diskon 10 persen-nya!

Lobi hotel The Royal Surakarta Heritage Solo menjadi favorit saya :D

Lobi hotel The Royal Surakarta Heritage Solo menjadi favorit saya :D

Perkenalkan, koki Fahmi sedang memasak. Tapi hasilnya enak apa enggak tanggung sendiri ya...

Perkenalkan, koki Fahmi sedang memasak. Tapi hasilnya enak apa enggak tanggung sendiri ya…

Gimanaa? Sudah mulai pengen liburan ke Solo belum? Solo lumayan menarik buat dieksplore sana sini kan? Saya pun masih pengen lagi menjelajah tiap sudut Kota Solo. Masih banyak tempat menarik dan kuliner yang saya lewatkan. Yang paling pengen sih, makan mie ayam khas solo itu! Yuk! :D

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

49 Responses

  1. Dani says:

    Waaaah, belom pernah ke Solo euy. Kemaren pada ngomongin mau ke Solo. Hihihi. Thax sharingnya mas, seru semua keknya..

  2. Goiq says:

    Udah lama banget ngga ke Solo. Pengen ke sana lagi ah

  3. Evi says:

    Banyqk juga yang bisa dilihat di Solo, yang takan membuat wisatawan mati gaya kalau beepusing-pusing di sana. Tadi heran, kok ya di Solo ada wisata Gunung Bromo, hehehe..ternyata ini Bromo gaya Solo…

  4. Impian aku banget pengen quality time di Solo, tinggal disana sebulan dua bulan , ke pasar lokal tiap pagi, masak sendiri, berkebun, etc….

    * * *

    New Blog : Biaya Hidup dan Wisata Kuliner di Vilnius, Lithuania

  5. Kuliner khas nya mana kak ???? aku mau nya makan2 macam serabi solo, susu sijack dll

  6. Katerina says:

    Saya kira bikin gamelan itu berhari-hari, berminggu-minggu, ternyata sekitar 2 jam lebih saja.

  7. Beby says:

    Keindahan Candi Sukuhnya ngga dipelototin Putri kan, Bang? Huahahah :D

  8. ndop says:

    aku nek dolan solo mesti cuma tenguk2 ning omahe koncoku hahaha.. Biyen sih, sejak diriku belum baca2 blog post tentang travel hahhaha

    SIp suwun infone, iso ngejak koncoku iki.

  9. suka banget liat foto pembuatan gamelannya kak :D

  10. ihhhh yg off road ama ngeteh2 itu aku malah baru tauuuu… Tiap mudik ke solo mertua g prnh ksh tau ada wisata itu :D.. Thn dpn kalo mudik hrs maksa si hubby nih nyobain offroad.. Berapa tuh mas biayanya?

    Tapi memang sih, tiap ke solo aku tuh kebanyakan kulineran ;p

  11. aku wong solo lho kak, hehe..memang solo selalu menarik untuk dilirik para wisatawan..salam kenal ya mas :) #blogwaking :D

  12. Idah Ceris says:

    Tertarik banget sama off roadnya. Masak2nya juga. Uwoo. . .

  13. Sebagai orang yang (ngakunya) pecinta kereta api, aku paling pengen cobain kereta Jaladara itu, mas. Nanti kalau kereta Bathara Kresna sudah kembali beroperasi, aku juga mau cobain deh ehehe.

  14. alannobita says:

    yang bikin penasaran tuh teh ndoro dongkernya :D

  15. Adie Riyanto says:

    Pengen naik Jaladara sama ke Cetho belum kesampaian. Tapi kalau keliling Solo kayaknya udah sering. Next kayaknya musti ke Cetho nih :'(

  16. mawi wijna says:

    Itu tempat kerajinan gamelan cocok banget buat obyek foto percikan api. Ke sana cuma mau motret doang, rasanya gimanaa.. gitu. Mau beli gamelan tapi kok nggak punya duit, hahaha :D

  17. Kalo ke Solo, ujung2nya malah diajak jalan2 ke Pacitan sama kakak gw. Jarang banget main di dalam kota hehehe

  18. wah saya kalau ke solo cuma makan selat solo, timlo solo pasar, orion, trus cap cus balik ke jogja.. nice info mas..

  19. masih ngincer Candi Sukuh + Candi Cetho dan Ndoro Dongker belum kesampaian -_-
    lain kali kalau ke Solo lagi coba kulinernya mas, banyak macemnya lho :D

  20. Hadi says:

    Ternyata banyak juga ya tempat wisata di solo. Pati juga nggak kalah boss.

  21. Ahhh.. jadi pengen ke Solo lagi.. Kmaren ke solo suma transit doang di stasiun karena kebablasan. :D

    Nice info mas

  22. Kristanto says:

    Candi sukuh dan candi ceto duingin buangett, krn letaknya sangat tinggi. Ndoro DONKER sangat rekomendet.

  23. Novie says:

    Kalo mau yg off road itu caranya gmn? Org solo tp gi tau nih yg ttg off road :D makasih..

  24. Iput says:

    waduh saya sering ke solo malah karna simbah asal sana, cuma baru tau kalo ada jeep off road wisata bromo di delingan, karanganyar, ehehe….nice info mas…ditunggu tulisan”nya lainnya, mas…

  25. iswinar70 says:

    naik kereta jaladara… itu paling asyik..

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

%d bloggers like this: