Wara Wiri Di Akhir Minggunya Jakarta

Selama di Jakarta, seringnya di akhir minggu kalau enggak tidur siang, ngojekin pacar , wara – wiri lucu di mall, atau cuma nge-tweet lucu dari kamar kost yang nggak kucinta. Kadang bisa juga traveling ke luar kota jika ada rejeki lebih atau kebetulan ada yang mengundang secara gratis. Maklum, ada rencana besar di tahun 2014 ini yang membuat saya harus sedikit berhemat di segi keuangan.

Akhir minggu beberapa waktu lalu sedikit berbeda, karena secara tiba – tiba ada agenda kencan bareng beberapa member geng Travel Blogger Indonesia. Err, bukan kencan beneran sih, tapi pengen cobain keliling sebagian tempat wisata yang menjadi andalan kota Jakarta.

Ehh… Emang Jakarta punya tempat wisata andalan ya?

Entahlah, yang jelas rencana awalnya adalah mau mengunjungi Museum Nasional, jalan – jalan lucu di Monas, nongkrong di Masjid Istiqlal dan mencoba daya tarik wisata andalan jakarta yang terbaru. Siapa lagi kalau bukan si Mpok Siti atau yang juga dikenal sebagai bus wisata Jakarta. Dan, kita sudah janjian untuk bertemu jam 7 pagi di dekat Halte Monas.

Biasanya sih saya datang tepat waktu, tapi kali ini saya terlambat bangun. Apalagi ketika terbangun saya membaca email kalau travel blog catperku sedang down.  What the…*&#**&$*&#^**($$*#*$#&*^$&$… Terpaksa saya harus fix masalah server catperku sebelum berangkat ketemu sama mereka.

Akhirnya saya datang terlambat… “Maaf ya teman – teman” :p

Monas di hari sabtu tidak sepenuh ketika di hari minggu, mencari parkir untuk sepeda motor kesayangan pun tidak terlalu sulit. Segera saya menyusul mereka, yang ternyata sudah memberi kabar duluan di smartphone. Mereka sedang asik naik delman sementara saya baru saja parkir motor. Kami akhirnya janjian bertemu di pintu keluar yang dekat dengan Masjid Istiqlal.

“Pintu yang sebelah mana pula itu?” Jangan sampai saya nyasar cuma gara  – gara mencari pintu keluar tadi. Meskipun pada akhirnya tetep nyasar juga sih :p. Monas memang terlalu luas, untuk saya yang baru berkunjung ke tempat ini dalam hitungan jari. Pun akhirnya saya bisa bertemu mereka setelah hampir memutari setengah area Monas.

“Jadi, next destinationnya kemana nih kak?” Tanya saya begitu bertemu dengan mereka.

“Sekarang kita selfie lucuk dulu di sini, baru lanjut nongkrong di Istiqlal”. Lalu, mbak indri [email protected]_almayra ini segera ngacir untuk berganti baju “kebaya pink joss”, sebelum selfie sukaisih ceremony dimulai. Jangan tanya alasannya kenapa baju mbak indri dibilang “kebaya pink jos”. Lebih baik silahkan tanyakan langsung kepada si empunya. *kedip*

Setelah seribu selfie selanjutnya, kami beranjak pergi ke Masjid Istiqlal. Ternyata Om Bolang (@lostpacker) dan kak Firsta (@discoverurindo) ini belum pernah mampir ke Istiqlal saudara – saudara. Sementara saya sudah pernah masuk ke istiqlal sekali saja, dan mbak indri (@miss_almayra) sudah beberapa kali kesini ketika hari raya idul fitri.

Pun ini kali kedua saya menyambangi Istiqlal, saya masih takjub lho dengan masjid super besar ini. Apalagi setelah diamati lebih dekat lagi ternyata arsitektur masjid ini unik dan menarik. Beberapa kali saya mengabadikannya dengan kamera Sony Nex F3 saya. Saya juga baru tahu kalau Masjid Istiqlal juga dijadikan destinasi turis di jakarta. Sempat beberapa kali kami dikira turis (padahal iya), dan juga saya melihat banyak bule yang mengunjungi masjid Istiqlal bersama guide mereka.

Untungnya di bagian dalam masjid ini juga bebas untuk berfoto, jadi kamera yang saya bawa tidak mubazir. Sembari menanti waktu dzuhur, kami bercengkrama sedikit ngobrol sana sini sambil sesekali berselfie dengan kamera Go Pro om bolang. Enggak berhenti sampai situ saja, setelah dzuhur pun sesi foto -foto dilanjut. Bisa dilihat foto – foto saya dan mereka disini:

Mohon maaf sebesar – besarnya atas kelakuan kami… *uhuk*

Masjid istiqlal bukan akhir acara Wara Wiri Di Akhir Minggu Jakarta ini. Selanjutnya masih ada acara mengunjungi Gereja Katedral Jakarta yang ternyata sedang tutup, mencoba es krim ragusa yang selalu ramai dan mencoba naik “Mpok Siti” bus wisata Jakarta yang paling anyar itu. Mumpung masih gratis teman – teman :))

Saya enggak tahu sampai kapan si “Mpok Siti” ini boleh ditumpangi secara gratis lho. Jadi kalau punya waktu segera cobain si bus wisata jakarta ini. Jam operasinya adalah jam 09.00 – 19.00 WIB. Perlu diketahui Mpok Siti tidak akan berhenti di sembarang tempat, dia hanya akan berhenti di Halte tertentu saja. Kebetulan di dekat Masjid Istiqlal dan tempat kami makan es krim ragusa ada halte yang juga merupakan pemberhentian bus wisata jakarta ini.

“Selamat datang di bus tingkat wisata city tour Jakarta,”  Kata mbak petugas, sebelum akhirnya bus mulai berjalan pelan.

“Di sebelah kiri anda adalah bla…bla…bla” Lanjut petugas yang menerangkan dengan jelas apa saja landmark unik Jakarta yang perlu diketahui penumpang bus. Sayang tidak ada guide dalam bahasa inggris, jadi mungkin jika ada bule yang kebetulan iseng pengen cobain Mpok Siti, kemungkinan besar mereka akan bingung. Kecuali mereka bisa berbahasa indonesia, atau naik bareng gebetan mereka orang indonesia.

Saya pun kurang berkonsentrasi dengan apa yang dijelaskan si petugas selama berada bus wisata. Saya malah sibuk dengan kamera saya untuk mengabadikan interior bus wisata jakarta ini, sambil kagum dengan kondisinya yang jauh berbeda dengan kebanyakan bus lain yang ada di ibukota. “AC-nya dingin” Kata om bolang, “Enggak kayak di jakarta deh” Tambah kak Firsta.

Iya sih, saya aja kaget, kalau ternyata Jakarta bisa juga bersih dan menyenangkan seperti ini. Meskipun hanya berada di dalam bus wisatanya saja sih. Sayang saya masih ada acara waktu itu, jadinya saya harus turun di pemberhentian berikutnya, di Halte Monas. Mungkin di lain waktu saya akan mencoba si Mpok Siti satu putaran penuh, juga melanjutkan eksplorasi jakarta yang tertunda. Entah sendirian, atau bareng teman – teman Travel Blogger Indonesia lagi.

Atau, kalian mau ikutan? :))

Selama di Jakarta, seringnya di akhir minggu kalau enggak tidur siang, ngojekin pacar , wara – wiri lucu di mall, atau cuma nge-tweet lucu dari kamar kost yang nggak kucinta. Kadang bisa juga traveling ke luar kota jika ada rejeki lebih atau kebetulan ada yang mengundang secara gratis. Maklum, ada rencana besar di tahun 2014 ini yang membuat saya harus sedikit berhemat di segi keuangan.

Akhir minggu beberapa waktu lalu sedikit berbeda, karena secara tiba – tiba ada agenda kencan bareng beberapa member geng Travel Blogger Indonesia. Err, bukan kencan beneran sih, tapi pengen cobain keliling sebagian tempat wisata yang menjadi andalan kota Jakarta.

Ehh… Emang Jakarta punya tempat wisata andalan ya?

Entahlah, yang jelas rencana awalnya adalah mau mengunjungi Museum Nasional, jalan – jalan lucu di Monas, nongkrong di Masjid Istiqlal dan mencoba daya tarik wisata andalan jakarta yang terbaru. Siapa lagi kalau bukan si Mpok Siti atau yang juga dikenal sebagai bus wisata Jakarta. Dan, kita sudah janjian untuk bertemu jam 7 pagi di dekat Halte Monas.

Biasanya sih saya datang tepat waktu, tapi kali ini saya terlambat bangun. Apalagi ketika terbangun saya membaca email kalau travel blog catperku sedang down.  What the…*&#**&$*&#^**($$*#*$#&*^$&$… Terpaksa saya harus fix masalah server catperku sebelum berangkat ketemu sama mereka.

Akhirnya saya datang terlambat… “Maaf ya teman – teman” :p

Monas di hari sabtu tidak sepenuh ketika di hari minggu, mencari parkir untuk sepeda motor kesayangan pun tidak terlalu sulit. Segera saya menyusul mereka, yang ternyata sudah memberi kabar duluan di smartphone. Mereka sedang asik naik delman sementara saya baru saja parkir motor. Kami akhirnya janjian bertemu di pintu keluar yang dekat dengan Masjid Istiqlal.

“Pintu yang sebelah mana pula itu?” Jangan sampai saya nyasar cuma gara  – gara mencari pintu keluar tadi. Meskipun pada akhirnya tetep nyasar juga sih :p. Monas memang terlalu luas, untuk saya yang baru berkunjung ke tempat ini dalam hitungan jari. Pun akhirnya saya bisa bertemu mereka setelah hampir memutari setengah area Monas.

“Jadi, next destinationnya kemana nih kak?” Tanya saya begitu bertemu dengan mereka.

“Sekarang kita selfie lucuk dulu di sini, baru lanjut nongkrong di Istiqlal”. Lalu, mbak indri [email protected]_almayra ini segera ngacir untuk berganti baju “kebaya pink joss”, sebelum selfie sukaisih ceremony dimulai. Jangan tanya alasannya kenapa baju mbak indri dibilang “kebaya pink jos”. Lebih baik silahkan tanyakan langsung kepada si empunya. *kedip*

Setelah seribu selfie selanjutnya, kami beranjak pergi ke Masjid Istiqlal. Ternyata Om Bolang (@lostpacker) dan kak Firsta (@discoverurindo) ini belum pernah mampir ke Istiqlal saudara – saudara. Sementara saya sudah pernah masuk ke istiqlal sekali saja, dan mbak indri (@miss_almayra) sudah beberapa kali kesini ketika hari raya idul fitri.

Pun ini kali kedua saya menyambangi Istiqlal, saya masih takjub lho dengan masjid super besar ini. Apalagi setelah diamati lebih dekat lagi ternyata arsitektur masjid ini unik dan menarik. Beberapa kali saya mengabadikannya dengan kamera Sony Nex F3 saya. Saya juga baru tahu kalau Masjid Istiqlal juga dijadikan destinasi turis di jakarta. Sempat beberapa kali kami dikira turis (padahal iya), dan juga saya melihat banyak bule yang mengunjungi masjid Istiqlal bersama guide mereka.

Untungnya di bagian dalam masjid ini juga bebas untuk berfoto, jadi kamera yang saya bawa tidak mubazir. Sembari menanti waktu dzuhur, kami bercengkrama sedikit ngobrol sana sini sambil sesekali berselfie dengan kamera Go Pro om bolang. Enggak berhenti sampai situ saja, setelah dzuhur pun sesi foto -foto dilanjut. Bisa dilihat foto – foto saya dan mereka disini:

Mohon maaf sebesar – besarnya atas kelakuan kami… *uhuk*

Masjid istiqlal bukan akhir acara Wara Wiri Di Akhir Minggu Jakarta ini. Selanjutnya masih ada acara mengunjungi Gereja Katedral Jakarta yang ternyata sedang tutup, mencoba es krim ragusa yang selalu ramai dan mencoba naik “Mpok Siti” bus wisata Jakarta yang paling anyar itu. Mumpung masih gratis teman – teman :))

Saya enggak tahu sampai kapan si “Mpok Siti” ini boleh ditumpangi secara gratis lho. Jadi kalau punya waktu segera cobain si bus wisata jakarta ini. Jam operasinya adalah jam 09.00 – 19.00 WIB. Perlu diketahui Mpok Siti tidak akan berhenti di sembarang tempat, dia hanya akan berhenti di Halte tertentu saja. Kebetulan di dekat Masjid Istiqlal dan tempat kami makan es krim ragusa ada halte yang juga merupakan pemberhentian bus wisata jakarta ini.

“Selamat datang di bus tingkat wisata city tour Jakarta,”  Kata mbak petugas, sebelum akhirnya bus mulai berjalan pelan.

“Di sebelah kiri anda adalah bla…bla…bla” Lanjut petugas yang menerangkan dengan jelas apa saja landmark unik Jakarta yang perlu diketahui penumpang bus. Sayang tidak ada guide dalam bahasa inggris, jadi mungkin jika ada bule yang kebetulan iseng pengen cobain Mpok Siti, kemungkinan besar mereka akan bingung. Kecuali mereka bisa berbahasa indonesia, atau naik bareng gebetan mereka orang indonesia.

Saya pun kurang berkonsentrasi dengan apa yang dijelaskan si petugas selama berada bus wisata. Saya malah sibuk dengan kamera saya untuk mengabadikan interior bus wisata jakarta ini, sambil kagum dengan kondisinya yang jauh berbeda dengan kebanyakan bus lain yang ada di ibukota. “AC-nya dingin” Kata om bolang, “Enggak kayak di jakarta deh” Tambah kak Firsta.

Iya sih, saya aja kaget, kalau ternyata Jakarta bisa juga bersih dan menyenangkan seperti ini. Meskipun hanya berada di dalam bus wisatanya saja sih. Sayang saya masih ada acara waktu itu, jadinya saya harus turun di pemberhentian berikutnya, di Halte Monas. Mungkin di lain waktu saya akan mencoba si Mpok Siti satu putaran penuh, juga melanjutkan eksplorasi jakarta yang tertunda. Entah sendirian, atau bareng teman – teman Travel Blogger Indonesia lagi.

Atau, kalian mau ikutan? :))

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Follow catperku Instagram @idbcpr, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Support catperku dengan berdonasi, kerjasama, atau beli buku penulis : The Traveler Notes : BALI, THE ISLAND OF BEAUTY

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

18 Responses

  1. mawi wijna says:

    Saya penasaran naik Mpok Siti. Klo ke Jakarta hampir selalu terpasung ngurus kerjaan, hahaha. Semoga ini “Mpok Siti” awet dan tahan lama ya. Aamiin.

  2. Meidi says:

    ihhh pengenn naiikk si siti :((
    udah dua kali nungguin, dua kali itu juga ga beroperasi gara-gara ada simulasi pengamanan pelantikan presiden :((

  3. Tekno Bolang says:

    yihaaaa kpan kita naek mpok siti lagiiii kak..

  4. indrijuwono says:

    ini mana SEO ‘kencan’ nyaa.. :)))

  5. Hahaha.. bener-bener hari yang luar biasa (panasssss). Yang paling berkesan adalah duduk-duduk di Istiqlal dan people watching. Eh, naik Jakarta city tour bus nya juga seru banget. Pingin lagi sama kaya Fahmi, satu puteran komplit.

  6. titiw says:

    Wah perasaanku waktu pertama kali naik trans jkt aka busway juga gitu kak. Super bersih. Dinginggnya nyentrong dan petugasnya ramah. Meskipun seiring waktu ya jadi menurun. Swmoga mpok siti gak berkurang jg deh kayak baswey. Kapan2 jalan lagi ikyuuuttt :3

    • Rijal Fahmi says:

      Iyaaa, sama kak! pertama kali naik busway rasanya asik – asik aj dulu (tahun 2010 an), sekarang cuma enak kalau lagi sepi aja~~ ayuk kak, kita jalan rame – rame lagi ^^

  7. Fahmi Anhar says:

    aku… jealous… sama… kalian… berempat !!
    aku mau minta mutasi ke head office aja kalau gini caranya !!
    biar bisa hangout rame2…

  8. Blog Copas says:

    wih, seru kayaknya gan, dari dulu pengen buat blog khusus perjalanan-perjalanan pribadi tapi ga kesampean

  9. Kak … wara wiri lucu di mall itu bagaimana ???? ajarin dong kak, biar terlihat lucu dan menarik :-)

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: